Anne sedang ikut kejuaraan berenang, entah kenapa kakinya tiba tiba kram, dan seperti ada yang menarik narik kakinya. Di saat matanya terbuka dia sudah berada di negara kerajaan, dan dia mendapati tubuh bernama putri anne. sama sama nama anne tapi beda nasib...
aku di beritahu nama kerajaannya adalah negri atas awan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cucu Nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menari
Setelah mengetahui Yudista & Wangki bersaudara, putri Anne menjadi sedikit tahu tentang mereka.
Kedua saudara ini sifatnnya sangat bertolak belakang.
Yudista sebagai kakak dia sedikit pendiam namun hangat dalam kasih sayang, sedangkan wangki orangnya terbuka, agresif dan caper.
Terkadang putri anne selalu berhati hati menghadapi Yudista karena takut menyakitinya.
Yudista masih kesal akan kejadian yang menimpa calon istrinya.
Putri anne : apakah kamu masih marah ?
Yudista : tentu saja saya marah, karena yang menyelamatkanmu saudaraku.
Aku memang tak bisa melindungimu.
Putri anne : kenapa kamu tidak langsung menolongku ? apakah kamu tidak mempunyai ilmu tebang?
Yudista : maafkan aku, aku sudah berusaha menolongmu, penculik itu lebih dari 2 orang . Dan aku punya ilmu terbang.
Putri anne matanya berbinar " sunggguh ? Berarti kamu bisa terbang juga ?
Yudista : tentu saja aku bisa terbang, lalu wuuuus yudista merangkul putri anne terbang .
Putri anne histeris senang, tangannya memeluk tubuh yudista dan menyandarkan kepalanya ke dada bidang yudista. Yudista tersenyum lalu mencium pucuk kepala putri anne.
Yudista : kemanapun kamu akan pergi aku akan membawamu sayang, tapi aku lebih senang membawamu dengan kendaraan berkuda.
Putri anne : dengan apapun kamu membawaku, aku pasti akan merasa selalu senang, asal selalu bersamamu.
Yudista : baiklah, sebagai hukumanmu, lalu cup bibirnya mencium pipi putri anne, tangan putri anne menangkup wajah yudista, putri anne memandang lekat wajah calon suaminya.
Dia terus meyakinkan hatinya untuk bisa menerima yudista dan melupakan mahendra.
Yudista balas menatap calon istrinya, "mudah mudahan hatimu terbuka untukku sayang " gumamnya dalam hati
Hubungan putri anne dan Yudista menjadi semakin dekat. Mereka mulai saling mengenal dan mulai belajar mengerti satu sama lain.
Hari ini cuaca sangat cerah, Yudista sudah beberapa hari belum berkunjung ke kediaman putri anne. Yudista sangat di sibukan dengan pekerjaannya sebagaibputra mahkota. Dia pun langsung menuju kediaman calon istrinya.
Dia tertegun melihat calon istrinya yang sudah berpakaian rapih.
Yudista : sayang kali ini kamu akan pergi kemana?
Putri anne: aku ingin ke kota
Yudista : baiklah aku akan mengantarmu, namun maafkan aku sayang, aku tidak bisa menemanimu.
Putri anne : sudahlah.. jangan risaukan aku pangeran.
Yudista : pasti aku risau bila tidak bersamamu, agar aku tenang bagaimana kalo kamu di kawal oleh pengawal bayangan yang tangguh?
Putri anne: baiklah, dengan begitu kamu tidak terlalu khawatirkan aku, bekerjalah dengan baik, sambil menepuk nepuk bahu yudista.
Wuuuuus yudista mengantar putri anne dengan ilmu terbangnya ke kota.
Yudista : jaga dirimu baik baik sayang, sore saya jemput.
Putri anne mengangguk, lalu dia menyusuri jalan kota daerah kekuasaan negri bintang.
Negri bintang adalah negara yang maju, rakyatnya terlihat sejahtera, namun ada beberapa rakyat dari daerah lain menggadu nasib yang kurang beruntung di negri bintang.
Langkah putri anne terhenti saat dia melangkah di pasar, melihat gadis muda bersama adiknya yang terlihat sakit sedang memainkan musik untuk mendapatkan sedekah.
Putri anne merasa prihatin tangannya mencari beberapa tael emas ato perak yang akan di berikan ke gadis muda itu.
Sial aku lupa membawa uang, ucap putri anne.
Putri anne datang menghampiri gadis muda itu.
Putri anne: gadis muda, kenapa adikmu tidak di bawa ke tabib?
Gadis muda: jangankan ke tabib, untuk hari ini saja, makanpun saya tidak mendapatkan uang dengan bermain musik ini.
Putri anne merasa iba, " apakah kamu mempunyai cadar ? Kalo kamu punya berikan padaku, dan bermainlah musik yang lebih riang, aku akan menari agar mendapatkan uang untukmu.
Gadis muda itu sangat senang, dia lalu memberikan cadar untuk putri anne.
Putri anne pun beraksi, dia mulai menari dengan gemulai dan lincah. Dengan riang dia menyesuaikan irama musik yang di mainkan oleh gadis muda itu.
Ternyata tarian putri anne menjadi pusat perhatian warga yang berada di pasar, mereka semua berkumpul memadati jalan.
Hampir semua terpukau dengan tarian putri anne. Mereka langsung memberikan uang ke dalam kaleng yang di sediakan.
Tanpa di sadari kaleng untuk menampung uang itu sudah penuh.
Gadis muda itu merasa senang karena mendapatkan uang yang banyak.
Putri anne membawa kaleng yang berisi uang itu untuk di kosongkan, dan menaruh ketempat tadi agar terisi kembali.
Putri anne : terimakasih atas sumbangsih bapak bapak sekalian, baiklah sekarang saya akan menari lagi..
Putri anne lalu menari lagi dengan lincah dan gemulai, semua penonton mengagumi tarian putri anne yang mempesona.
Dari jauh terlihat wangki memperhatikan putri anne. Dia sangat terpukau melihat putri anne menari.
Namun tanpa di sadari kepala keamanan pasar yang bernama toyo datang dia marah marah karena mengakibatkan jalanan macet .
Toyo : heeey kamu yang menari berhenti dengan nada marah.
Penonton kaget dan takut, karena toyo oranngnya galak dan tanpa ampun akan memukul orang.
Waduuuuuh serem bangeeet kumis baplang, kepala botak, janggut panjang ck ckck kayaknya ni orang kurang hiburan ucap putri Anne.
Putri anne memanggil Mira si tombak suci.
" mira tolong bantu aku, tapi kamu jangan sampe terlihat wujudmu, ucap putri anne berbisik.
Mira pun mengerti. Dia lalu menusuk nusuk kaki toyo. Karena kaki toyo di tusuk oleh mira, kaki toyo pun menjadi jinkrak jingkrak " auuw , auuuw" dia kaget dan bingung kenapa kakinya berjingkrak jingkrak mengikuti irama musik, " loh kenapa ini, ucapnya bingung.
Penonton melihat toyo sang kepala keaman menari di sambut dengan nada tepukan tangan dari penonton, toyo pun dari kesal karena tubuhnya menari menjadi semangat menari karena di beri tepukan yang meriah.
Lama lama penonton pun semua ikut menari. Setelah dirasa cukup aman mira di suruh menghilang oleh putri anne.
Mereka larut dalam tarian, wangki yang melihat dari jauh terkekeh, putri anne selalu jahil dan banyak akal.
Karena semua larut dalam tarian, putri Anne bicara pada gadis muda itu.
Putri anne : adikmu sakitnya semakin parah, sambil menyentuh kening anak kecil.
Gadis muda : terimakasih nona atas perhatiannya, nama saya yori, sebenarnya ini bukan adik kandungku dia ku temukan saat aku perjalanan kemari.
Aku sudah berusaha datangi tabib, tapi tabib bilang harus membawa uang yang banyak.
Baru hari ini saya mendapatkan uang yang banyak berkat nona.
Putri anne : dimana orang tuamu?
Yori : orang tuaku sedang bekerja, aku memainkan musik ini untuk membantu orang tuaku.
Putri anne: apakah orang tuamu tahu kamu membawa adik kecil ini?
Yori hanya menggeleng" aku juga tak tahu apakah orang tuaku bisa menerimanya karena kehidupan kami sangat sulit.
Putri anne : bagaimana kalo adik kecil ini ku bawa ?
Yori : baiklah aku percayakan pada nona, karena nona orang baik.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Jangan lupa like dan comentnya yaaaa
mantap thor.ini cerita yg ke3 aku baca seru kali woiiiii😅😅😅