Assalamu'alaikum para readers yang budiman😊😊. Ini adalah Novel pertamaku yang terinspirasi dari kisah pribadi Author ditambah dengan sedikit bumbu bumbu asmara yang menambah keseruan kisah novel ini.
Sedikit perkenalan tentang pemeran utama cewek namanya LUNAYA ALMAHYRA NINGRUM usia 18 tahun terlahir sebagai putri kedua pasangan Trismianik Sari Ningrum & Sumartono Kusumo dan anak sulungnya bernama Awata Riyanto Kusumo.... karena perselisihan hebat dan hadirnya orang ketiga membuat pasangan ini bercerai sehingga sang istri meninggalkan rumah dalam keadaan sakit hati dan terpaksa menitipkan Luna kecil yang baru berusia 1tahun kepada ibundanya hingga tak pernah terdengar kabar beritanya...Luna terpisah dengan Kakak kandungnya yang saat itu berusia 4tahun karena diasuh ayahnya yang telah menikah lagi dengan wanita lain yang bernama Lika Anayah yang konon masih ada hubungan famili dengan ayah Luna.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vicaldo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kabar meninggalnya Sumartono
Setelah mengetahui laporan dari asisten papinya. Reza mencoba menenangkan Luna. Beberapa saat Luna kembali tenang.Reza melonggarkan pelukan Luna.
" Ayo.. aku tahu dimana ayah kamu sekarang dirawat". ucap Reza lembut menatap wajah sayu Luna sambil memegang kedua bahu Luna.
" Kakak tahu dimana ayahku dirawat?"
" Ya aku tahu... asisten papi baru saja memberitahuku bahwa ayahmu kebetulan sedang dirawat di ICU di Rumah Sakit ini juga".
Tanpa pikir panjang Luna bergegas lari meninggalkan Reza. Mencari dimana ruang ICU.
Sesaat didepan ruang ICU dibalik kaca tampaklah ayahnya sedang menggunakan beberapa alat bantu pernafasan serta tampak monitor berbunyi " tiit...tiit...tiit."
Lika yang dari tadi telah mendapat kabar kecelakaan suaminya merasa murka manakala mengetahui kehadiran Luna didepan ruang ICU. Karena yang ia tahu penyebab kecelakaan suaminya adalah Luna.Andai Luna tidak meminta suaminya untuk menghadiri acara pengambilan raport mungkin suaminya tidak akan mengalami kecelakaan. Pikir Lika.
Plakkk......
Sebuah tamparan mendarat dipipi mulus Luna, membuat Luna merasa panas dipipinya.
" Anak sialan...dasar kamu anak pembawa sial....anak tidak tahu malu" teriak Lika menggoyang goyangkan tubuh Luna yang masih lemas.
" Pergilah dari sini ,aku tidak ingin melihat wajahmu lagi"
Lika mendorong Luna hingga hampir terjatuh. Untung Reza berdiri tepat disamping Luna , dengan sigap ia menangkap tubuh Luna.
" Ayah....maafkan Luna ayah....bangunlah ayah ".
Teriak Luna histeris dengan tangisan yang makin pecah. Hati Reza terasa sakit melihat gadis yang dicintainya menangis dan bersedih.
Selang beberapa menit setelah perdebatan. Terdengar bunyi monitor semakin keras dan cepat. Terlihat beberapa dokter dan perawat berlari menuju ruang ICU.
Luna yang tengah menangis menjadi semakin takut.Melihat ketakutan yang terpancar dihati orang terkasihnya. Reza menggenggam erat tangan Luna mencoba menenangkan Luna.
********
Atta yang telah mendapat kabar dari asisten ayahnya. Segera terbang menggunakan penerbangan tercepat. Hanya membutuhkan waktu satu setengah jam untuk sampai di Rumah Sakit.
Sementara Dokter dan perawat tengah memberikan terapi kejutan pada jantung Sumarto beberapa kali. Namun akhirnya para dokter menggelengkan kepala. Monitor pun berbunyi. " *tiiiiiiiiiiiitttt......".
Atta tiba diruangan ICU . Melihat kedatangan Atta Luna segera berlari memeluk Atta.
" Kakak....ayah...." tangis Luna kembali pecah.
Dokter dan perawat keluar dari ruang ICU menghampiri semua yang tengah berkumpul.
" Maafkan kami , pasien tidak dapat diselamatkan . Setelah ini jenazah bisa dibawa pulang ". ucap salah satu dokter disana.
Jederrrr......
Bagai disambar petir disiang hari. Luna bergegas lari mendekati ayahnya.Luna menggoyangkan tubuh Sumarto beberapa kali.
" Ayah... bangun ayah....ayah jangan tinggalin Luna dan Kak Atta....Ayah bangun...." rancau Luna makin menjadi tangisnya makin Histeris.....
Lika mendekati Luna. Tamparan pun kembali mendarat dipipi Luna.
Plakkkk.... tamparan yang semakin keras.Membuat pipi Luna merah dan membekas sebuah tangan.
" Dasar anak pembawa sial....kamu telah membunuh suamiku....kamu pembunuh...."
Teriak Lika dengan sangat marah dan tatapan seperti ingin membunuh Luna.
Luna makin histeris hampir tak bisa berkata kata lagi lidahnya terasa kelu. Badannya terasa lemas dan dadanya terasa sesak. Beberapa saat Luna kembali tak saarkan diri. Kali ini Atta yang menangkap badan lemah adiknya.
Atta juga menangis sejadinya. Tangisan yang dari tadi ia tahan yang membuat sesak dadanya kini pecah memenuhi ruangan ICU.
Atta menggendong adiknya menuju UGD disusul dibelakangnya Reza yang sedari tadi terus mendampingi Luna.
" Dokter... suster.... " teriak Atta histeris.
Dokter dan suster datang mereka segera memeriksa Luna. Sementara kini hanya tersisa Atta dan Reza. Reza menepuk bahu Atta berusaha memberi dukungan.
" Kamu siapa?" tanya Atta yang dari tadi lupa bertanya siapa laki laki yang mendampingi adiknya itu.
Reza mengulurkan tangannya.
" Kenalin gue Reza temen Luna....loe kakak yang ditelfon Luna waktu pesta ulang tahun itu kan?" .
Atta mengangguk sambil berfikir ada hubungan apa laki laki ini dengan adiknya karena yang ia tahu adiknya adalah tipe orang yang susah bergaul dan susah didekati.
Atta menatap Reza penuh tanda tanya.
" Loe jangan khawatir.... gue akan ngejaga adik kesayangan loe , meski....adik loe selama ini selalu nolak gue". ucap Reza lirih.
Atta akhirnya mengerti bahwa lelaki yang ada dihadapannya itu ternyata sangat menyayangi adiknya meski adiknya menolak cintanya.
" Tadi Luna menelfon gue dengan nada sedih .Lalu beberapa saat suara adik loe tak terdengar lagi , jadi gue khawatir dan segera mencari adik loe. Disana gue lihat adik loe udah pingsan. Akhirnya gue bawa ke Rumah Sakit.Lalu gue nyuruh asisten papi untuk mencari tahu tentang kejadian dijalan ****** katanya bokap loe kecelakaan dan sudah dilarikan di RS tempat yang sama adik loe gue bawa".
Reza menjelaskan kejadian dari A sampai Z yang menimpa Luna.
" Makasih loe udah sudi menjaga adik gue. Dan maaf kalau adik gue selama ini bersikap dingin sama loe. Karena banyak kenangan pahit dimasa kecilnya yang pernah ia lalui dan hal itu membuatnya menjadi pribadi tertutup dan jutek. Tapi... dibalik itu semua sebenarnya Luna adalah anak yang periang dan manja seperti anak gadis pada umumnya." tandas Atta menjelaskan semuanya pada Reza. Karena Atta merasa kalau lelaki ini sangat baik.
◇◇◇◇◇◇
**Hai hai....aduh...jadi mewek ya kebawa suasana pastinya. Terimakasih Readers setia semoga Author tetap bisa menyuguhkan cerita yang menarik .
Jangan lupa mohon dukungannya Novel ini sedang Contest. Semoga bisa memenuhi kepuasan Readers semua. Mohon keikhlasannya Klik Vote n ❤ ya.
Terimakasih**......
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Baca juga karya novel aku yang judulnya counting of love.
Tinggalkan komentar,like dan votenya juga ya...
rezanya cembulu😂