NovelToon NovelToon
Strongest Hunter System

Strongest Hunter System

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Contest / Duniamasadepan / Sistem / Fantasi Urban-Ultra-capable / system / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:468.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: SiPemula

Dia di tinggalkan oleh wanita yang ingin di lindungi nya.

Dia di campakkan oleh semua teman-temannya.

Lemah dan tak berguna membuatnya tersingkir dan terlupakan.

Tetapi karena tekad dan kesungguhan yang dia miliki, dia pun bangkit untuk menjadi yang terkuat.

“Aku saat ini memang lemah, tetapi di masa depan aku pasti berada di puncak kekuatan dunia ini!...”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Monster Tingkat Kaisar

Jangan lupa like sebelum membaca dan berikan komentar setelah selesai membaca.

Like dan komen itu gratis, jadi jangan ragu untuk memberikan itu pada author... Terimakasih...

***

Setelah serangan pertama yang dilakukan Raka, Rizka dengan cepat membawa Helen dan Nathan menjauhi tempat pertarungan.

Tak lama setelah kepergian Rizka dan dua lainnya, Raka mulai mengamati sepuluh monster yang menjadi lawannya.

“Black Boar Demon, level 480 menjadi level terlemah diantara mereka, dan sepertinya satu Black Boar Demon dengan level 600 adalah pemimpin mereka...” Ucap Raka membatin sambil menghindari Black Boar Demon yang terus menyerangnya secara bergantian.

“Sepertinya kekuatan ku masih terlalu lemah untu bisa mengalahkan mereka semua tanpa adanya bantuan...” Ucap Raka sambil memikirkan cara yang tepat untuk mengalahkan satu persatu Black Boar Demon yang menjadi lawannya.

Tak lama Raka menemukan cara untuk mengalahkan mereka setelah melihat kelemahan Black Boar Demon.

“Mereka kuat, tapi lambat. Aku bisa memanfaatkan itu untuk mengalahkan mereka...” Gumam Raka lalu dia menyerang ke-sepuluh Black Boar Demon dengan memanfaatkan kecepatannya.

Melihat lima dari sepuluh Black Boar Demon terluka dan mundur untuk memulihkan diri, Raka melihat kesempatan untuk mengalahkan lima Black Boar Demon yang masih melawannya.

“Sepertinya kekuatan kalian jauh lebih kuat dari mereka, melihat ketahanan tubuh kalian, setidaknya kalian setara dengan hunter tingkat Raja...” Ucap Raka merasakan tekanan tak kasat mata dari lima Black Boar Demon yang tengah bertarung dengannya.

Kekuatan kelima Black Boar Demon membuat dia cukup tertekan, tetapi Raka menggunakan seluruh Skill dan Tekniknya untuk melawan mereka.

Raka meminum dua pil pemulih setelah bertarung lebih dari tiga puluh menit melawan Black Boar Demon.

Dalam tiga puluh menit dia berhasil membunuh dua dari sepuluh Black Boar Demo, melukai cukup parah tiga lainnya, dan sisanya hanya mengalami luka ringan.

“Mereka sangat kuat, jauh lebih kuat dari perkiraan ku...” Ucap Raka yang tengah memulihkan kekuatannya.

Boomm... Boomm... Boomm

Tiga Black Boar Demon melemparkan bola-bola api kearah Raka, tetapi serangan mereka yang lambat dapat dengan mudah di hindari oleh Raka.

Tetapi Raka dibuat terkejut saat melihat kerusakan yang diakibatkan serangan tiga Black Boar Demon, serangan mereka setidaknya bisa membuat tubuhnya hancur jika mengenainya.

Raka melompat mundur lalu dengan kecepatannya dia mengincar dua Black Boar Demon yang tengah memulihkan diri dari luka parah yang mereka dapatkan setelah bertarung dengannya.

“Mereka bahkan lebih cerdas dari monster yang levelnya di bawah mereka...” Ucap Raka kembali melompat mundur setelah dua Black Boar Demon melindungi dua teman mereka yang tengah memulihkan diri.

Raka tersenyum mendapatkan lawan yang lebih kuat dari sebelumnya, lalu dia memutuskan untuk menggunakan seluruh perlengkapan yang dia dapatkan setelah naik tingkat menjeda hunter tingkat Jenderal.

“Perlengkapan yang luar biasa...” Ucap Raka dan kembali dia menyerang Black Boar Demon yang hanya mengalami sedikit sedikit luka setelah bertarung dengannya.

“Aku akan melakukannya dengan cepat!...” Ucap Raka lalu dia menggunakan Skill God Of War Aura miliknya untuk meningkatkan kekuatan dan memberikan tekanan yang melemahkan kekuatan enam Black Boar Demon yang menjadi lawannya.

Raka juga menggunakan Teknik Sword Style miliknya untuk memberi luka yang serius pada mereka berenam. Skill Double Advantage juga membuat serangan Raka memiliki efek dua kali lebih besar, dan itu cukup untuk menguras setengah Health Point yang dimiliki Black Boar Demon.

“Thunder Dragon Slayer...” Teriak Raka dan dua petir berbentuk naga raksasa muncul dari langit lalu menyambar dua Black Boar Demon dan langaung membunuhnya.

Skill Auto Recovery hanya memulihkan luka luar dan luka dalam, tetapi belum bisa memulihkan HP ataupun MP milik Raka, karena itu Raka masih memerlukan keberadaan pil pemulih untuk memulihkan HP dan MP miliknya.

“Dua lagi tumbang dan dua masih memulihkan diri, ini akan semakin menarik...” Ucap Raka dan dia terus menyerang empat Black Boar Demon seorang diri.

Raka melarang Rizka membantu, karena kekuatannya masih terlalu lemah untuk berhadapan dengan salah satu Black Boar Demon.

Memegang God Of War Sword di tangan kanan dan di tangan kiri memegang Lightning Sword, Raka mengayunkan kedua pedang di tangannya seolah dia sedang mengayunkan dua belati yang sering dia gunakan untuk latihan.

Boomm... Boomm... Boomm... Boomm...

Empat Black Boar Demon dan Raka bertempur dengan kekuatan yang luar biasa, bahkan pertempuran mereka membuat merinding tiga orang yang hanya diam sambil melihat pertempuran mereka.

Boomm...

Satu persatu Black Boar Demon dibuat terpental oleh serangan Raka. Berkat Skill Auto Recovery dan keberadaan pil pemulih, Raka memiliki keunggulan tenaga yang jauh lebih baik dari Black Boar Demon.

Memanfaatkan waktu saat empat Black Boar Demon yang masih belum bangkit, Raka dengan cepat melakukan serangan mematikan, dan dia langsung memusnahkan dua Black Boar Demon yang sebelumnya sedang berusaha memulihkan diri.

“Sisa empat...” Ucap Raka yang kembali menyerang salah satu Black Boar Demon.

“Apa sekuat itu dia yang sekarang?...” Ucap Helen sambil melihat kearah Rizka.

“Itulah kekuatan sahabat terbaik yang telah kalian buang demi orang baru yang selalu mengatakan omong kosong pada kalian. Beruntung aku lebih dulu sadar, dan memilih untuk berdiri di sampingnya...” Balas Rizka tanpa melihat kearah Helen.

Boomm...

Raka berhasil membunuh dua Black Boar Demon selagi tiga orang yang melihat pertarungannya tengah sibuk membahas kekuatannya.

“Dua lagi...” Ucap Raka sambil menatap dua Black Boar Demon yang mencoba kabur setelah melihat teman-teman mereka mati di tangan Raka.

Merasa tak bisa kabur meninggalkan tempat pertarungan mereka, dua Black Boar Demon yang tersisa menggunakan sisa kekuatannya untuk menyerang Raka. Tetapi dengan kekuatan Raka yang telah kembali pulih berkat dua pil pemulih yang dia konsumsi, dua Black Boar Demon yang kelelahan bukan lawan sebanding untuknya.

“Ini akan selesai dengan cepat...” Ucap Raka lalu sekali lagi dia menggunakan Skill dan Tekniknya untuk menghabisi dua Black Boar Demon yang tersisa.

Hanya butuh dua menit untuk Raka berhasil menghabisi dua Black Boar Demon, tetapi setelah berhasil dia terjatuh dalam posisi terduduk setelah mengalami kelelahan karena terlalu memaksakan diri.

“Kalau mereka bukan tipe monster lambat, mungkin aku akan kalah hanya dengan serangan pertama yang mereka gunakan...” Ucap Raka membatin lalu dari kejauhan dia melihat Rizka yang melesat ke arahnya.

Raka tersenyum melihat kedatangan Rizka namun seketika ekspresi wajahnya berubah menjadi datar dan dingin melihat dua orang yang menyusul di depan Rizka.

“Hemm, kenapa kalian berdua masih di tempat ini?... Aku sarankan kalian untuk keluar dari tempat ini karena kekuatan kalian terlalu lemah untuk berada di tempat ini...” Ucap Raka dengan sorot mata tajam menatap Helen dan Nathan.

Nathan yang sejak tadi diam, seketika dia merasa terhina saat mendengar ucapan Raka. “Itulah jika orang lemah tiba-tiba menjadi kuat, dia akan sombong dan merasa dirinya paling kuat padahal masih banyak yang lebih kuat darinya...” Ucap Nathan mencibir.

Raka bertepuk tangan mendengar cibiran Nathan. “Setidaknya orang sombong ini lebih berguna daripada orang yang suka memberi omong kosong tapi nyatanya dia cuma nol besar...” Ucap Raka lalu dia pergi mengabaikan Nathan.

Baru beberapa langkah berjalan, Nathan tiba-tiba muncul di depan Raka sambil menghunuskan pedangnya kearah wajah Raka. “Aku menantang mu dalam pertarungan satu lawan sa...”

Boomm

Nathan di buat terbang oleh pukulan Rizka yang mendarat tepat di perutnya. “Helen, tolong bawa Nathan keluar!...” Ucap Rizka tegas pada Helen.

Helen hanya bisa mengangguk saat melihat Rizka yang jauh berbeda dari sebelumnya. Tapi perubahan terbesar justru dia lihat terjadi pada Raka. “Maaf, aku belum bisa mengatakan yang sebenarnya...” Ucap Helen membatin lalu dia pergi keluar portal dengan membawa Nathan yang sedang tak sadarkan diri.

Setelah kepergian Helen serta Nathan, Raka yang hanya berdua dengan Rizka terus mencari keberadaan monster lainnya, tetapi mereka tak menemukan monster lainnya sejak kemunculan sepuluh Black Boar Demon yang telah dibunuh Raka.

Terus mencari keberadaan monster, Raka dan Rizka justru menemukan sebuah pintu besar dengan aura yang membuat mereka berdua ingin segera pergi menjauhi pintu yang baru mereka temukan.

Sekujur tubuh Raka dan Rizka terasa dingin saat merasakan aura yang merembes keluar dari dalam pintu.

Boomm

Belum juga mereka mengambil langkah pergi, tiba-tiba pintu di depan mereka terbuka dan sebuah pukulan langsung melayang kearah mereka berdua.

Beruntung Raka berhasil menarik tubuh Rizka dan menghindar di waktu yang tepat. Sedikit saja telat menghindar, mungkin saat ini tubuh mereka berdua sudah hancur menjadi bubur.

Raka melihat sosok yang muncul dari balik pintu. “Seekor Black Boar Demon dengan sepasang sayap, dan apa-apaan dengan levelnya itu?...”Ucap Raka tak percaya dengan apa yang dia lihat.

Seekor Black Boar Demon dengan sepasang sayap akan menjadi lawannya, dan lagi level monster itu setara dengan hunter tingkat Kaisar, bahkan kekuatannya mendekati hunter tingkat Pahlawan.

“Keputusan yang salah memilih melanjutkan perjalanan, seharusnya aku keluar saat berhasil mengalahkan sepuluh Black Boar Demon...” Ucap Raka menyesali keputusan yang telah dia ambil.

“Dengan level dan Health Point yang begitu gila, hunter tingkat Kaisar sekalipun akan kesulitan saat berhadapan langsung dengannya...” Ucap Raka membatin sambil melihat Black Boar Demon bersayap yang kekuatannya mampu membuat musnah satu negara.

Rooaaaarrrrr....

***

Bersambung...

1
Eva
di invantory masih ada 4 kotak hadiah...nggak dibuka"...
Eva
sangat naif...
uwa_botak
Luar biasa
ADYER 07
aku ngak bisa berkata apapun atas karya mu thor🔥🔥🤟
Tidak Jr.
mc terlalu naif dan tolol
DigiDaw
p
Cah Bagus
like insyllh..tp klo komen mls ngetik thor😅😅😅😅
Huang Ling'er
huh 🥲 padahal bagus malah gak ada lanjutannya 😭😭
Huang Ling'er
apa yang kalau lihat Raka 🤭🤭
Huang Ling'er
ada satu pertanyaan sebenarnya yang ingin aku tanya, itu topeng full muka atau cuma setengah?
Huang Ling'er
mantap tuh pakai topeng ❤️
Khairil Aril
naif
Louis Vert
drama klasik cih
Louis Vert
naif amat malah di tolong tololll
Louis Vert
CIH, BANYAK DRAMA
Louis Vert
lah apaa apaan dah, ga normal kan SSS+ KALAH AMA S+ AUTHOR NGOTAK DIKIT LAH
yuli
ditunggu lanjutanya
Unknown
mc nya naif bet napa ngga dibunuh aja sih lol bet sumpah
Unknown
lol bet emng mc nya tholol emang sama kaya yang buatnya
Adam Irfan
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!