NovelToon NovelToon
DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:20.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Naryati

Menceritakan tentang kehidupan rumah tangga seorang wanita bernama Berlian yang harus rela dimadu oleh sang Suami bernama Amar.

Berlian harus rela menikahkan suaminya dengan sang kekasih yang bernama Fani yang tak lain dan tak bukan adalah saudara tirinya sendiri karena sebuah kesalahan..

Berlian hidup dalam bayang bayang masa lalu hingga pada akhirnya sebuah kebahagiaan menjemputnya.

Bagaimanakah biduk rumah tangga Berlian dan Amar akankah mendapatkan kebahagiaan ataupun sebaliknya hanya akan dipenuhi airmata.

Simak kisahnya di Derita Istri pertama happy reading semua...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 04

Berlian tertunduk setelah mendengar ucapan Amar, Diam dan diam di sepanjang perjalanan...

"Kamu kenapa diam? Ingat ya pernikahan kita nanti hanya setingan di hadapan Bunda. Dan kamu harus ingat jangan berharap lebih pada pernikahan ini, kamu paham." ucap Amar dengan tegas'nya. Hal itu membuat hati Berlian semakin terasa sakit..

"Iya aku paham.." ucap Berlian pelan..

Sesampainya di Butik, Berlian turun dari mobil dan Amar pergi begitu saja.

Berlian kemudian menghapus air mata yang menetes di kedua pipinya, dia harus membayar kecerobohannya..

Dari arah dalam butik nampak seorang wanita paruh baya siapa lagi kalau bukan Nyonya Hesti .

Nyonya Hesti memperhatikan Berlian dengan seksama, dia sengaja pergi untuk mendekatkan Berlian dengan Amar.

"Sayang.. Mana Amar?" tanya Nyonya Hesti yang berhasil membuat Berlian kaget..

"Nyonya, bukankah Nyonya Hesti pergi katanya ada urusan kok sudah di butik." jawab Berlian sepontan karena reflek.

Nyonya Hesti hanya tersenyum kemudian menatap ke arah Berlian..

"Kok kamu masih panggil Nyonya, bukanlah sebentar lagi kamu dan Amar akan menikah? jadi Bunda minta mulai sekarang kamu panggil saya Bunda." ucap Nyonya Hesti dengan tersenyum.

"Iya Bunda maaf.. " ucap Berlian sembari menunduk..

Nyonya Hesti hanya tersenyum melihat tingkah sang calon menantunya itu..

"Ya udah sayang, jika kamu cape kamu istirahat aja ya, dan jangan pikirkan urusan butik." ucap Nyonya Hesti dengan tersenyum.

"Iya Bunda terima kasih.." ucap Berlian pelan. Lian permisi mau ke belakang Bunda. ucap Berlian kemudian sembari menundukkan setengah badannya.

"Iya sayang.. " ucap Nyonya Hesti dengan penuh kebahagiaan.

Berlian kembali ke belakang untuk meneruskan pekerjaannya, pikirannya kacau mengingat ucapan Amar yang begitu menusuk hatinya.

"Ya Tuhan apakah keputusan yang aku ambil ini benar, bantu hamba ya tuhan."ucap Berlian dalam hatinya..

Tak selang beberapa lamapun Berlian berpamitan untuk pulang, dan menyiapkan acara untuk malam nanti yaitu acara lamaran, hal ini membuat kaget sang ibu tiri yang kebetulan sedang berada di rumah di kala itu...

"Bunda.. malam nanti akan ada tamu, Lian harap Bunda mau menerima tamu tersebut." ucap Berlian dengan sopan.

Bunda Risa menatap ke arah sang putri tirinya itu..

"Siapa mereka?" tanya Bunda Risa dengan menatap tajam ke arah Berlian..

"Nyonya Hesti dan anaknya, Bunda." jawab Berlian singkat..

"Baiklah kalau begitu, cepat kaubereskab rumah sekarang." ucap Bunda Risa dengan menatap wajah sang anak.

"Baik Bunda." jawab Berlian singkat.

Semenjak sang Ayah meninggal, Berlian diperlakukan seperti pembantu oleh Ibu tirinya. Bahkan tak jarang dia mendapatkan perlakuan yang kurang pantas dari saudara tirinya yang bernama Fania..

Dengan cekatan Berlian membereskan semua pekerjaan rumah yang tengah menantinya itu, mulai dari menyapu, mengepel, mencuci bahkan memasak sekalipun...

Dengan ikhlas Berlian melakukan semua pekerjaan rumah yang setiap hari melelahkan..

Bahkan Berlian harus menjadi tulang punggung demi mencukupi kehidupan sang Ibu tiri smdan sang Adik Fania...

"Alhamdulillah akhirnya selesai juga pekerjaanku." ucap Berlian dalam hatinya..

☪️☪️

Pada malam harinya acara yang di tunggupun datang.

Kini keluarga besar Wiguna telah datang berkunjung ke kediaman Bramasta.

"Assalamu'alaikum.." ucap Nyonya Hesti dengan tersenyum..

"Waalaikumsalam." ucap Berlian dengan sopan.

Berlian nampak sangat cantik dengan bulatan busana muslim seadanya. Amar tak berhenti menatap sang calon istri..

"Amar sayang, Berlian nampak sangat cantik bukan?" ucap Nyonya Hesti yang membuyarkan lamunan Amar..

"Bunda apaan si." ucap Amar dengan wajah kikuk..

Next...

1
Fitrian Delli
jgn terlalu panjang iklannya bodoh
Naryati: maksudnya??
total 1 replies
Fitrian Delli
akhirnya berlian bahagia
Emily
sinetron idosiar
Emily
banyak kali "seandainya"kau amar
Emily
berlian jadi perempuan kok menye2 suka di tindas
Sulati Cus
klu pgn tau sakitnya cb ae dirimu jd berlian
Emily
loollll
Asyatun 1
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
Muhammad Arrashid
cerita Yanga menarik aku suka 🤩🤩🤩💃
Asyatun 1
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
Asyatun 1
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
🌹Nabila Putri🌹
lha kedua nya saling cinta...ga ada masalah kan.sepupu bisa menikah.apalagi bukan sepupu kandung
Naryati: bener sekali itu kak.. pinter.. ,🥰🥰
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor
Diana Susanti
Ok kak mantab 👍👍👍 lanjut kak
Apriyanti
lanjut thor
Naryati: Iya kak pasti tunggu mungkin malam akan ada up tambahan.
total 1 replies
Asyatun 1
lanjut
minarni 0714
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!