NovelToon NovelToon
MAHAR KECOA UNTUK NONA MANJA

MAHAR KECOA UNTUK NONA MANJA

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:985
Nilai: 5
Nama Author: Katumbiri Lazuardi

Vanya yang mabuk parah dan ditinggal pacarnya malam itu, berjalan sendirian. Lalu didatangi oleh dia orang begal yang hendak memperkosanya, untungnya ada Reyhan soerang pengemudi ojol yang melihat mereka, Reyhan menolong vanya yang pingsan dari begal itu. Namun setelah Vanya sadar dan teriak warga memergokinya dan di fitnah berbuat mesum.

Vanya dan Reyhan dipaksa untuk dinikahkan, dan ayah Vanya yang merasa harga dirinya jatuh menyetujui pernikahan itu dan kemudian memberi syarat kontrak satu tahun kepada Reyhan yang memberatkan Reyhan.
Vanya menganggap bahwa Reyhan bagian dari begal itu, sehingga Vanya membencinya.
namun karena kebaikan Reyhan dan kekonyolannya Vanya akhirnya vanya merasa salah dengan prasangkanya, setelah bukti-bukti terkuak.
Setelah habis kontrak satu tahun itu Reyhan pergi, dan Vanya menyesal dan kehilangannya lalu mencarinya sampai seperti orang gila...

bagaimana kisah mereka, dan bagaimana akhir mereka??

kisah CHICK-LIT ROMANCE

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Katumbiri Lazuardi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

​BAB 4: TEH MANIS DAN TEROR KECOA DI ISTANA KECIL

Dinding triplek kontrakan itu seolah ikut bergetar setiap kali truk kontainer melintas di jalan raya yang tak jauh dari sana. Vanya Hutama masih meringkuk di sudut kasur lantai, memeluk lututnya erat-berusaha sekecil mungkin agar kulitnya tidak terlalu banyak bersentuhan dengan sprei bermotif bunga matahari yang warnanya sudah mulai pudar.

​Di matanya, ruangan ini lebih menyeramkan daripada sel penjara mana pun yang pernah ia bayangkan. Bau parfum mahalnya yang bercampur dengan aroma minyak kayu putih dan samar-samar bau oli menciptakan rasa mual yang aneh.

​Namun, di tengah kepanikannya, sebuah bunyi gemericik air dan denting logam menarik perhatiannya. Ia melirik sedikit melalui sela-sela jarinya. Reyhan, pria yang baru beberapa jam lalu resmi menjadi suaminya karena paksaan, sedang sibuk di depan sebuah kompor gas satu tungku yang diletakkan di atas meja kayu kecil.

​Reyhan bergerak dengan efisiensi yang ganjil. Meski ruangannya sempit, tidak ada tumpukan piring kotor atau pakaian yang berserakan. Semuanya tertata rapi, seolah setiap jengkal ruang itu punya fungsinya sendiri. Pria itu menyeduh air, mengambil dua gelas kaca bening, dan mencelupkan kantong teh dengan gerakan tenang.

​"Minumlah," suara bariton Reyhan memecah kesunyian.

​Ia mendekat, meletakkan segelas teh manis hangat yang uapnya masih mengepul di atas lantai semen yang dialasi karpet plastik tepat di depan Vanya.

​"Kamu kedinginan dari tadi. Semoga teh ini bisa meredakan mabuk dan pusing di kepalamu," lanjut Reyhan.

​Vanya tidak bergeming. Ia menatap gelas itu seolah-olah isinya adalah racun sianida. Pikirannya masih berputar liar. Kenapa Papa melakukan ini? Bagaimana mungkin Papa menyerahkan putri tunggalnya kepada seorang begal yang menyamar jadi ojol? Apa Papa sudah tidak sayang lagi padaku?

​"Aku tidak mau," desis Vanya ketus, suaranya serak karena terlalu banyak menangis. "Jangan berpura-pura baik padaku. Aku tahu ini semua bagian dari rencanamu, kan? Menikahiku, lalu memeras Papaku?"

​Reyhan menghela napas panjang, sebuah senyum tipis yang sulit diartikan muncul di sudut bibirnya. Ia mengambil gelas satunya, menyesap tehnya sendiri dengan santai sambil bersandar di pintu kamar yang hanya berupa kain gorden tebal.

​"Minumlah, Nona. Kalau tidak segera kamu minum, nanti keburu dikerubuti semut. Semut di sini sangat agresif, apalagi kalau mereka tahu ada tamu 'manis' dari kota yang sedang bertamu," ujar Reyhan dengan nada bicara yang tiba-tiba terasa konyol.

​Vanya mendongak, matanya yang sembap menatap Reyhan tajam. "Kamu bercanda di situasi seperti ini?"

​"Habisnya, kamu terlihat seperti mau dieksekusi mati," Reyhan meletakkan gelasnya yang sudah kosong. Ia melangkah menuju tumpukan bantal di ruang depan—yang sebenarnya hanya berjarak dua langkah dari kasur Vanya. "Tidurlah di kamar itu. Anggap saja ini hotel bintang satu... minus sarapan prasmanan. Aku akan tidur di ruang depan sini, jadi benteng pertahananmu dari serangan dunia luar."

​Vanya memperhatikan Reyhan yang mulai membentangkan kain jarik untuk menyelimuti tubuhnya sendiri di atas lantai karpet plastik. Tidak ada tampang seram yang ia bayangkan sebelumnya. Tidak ada tatapan mesum atau gerakan agresif. Pria ini justru terlihat... santai. Terlalu santai untuk ukuran seseorang yang baru saja terjebak dalam pernikahan paksa.

​"Hati-hati tidur di sana," celetuk Reyhan lagi tanpa membuka mata. "Biasanya jam-jam segini, pasukan kecoa mulai keluar dari balik lemari plastik itu untuk melakukan inspeksi mendadak. Mereka suka sekali dengan aroma parfum mahal."

​"APA?!" Vanya menjerit kecil, langsung melompat berdiri di atas kasur. Matanya menyisir setiap sudut lantai dengan panik. "Kecoa?! Kamu serius?! Usir mereka! Sekarang!"

​"Mana bisa? Mereka itu penghuni lama di sini, aku cuma pendatang," sahut Reyhan tenang, suaranya terdengar geli. "Tidurlah. Kecoa tidak akan memakanmu, paling cuma lewat di atas keningmu sebentar untuk menyapa."

​"Kamu jahat! Kamu benar-benar pria jahat!" Vanya nyaris melempar bantal ke arah Reyhan, tapi ia urungkan karena takut debu bantal itu akan membuatnya makin menderita.

​Vanya kembali duduk di tengah kasur, menarik kakinya agar tidak menyentuh lantai. Ia menatap gelas teh hangat itu lagi. Rasa haus yang luar biasa mulai menyerang tenggorokannya. Dengan ragu dan sangat pelan, ia meraih gelas itu. Hangatnya menjalar ke telapak tangannya, memberikan sedikit rasa nyaman yang sudah lama tidak ia rasakan malam itu.

​Ia menyesap teh itu. Terlalu manis untuk seleranya yang biasa meminum earl grey tanpa gula, tapi entah kenapa, rasa manis itu seolah memberikan tenaga tambahan bagi hatinya yang sedang remuk.

​Ia melirik ke arah Reyhan yang sudah bernapas teratur di ruang depan. Sosok pria itu terlihat begitu kontradiktif. Bagaimana mungkin pria yang bisa berkelahi seperti singa di rumah tua tadi, kini terlihat seperti orang konyol yang hobi menakut-nakutinya dengan kecoa?

​Siapa kamu sebenarnya, Reyhan Dirgantara? batin Vanya.

​Trauma dan kebencian Vanya masih ada di sana, membara di balik dadanya. Ia tetap percaya bahwa Reyhan adalah bagian dari begal itu, atau setidaknya seorang oportunis yang memanfaatkan kesialannya. Namun, rasa takut yang tadi mendominasi, kini mulai bercampur dengan rasa penasaran yang aneh.

​Vanya akhirnya merebahkan tubuhnya di kasur yang keras itu dengan posisi miring, memunggungi gorden ruang depan. Ia memejamkan mata rapat-rapat, berdoa agar matahari segera terbit dan satu minggu ini berlalu seperti mimpi buruk yang cepat terlupakan.

​Di luar sana, suasana desa mulai hening. Di kejauhan, Malik masih terjaga di pos ronda, merencanakan bagaimana cara ia bisa terus memojokkan Reyhan besok pagi. Sementara itu, di kegelapan semak-semak belakang kontrakan, seorang pria berpakaian hitam dengan teropong malam mengarahkan lensanya ke jendela kecil kontrakan Reyhan.

​"Target satu dan dua sudah dalam posisi istirahat. Tidak ada aktivitas mencurigakan," bisik pria itu ke alat komunikasinya.

​Di istana kecil berukuran 3x4 meter itu, sebuah drama rumah tangga yang paling mustahil di dunia telah dimulai. Dan bagi Vanya Hutama, malam pertamanya sebagai "istri ojol" dihabiskan dengan mata yang terjaga, menunggu serangan kecoa yang sebenarnya adalah metafora dari kehancuran hidup yang baru saja ia alami.

1
Dhatu Lukita
halo thor ceritanya menarik berbau2 cio ala ala dracin. saya suka saya suka 🤭😍
Katumbiri Lazuardi: terima kasih...
dracin religi 😄😄😄.

🤭🤭...

sehat dan sukses ya kak
total 1 replies
Katumbiri Lazuardi
chikc-lit..
cerita drama seorang CEO dan gadis angkuh yang jatuh cinta padanya. dibalut dengan komedi biar tidak membosankan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!