NovelToon NovelToon
Tertolak Rindu

Tertolak Rindu

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:39.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Perhatian Kian Sakala selalu tercuri pada teman perempuan SMAnya, Wanda Safia yang selalu diperlakukan seperti babu oleh Aditama Hasta.

Wajah lelah dan tertekannya selalu mengusik hati manusiawinya Kian. Tapi sepertinya pertolongannya terhadalp Wanda malah selalu berbuah pahit untuk temannya itu

Semoga suka, ya♡♡♡
Spin off Pesona Cassanova. Tapi bisa dibaca terpisah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Kian

Aditama.terkejut mendengar perkataan mamanya.

Rahasia apa? batinnya dengan tubuh bergetar. Telinganya menangkap langkah tergesa dari dalam kamar mamanya. Cowo tanggung itu segera pergi ke kamarnya yang jaraknya hanya beberapa meter saja dari sana.

Dia kini sudah duduk di atas ranjangnya dengan jantung berdebar cepat.

Aneh, mamanya bisa setakut itu kalo dia tau rahasia ini.

DEG

Apa rahasia yang disembunyikan papa dan mamanya darinya?

Aditama makin merasakan perasaannya ngga nyaman.

Tentang Wanda, kan, pembicaraan mereka?

Aditama menghembuskan nafas kasar. Otaknya mau pecah rasaya karena memikirkan jawaban atas banyaknya pertanyaan yangada di dalam kepalanya. Dia kemudian meraih ponselnya yang sejak tadi dia acuhkan.

Jantungnya berdebar keras ketika.melihat musuhnya mengirimkan beberapa foto dan video.

Aditama penasaran. Jadi dia langsung membuka file foto terlebih dahulu.

Matanya menyorot tajam melihat foto yang tampak menggelikan tapi membangkitkan perasaan marah.

Aliran darah Aditama terasa panas dan mengalir deras ketika.melihat video yang juga menurutnya menggelikan tapi membuat kepalanya berdenyut keras.

BRAKK!

Iphone terbaru itu dengan sukses menghantam dinding kamarnya. Suara yamg dihasilkan cukup keras, kemudian ponsel malang itu jatuh terbanting ke atas karpet beludrunya.

SIA-LAAAANNN!! Batinnya berteriak murka. Memaki kasar.

Aditama segera bangkit dan menuju ke arah samsaknya, lalu meninjunya berkali kali untuk meluapkan amarahnya.

SETAAANNN!!!

AN-JINGGG!!

"AAARRRRGGGHHHH!!" Akhirnya keluar juga teriakan marah dari dalam mulutnya.

Tangannya terus meninju samsak hingga buku buku jarinya menjadi kemerahan. Bahkan ada yang terkelupas kulitnya. Sakitnya sama sekali tidak dia rasakan. Aditama meluapkan segala rasa marah dan bencinya. Juga ketakberdayaannya.

Dia benci dengan dirinya saat ini. Ditambah rahasia yang ditutupi papa dan mamanya membuat kemarahannya makin menjadi jadi.

Mereka tau sesuatu tentang Wanda?

Tapi apa?!

*

*

*

"Kamu mau nikahnya sekarang?" Dewa menggelengkan kepalanya dengan senyum tersungging di bibirnya. Kedua tangannya berada di saku celananya dengan posisi berdiri yang santai.

Emily tertawa pelan setelah mendengar permintaan Kian. Mereka masih berada di rumah Dira dan Vira.

"Iya, dad, mam. Ngga apa, kan?" Kian menjawab temang.

Kali ini Dewa akhirnya tertawa pelan. Mereka bertiga sedang berada di roof top. Kian tiba tiba muncul ketika pasangan suami istri ini sedang menikmati suasana langit yang cerah dan bertabur bintang.

"Ada apa?" Deva yang melihat keseriusan keluarga kembarannya jadi makin ingin tau, hingga mendatanginya bersama istrinya-Vina.

"Ini keponakanmu minta secepatnya dinikahkan," jelas Dewa di sela tawanya.

'"Apa?" Deva dan Vina kaget sebentar, kemudian tawa mereka terdengar lepas.

"Sudah siap jadi kepala rumah tangga, nih?" tanya Vina sambil menatap keseriusan Kian.

"Sudahlah, tante."

Kedua pasangan suami istri saling menatap penuh arti.

"Oke. Tapi kamu harus melewati masa percobaan dulu," putus Dewa setelah tawanya mereda.

"Percobaan apa, Dad?" Kian jadi tertarik dan harapannya makin tumbuh subur atas respon positif daddynya.

"Kamu magang dulu di perusahaan selama tiga bulan. Bagaimana?" tawar Dewa. Deva tersenyum miring mendengarnya.

Cara Dewa menangani Kian akan dia gunakan untuk menggembleng putra kembarnya juga nanti kalo mereka punya keinginan di luar nalar.

"Maksud daddy, setelah tiga bulan magang, aku baru boleh nikah dengan Wanda?" Kian berdiri santai sambil memasukkan dua tanganya ke dalam saku celananya.

Emily tersenyum mendengar perkataan putranya. Dia menatap Dewa. Dia tau, suaminya bisa menangani masalah Kian.

"Tergantung."

Deva tersenyum miring mendengar taktik Dewa

"Kamu ngga asal magang. Tapi kamu harus bisa memberi keuntungan pada perusahaan."

Kian terdiam, dia berpikir sejenak sebelum mengangguk.

"Oke, dad. Kapan aku bisa mulai magang? Besok?"

Dewa mengangguk.

"Ya, sepulang sekolah, kamu langsung temui Daddy di perusahaan."

Kian tersenyum.

"Oke, dad."

"Satu lagi," ucap Dewa sebelum putranya merasa benar benar lega.

"Ada lagi, dad?" Kerut samar muncul di kening Kian.

Dewa berdehem sebentar.

"Wanda akan daddy titipkan ke rumah Keyra."

"Yaa .... Kenapa ngga di rumah kita aja, sih, dad?" Protes Kian ngga setuju dengan ide daddynya.

"Biar kamu bisa konsentrasi kerjanya, sayang," sela Emily lembut.

Kian tidak membantah, tapi tatap protes tetap dia layangkan.pada daddy dan maminya.

"Masa gitu aja nyerah, Kian?" ledek Deva dengan wajah meremehkan.

"Pulang magang kamu, kan, bisa ketemu Wanda," bujuk Emily lembut.

"Iya, Kian. Kalo kayak gini, kamu bisa tambah semangat, kan, buat cepat cepat nikahnya?" sambung Vina ikut memberikan dorongan semangat.

Kian menarik nafas dalam. Memang ngga ada yang melarangnya bertemu Wanda.

"Aku setuju," tegasnya setelah kembali bersikap tenang.

PUK PUK

Tangan Dewa memukul pelan pundak putranya.

"Gini, kan, keren. Ngga perlu berantem lagi." Bagi Dewa dengan begini, dua masalah bisa terlewati sekaligus. Putranya tidak akan berantem lagi dan dia bisa menunda pernikahan yang belum cukup umur.

"Om bangga sama kamu, Kian," puji Deva. Dalam hatinya, Deva akan meminta putra kembarnya mulai magang juga. Dari pada hampir tiap hari, dia mendapatkan laporan putranya berkelahi dengan teman temannya setelah pulang sekolah.

1
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ MENTARY 💘
Erza emang bibit Kay lah
Rahmawati
Wanda pasti malu bgt kl tahu dia saudaraan sama aditama
Pujierde
mungkin wanda akan marah kepada bapaknya sitam" dan mungkin wanda malu sama kian, saudara"nya kian dan teman" yang lainnya sehingga wanda kabur
Pujierde
saking syak syik syok tuh lambung jadi kembung 😂😂
Pujierde
kamu mksdnya kepala ezra dibahu kamu el 🙈🙈
Pujierde
wiih udh tengleng aja tuh kepala kamu el syak syik syok yaa 😂😂
Pujierde
betul banget anak tengilmu main langsung ngegas aja
Pujierde
kan tadi ezra udah ijelasin waktu kenalan klo elia pacarnya hadeeee oma gista udh lupa aja
Pujierde
opa kaysar......udh tuir woiiii tolong jangan ngajarin anaknya makin tengil😂😂
Pujierde
kok akuh merasa gista dan keysar belum cocok punya cucu yaks 😀😀
Pujierde
berarti puncuk dicinta ulampun tiba donk jadi bisa langsung gaskeeeen
Pujierde
ezraaaaa kenapa siiiih kamu model bapak kamu 😂😂
Lusi Hariyani
ezraaa...bikin ank org jantungan km
✨@dian_$💫
ihhiirrr om ezzraaaaa....
Rahmawati
lanjuttt
Rahmawati
elia gk bisa berkutik😂
udah dikenalin sbg calon istri berarti ezra serius
✨@dian_$💫
lebih suka part Ezra nya drpd Kian😀
Setyowati Setyowati
lanjut ...jangan tunggu lama"
biby
ajaran sesat sang bapak... tapi bs jg d coba 🤣🤣
Lusi Hariyani
keberuntunganmu ezra
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!