Novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang mencintai seorang teman kelas nya, namun cinta nya hanya bertepuk sebelah tangan, dan novel ini juga menceritakan tentang perubahan sikap kedua orang tua nya yang berubah semenjak kedatangan sepupu nya yang ikut tinggal bersama keluarga nya, ia sangat sakit dan terluka namun ia di sambut dengan hangat oleh lelaki yang selama ini melindungi nya dari kejauhan dan ia pun pergi tinggal bersama laki laki itu, ternyata laki laki itu adalah seorang CEO dan MAFIA, pada akhirnya laki laki yang ia cintai dan orang tua nya menyesal
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 4 PERJODOHAN ?
"Ada apa pah". Ucap Nathanael
"Ayo ikut papa ke ruang tamu". Ucap papa Nathanael (cakkra).
"Ya pah". Ucap Nathanael
Mereka bertiga pun duduk di sofa ruang tamu
"Papa ingin mengatakan sesuatu hal yang penting". Ucap papa Nathanael
"Apa itu pah". Ucap Nathanael serius
Sedangkan mama Nathanael dia hanya diam saja, dan sedikit khawatir kalau anak nya akan marah
"Papa mempunyai seorang sahabat, dari dulu kami selalu bersama seperti tidak bisa terpisahkan dan bahkan sampai sekarang". Ucap pak cakkra
Nathanael mengernyit heran, apa hubungan nya dengan ku? Pikir Nathanael.
"Ya terus"? Ucap Nathanael penasaran.
"Papa dan sahabat papa telah berjanji, jika nanti kalian sudah dewasa papa dan sahabat papa itu ingin menjodohkan kalian". Ucap papa cakkra serius
Nathanael menatap tajam ke arah mama nya, lalu ia menatap ke arah mama nya
"Apa? Maksudnya Nathanael di jodohkan". Ucap Nathanael tegas
Bu Clara mengangguk
"Nathanael tidak mau di jodohkan, zaman sudah berkembang, tidak lagi seperti zaman dahulu". Ucap Nathanael penuh emosi, dan pergi menuju kamar nya
Pak cakkra menghela nafas dalam
"Kan dulu mama sudah bilang pah, jangan gegabah mengambil keputusan, mama tau kalian sahabat, tapi bukan berarti kalian bisa mengorbankan perasaan anak". Ucap mamanya Nathanael
"Maksud papah bukan seperti ini mah, tapi.....".
"Sudah pah cukup, percuma mamah bicara sama papa, tapi papa tidak mau mendengar kan apapun, papa hanya memikirkan perasaan papa sendiri tapi papa tidak memikirkan perasaan anak kita Nathanael"? Ucap bu Clara emosi dan berlalu pergi untuk menenangkan anak nya, ia takut Nathanael terlalu terbawa emosi dan berbuat hal yang tidak tidak.
Pak cakkra menghela nafas panjang dan menatap punggung istrinya yang perlahan lahan hilang di hadapan nya
"Untuk saat ini biarkan saja dulu, lagian mereka sudah 1 sekolah, dan 1 kelas, mungkin nanti mereka bisa dekat". Ucap pak cakkra tersenyum
Flashback on
"Nathanael tidak mau pindah sekolah pah, Nathanael di sekolah tidak pernah membuat kesalahan, jadi kenapa papa tanpa kasi tau langsung daftar Nathanael di sekolah lain". Ucap Nathanael kecewa terhadap papa nya yang suka mengambil tindakan sendiri.
"Ini demi kebaikan kamu nak, lagian apa salah nya pindah sekolah, lebih dekat dan juga jurusan yang kamu ambil di SMK N 7 juga ada di SMK N 9". Ucap papa Nathanael tegas
"Tapi pah, Nathanael sudah nyaman di sekolahan Nathanael saat ini, di sana Nathanael sudah banyak mendapatkan teman teman yang benar benar teman". Ucap Nathanael menahan emosi nya
"Nak bisakah kamu menuruti keinginan papa?. Ucap pak cakkra penuh harap ke anak nya itu
Nathanael yang melihat itu pun menghela nafas panjang dan menutup mata nya
"Baik lah". Ucap Nathanael dan berlalu pergi, dia sangat kecewa, namun juga tak bisa berbuat apa apa
Bu Clara yang melihat itu pun menggeleng kan kepalanya melihat tingkah suaminya itu, dia pun juga kecewa namun dia bisa apa?.
Flashback off
"Papa mau ngomong apa tadi ". Ucap Alletha, ya setelah selesai makan malam, Alletha dan kedua orang tua nya langsung menuju ke ruang tamu
Papa nya Alletha menatap ke arah istrinya dan istrinya menggeleng pelan.
Alletha keheranan melihat tingkah kedua ortu nya ini.
"Papa ingin menjodohkan mu dengan anak sahabat papa". Ucap pak raider
Deggh
Jantung Alletha berdetak kencang, dia sangat shock dengan apa yang di ucapkan papa nya ini, apa aaaa di jodohkan? Apa apaan ini, tak ada angin tak ada hujan tiba tiba di jodohkan. Pikir Alletha.
"Papa apa apaan si, Alletha sudah dewasa pah, dan Alletha punya masa depan Alletha sendiri, Alletha gak mau di jodohkan, sekarang zaman sudah berubah, Tidak seperti zaman dulu". Teriak Alletha emosi
Pak raider diam dan menarik nafas nya dalam
Bu iris menatap tajam ke arah suami nya
"Nak papa hanya ingin melihat masa depan mu cerah, dan hidup mu tidak akan sengsara karna sahabat papa itu org yang sangat baik ". Ucap pak raider
Alletha menatap kecewa pada papa nya, yang sama sekali tidak memikirkan perasaan nya.
"Tapi bukan berarti anak nya sama seperti org tua nya pah' bagaimana kalau anak nya tidak menerima dan nanti akan menyiksa ku atau apapun itu, apa papah pikir ke sana". Pekik Alletha dan berlari pergi menaiki tangga menuju kamar nya
"Alletha papa tidak bermaksud u....". Ucapan pak raider terputus karna melihat istrinya yang juga pergi dari hadapan nya
"Mahhh". Ucap pak raider
Bu iris berhenti dan melihat ke arah suaminya tajam, lalu ia menggeleng kan kepala nya dan berlalu pergi, tujuan nya untuk menenangkan anak semata wayangnya itu
"Kenapa kehidupan ku begini, sudah pusing karna di pindahkan ke sekolahan yang baru, lalu sekarang? Di jodohkan dengan org yang sama sekali tidak ku kenal, tidak pernah ku bayangkan". Teriak Nathanael frustasi
Pintu kamar Nathanael di buka oleh seseorang dan org itu adalah Bu Clara mama nya Nathanael "Boleh mama masuk". Ucap Bu Clara sendu, ia sedih melihat keadaan anak nya yang berantakan
"Nathanael ingin sendiri mah". Ucap Nathanael dengan ekspresi dingin, ia juga kecewa kepada mama nya, karna tidak bisa menghentikan niat papa nya itu.
"Baiklah, tenangkan pikiran mu, jangan berbuat hal yang di luar nalar, mama minta maaf, mama akan berusaha untuk bicara lagi sama papa mu". Ucap Bu Clara sendu dan ia kembali menutup pintu kamar anak nya, lalu menghembuskan nafas pelan, dan ia berlalu pergi.
"Hiks hiks, kenapa si papa jahat banget, kenapa? Apa papa tidak memikirkan perasaan aku, apa papa pikir aku tidak sakit dengan perjodohan ini"? Teriak Alletha di dalam kamar nya
"Andai saja yang di jodohkan sama aku itu Nathanael, pasti aku senang banget". Ucap Alletha tersenyum tipis, dasar Alletha di saat seperti ini Masi sempat sempat nya dia tersenyum dan memikirkan hal yang random
"Tapi ini? Di jodohkan sama org yang sama sekali tidak aku ketahui bentuk nya seperti apa, org nya bagaimana, prilaku nya kayak gimana aaaaaaaaa ". Teriak Alletha frustasi
"Nak kamu kenapa". Ucap mama nya Alletha dari luar khawatir, karna ia ingin masuk tapi pintu di kunci dari dalam oleh Alletha
Alletha yang mendengarkan suara mama nya pun langsung terdiam
"Alletha tidak apa apa mah, Alletha hanya pengen sendiri saat ini, Alletha gak mau di ganggu". Ucap Alletha dari dalam kamar nya
"Nak kamu tidak apa apa kan di dalam, kamu tidak berbuat hal hal aneh kan, jangan macam macam di dalam". Ucap Bu iris khawatir, ia takut anak nya berbuat hal gila
"Alletha tidak apa apa mah, Alletha Masi normal". Ucap Alletha lagi
"Nanti mama usahakan untuk bicara sama papa agar tidak jadi menjodohkan mu dengan anak sahabat nya". Ucap Bu iris dan berlalu pergi
Sangat Aneh
"Nathanael, ayok sarapan dulu, nanti kesiangan, jangan lama lama di dalam kamar, kalau sudah siap langsung turun dan sarapan". Ucap mama Nathanael, walaupun ia tahu anak nya Masi kecewa namun ia sebagai ibu tidak mau anak nya pergi ke sekolah tanpa sarapan
"Ya mah". Ucap Nathanael dari dalam
Nathanael pun turun dan ia menuju ke arah meja makan, setibanya di meja makan Nathanael langsung menyantap makanan nya yang sudah di siap kan oleh mama nya
"Nak papa minta maaf jika papa menyakiti perasaan mu, namun papa tidak bermaksud seperti itu". Ucap pak cakkra
Sedangkan Nathanael hanya diam dan tetap melanjutkan sarapan nya
Bu Clara menatap tajam ke arah suaminya dan menyuruh suaminya untuk diam
"Sudah pah, jangan membuat Nathanael bertambah emosi". Ucap Bu Clara
Pak cakkra menghela nafas dan melihat ke arah anak nya itu dengan tatapan sendu, ada rasa bersalah di hati nya
Setelah selesai sarapan Nathanael langsung menyalami tangan kedua orang tuanya dan langsung pamit untuk berangkat ke sekolah
Bu Clara menatap sendu ke arah anak nya, dan ia langsung pergi menuju kamar nya, jujur ia pun juga Masi kecewa terhadap suami nya
Pak cakkra hanya bisa diam saja setelah melihat sikap anak dan istrinya.....
"Mah Alletha langsung berangkat ya". Ucap Alletha dingin
"Nak jangan seperti ini, mama tidak suka". Ucap Bu iris sendu, melihat perubahan sikap anak nya ini
"Hemm". Ucap Alletha cuek dan dingin, Alletha langsung menyalami tangan mama nya, dan ia pun menyalami tangan papa nya.
"Nak pa..". Belum sempat pak raider melanjutkan ucapannya...
"Mah Alletha berangkat dulu ya, Assalamualaikum". Ucap Alletha, dan berlalu pergi
"Waalaikumsalam ". Ucap Bu iris dan suaminya serempak
Buk iris menatap suaminya dengan ekspresi dingin, dan berlalu pergi
Sedangkan pak raider hanya menatap sendu
Sesampainya di sekolahan Alletha langsung duduk di bangku nya dan langsung menyandarkan kepalanya ke dinding, karna ia duduk di samping dinding.
"Ehem akhir akhir ini kok kayak ada yang beda ya sama Alletha". Ucap salah satu murid di kls itu
"Iya tuh biasanya bar bar banget, tapi dari kemaren hanya diam saja". Ucap yg lainnya
"Iya nih, mungkin lagi ada masalah kali ya"? Ucap yang lainnya lagi
Alletha yang mendengarkan itu hanya diam saja, dan memejamkan mata nya.
"Alletha kamu kenapa si, kok kayak lemes gitu, kamu sakit"? Ucap disha
"Hm gak". Ucap Alletha cuek
"Hum aneh". Ucap Oliv
Mereka akhirnya sibuk sama dunia nya sendiri, ada yang main hp, ada yang telfonan, ada yang main game, ada yg ghibah dan lain lain.
Sampai akhirnya yang mereka tunggu tunggu dari tadi akhirnya datang juga.
Eitts bukan guru ya! Tapi murid baru hehe
"Eh itu si Nathanael baru datang ya". Ucap Oliv
Anak kelas itu pun mengernyit heran
"Eh cowok ganteng, baru datang ya". Ucap salah satu anak kls itu
"Ahhhhh ternyata kemarin aku gak mimpi, ternyata di kelas ini benar benar kedatangan pangeran tampan Nn". Ucap yang lainnya
"Eh bro, jadi anak baru itu harus disiplin, datang tepat waktu, ini sudah jam masuk dan loh baru datang". Ucap Rinaldi
Sedangkan Nathanael yang mendengarkan ucapan ucapan teman 1 kls nya ini pun hanya diam saja, dan langsung duduk di tempat duduk nya
"Loh kayak lagi banyak masalah ". Ucap Calvin, ia melihat wajah Nathanael yang murung dan kusut
Anak kls yang mendengarkan itu pun langsung menatap ke arah Nathanael termasuk Alletha
"Iya tuh sama kayak Alletha, biasanya bar bar tapi hari ini kek lagi banyak masalah mangkanya gak semangat". Ucap suci
"Wah jangan jangan mereka diam diam ada hubungan, dan mungkin sekarang lagi ada masalah mangkanya saling diam dan kusut kek gini". Ucap Irma ceplas ceplos
Nathanael dan Alletha menatap tajam ke arah irma.
Irma yang di tatap seperti itu pun seketika langsung ciut dan langsung diam
"Wah benar juga tu, buktinya mereka menatap tajam berbarengan ke arah irma". Ucap yg lainnya
"Apakah kalau diam itu berarti ada hubungan". Ucap Nathanael dan Alletha serempak
Deggh
Alletha langsung menatap ke arah Nathanael hati nya rasa nya berdetak kencang, Nathanael pun juga menatap ke Alletha dengan tatapan tajam
"Ehem ehem ngomong saja langsung kompak dan berbarengan gitu". Ucap suci
"Cie cie". Ucap Siti
"Ehem ehem". Ucap anak 1 kls itu kecuali Nathanael dan Alletha
"Kalian bisa diam tidak". Bentak Nathanael
Seketika mereka semua langsung terdiam, mereka terkejut ternyata Nathanael sangat seram ketika emosi seperti itu.
"Ihhh ganteng ganteng ternyata serem". Ucap salah satu siswi di kls itu
"Iya tuh serem banget, jadi takut". Ucap yang lainnya
Setelah itu mereka semua hanya diam saja dan pokus ke ponsel masing masing
"Assalamualaikum". Ucap buk Zulhijah Rahayu guru kejuruan TKJ di SMK N 9 SAROLANGUN
Sedikit cerita : anak anak jurusan TKJ dan MM sangat suka dengan semua guru kejuruan TKJ, ibuk Zulhijah Rahayu, karna org nya baik, jujur, cerdas, disiplin, semangat yang tinggi, sangat pintar soal laptop dan komputer, dan lebih banyak lagi, org nya juga sangat tegas jika murid murid nya melakukan kesalahan.
Guru kejuruan TKJ ada 3 org yaitu, pak Bono, pak romadhon, dan buk Zulhijah,
Mereka org org yang sangat pintar, tegas, dan berwibawa, pak Bono org nya, sangat lah tegas, cerdas, semangat yang tinggi, jika dia berbicara terkadang suka bercanda namun ketika ia marah semua siswa siswi jurusan TKJ langsung terdiam, org nya juga sangatlah disiplin, pak Bono ketika bicara tidak suka plin plan dia sangat jujur jika dia tidak suka langsung ia katakan di depan org nya langsung, dan intinya dia juga sangat pintar masalah komputer dll (namanya juga guru kejuruan TKJ hehe) intinya lebih banyak lagi sifat sifat pak Bono, intinya org nya sangat baik.
Pak romadhon, ya pak romadhon juga sama seperti ibuk Zul dan pak Bono, org nya baik, terkadang suka bercanda tetapi ketika marah dia tidak main main dan membuat anak tkj tak berani berbicara, dan ia juga disiplin, jujur, cerdas, semangat yang tinggi, ketika berbicara pun tegas, ia paling tidak suka dengan murid yang tidak di siplin yang datang selalu telat, dan pastinya sama seperti pak Bono dan ibuk Zulhijah pak romadhon juga sangat pintar soal komputer, ya mereka kan guru kejuruan TKJ(teknik komputer dan jaringan) kalau soal pintar komputer, laptop dan lain lain itu mah sudah sangat sangat pasti,,
(Lopyou bapak ibuk guru kejuruan TKJ, aku akan selalu mengingat kalian, dan mengingat apapun yang kalian ajarkan kepada ku)