NovelToon NovelToon
Anak Yang Tidak Di Akui

Anak Yang Tidak Di Akui

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Pengkhianatan
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: Elvy Anggreny

Elfa adalah seorang gadis 17 tahun, dia siswi berprestasi di sekolah, Elfa sangat cantik, pintar dan polos. Hanya satu kekurangannya dia bukan anak orang kaya. Dia hidup bersama ibunya yang hanya seorang tukang cuci. Elfa masuk ke sekolah itu melalui jalur beasiswa.
Elfa bukan hanya pintar dan cantik tapi dia adalah kekasih seorang Aditya siswa paling tampan di sekolah dan idola semua siswi.
Elfa terlalu mencintai Aditya, ia akan melakukan apa saja untuk Aditya. Hingga satu malam dengan kata sebagai bukti cinta. Elfa menyerahkan kesuciannya kepada Aditya.
Dari kejadian satu malam itu , Elfa hamil anak Aditya. Ia mengatakan pada Aditya tentang kehamilannya tapi Aditya memaksa Elfa mengugurkan kandungannya.

"Gugurkan kandunganmu, jangan berharap aku akan bertanggung jawab. Kau sadar? Kita ibarat langit dan bumi. tidak akan mungkin bersatu" Ucap Aditya

Seluruh tubuh Elfa bergetar "aku bersumpah ....!!! kau tak akan pernah mendengar suara tangisan bayi dalam hidup mu "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvy Anggreny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 04

"Kita harus mengambil tindakan cepat tuan Aditya, untuk menyelamatkan istri anda " Sekali lagi kata kata dokter Sofia seperti jarum yang menusuk setiap persendiannya.

"Lakukan yang terbaik untuk istriku dok, dokter .... apakah masih ada harapan istriku hamil lagi ?"

Sebuah senyuman yang seharusnya membuat Aditya merasa tenang bahwa semua baik baik saja, tapi senyuman itu hanya menambah berat kata kata yang di ucapkan dokter Sofia "Kita berdoa bersama sama tuan Aditya, selama rahim ibu Chelsea masih sehat dan baik baik saja. Kemungkinan itu pasti ada dan atas ijin Tuhan " Jawab Dokter Sofia bijak.Bahkan kata dokter tidak membuat Aditya lega, ketakutan itu tetap ada.

Tubuh Aditya masih lemah, setiap kali ia mengingat Chelsea istrinya mengalami keguguran. Aditya merasa takut.

"Sayang...." Tangisan chelsea pecah, terdengar begitu pilu. Isak tangis Chelsea tak mereda. Pengaruh obat bius, matanya masih terlihat sayu dan berat pasca kuretase.

Aditya menatap tubuh istrinya yang terlihat ringkih di atas bangkar rumah sakit, bangkar yang dingin, hatinya hancur melihat istrinya yang masih menangis. Chelsea tampak rapuh dengan tatapan mata yang kosong. Seolah-olah tidak ada kehidupan di sana.

Kondisi tubuhnya yang lemah, dengan selang infus yang menancap di lengan seolah-olah itu hanyalah penanda bahwa istrinya masih bernyawa. Aditya melangkah mendekat, ia meraih jemari istrinya mendekapnya erat. Tak ada gerakan, istrinya menatap kosong dengan mata yang berat.

"Sayang, aku selalu di sini bersamamu" ucap Aditya lirih terdengar seperti bisikan.

Semakin terdengar tangisan chelsea " Anak kita, dia...", Suara Chelsea meredam dalam Isak tangisnya. Isak tangis yang menyesakkan dada. Aditya tak mampu menjawab, dia menundukkan kepalanya menghindari tatapan memilukan istrinya.

Ia mengecup tangan istrinya berulang kali

"Apa dosa kita sayang?" Aditya terpaku. Kalimat Chelsea apa dosa kita menghantam ulu hatinya seperti tertusuk ribuan paku.

"Kita bukan orang jahat kan, sayang?" Tanya Chelsea lirih, Aditya merasakan mulai ada kekuatan dalam nada bicara istrinya " Aku tahu, semua ini hanya titipan. Kita selalu membantu orang yang membutuhkan, memberikan perpuluhan, memperlakukan semua orang dengan baik. Aku bahkan tidak membeda-bedakan si kaya dan si miskin, tidak melihat derajat seseorang. Menyakiti orang pun tidak pernah aku lakukan. Tapi kenapa....kenapa Tuhan memberi aku cobaan seperti ini? Mengambil kembali titipannya ? Bukankah Tuhan terlalu jahat? apakah dosa ku banyak?"

"Husss, Sayang, tenanglah....Tuhan tidak jahat, dia pasti akan mengembalikan malaikat kita suatu saat nanti. Kita hanya perlu bersabar"

" Suatu saat nanti ? Kamu tau sayang, Aku sudah merencanakan banyak hal jika dia lahir nanti. 5 bulan aku merasa dia sudah kuat, dia bertahan dalam rahimku. Kenyataannya dia juga pergi seperti sebelumnya. Ada apa dengan rahim ku? "

"Sayang,aku mohon tenanglah. masih ada kesempatan. Rahimmu tidak di angkat kamu sehat sayang "

"Sampai kapan? Sampai kapan malaikat mungil itu bertahan lagi ? Bahkan aku mulai ketakutan. Mulai berpikir mungkin ada yang salah dengan kita ? Mungkin ada dosa yang tidak kita sadari, dosa lama yang coba kita lupakan karena lamanya waktu "

Aditya membeku, ia kembali bungkam seribu bahasa, Kata kata Chelsea kembali bermain di kepalanya.

"Sayang kau tau apa ketakutanku ?" Chelsea menatap Aditya. Kalimat Chelsea seolah-olah kembali menghantam ulu hatinya, seperti di hantam godam yang sangat besar.

"Aku takut kita tidak akan pernah mendengar suara tangis bayi di rumah ini, sepanjang hidup kita. Hanya kita"

Aditya menatap lekat wajah chelsea, Kenapa kata kata itu keluar dari mulut istinya. Aditya menghela nafas berat. Ia merasakan ruangan ini terasa sesak. Rasa panas menjalar di sekujur tubuhnya.

"Sayang, kita hanya butuh bersabar, kita akan mendengar suara tangisan bayi kecil kita "

"Bagaimana bisa kau menyuruhku bersabar Aditya, sementara rahimku berkali kali hanya jadi tempat penampungan jenazah. " Tangisan Chelsea meledak.

Aditya merengkuh tubuh Chelsea "ini sudah ke empat kalinya aku kehilangan bayi ku, empat kali, apakah kau tidak berpikir bahwa ada yang salah ?"

Tubuh chelsea berguncang hebat, Aditya membiarkan istrinya menumpahkan seluruh amarah dan kesedihan di dadanya.

____

Rumah megah yang besar menampakkan kemewahan, menjadi batas interaksi dengan penduduk setempat. Aditya maupun chelsea tidak pernah melarang siapa saja datang namun justru kemewahan inilah yang menjadi tembok pemisah status sosial mereka.

Rumah yang besar, dengan di isi perabotan yang sangat mahal. Harga ratusan juta, mungkin itu harga yang bagi Aditya ketika mereka membeli semua perabotan mahal ini tapi, rumah ini tak lebih kuburan yang mencekam.Semua kemewahan ini tak mampu mengubah apapun. Aditya bisa membeli semua namun ia tidak bisa membeli nyawa bayinya.

Tiga belas tahun berlalu sejak ia menginjakkan kakinya di ibu kota negaranya, jakarta ia melanjutkan pendidikannya. Menjadi lulusan terbaik salah satu kampus di jakarta. Ia pulang dengan membawa predikat tertinggi sebagai pria sempurna dan hanya pantas di dampingi oleh wanita yang sederajat dengan keluarganya.

Setelah sekian lama, namanya melambung dengan peluang peluang bisnis yang ia jalani. Uang, status sosial semua dengan mudah ia raih. Ia bahagia dengan pernikahannya hingga saat ini.

Aditya berdiri di ruang makan, di depannya banyak makanan yang tersedia di atas meja panjang yang hanya di tempati oleh mereka berdua selama enam tahun ini.

Aditya menatap kursi yang biasa di tempati istrinya, Kursi itu kosong. Chelsea tidak turun makan malam lagi.

"Sarti, apa ibu tidak turun makan "? Tanya Aditya pada salah satu Art yang berdiri tidak jauh darinya.

"Ibu bilang dia tidak lapar pak. ibu sedang di ruangan itu sejak tadi " Jawab Art itu pelan.

Aditya menghela nafas kasar, ia tau ruang itu, itu adalah kamar calon bayi mereka. Kamar yang di dekor dengan sangat indah. Cat tembok warna pink adalah pilihan Chelsea. Mainan yang tampak lucu masih terbungkus dalam plastik. Tempat tidur bayi yang selalu kosong sejak enam tahun terakhir.

"Dia pasti seorang putri, sayang" Ribuan hayalan tentang bayi yang lucu, kini semua hanya tersisa kamar yang kosong, mainan yang belum tersentuh.

Aditya menghela nafas berat, ia melihat ke lantai atas. Ia berdiri menaiki tangga menuju ruangan yang selalu menjadi tempat favorit istrinya akhir akhir ini.

Cahaya lampu remang-remang menampakkan sosok Chelsea yang sedang duduk menghadap jendela, tatapannya kosong. Sebuah boneka dan selimut di peluk erat oleh istrinya.

"Sayang...."

"Seharusnya saat ini, dia sudah bisa berjalan, aku tau sayang, dia sudah bisa berjalan . Bahkan aku sudah membeli hiasan rambut yang banyak dan lucu lucu. Jika dia memakai hiasan rambut. Dia pasti sangat cantik"

Aditya mencoba bicara namun ia merasakan tenggorokannya tercekat.

"Sayang, dokter sudah katakan. Tubuhmu butuh istirahat. Kita sudah bicarakan ini. Masih ada kesempatan. Masih banyak waktu untuk kita merayu pada Tuhan agar di beri kesempatan. Kau harus beristirahat yang banyak, tubuhmu butuh nutrisi yang banyak. Kau selalu melewati waktu makan. sekarang ayo turun makan " Aditya mendekati chelsea. Namun chelsea menghindar.

"Kamu tau Dit, tubuhku baik baik, tubuhku tidak butuh tapi jiwaku yang butuh waktu " Chelsea menoleh, matanya memerah karena terlalu banyak menangis.

"Dokter Sofia bilang, kita baik baik saja tapi kenapa ini harus terjadi, bukan sekali Dit, kenapa... Kenapa ketika nyawa itu hampir jadi manusia, Tuhan mengambilnya. Apa yang baik baik saja ?" Chelsea menatap Aditya, seolah-olah dia minta jawaban pada suaminya

"Tuhan seakan-akan menutup pintu ketika aku mengetuknya. Dia tidak perduli aku merayu pada-Nya."

"Setelah kamu sembuh,kita keluar daerah. Aku akan Carikan dokter terbaik " Ucap Aditya.

"Dokter terbaik ?" Setiap kalimat yang di ucapkan Aditya terdengar seperti hanya bualan belaka, karena kenyataannya Aditya tidak bisa melakukan apapun untuk mempertahankan bayi mereka

" Rumah ini terlalu besar Adit, kita memiliki segalanya tapi kau tidak akan mampu untuk mempertahankan nyawa bayi kita atau kita mungkin memang tidak pantas?" Chelsea berjalan tanpa menatap Aditya.

Aditya sendirian, dalam kamar bayi. Aditya menatap sekeliling kamar bayi. Tatapannya berhenti pada selimut bayi yang di tinggalkan oleh Chelsea.

Sekelabat bayangan gadis remaja yang menatapnya dengan tatapan memohon terus muncul di kepalanya. Tiga belas tahun ia berpikir semua sudah selesai, ia berpikir sudah menang. Ia telah menyingkirkan beban masa mudanya. Setiap kali ia melihat istrinya kesakitan dengan rembesan darah di daster istrinya. Setiap kali ia melihat wajah pucat yang menahan sakit, setiap mereka kehilangan nyawa yang belum terbentuk, pikirannya kembali ke masa tiga belas tahun lalu, Aditya berusaha menepis semua prasangka itu. Dia tidak percaya.

"Kau boleh memiliki segalanya, Aditya ! Tapi setiap rasa sakit dan hinaan yang telah kau berikan, Tuhan akan membalasnya. Demi nyawa yang ingin kau buang ini, kau tak akan pernah mendengar suara tangisan bayi dalam hidupmu, Aku bersumpah...!"

"Kau akan menyesal..!!"

"Tidak, semua ini tidak ada hubungan dengannya.."

"Aku hanya belum beruntung, dia bukan siapa-siapa. Sumpahnya tidak berlaku.."

"Tidak ada hubungan apa sayang, sumpah apa ...?" Suara chelsea membuatnya terkejut. Aditya kehilangan kata. Dia tepat berdiri di belakang Aditya.

.

.

.

Next.....

1
Raine
hah thor gak mau bikin masalahnya cepat selesai kah,, kucing"an ga capek apa , mancing biar ketemu, giliran ketemu kabur lagi, bosan bacanya
Lee Mba Young
lanjut semoga hancur rumah tanggamu Aditya yg sombong.
anakmu tak kan mnerima mu.
apalagi km ingin dia mati dulu.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
cinta semu
kenapa g sekalian tu burung Pipit ny Aditya di kutuk biar g berfungsi ...g bakalan ada wanita yg mau ... biar jadi jomblo seumur hidup,..q yg baca cerita dah murka lantas gimana dgn Elfa ya🤔
cinta semu
sadis banget tu Aditya ...kasih karma penyesalan seumur hidup buat Aditya Thor ...
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
tia
lanjut thor
Susilowati Jais
ko otak sy mikir kemn" thor, mikir jangan" bpknya Chelsea ni bpk yg ninggalin Elfa😄😄😄tp balik lg nj terserh authornya🤭
Lee Mba Young
Yup selamanya rumah mu akn jd rumah kosong, hartamu tak Ada gunanya.

Chelsea kl km gk cerai dng Aditya mk km selamanya tak akn punya anak.
CPT cerai sebelum terlambat km tambh ngenes. hidup dng laki biadap, tega mmbunuh darah daging nya sendiri.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fuadi algifari
lanjut dong kak
tia
lanjut thor
Lee Mba Young
Lebih mentingin usaha Dan kekayaan. lihat saja nnti semua akn musnah. keluarga bejad semua.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Elpina: Makasih kak..
total 1 replies
Novansyah
bagus tapi update nya lama udah itu cuma 1 bab lagi coba sekali2 kalau lama update buat bab nya agak banyak jangan cuma 1 bab
Elpina: Siap kak 🙏
total 1 replies
tia
lama skli gk update
Elpina: Iya kak.. makasih ya 🙏
total 1 replies
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Susilowati Jais
thor kok blm up....
Elpina: Siap kak ☺️...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!