NovelToon NovelToon
JALAN PENDEKAR NAGA

JALAN PENDEKAR NAGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: Hamtaro Dasha

Seri Kedua dari Lahirnya Pendekar Naga!

___
Kemunculan Pendekar Naga telah mengguncang keseimbangan dunia—membangunkan makhluk kuno dan menarik perhatian kekuatan yang telah lama menunggu dalam bayang-bayang.

Dunia berubah.

Sekte-sekte hancur tanpa sisa. Jejak kehancuran menyebar tanpa arah… dan pelakunya adalah sosok yang tidak pernah dibayangkan oleh Wei Zhang Zihan.

Chu Kai.

Sebagai Pendekar Suci, Wei Zhang Zihan tidak punya pilihan selain menelusuri jejak itu—mengungkap kebenaran yang tersembunyi, dan menghadapi satu kenyataan yang tidak ingin ia percayai:

Mungkin, orang yang harus ia hentikan… adalah orang yang seharusnya menjadi pelindung dunia.

Pendekar Naga itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hamtaro Dasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27 - Tekad

Di dalam ruangan itu, Chu Kai menceritakan segalanya. Udara yang ada terasa berat, seakan setiap kata yang terucap meninggalkan jejak tidak terlihat.

Wei Zhang Zihan mendengarkan dan tidak menyela. Hanya saja, semakin lama Chu Kai berbicara—semakin jelas perubahan pada wajahnya.

Tatapan Wei Zhang Zihan yang semula tenang mulai mengeras. Alisnya sedikit berkerut—bukan karena kebingungan, tetapi karena ia mulai menyusun potongan demi potongan kebenaran yang selama ini tersembunyi.

Chu Kai tidak mengalihkan pandangan. "Apa yang dikatakan Long Yang Wang benar. Aku pun sudah menyelidikinya."

Suara Chu Kai pelan, namun tegas. "Tujuan Sekte Bulan Mati tidak sesederhana yang terlihat. Mereka tidak benar-benar ingin beraliansi... tetapi sedang memilih korban."

"Para kultivator Aliran Hitam yang menolak akan dijadikan persembahan dan semua itu untuk membangkitkan roh kuno." Chu Kai mengepalkan tangannya. Tatapannya berubah tajam saat mengingat beberapa hal.

Chu Kai melanjutkan. "Makhluk yang berusaha mereka bangkitkan bahkan tidak bisa dikendalikan sepenuhnya oleh Sekte Bulan Mati itu sendiri. Begitu makhluk tersebut bangkit, bukan hanya satu sekte yang akan hancur—tapi dunia ini juga akan ikut terseret."

!!

Suasana di dalam ruangan itu seketika berubah. Ancaman yang sebelumnya terasa jauh kini seolah berada tepat di ambang pintu.

Chu Kai menatap Wei Zhang Zihan sebelum tatapan matanya beralih sejenak pada sosok Xiao Shuxiang. Dia pun melanjutkan dengan nada yang lebih dingin.

"Itulah sebabnya aku memilih jalan ini. Kami bergerak lebih dulu," Chu Kai menarik napas pelan. "Sekte-sekte Aliran Hitam yang memiliki hubungan dengan Sekte Bulan Mati, termasuk sekte yang belum sempat menjadi bagian dari mereka... kami menghancurkannya lebih dahulu."

Wei Zhang Zihan menegang.

"Dan Shuxiang... menggunakan roh mereka untuk memulihkan kondisinya." sambung Chu Kai.

Tidak ada upaya untuk memperhalus setiap kalimatnya dan menyembunyikan kenyataan. Dia kembali melanjutkan, "Xiao Shuxiang membutuhkan roh makhluk hidup di dunia ini untuk memulihkan kondisinya. Setelah luka dalamnya pulih, dia akan kembali ke dunianya sendiri. Itulah sebabnya aku tidak keberatan bekerja sama dengannya."

Tatapan Chu Kai kembali pada Xiao Shuxiang. Dia terdiam sejenak sebelum kembali menatap Wei Zhang Zihan, "Setidaknya... dia lebih baik daripada orang-orang di Sekte Bulan Mati."

"Benar bahwa membunuh dan merenggut nyawa orang lain adalah tindakan yang salah." Chu Kai bicara, tidak mencoba membela diri atau mencari alasan.

Dia menarik napas, "Aku tidak akan menyangkal itu. Tapi ada satu hal yang bisa kupastikan. Xiao Shuxiang... hanya membunuh mereka yang benar-benar pantas dihabisi."

Wei Zhang Zihan tidak langsung bicara. Dia menatap Chu Kai dengan perasaan yang rumit.

Pikirannya saat ini bergejolak. Di satu sisi, apa yang dilakukan Chu Kai tidak bisa dibenarkan. Namun di sisi lain... jika semua yang dikatakan pemuda ini adalah kebenaran—maka dunia mungkin memang sudah berada di ambang sesuatu yang jauh lebih mengerikan daripada sekadar pembantaian.

Wei Shezi dan Long Yang Wang memikirkan apa yang baru saja mereka dengar. Keduanya juga tidak langsung bicara. Roh Kuno yang dibicarakan oleh Chu Kai—entah mengapa membuat mereka mengingat beberapa hal dalam hidup masing-masing.

Xiao Shuxiang sendiri tidak bergerak dari tempatnya berdiri. Sosok menawan itu tetap tenang, mendengarkan semuanya tanpa satu pun kalimat balasan. Sikapnya seakan-akan terasa bahwa pembicaraan tentang hidup dan mati tidak lebih dari percakapan biasa baginya.

Wei Zhang Zihan akhirnya buka suara. Tatapan matanya tertuju lurus pada Chu Kai—tajam, dalam, seolah berusaha menembus hingga ke inti niat pemuda bermata hijau alami itu.

"Kau menempatkan dirimu sendiri ke dalam bahaya." suara Wei Zhang Zihan tenang, tetapi ada tekanan yang jelas tersembunyi di baliknya.

Wei Zhang Zihan melanjutkan. Nada bicaranya mulai mengeras, "Orang-orang tidak akan peduli alasan di balik tindakanmu. Mereka hanya akan melihat satu hal—bahwa kau telah melanggar aturan dunia."

Ruangan itu kembali sunyi.

Kening Wei Zhang Zihan perlahan mengerut. Tangannya yang tergantung di samping tubuhnya mengepal tanpa sadar, urat-urat halus mulai tampak di permukaannya.

Suara Wei Zhang Zihan pelan, seolah setiap kata terasa berat untuk diucapkan. "Pendekar Naga yang seharusnya melindungi dunia... justru memilih menjadi pembawa kehancuran. Apa... kau benar-benar tidak memikirkan dampak dari tindakan yang kau lakukan ini?"

Ada tekanan tidak terlihat yang menyelimuti sekeliling Chu Kai setelah mendengar pertanyaan itu. Hanya saja, dia sama sekali tidak mundur.

Chu Kai menatap Wei Zhang Zihan. Suaranya terdengar tenang untuk situasi yang begitu sulit, seolah ia telah membuat keputusan.

"Karena itulah... aku membutuhkan bantuanmu, Pendekar Wei."

Wei Zhang Zihan tersentak dan untuk pertama kalinya, ketenangannya benar-benar retak.

"Apa maksudmu?"

"Aku memilih jalan yang berbeda agar Pendekar Wei tetap bisa berdiri di tempat yang seharusnya."

Tatapan Chu Kai tajam. Kata-kata itu menggantung, berat, dan tidak terelakkan.

"Dan saat waktunya tiba... aku ingin Pendekar Wei yang menghentikanku."

!!

"Kai—"

"Aku sudah mengetahui akhir dari pilihan ini," potong Chu Kai pelan. "Dan itu... adalah satu-satunya cara bagiku untuk bertanggung jawab."

"Aku akan menghancurkan Sekte Bulan Mati." tatapan Chu Kai menajam, mengunci Wei Zhang Zihan dalam satu garis takdir yang tidak bisa dihindari.

Tekadnya tidak tergoyahkan saat ia berkata, "Akan kubuat Sekte Bulan Mati tidak pernah ada di dunia ini. Dan sebagai balasannya... Pendekar Wei harus membunuhku."

!!!

******

1
Maria Sayem
Seperti tehnik pengendalian darah milik Shuxiang ya? Ah......jadi kangen yang mulia Shuxiang.
ind@h
hahhh..memang yang mulia yg paling luar biasa...
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehe...Xiao shuxiang memang yang Mulia😄
Hydro7
Kopi dan Vote sudah dikirim....🤭
Maria Sayem
Aq memang mampir akhirnya!!
y@y@
👍🏿💥⭐💥👍🏿
uh uh
kirain dah mati gak ad up taunya masih idup
Nanik S
Roh Pemuda Yang Tampan dan kuat hingga menghabisi semua pilar Bulan Mati
Nanik S
Kalau bukan karena Xiao Suxiang... Pendekar Wei sudah mati..
Alw
yang mulia selalu penuh gaya😄😄
Maria Sayem
Ia ..Jangan jangan ini reinkarnasi dari Lan Zhi.
Hydro7
Masih blm update lg? Kopi yg disiapkan udh dingin skrg, Kuminum dulu aja. Aku siapkan Kopi dan Vote skrg, Smga update hari ini....🤣
y@y@
👍🏻🌟👍🏼🌟👍🏻
uh uh
mati kah autornya
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
semangat Thor jangan hiatus🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
para pilar tewas🤣🤣tidak bisa menahan serangan Chu Kai dan Xiao shuxiang 🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha..gaya lama Xiao shuxiang meniup poni nya🤣🤣👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waduh musuh nya di jadikan perkedel daging🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Xiao shuxiang memang pintar memprovokasi lawan🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!