NovelToon NovelToon
BUNGKAM

BUNGKAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:371
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.

akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?

bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia

Di UKS terlihat lisa yg mengomel sambil mengobati kekasihnya.

“Sebenarnya ada masalah apa sampai kalian berdua berantem kayak tadi?" Omel lisa.

“Kamu mau tahu kenapa aku hajar taehyung tadi?" Tanya eunwoo dan diangguki oleh lisa.

Disaat eunwoo ingin membuka mulut tiba-tiba mingyu datang.

“Dimana kim brengsek itu?, katakan padaku nu” kata mingyu

"Kamu juga kenapa tiba-tiba marah ga jelas gini” omel jennie saat melihat kekasihnya mingyu yg datang tiba-tiba ke uks.

"Kalian belum lihat berita sekolah?” Tanya mingyu dan keempat gadis itupun hanya menggelengkan kepalanya.

Karena penasaran rose pun membuka ponselnya untuk membuka situs berita sekolah, hingga…

“Sialan" umpat rose.

“Apaan sih coba lihat" tanya jennie yg mendekat ke arah rose bersama jisoo dan lisa.

Seketika tubuh mereka membeku saat melihat video yg beredar itu.

Entah siapa yg merekamnya tapi video taehyung mencium paksa jungkook sudah beredar di situs berita sekolah dengan judul yg terlihat merendahkan jungkook.

"Apakah karena ini kamu marah nu?” Tanya lisa dan diangguki oleh eunwoo.

"Apa yang ada dipikiran taehyung sebenarnya? Lihatlah bahkan disini jungkook dihujat beberapa orang dan dituduh merebut taehyung dari irene” ucap jennie kesal.

Sementara itu di lain tempat tepatnya di taman belakang sekolah.

“Sudah lebih baik?" Tanya jaehyun yg diangguki oleh jungkook.

“Aku memang ga tahu permasalahannya tapi jika ingin menangis kamu bisa menangis jika itu membuatmu lebih baik" jelas jaehyun.

“Jae, kamu pernah ga jatuh cinta tapi ga berani ngungkapinnya?” Tanya jungkook tiba-tiba.

Entah kenapa dirinya bisa seterbuka ini dengan orang yang baru dirinya kenal, padahal dengan para sahabatnya jungkook lebih memilih bungkam hingga akhirnya mereka sendiri yang menyadarinya.

"Aku belum pernah ngalamin sih, jadi aku mungkin ga bisa ngasih saran apapun” kata jaehyun sambil tersenyum.

Tiba-tiba jungkook memandang tajam ke arah jaehyun.

"Tunggu kamu murid barukah? Aku baru melihatmu disini” kata jungkook.

"Ya, aku murid baru sebenarnya aku mulai sekolah besok tapi aku ingin melihat lingkungan sekolah baruku” kata jaehyun santai.

"Karena itukah kamu hari ini berkeliaran di kawasan sekolah?” Tanya jungkook dan diangguki oleh jaehyun.

"Ngomong-ngomong kamu kenapa ga masuk kelas?" Tanya jaehyun.

“Aku lagi males" kata jungkook singkat.

Tiba-tiba jaehyun mengulurkan tangannya.

“Apa?" Tanya jungkook.

“Mau bolos ga? Ayo aku ajak kamu ke suatu tempat" kata jaehyun.

Tanpa berpikir dua kali jungkook mengiyakan ajakan jaehyun.

Sementara itu di kelas jungkook semua sahabat jungkook menatap taehyung dengan tatapan benci setelah mereka tahu apa yg sudah taehyung perbuat terhadap jungkook.

Taehyung menatap bangku jungkook yang kosong, tadi jungkook sudah memberi pesan kepada sahabatnya untuk menyimpan terlebih dahulu tasnya.

"Kookie kamu dimana?” Monolog taehyung menatap sendu bangku sahabat kecilnya itu.

*****

Keesokan paginya kelas jungkook dihebohkan oleh berita jika akan ada murid baru yang akan masuk ke kelas mereka.

"Aku dengar murid barunya cowok”

"Kira-kira tampan ga ya?”

"Kita liat aja nanti”

Begitulah obrolan beberapa siswa yang saat itu sudah berada di dalam kelas.

Jungkook memasuki kelas dengan langkah gontai, sebenarnya hari ini dirinya malas untuk ke sekolah tapi nyonya jeon terus mengomel yang membuat jungkook terpaksa pergi ke sekolah.

Jungkook bukanlah gadis yang bodoh, dia selalu memasuki peringkat 3 besar satu wilayah di daerahnya tapi sifat pemalas dan hobi tidurnya mendominasi dirinya.

Jungkook tiba dibangkunya dan tiba-tiba dirinya memanggil seorang murid yg kebetulan hanya duduk sendiri di bangku pojok belakang.

"Hei alex, tukar tempat duduk ya”, pinta jungkook.

"Hah apa, tukar tempat? Ga ah aku takut sama taehyung” kata alex.

"Tenang saja, aku jamin dia ga ngapa-ngapain kamu deh”, kata jungkool meyakinkan.

Setelah berpikir sejenak akhirnya alex pun setuju.

Setelahnya terlihat taehyung yang memasuki kelas, wajahnya langsung berubah dingin saat melihat bangku sebelahnya yg biasa tempat jungkook dipakai oleh siswa lain.

"Kenapa kamu duduk di sini?” Tanya taehyung dingin.

“Jungkook yang minta tukar tempat” ,kata alex sambil menunjuk jungkook yang sedang asyik membaca dengna headphone di telinganya.

Dengan langkah cepat taehyung berjalan ke meja jungkook dan menarik tangan gadis itu kuat.

"Taehyung sakit” kata jungkook terkejut saat tiba-tiba tangannya ditarik paksa.

Taehyung melepaskan genggaman tangannya dan menatap jungkook.

"Kenapa kamu pindah tempat? Aku ga suka ya kamu pindah tempat, duduk kamu itu sama aku kookie" kata taehyung.

“Memang kamu siapa aku?" Tanya jungkook 

“Aku sahabat kamu, yang akan selalu jagain kamu* kata taehyung.

"Sahabat ya? Apakah seorang sahabat tega mempermalukan sahabatnya sendiri? Bukankah sekarang kamu sedang fokus dengan kekasih kesayanganmu? Jadi mulai sekarang tidak perlu mencampuri apapun urusanku kim taehyung” kata jungkook dingin dan kembali ke bangkunya.

Tak beberapa lama lisa, jennie, rose dan jisoo memasuki kelas.

"Kookie, kenapa kamu duduk disini?” Tanya jennie

"Aku ingin duduk sendiri” kata jungkook singkat dan diangguki oleh para sahabatnya.

Tak beberapa lama bel masuk pun berbunyi dan wali kelas mereka masuk dengan seorang siswa laki-laki.

"Selamat pagi semuanya, pagi ini bapak ingin memperkenalkan teman baru untuk kalian”

"Nah,silahkan perkenalkan nama kamu” perintah wali kelas kepada anak baru itu

“Selamat pagi semua, perkenalkan saya kim jaehyun" kata jaehyun sambil membungkukkan badan.

Jungkook yang awalnya meletakkan kepalanya diatas meja segera mengangkat kepalanya saat mendengar suara yang familiar.

“Hah dia, di kelas ini" batin jungkook dengan pandangan yang fokus kepada murid baru itu.

“Nah jaehyun kamu boleh memilih dari beberapa bangku yang kosong" kata wali kelas.

Jaehyun mengangguk dan berjalan mantap dengan sorot mata yang tidak lepas dari seseorang dan jangan lupakan dengan senyuman yang menghiasi wajah tampannya.

"Hi, ketemu lagi, bukankah kita jodoh” kata jaehyun saat duduk di sebelah jungkook.

"Kamu ngikutin aku ya jae?” Bisik jungkook.

"Mungkin ya mungkin tidak” kata jaehyun.

"Dasar” kata jungkook.

Tanpa mereka sadari ada satu sosok yang terlihat tidak suka dengan interaksi yang dilakukan oleh jungkook dan jaehyun selama jam pelajaran berlangsung.

Jam istirahat.

“Kookie ayo ke kantin bareng" ajak taehyung yg datang ke meja jungkook.

“Sayang, ayo ke kantin" kata irene yang tiba-tiba masuk ke kelas dan merangkul lengan taehyung.

Jungkook tanpa berkata apapun meninggalkan taehyung sambil menggandeng tangan jaehyun.

“Ayo jae ke kantin, kookie lapar" kata jungkook.

“Oke my queen" kata jaehyun sambil mengusak rambut jungkook gemas.

Semua interaksi itu terlihat jelas di mata taehyung yang masih diam di tempatnya.

“Tae, ayo ke kantin" ajak irene yang membuyarkan lamunan taehyung, sedangkan taehyung hanya mengangguk.

Sementara itu di taman belakang sekolah.

“kenapa ngajak aku ke sini sih jae?" Tanya jungkook.

“Ntar kalau di kantin ada pemandangan yang bikin mata kamu sakit" kata jaehyun sambil merebahkan dirinya di rumput.

“Hah maksudnya?" Tanya jungkook bingung.

“Taehyung dan irene" kata jaehyun sambil memejamkan matanya.

“Aku ga tau ada masa lalu apa kalian bertiga tapi aku tahu kamu mencintai taehyung kan?" Kata jaehyun.

“E…engga, taehyung itu sahabat kecil aku” kata jungkook gugup.

Jaehyun bangun dari duduknya dan menatap tepat di kedua mata jungkook.

"Jangan bohong kamu lupa aku cowok dan aku tau gimana cewek natap seorang cowok penuh cinta, kayak kamu natap ke taehyung” kata jaehyun.

Jarak mereka bicara sangat dekat dan jika terlihat dari jauh seolah mereka sedang berciuman.

"Sialan” umpat orang itu lalu bergegas pergi dari sana.

Jaehyun yang tahu hanya tersenyum miring saat mengetahui orang itu pergi dengan emosi.

Jungkook hanya menunduk tidak berani menatap jaehyun, karena memang benar dirinya sangat mecintai taehyung.

Jungkook sendiri tidak sadar kapan perasaan itu ada yang pasti saat dirinya sudah menyadari ternyata taehyung sudah mempunyai orang lain.

Jaehyun mengangkat wajah jungkook yang menunduk lalu tersenyum.

"Percayalah cinta akan menemukan rumahnya untuk pulang”, kata jaehyun dan jungkook pun mengangguk.

*****

Sore itu jungkook tengah asik bersantai di balkon kamarnya hingga suara ketukan pintu mengalihkan atensinya.

“Kamu" kata jungkook terkejut saat meilhat taehyung berdiri di depan kamar.

“Hai" sapa taehyung lalu masuk ke kamar jungkook.

“Ngapain kamu ke sini?" Tanya jungkook setelah menutup pintu kamar.

Sudah hal biasa bagi mereka berdua masuk ke kamar pribadi masing-masing karena kebiasaan dari kecil.

“Aku pengen maen aja" kata taehyung santai sambil merebahkan dirinya diatas tempat tidur dan memeluk boneka kelinci raksasa kado dia untuk jungkook waktu ulang tahun kemarin.

“Lebih baik kamu pulang tae" kata jungkook sambil duduk di kursi depan meja belajarnya.

“Kamu ngusir aku?" Kata taehyung sambil menatap sahabat kecilnya itu.

“Aku ga ngusir kamu tapi aku ga mau irene salah paham, lagian kamu sekarang ada dia yang bisa kamu ajak pergi atau ngobrol kan" jelas jungkook sambil menatap sahabat kecilnya itu.

“Kamu marah karena insiden kemarin? Aku minta maaf, aku ga tau kenapa aku ngelakuin hal itu" kata taehyung lirih.

“Soal insiden kemarin aku ga mau bahas dan aku mencoba ngelupainnya, dan mulai sekarang lebih baik kita jaga jarak karena bagaimana pun ga semua orang bisa menerima kedekatan pertemanan kita begitu juga irene” jelas jungkook.

"Apa karena dia?” Tanya taehyung.

"Hah dia siapa?” Tanya jungkook.

"Siswa baru yang dekat dengan kamu, kamu nyuruh aku jauhin kamu karena dia kan” kata taehyung.

"Ga usah bawa orang lain dalam pembicaraan kita, dia ga tau apa-apa” kata jungkook.

"Ada hubungan apa kamu sama dia?” Tanya taehyung.

“Dia teman aku, ga lebih" jawab jungkook.

“Aku kenal kamu kookie, kamu itu ga bisa langsung akrab dengan orang lain" kata taehyung.

“Kamu belum mengenal aku sepenuhnya tae" kata jungkook lirih.

Di saat taehyung ingn berkata tiba-tiba ponselnya berdering dan taehyung mengangkat panggilan itu sedikit menjauh, jungkook tidak bodoh untuk tidak tahu jika yg menelepon irene.

Setelah beberapa saat.

“Maaf ya amu harus pergi" kata taehyung singkat dan jungkook pun mengangguk.

“Sedekat apapun kita tapi posisiku tetap kalah dalam hidupmu tae” monolog jungkook lirih sambil menatap pintu kamrnya.

1
Nadia Apriyanti
semoga tae nyesel se nyesel nyesel nya
Aisyah Nabila
keren
Nadia Apriyanti
semoga tidak ada badaiiiiiiii
Nadia Apriyanti
sakitin trus biar jk pergiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!