NovelToon NovelToon
JALAN PENDEKAR NAGA

JALAN PENDEKAR NAGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Hamtaro Dasha

Seri Kedua dari Lahirnya Pendekar Naga!

___
Kemunculan Pendekar Naga telah mengguncang keseimbangan dunia—membangunkan makhluk kuno dan menarik perhatian kekuatan yang telah lama menunggu dalam bayang-bayang.

Dunia berubah.

Sekte-sekte hancur tanpa sisa. Jejak kehancuran menyebar tanpa arah… dan pelakunya adalah sosok yang tidak pernah dibayangkan oleh Wei Zhang Zihan.

Chu Kai.

Sebagai Pendekar Suci, Wei Zhang Zihan tidak punya pilihan selain menelusuri jejak itu—mengungkap kebenaran yang tersembunyi, dan menghadapi satu kenyataan yang tidak ingin ia percayai:

Mungkin, orang yang harus ia hentikan… adalah orang yang seharusnya menjadi pelindung dunia.

Pendekar Naga itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hamtaro Dasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23 - Chu Kai [2]

Wei Zhang Zihan melakukan tindakan nekat dengan melesat masuk ke dalam pertarungan yang justru berubah dalam sekejap.

BLAAAR..!!

Sebuah benturan dahsyat terjadi. Tubuh Long Yang Wang terpental jauh, menghantam tanah dengan keras hingga debu dan pecahan batu beterbangan ke udara.

"Long Yang Wang—!" Wei Zhang Zihan tidak sempat memeriksa ketika Chu Kai sudah berada di hadapannya dengan pedang yang diayunkan.

!!

Wei Zhang Zihan refleks mengangkat pedangnya untuk menahan serangan itu. Dia menatap Chu Kai, berusaha memanggilnya.

"Kai..! Ini aku, Wei Zhang Zihan! Sadarlah..!"

Benturan keras antara dua senjata itu mengguncang lengan Wei Zhang Zihan dan tekanan yang ia rasakan kali ini jauh lebih berat dari sebelumnya—liar dan menghancurkan.

"Kai..! Kendalikan dirimu!" Wei Zhang Zihan mencoba menyadarkan Chu Kai kembali. Hanya saja serangan berikutnya datang tanpa jeda.

BAAAM...!

Dengan satu tebasan dan dorongan yang keras, tubuh Wei Zhang Zihan terdorong mundur—hampir terhempas ke tanah jika bukan karena sebuah selendang melilit pinggangnya dan menariknya kembali.

Hanya saja—pertolongan itu sedikit terlambat.

Sebuah luka sayatan terbuka di perut Wei Zhang Zihan dan darah mengalir deras. Napasnya terpotong, bahkan darah menyembur dari mulutnya saat tubuhnya melemah.

!!

Wei Shezi terkejut. Dia segera menahan tubuh Wei Zhang Zihan dan tangannya menekan luka itu—berusaha menghentikan aliran darah yang mengalir. Namun luka pemuda ini terlalu besar hingga darah tetap merembes keluar di sela-sela jarinya.

"Tampan!" Wei Shezi panik. Dia bahkan tidak bisa menahan tubuh Wei Zhang Zihan terlalu lama dan terpaksa mendudukkan pemuda itu. Ekspresi wajahnya pucat saat melihat Wei Zhang Zihan memuntahkan darah.

"Aku sudah bilang, jangan bertindak nekat! Tapi kau tetap saja—" Wei Shezi gelisah. Dia bahkan semakin panik saat berusaha menutup luka Wei Zhang Zihan dengan energi spiritualnya, namun luka tersebut justru semakin lebar.

"AAH! Ba-bagaimana ini?!" Wei Shezi ketakutan.

"Aku... tidak apa-apa." suara Wei Zhang Zihan bergetar.

"Tidak apa-apa bagaimana?!" Wei Shezi berseru. Dia semakin kelimpungan saat melihat wajah Wei Zhang Zihan yang mulai pucat.

"Ya ampun, luka macam apa yang tidak bisa dipulihkan dengan energi spiritual? Bahkan energi jiwaku juga tidak berpengaruh! I-ini... A-apa yang harus kulakukan?!"

Di depan mereka, Chu Kai terlihat berdiri diam. Tatapannya dingin, namun... ada sesuatu yang berbeda.

Alis pemuda itu sedikit berkerut dan ekspresinya seakan sangat terganggu. Dia menatap lurus ke arah Wei Zhang Zihan sebelum tatapannya semakin menggelap.

Aura hitam di tubuh Chu Kai berdenyut, lalu menyeruak keluar. Kabut gelap itu perlahan terlepas dari tubuh Chu Kai dan berputar di udara seperti sesuatu yang hidup.

Wei Zhang Zihan—dengan napas yang berat dan terputus-putus, mengangkat pandangannya. Matanya menangkap perubahan itu.

"... Kai..."

Tubuh Chu Kai sedikit gemetar. Tatapannya bergetar dan untuk pertama kalinya—kesadaran kembali muncul di matanya.

"Pendekar... Wei?"

Suara itu berbeda. Kali ini bukanlah suara yang dingin dan asing.

Itu jelas adalah suara yang sangat Wei Zhang Zihan kenali, bahkan Wei Shezi pun menyadarinya.

Mata Chu Kai membulat saat melihat darah pada luka di tubuh Wei Zhang Zihan. Ekspresi wajahnya langsung berubah.

"Pendekar Wei..!"

Tanpa ragu, Chu Kai berlari menghampiri Wei Zhang Zihan. Nada suaranya panik dan tangan kanannya gemetar saat melihat luka di perut pemuda itu yang begitu dalam.

"Bertahanlah—jangan tutup matamu!"

Wei Shezi menatap Chu Kai, jelas terkejut—namun tidak menghentikannya.

Chu Kai menggertakkan giginya. Tanpa ragu, dia menggigit telapak tangannya sendiri hingga darah mengalir.

Dia meremas tangannya hingga darah itu menetes, jatuh tepat ke luka sayatan di perut Wei Zhang Zihan. Perlahan—reaksi mulai terjadi dan luka itu pun akhirnya menutup sedikit demi sedikit.

Wei Shezi membelalakkan mata.

Sementara itu, Wei Zhang Zihan hanya menatap ke depan—bukan ke arah Chu Kai. Tetapi ke arah kepulan asap hitam yang masih menggantung di udara.

Di kejauhan, Long Yang Wang perlahan bangkit dari tanah. Dia terbatuk beberapa kali dan satu tangannya menekan dadanya, namun pandangan matanya langsung tertuju ke arah yang sama.

Kabut hitam itu mulai berubah, memadat, hingga membentuk sebuah siluet.

"Pendekar Wei, bagaimana keadaanmu sekarang? Apa kau baik-baik saja?" Chu Kai terlihat cemas—sama sekali tidak peduli dengan sekitarnya dan hanya khawatir pada keselamatan Wei Zhang Zihan

Luka di telapak tangan Chu Kai telah menutup. Begitu juga dengan luka sayatan di tubuh Wei Zhang Zihan yang kini mulai pulih. Wajah Pendekar Suci itu tidak lagi sepucat sebelumnya.

Wei Zhang Zihan akhirnya mengalihkan pandangannya dan menatap Chu Kai.

"Kau... tidak apa-apa?"

Chu Kai menggenggam tangannya sendiri. "Kenapa kau mengkhawatirkanku? Kau yang terluka. Kenapa begitu nekat? Ka-kau seharusnya tidak perlu—aku..."

"Tsk."

Suara decakan itu memotong ucapan Chu Kai dan semua orang menoleh.

!

Kabut hitam itu telah sepenuhnya mengambil bentuk dan seorang pemuda berdiri di sana.

Perlahan, sosoknya semakin jelas.

Jubah hitamnya menjuntai, bergerak pelan seolah tertiup angin yang tidak terlihat. Kulit subjek itu pucat, hampir tanpa warna—dengan urat-urat tipis berwarna kehitaman menjalar di leher dan lengannya.

Ada retakan halus di pipi pemuda itu—namun anehnya, wajah tersebut tetap... menawan.

Bahkan terlalu menawan untuk seseorang yang selama ini menjadi dalang dari berbagai tindakan pembantaian yang terjadi.

Wei Shezi berkedip beberapa kali. Sejenak, dia terpaku. Seolah-olah keberadaan sosok itu sendiri memiliki daya tarik yang tidak wajar.

"... Ini..."

Wei Shezi memiringkan sedikit kepalanya. Dia memandang Chu Kai sejenak sebelum kembali mengarahkan pandangan pada wujud roh asing di hadapannya. Keningnya sedikit berkerut, dan ada sesuatu dalam benaknya—sebuah rasa familiar yang seharusnya tidak ia miliki.

"Aku... pernah bertemu dengannya di mana..?" Wei Shezi bergumam pelan.

Chu Kai mendengarnya, namun ia tidak langsung menjawab. Tatapannya justru jatuh pada darah di pakaian putih Wei Zhang Zihan.

"Di alam ilusi..." suara Chu Kai akhirnya terdengar pelan. "Dia... Xiao Shuxiang."

!!!

******

1
enda harahap
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Indah Hidayat
roh pedangnya cantik
Alw
orang tidak waras itu kembali
Nanik S
Kong Yang akhirnya bisa melihat ibunya
Nanik S
Ibunya mengenali Aura dari Anaknya
Nanik S
Keren dan keren
Nanik S
Ling Yang
Nanik S
Shen Quyang apakah juga akan mati ditangan Kai
Nanik S
Musuh baru Kai
Nanik S
NEXT
Hydro7
Shuxiang! Kau pikir Chu Kai adalah leluhur Bocah pengemis gila....?
Nanik S
Untung Wei Zhang Zihan dibawa melesat oleh sicantuk agar kepalanya tidak meledak
Nanik S
Cuuuuuust
Nanik S
Roh Pedang Cantik dan genit tapi bisa bermain usil juga
Nanik S
Long Wang Yang dikurung Ayahnya sendiri
Nanik S
apakah Wei Zhesi masih mengikuti Wei Zhang Zihan
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Wei Zhise... roh pedang bisa suka dengan ketampanan Roh Pedang milik Kai🤣🤣🤣
Nanik S
Ternyata benar pembantaian dilakukan oleh Chu Kai
Nanik S
Dimana Kau berada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!