NovelToon NovelToon
IMMORTAL TRANSMIGRATION

IMMORTAL TRANSMIGRATION

Status: tamat
Genre:Fantasi Wanita / TimeTravel / Fanfic / Tamat
Popularitas:16.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Wanita modern yang bertransmigrasi ke dalam sebuah novel kuno. Berjuang dari nol sampai akhirnya menjadi immortal, bagaimana kisahnya? Ikuti terus perjalanannya!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masalah?

Ziang bersiap kembali ke rumah setelah memastikan Zhao berada di tempat aman. Masalah penglihatan Zhao tadi akan dirinya pikirkan lagi nanti, dia harus segera pergi untuk mengurus banyak hal.

Ziang naik kereta kuda mewah, dia di kawal oleh pasukan guild yang sedang menyamar menjadi pengawal dan kusir. Sebenarnya Ziang sedang mencaritahu tentang wilayah Mo, balas dendamnya harus segera di mulai.

Ziang sudah menyebarkan banyak mata-mata di banyak titik wilayah Mo. Tujuan utama nya untuk mencari informasi, memprediksi pergerakan musuh dan mencaritahu celah musuh sebagai senjata serangan mereka.

Para mata-mata itu menyamar sebagai gelandangan, orang gila, penjual mainan, tukang cukur atau bahkan pengamen yang bisa berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa mengundang kecurigaan.

“Tuan, ada surat yang datang.” Kereta kuda berhenti, pengawal Ziang membuka jendela dan menunjuk ke arah langit.

Di langit ada burung elang yang sangat gagah meluncur ke arah mereka dengan cepat. Pengawal dengan sigap mengulurkan tangan sebagai pendaratan elang, itu pasti pesan dari mata-mata milik Ziang.

Pengawal menarik surat yang di pasang pada kaki elang, setelah itu menyerahkannya pada Ziang. Ziang membaca isi pesan dengan yang di tulis menggunakan kode buatan mereka sendiri, setelah memahami isinya Ziang langsung berdecih sinis.

“Menjijikan, siapkan kertas dan pena.” Ucap Ziang dengan dingin.

Pengawal dengan sigap menyiapkan apa yang Ziang butuhkan. Dengan cepat Ziang menuliskan perintah lanjutan pada mata-mata miliknya dan menerbangkan kembali elang untuk mengantar pesan.

Kereta kuda kembali berjalan tapi mood Ziang memburuk, sebenarnya apa yang di tulis dalam surat sampai membuat Ziang merasa jijik dan kesal? apakah mereka ketahuan atau ada informasi tidak terduga.

Isi surat :

Tuanku, saya G yang akan merangkap semua laporan dari mata-mata. Sebagian besar laporan mereka sama yaitu Kaisar Mo saat ini tidak melakukan apa-apa, beliau hanya sibuk melakukan pemilihan selir dan kenaikan pajak. Rumor yang mengatakan jika anda telah tewas sudah di umumkan secara resmi oleh pihak istana jika itu benar, sepupu nyonya dari keluarga Shen telah datang ke istana sebagai Selir kehormatan Kaisar Mo. Lalu ada seorang relawan yang datang dari jauh, dia berhasil menarik perhatian Kaisar Mo dan rumor tentang anda yang masih hidup tiba-tiba tersebar luas. Relawan itu seorang wanita yang di panggil Tabib Ming.

Mungkin alasan Ziang marah karena membiarkan Tabib Ming hidup. Padahal Ziang ingin bersembunyi dan mengamati lebih lama, tapi karena tabib mesum itu lokasinya jadi terendus. Ziang menebak jika tidak lama lagi Kaisar Mo pasti akan datang ke wilayah Ruan untuk bertanya tentangnya.

“Datang saja, akan ku permalukan kau wahai keponakanku yang bodoh.” Guman Ziang tersenyum smirk.

Seperti dugaan Ziang, saat dirinya sampai di rumah rumor mengenai dirinya yang di cari oleh Kaisar seberang sudah menyebar luas. Bahkan selebaran tentang narapidana kabur, pembunuh dan kejahatan lain sudah tersebar.

Para warga mulai resah dan mendesak Kaisar Ruan untuk segera mendepak Ziang pergi. Kaisar Ruan mulai terhimpit, dia harus mendengarkan suara rakyat tapi Ziang juga bukan orang yang bisa dijadikan musuh.

Kaisar Ruan merasa marah setelah tahu jika Tabib Ming adalah kekasih hati Kaisar Mo. Sudah pasti tabib itu lah yang membawa informasi rahasia ini sampai ke sana.

“Semua ini salahku karena membiarkannya hidup, aku harus bertanggung jawab. Ruan Ze, sebagai murid kau harus melindungi guru mu.” Kaisar Ruan bicara dengan pewaris nya.

“Tentu Ayah, saya yang akan melakukan yang terbaik.” Ucap Ruan Ze tegas, ini saatnya dia menebus kesalahannya.

Ruan Ze mulai menyangkal rumor mengenai Wu Ziang yang ternayata Mo Ziang. Dia menyebar selebaran berisi lukisan Mo Ziang saat masih menjadi Jendral Mo dan Wu Ziang yang saat ini menjadi suami Jessy.

Memang terlihat sangat berbeda, hanya warna matanya saja yang sama. Saat menjadi Jendral Mo penampilan Ziang sangat acak-acakan, memiliki kumis dan jambang, rambut gondrong tidak di ikat (terlihat jauh lebih tua dari usianya) sedangkan Ziang saat ini sangat tampan, rapih, wangi dan muda.

Ruan Ze juga memberikan kesaksian sebagai murid, jika guru nya ini pria yang hangat dan sangat berbeda dengan Jendral Mo. Berkat selebaran yang di buat Ruan Ze, para rakyat mulai percaya dan mengecam Kaisar Mo yang seenaknya menuduh orang tanpa bukti.

Mendengar pernyataan itu Kaisar Mo akhirnya memilih datang ke wilayah Ruan untuk membuktikan jika Wu Ziang adalah Mo Ziang yang merupakan Pamannya. Kaisar Ruan tidak memiliki pilihan selain mengirimkan surat panggilan resmi pada Ziang.

Di ruang kerja Ziang, saat ini sedang ada rapat tertutup yang di bahas oleh Ziang, Jessy dan Ocong. Mereka sedang memikirkan cara untuk keluar dari masalah yang datang.

“Sudah di mulai ya? ternyata tabib mesum itu melakukan hal seperti cerita aslinya.” Ucap Jessy saat membaca surat panggilan.

“Jika aku ketahuan, kau pergi lah sejauh mungkin dan bawa anak-anak ke tempat yang aman. Bawa semua uang tabungan dan bertahanlah___

“Bicara apa? aku tidak akan kemana-mana, aku akan terus berada di sisimu.” Potong Jessy.

“Jessy! bukan saatnya bagimu untuk keras kepala, kalian semua bisa mati jika tertangkap bersamaku.” Ucap Ziang.

“Kenapa kau sangat yakin akan kalah?.” Tanya Jessy dengan tegas.

“Karena aku memang orang yang mereka cari.” Lirih Ziang.

“Aku akan membantumu, aku akan menunjukan pada mereka siapa kita saat ini. Kaisar sekalipun tidak bisa memandang remeh, aku yakin Kaisar Ruan pasti diam-diam mendukungmu. Jangan takut kalah, kita akan baik-baik saja.” Ucap Jessy optimis.

“Aku hanya memikirkan kemungkinan buruk yang bisa terjadi.” Ucap Ziang.

“Aku paham, ingat ada Ocong yang bisa membantu kita.” Ucap Jessy.

“Apa yang ingin kau lakukan?.” Ziang curiga.

“Ocong akan menjadi Kakakmu, kita buat silsilah keluarga yang bisa digunakan untuk membantah tuduhan mereka mengenai dirimu.” Ucap Jessy.

“Aku? dengannya?.” Ziang tidak mau.

“Hanya formalitas saja, lagi pula Ocong sudah banyak membantu kita kenapa kau masih saja tidak suka padanya.” Ujar Jessy.

“Karena dia selalu dekat-dekat denganmu.” Jujur Ziang, cemburu buta.

“Hhahahahaha aku jadi senang, intinya Ocong akan membuat silsilah keluarga yang dibuat puluhan tahun yang lalu. Kemudian nama ku kan Jie Xie bukan Shen Yue, jangan lupakan Zhao yang menjadi anak pertamamu. Intinya kita pasti bisa membantah semua tuduhan mereka.” Ucap Jessy memikirkan rencana.

“Lalu bagaimana jika mereka meminta tes darah? aku memiliki darah keturunan Mo.” Ucap Ziang.

“Ocong, kau punya jalan keluar?.” Tanya Jessy.

“Jika darahnya di penuhi racun maka identitas aslinya tidak akan terlihat.” Jawab Ocong.

“Hmmm, apa maksudmu racun?.” Jessy berpikir.

“Dia akan jadi kebal racun sapa seperti anda nona, darahnya akan bercampur dengan racun paling mematikan yang bisa membunuh dalam beberapa detik saja. Bukankah itu bagus? selain bisa membantah darah keturunan, darah beracun juga bisa menjadi senjata.” Jelas Ocong.

“Itu benar, bagaimana menurutmu?.” Jessy menatap Ziang.

“Ayo lakukan.” Ziang setuju.

Ocong berubah menjadi ular putih kecil, lalu menggigit punggung tangan Ziang menyalurkan bisa miliknya. Namun berbeda dengan Jessy yang dulu tidak merasakan apa-apa, Ziang kini berteriak kesakitan dengan semua urat tubuhnya yang membiru.

Aaaaaaarrrrgggghhhhhhhhh

“Hei apa yang terjadi pada suamiku?!.” Pekik Jessy panik.

“Tenanglah nona, karena kami tidak terikat maka dari itu racun bergerak lebih menyakitkan. Ini juga salah satu cara agar stamina tubuh meningkat, mohon bersabar.” Ucap Ocong, sudah kembali dalam wujud manusia.

“Tapi dia akan baik-baik saja kan?.” Jessy ketakutan.

“Ya, saya bersumpah.” Ocong takut di tuduh yang tidak-tidak.

1
ClarissWu
semangat A'thor💪💪
Season 2 aku tunggu❤
Dewiendahsetiowati
ditunggu season ke 2 nya
Chauli Maulidiah
mosok ziang mati Thor..?

mosok ceritane Podo Karo Yuwen biyen? reinkarnasi maneh .
Wiecipa Wicipha
suka ...../Rose//Heart//Good/
aria
lanjut
ClarissWu
suka Zhao😭❤
Dewiendahsetiowati
cerita menikahi sistem sesi 2 kok dihapus ya thor
Dewiendahsetiowati
terima kasih untuk ceritanya dan ditunggu sesi ke 2
Astrid Fera
kak ini SMA kyg sebelah ya
Astrid Fera: dif''zo
total 2 replies
Eka Haslinda
wo ow.. kamu ketahuaannn 🤣🤣
Wiwin Ma Vinha
hemmm🤭
Mellisa Gottardo: hehehe
total 1 replies
Wahyuningsih
💪💪💪💪 thor dlm upnya
Mellisa Gottardo: iyaaa hiks
total 1 replies
Eka Haslinda
jadi itu dia tabib betina yg diceritakan jessy d awal kisah novel ini.. apa namanya thor.. tabib sasimo kah 🤣🤣
Mellisa Gottardo: Wakakakakak iyaaa😭
total 1 replies
Eka Haslinda
ocong terfitnah 🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: hahahaha iya lagi
total 1 replies
Marsya
wah tuch tabib mw digeprek sama jessy kyaknya🤔🤔🤔🤔
Mellisa Gottardo: Jessy : tunggu tanggal mainnya🤟🏻
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hadehh zhao dari ocong jadi cacing 🤣🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: Wkwkwkwk
total 1 replies
Eka Haslinda
ponakan ku panggilannya ocong thor 🤣🤣🤣
Eka Haslinda: cuman fana thor 🤣🤣🤣
total 2 replies
ClarissWu
semangatttt thor💪💪
Mellisa Gottardo: hehehehe
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
nama yg unik ocong
Mellisa Gottardo: #izinnnn😭
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
titisan anak monyet mulai beraksi 🤣
Mellisa Gottardo: HAHAHAHAHAHA
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!