NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Sang Pengawal

Terjerat Cinta Sang Pengawal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mafia / CEO
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Buna_Ama

Siena Hartmann, gadis keras kepala dan sedikit bar-bar, selalu bisa membuat ayahnya pusing tujuh keliling. Tapi siapa sangka, di balik tingkahnya yang bebas, ada pria yang diam-diam selalu ada saat dia butuh.

Bastian Asher Grayson, muncul di hidupnya sebagai bodyguard baru dikeluarga Hartmann. Dia profesional, dingin, tapi entah kenapa selalu berhasil membuat hati Siena berdebar meski dia menolak mengakuinya.

Hingga skandal di malam wisuda membuat mereka terpaksa berada dalam satu atap, dan keputusan mengejutkan pun diambil. Namun, sesuatu tentang pria itu masih disembunyikan. sesuatu yang bila terungkap, bisa mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna_Ama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE EMPAT

Bastian segera menyusul masuk kedalam mobil dan duduk dibalik kursi kemudi. Sedangkan, Siena duduk disampingnya.

"Nona anda belum memasang sabuk pengamannya". Kata Bastian datar

Tapi, Siena tak menggubrisnya. Ia hanya melirik malas kearah Bastian lalu merogoh tas nya untuk mengambil ponsel.

"Nona?" panggil Bastian sekali lagi, tapi tetap saja tak indahkan oleh perempuan itu. Siena justru malah asyik memainkan ponsel nya, menggulir layar benda pipih itu seolah tengah membalas pesan dari seseorang. Terlihat dari raut wajah Siena yang sedikit memerah dan tersenyum tak jelas.

Melihat itu, Bastian menarik nafas dalam-dalam mencoba meredam rasa kesalnya.

"Baiklah, ini hanya masalah gadis kecil. Aku pernah menangani masalah yang lebih besar dari ini". Ucap Bastian dalam hatinya

Siena yang merasa mobilnya tak kunjung bergerak pun seketika langsung menoleh menatap kearah Bastian.

"Kenapa masih masih diam tidak nyalakan mesin mobilnya ?" ujar Siena keheranan sebab Bastian hanya diam membisu dan kedua tangannya mencengkeram pelan stir kemudi.

Bastian menoleh membalas tatapan Siena dengan tatapan tajamnya.

"Anda belum mengenakan sabuk pengaman anda, nona". Kata Bastian, raut wajah nya tetap datar tanpa ekspresi

"Astaga, cuma sabuk pengaman? Aku biasa tid-"

Tanpa aba-aba, dengan gerakan cepat Bastian langsung mencondongkan tubuhnya kearah Siena lalu menarik seatbelt yang ada dibelakang perempuan itu. Sontak saja tubuh Siena menegang dengan mata yang terbelalak sempurna, ia sampai menahan nafas saat wajah Bastian hanya berjarak beberapa centi dari wajahnya. Hidung mancung mereka hampir bersentuhan, dan aroma parfum maskulin samar tercium dari tubuh Bastian.

Pandangannya terarah lurus ke depan, namun pikirannya kosong. Napasnya tertahan, sementara detak jantungnya berdegup sangat cepat tak beraturan, seolah deguban itu bisa didengar oleh pria di hadapannya ini.

Sedangkan, Bastian tetap menampilkan ekspresi datarnya. Hingga bunyi suara klik terdengar ketika sabuk pengaman itu terpasang sempurna di dada Siena. Tanpa menunjukkan perubahan raut wajah sedikit pun, Bastian kemudian menarik tubuhnya kembali ke posisi semula, seolah tidak terjadi apa-apa.

“Keselamatan adalah hal utama, Nona,” kata Bastian dengan suara tenangnya. Tatapan matanya menatap depan sembari menyalakan mesin mobil.

"Ekhemm..." Siena berdeham pelan, berusaha menormalkan detak jantung nya.

“Y-ya... Aku tau,” jawabnya terbata-bata, lalu memalingkan pandangannya menatap ke luar jendela untuk menutupi rasa canggung yang perlahan merayapi dirinya.

Beberapa detik berlalu dalam keheningan. Hanya terdengar suara mesin dan hembusan udara dari pendingin kabin. Siena mencoba memusatkan perhatian pada ponselnya, tetapi matanya beberapa kali tak sengaja melirik ke arah Bastian.

Pria itu masih dengan wajah tenang, datar tanpa ekspresi seolah-olah kejadian beberapa menit lalu sama sekali tidak berarti.

Berbeda dengan Siena, perempuan itu berkali-kali menghela napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri.

"Astaga Sie ada apa dengan mu? Hanya karena dia membantu mu memasang sabuk pengaman, jantung mu jadi berdegup tak karuan seperti ini... Oh ya ampun, ingat Sie Evan jauh lebih bisa membuat jantung mu berkali-kali lipat berdegup tak karuan". Monolog Siena dalam batinnya.

.

.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama 45 menit, akhirnya mobil yang dikemudikan Bastian berbelok masuk melewati pintu gerbang universitas ternama di kota Victoria. Tempat dimana Siena menimba ilmu selama 4 tahun dan sebentar lagi ia akan lulus.

Bastian menghentikan mobilnya tepat di area parkir khusus Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Siena adalah mahasiswi tingkat akhir jurusan Manajemen Bisnis Internasional. Ia hanya perlu menyelesaikan revisi tugas akhirnya sebelum resmi diwisuda beberapa bulan lagi. Tapi sebelum turun dari dalam mobil, Siena memastikan dahulu jika tak ada buku atau apapun yang tertinggal. Dan satu lagi, Siena juga memberikan perintah pada Bastian untuk tetap menunggunya didalam mobil sampai dia menyelesaikan urusannya.

Tapi, ternyata Bastian sama sekali tidak menggubris perintah itu. Begitu Siena membuka pintu dan melangkah keluar, pria itu ikut keluar dari sisi kemudi lalu menutup pintu mobilnya dengan cepat.

Siena yang menyadari itu sontak berhenti melangkah, berbalik dan menatap Bastian dengan sedikit kesal. "Kau mau kemana ?Aku sudah bilang bukan? tunggu saja di dalam mobil,” ucapnya dengan tegas.

Namun Bastian tetap berdiri tegak di samping mobil, memasang ekspresi raut wajah datarnya.

“Maaf, Nona. Tapi saya tidak bisa membiarkan Anda berjalan sendirian.” Sahut Bastian tak kalah tegasnya.

Mendengar itu, Siena menarik napas pelan mencoba menahan diri agar tidak meninggikan nada bicara nya.

“Astaga Tuhan! ini kampus, bukan tempat berbahaya. Lagipula, aku hanya akan menemui dosen pembimbing, tidak lebih dari lima belas menit.” Tukas Siena kesal

“Perintah Tuan Hartman sudah jelas nona, saya harus mendampingi Anda ke mana pun anda pergi,” jawab Bastian dengan tenang namun penuh penekanan

Siena menatap sejenak kearah Bastian, seolah mencari celah untuk berdebat, tapi sia-sia. Tatapan mata Bastian terlalu kuat untuk digoyahkan. Akhirnya, Siena hanya mendesahkan nafasnya berat lalu berbalik badan melangkah pergi dengan langkah cepat.

Tentu saja, Bastian langsung mengikuti di belakangnya dengan jarak tak lebih dari dua langkah. Postur tegap dan pakaian serba hitamnya langsung mencuri perhatian di area kampus yang didominasi mahasiswa dengan pakaian kasual.

Beberapa pasang mata mulai menoleh, sebagian bahkan berbisik-bisik sambil melirik ke arah Siena. Perempuan itu menundukkan wajahnya, berusaha menutupi rasa canggung sekaligus malu.

Dalam hati Siena menggerutu pelan, “Hebat sekali, sekarang aku jadi tontonan satu kampus gara-gara bodyguard keras kepala ini.”

Siena menarik napas panjang, lalu menghembuskannya perlahan, mencoba menghiraukan tatapan para mahasiswa di sekitarnya. Ia juga mengabaikan Bastian yang tetap mengikuti langkah kakinya dari belakang, posturnya yang tegap dan ekspresinya tetap datar tanpa perubahan apapun. Bahkan, suara bisik-bisik dari mahasiswa pun tidak sedikitpun membuat pria itu terganggu sedikit pun.

Dengan cepat Siena kembali melangkahkan kakinya menuju ruang dosen pembimbing. Namun, tinggal beberapa meter lagi ia sampai diruang dosen pembimbing tiba-tiba terdengar suara teriakan seseorang yang memanggil namanya.

“Siena…!!! Sayang…”

Siena berhenti seketika, lalu memutar tubuhnya, seulas senyum manis terukir diwajah cantiknya saat melihat siapa orang yang memanggilnya tersebut. Sementara Bastian yang berdiri dibelakangnya menatap tajam ke arah sumber suara.

.

.

.

Haii jangan lupa dukungannya yaa.... Like, vote dan komen... Terimakasih ♥️🫶🏻

1
vnablu
wahh apakah jodohnya Han juga akan muncul di cerita ini buna??...aku setuju banget kalau emang iyaa😄😄😄
Buna_Ama 🌺: mau request siapa jodohnya han 😅
total 1 replies
vnablu
ayooo Buna minimal kasihh visual lahh biar nggak kepo aku nya😌😌
Buna_Ama 🌺: besok yaa kapan2 buna kasih visual 🫶
total 1 replies
vnablu
kurang ajar kamu bas🤭😭
Buna_Ama 🌺: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
💝F&N💝
mana up nya hari ini
Buna_Ama 🌺: bentar yaa.. nunggu lulus review 🙏🫶
total 1 replies
vnablu
lanjut bunaa semangat terus 😄😄
Naufal Affiq
lanjut kak
💝F&N💝
soo sweet bingit, kak
ayo lanjut lagi

secangkir kopi susu manis untukmu
sebagai teman up date

ok👍👍👍
Buna_Ama 🌺: terimakasih 🥰🫶🫶
total 1 replies
vnablu
hukumnya cium ak Bas🤭😭
Buna_Ama 🌺: heii antriii, buna duluan yaa 😌🤣
total 1 replies
Naufal Affiq
oh bastian kau yang terbaik untuk siena,buat siena jatuh cinta sama mu bas,aku mendukungmu
Buna_Ama 🌺: 🫶🫶🫶🫶🫶
total 1 replies
Naufal Affiq
lanjut buna
Buna_Ama 🌺: beberapa hari ini buna up nya cuma satu bab dulu aja ya. di rl lagi sibuk 🙏🙏🫶
total 1 replies
💝F&N💝
ayo lanjut lagi yg banyak
tetap semangat yaaaaa
vnablu
ciee yang udah mulai dekat 😄😄🤭
vnablu
kamu pikirr Bastian 🐶 menggonggong 😭
Buna_Ama 🌺: 🤣🤣🤣🤣😭😭😭
total 1 replies
Naufal Affiq
memang yang terbaik kau seina,babang tampan sudah menunggu mu
Buna_Ama 🌺: siena bukan seina😭
total 1 replies
💝F&N💝
good👍👍
lanjut
vnablu
ayoo Bas sebaiknya jujur takutnya nanti Siena salah paham nanti ngira kamu itu mata mata 🤭🤭
vnablu
kira" apa yang penting yaa Emmm 🤔🤔 curiga ak Van sma kamu apa kamu adaa wanita lain di belakang Siena😄😄
💝F&N💝
up lagi dooooooong
Buna_Ama 🌺: sabar ya nunggu lulus review dulu 🙏
total 1 replies
vnablu
kalauuu rindu bilang lahh😄😄
Eliermswati
lnjut q tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!