Vallerie tidak pernah menyangka bahwa menutup mata setelah membaca bab terakhir sebuah novel akan membawanya terbangun di tubuh seorang figuran dengan nama yang sama. Namun, ia tidak punya waktu untuk bingung. Sebilah belati tak kasat mata kini tergantung di atas kepala sahabatnya, sang Antagonis, yang ditakdirkan mati mengenaskan di tangan Protagonis Pria demi membalas dendam kekasihnya
Demi mengubah naskah kematian tersebut, Vallerie harus memainkan peran yang berbahaya. Di mata dunia, ia adalah kaki tangan yang setia, ikut tertawa saat sang antagonis merencanakan kejahatan, dan terlihat sama busuknya. Namun, di balik bayang-bayang, Vallerie-lah yang diam-diam memotong tali jebakan, dan memastikan rencana jahat sahabatnya selalu gagal .
Berada di antara pedang Protagonis Pria dan obsesi gelap sahabatnya sendiri, satu-satunya teman bicara Vallerie hanyalah sebuah Sistem super cerewet dan berisik di dalam kepalanya. Terkadang Vallerie merasa kesal, tapi hanya dia yang bisa membantu V
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lailararista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sistem Yang Cerewet
[Ding! Sudah malam, saatnya tidur! Besok kamu akan menjalani hari-hari yang sangat memuakkan!]
Vallerie yang baru saja masuk kedalam kamarnya mengabaikan ucapan sistem. Langkanya berlanjut menuju balkon dengan secangkir teh yang dia bawa.
Vallerie mendudukkan dirinya di kursi panjang. Menikmati malam yang terasa menenangkan dengan banyaknya bintang-bintang menghiasi langit.
[Kamu mengabaikan ucapanku? Aku meminta mu untuk tidur.]
"Diam, aku sedang malas mendengar ocehan mu."jawab Vallerie seadanya.
[Sayangnya, kamu akan selalu mendengar ocehan ku. Jadi mau tidak mau kamu harus terima, karena inilah aku, aku itu penyelamat mu disini, agar kamu tidak salah langkah dan malah mati tragis.]
"Tidak usah bawa-bawa ending dari cerita ini terus, aku juga lagi berfikir bagai mana mengubah nasib tragis aku dan Eleanor. Kamu bukannya memberikan solusi malah membuatku pusing."ucap Vallerie ketus.
[Aku tidak bermaksud membuatmu pusing, aku pun juga pusing. Tapi tidak boleh bermalas-malasan, kamu harus pintar, Karana sekarang kamu bukan hanya penyelamat, tapi disini kamu pameran utama wanita.]
Vallerie menaikkan sebelah alisnya. "Sekarang aku pameran utama wanita didunia ini?"tanya Vallerie.
[Ya. Bukan Aleta lagi, jelas itu kamu. Tujuan kamu untuk merubah jalan cerita aslinya, dan hal yang tidak terduga bisa saja terjadi.]
Vallerie mengangguk mengerti, benar saja. Dia datang untuk merubah alur cerita, dan bisa saja hal yang tidak mungkin terjadi, malah terjadi disini, seperti Dominic yang mungkin saja bisa beralih jatuh cinta kepada Eleanor kan? Meskipun di cerita aslinya dia sama sekali tidak memiliki perasaan apapun terhadap Eleanor.
Vallerie menjentikkan jarinya, sepetinya dia punya ide yang bagus. Kali ini dia tetap akan membantu Eleanor merebut Dominic dari Aleta. Kalau mau berhasil, Eleanor harus merubah dulu sifat tantruman nya.
Setaunya pria tidak suka dikejar, kebanyakan pria lebih suka mengejar wanita yang mampu membuatnya penasaran. Jadi, Eleanor harus membuat Dominic penasaran, kalau sikap Eleanor selalu emosional seperti sekarang, sampai kapan pun Dominic tidak akan meliriknya. Dan akhir cerita mati tragis tetap berjalan.
[Sekarang kamu tidur! Kamu butuh energi untuk hari esok. Akan banyak kejadian-kejadian yang menguras tenaga]
Vallerie diam menerawang menatap langit malam, dia tidak mendengarkan ucapan sistem. Ia penasaran seperti apa hidup Vallerie, kenapa dia tinggal seorang diri di rumahnya yang mewah? dan kenapa tidak ada yang mencarinya selama Vallerie disini. Dinovel tidak menceritakan detail kehidupan Vallerie. Yang lebih Dominan cerita tentang protagonis wanita dan Antangin wanita. Yaitu Aleta dan Eleanor. Vallerie hanya hadir saat merencanakan kejahatan kepada Aleta, atau kadang diacara keluarga dia hadir, mengingat dia teman masa kecil Eleanor dan Dominic.
Seingat Vallerie. Orang tua perempuan dari Vallerie Eleanor dan Dominic adalah sahabat dari sejak mereka sekolah hingga saat ini. Karena itu pula mereka bertiga menjadi dekat saat orang tua mereka reunian, mereka pasti hadir juga, tapi yang hanya diceritakan tentang bagaimana kehidupan Eleanor, dan juga kehidupan Dominic. Vallerie tidak dijelaskan dengan jelas, hanya sedikit, dimana dia tidak cukup dekat dengan kedua orang tuanya, karena ibu dan ayahnya memilih hidup masing-masing dengan pasangan masih-masing. Meninggalkan Vallerie seorang diri dirumahnya.
"Setelah bercerai, apa kedua orang tua Vallerie tidak sepeduli itu dengannya? Sampai saat ini tidak ada satupun keluarga yang menghubunginya."ucap Vallerie penasaran.
[Benar! Mama mu punya kehidupan sendiri dan begitu pun papamu. Kamu sudah cukup dewasa, dan tidak perlu bergantung pada mereka. Itu yang ada dalam pikiran kedua orang tuamu.]
Mendengar itu Vallerie terkekeh kecil. "Sejak kapan mereka memilih lepas tangan?"
[Sekitar lima tahun yang lalu, saat kamu selesai pendidikan dan ibumu langsung meminta orang tua Dominic untuk menerima mu kerja ditempat mu sekarang. Sejak itu kamu tidak lagi diurus oleh mereka.]
"Sudah selama itu? Bagaimana perasaan Vallerie dulu? Apa dia benci dengan keluarganya?"
[Ya. Dia menjadi benci, ditambah sejak kecil hidupnya tidak bahagia. Orang tuannya bercerai saat dia kecil, lalu saat remaja ibunya menikah lagi, dia memiliki anak sambung dari suaminya. Untuk mengambil hati dan perhatian suaminya dia terpaksa lebih memperhatikan anak suaminya itu dan menelantarkan mu.]
Vallerie tidak menyangka ternyata ada seorang ibu yang lebih memilih mempertahankan anak orang lain dari pada anaknya sendiri.
"Kalau dipikir-pikir, ternyata jalan hidup Vallerie tidak kalah menarik."ucapnya.
[Benar! Hanya saja dia cuma pameran figuran, tidak perlu menceritakan kisahnya sedetail itu]
[Sudahlah! Kenapa jadi semakin panjang percakapan kita? Sekarang tidur! Jangan salah kan aku kalau besok kamu tidak stabil menjalani hari-hari mu]
"Ya! Baiklah baiklah"pasrah Vallerie.