NovelToon NovelToon
Rahasia Tersembunyi Sang Figuran

Rahasia Tersembunyi Sang Figuran

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Model / Identitas Tersembunyi / Wanita Karir / Chicklit
Popularitas:86.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: FT.Zira

Calia Averie Katarina, seorang model berbakat yang selalu disebut sebagai figuran.

Pengkhianatan yang ia terima dari sang kekasih membuat Calia terikat dalam sebuah pernikahan bersama pria yang baru saja ia kenal, Ronan Lysander. Pria sederhana berprofesi sebagai kurir yang mendapatkan pengkhinatan yang sama dari tunangannya.

Namun siapa sangka, pria yang selalu melakukan pekerjaan sebagai kurir itu menyimpan rahasia besar.

Ketika Calia menunjukkan kepada publik bahwa ia bisa menjadi model sesungguhnya, Ronan menunjukkan identitas aslinya dan membuat rahasia dibalik pernikahan mereka terungkap. Lalu, bagaimana dengan nasib pernikahan mereka?

Ikuti kisah mereka....!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FT.Zira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4. Berakhir

"Jadi, apakah dia pasanganmu malam ini, Retha?" salah satu teman Retha bertanya.

"Bukankah dia kurir yang sering datang ke kantor? Aku sangat mengingat wajahnya karena dia sering datang,"

"Aku baru tahu kamu memiliki selera rendah,"

"Dia memang tampan, tapi aku yakin kamulah yang membeli setelan jas yang sedang dia pakai sekarang,"

Suara teman-teman Retha saling menimpali, menatap Ronan dengan tatapan remeh diakhiri tawa mengejek.

"Dia hanya sopir," sahut Retha tanpa beban.

Pandangan Ronan beralih cepat pada Retha, mempertanyakan apa maksud wanita yang masih menjadi tunangannya.

"Apa maksudmu menyebutku sebagai sopir, Retha?" tanya Ronan dengan nada keberatan setelah menunggu tetapi tidak mendapatkan penjelasan apapun.

"Apakah kau mengharapkan Retha menjadi pasanganmu? Mimpimu terlalu tinggi," satu teman Retha menjawab.

"Kau hanya seorang kurir, apakah menurutmu pantas berada disisi Retha?" satu teman lain menimpali.

"Andaikan kau memang benar pasangan Retha, apa yang kau berikan di hari ulang tahunnya?"

"Sepatu bekas?"

"Helm rusak,"

"Atau box kurir?"

Mereka kembali saling menimpali, lalu tertawa. Sementara Retha hanya diam tanpa terlihat memiliki niat untuk membela tunangannya.

"Seharusya kau berterima kasih karena Retha menyebutmu sebagai sopir,"

Ronan tertawa sumbang, ingatannya kembali ke masa di mana Retha masih menjadi gadis manis yang membuat dirinya jatuh cinta. Retha yang tidak memiliki ambisi, dan Retha yang peduli padanya meski dirinya hanya seorang kurir.

Dua tahun waktu yang mereka berdua lalui bersama, kini seolah tak memiliki arti. Ronan bekerja sebagai kurir dan menggunakan uang yang ia dapatkan untuk membantu sang kekasih mendapatkan pekerjaan sebagai model. Retha bahkan bersedia bertunangan dengannya saat namanya sudah mulai dikenal.

Namun, sejak namanya kian melambung, sikap Retha perlahan berubah. Wanita itu bahkan sulit untuk ditemui meski Ronan datang ke kantor agensi untuk sekedar mengantarkan makan siang.

"Apakah kamu akan tetap diam, Retha?" Ronan bertanya.

"Kau ingin aku mengatakan yang sebenarnya?" Retha balas bertanya.

Ronan tidak memberikan jawaban, namun netranya jelas menangkap bahwa mereka yang mengejek dirinya sudah mengetahui bahwa dirinya bukanlah seorang sopir.

"Baiklah,"

Retha melangkah mendekat pada Ronan, merampas kasar paper bag yang ada di tangan Ronan serta mengeluarkan isinya, lalu mengangkat hadiah itu melebihi bahu. Menunjukkan hadiah yang Ronan berikan kepada semua orang.

"Kau memberiku hadiah seperti ini di acara ulang tahunku, apakah kau menganggap aku sebagai bocah?" ujar Retha.

"Jika kamu menganggap aku sebagai pasanganmu, tidak bisakah kamu memberiku hadiah yang lebih baik dari ini?"

Retha bahkan mengatakan hal itu sembari menunjuk hadiah yang ia terima dari teman-temannya yang mana semua barang itu adalah barang mewah bernilai jutaan, sedangkan hadiah yang ia terima dari Ronan hanyalah origami bintang berjumlah ratusan dengan sebuah boneka beruang. Seolah ingin menegaskan perbedaan harga yang sangat kontras.

"Apa yang dikatakan teman-temanku benar, kau tidak pantas menjadi pasanganku. Aku seorang model, dan kau hanyalah kurir!"

"Apakah hanya karena aku seorang kurir?" tanya Ronan tersenyum getir, hatinya mendadak berubah hampa.

"Setelah apa yang sudah aku lakukan untukmu, setelah apa yang sudah keberikan padamu, mengapa baru sekarang kamu menyebutku tak pantas?"

"Karena aku,"

Suara lain menjawab apa yang Ronan ucapkan, menarik perhatian Ronan untuk beralih pandang ke arah di mana Max datang.

"Karena mulai malam ini Retha adalah kekasihku," ucap Max yang segera disambut dengan suara riuh.

Retha tersenyum, mendorong kotak berisi origami bintang itu ke dada Ronan dan melingkarkan tangannya di lengan Max.

"Aku punya hadiah untukmu," ujar Max pada Retha.

"Apa itu?" sambut Retha.

Max mengeluarkan sebuah kotak dari saku jas nya, memberikan pada Retha yang segera membukanya dan membuat kedua mata Retha melebar kala melihat sebuah kunci Bugatti La Voiture di dalam kotak yang baru saja ia buka.

"Ini untukku? Sungguh?" tanya Retha.

"Tentu saja untukmu. Kau adalah kekasihku, hadiah seperti ini bukan apa-apa," jawab Max.

Retha memekik senang, memberikan pelukan serta kecupan singkat di pipi Max tanpa menghiraukan Ronan yang masih berdiri di sana.

"Apakah ini alasanmu membawaku kemari, Retha?" Ronan bertanya. "Mempermalukanku?"

Retha beralih pandang pada Ronan, tersenyum tipis sembari melepaskan cincin dari jarinya dan melemparkan cincin itu pada pria yang belum beranjak dari tempatnya.

"Pernikahan kita tidak akan pernah terjadi! Tentang keluargamu, aku tidak peduli. Mereka bahkan tidak datang menemuiku sama sekali setelah kita bertunangan, jadi kita akhiri saja pertunangan yang sudah terjalin malam ini. Kau cari saja wanita lain yang bersedia menikah denganmu agar keluargamu tidak menanggung malu,"

Setiap kata yang diucapkan Retha menusuk hati Ronan. Pria itu tersenyum getir, menurunkan pandangan pada kotak yang berada di tangannya. Origami bintang yang ia buat dengan tangannya sendiri serta boneka beruang yang menyimpan kejutan berupa kunci Rolls-Royce Boattail dan kunci Penthouse mewah.

Namun, tak bisa ia pungkiri sisi hatinya bersyukur melihat sifat asli tunangannya, satu alasan cukup baginya untuk tidak melanjutkan pernikahan mereka yang sudah Ronan atur.

"Tuan Morgen, bukankah Anda sedang menjalin hubungan bersama Nona Calia Katarina?" salah satu tamu yang mengenal Max bertanya.

"Hubunganku dengannya sudah berakhir,,,"

'Prok... prok... prok...'

Suara tepuk tangan seseorang menyela labih cepat sebelum Max menyelesaikan kalimatnya, menarik atensi semua orang untuk kedua kalinya ke belakang di mana datangnya suara hingga mereka menemukan sosok penuh Calia tengah berdiri dengan segelas minuman ditangannya.

Gaun malam hitam itu melambai seiring dengan gerakan tiap langkah yang Calia ambil, berjalan dengan langkah tegap seolah tengah berjalan di atas catwalk di mana orang-orang yang ia lewati segera memberi jalan sampai wanita itu berhenti di depan Max.

Calia memiringkan kepalanya, menatap lekat manik mata biru yang yang dimiliki Max tanpa kata, lalu beralih pada Retha sebelum menegak minuman dari gelas yang ada di tangannya sampai tandas.

"Selamat ulang tahun untukmu, Retha. Hadiah dariku ada di sana," ujar Calia seraya menunjuk meja di mana paper bag hijau berhiaskan pita berwarna emas berada.

"Tapi maaf, aku tidak bisa menikmati pestanya, jadi aku pamit. Oh,,, aku ucapkan selamat atas resminya hubungan kalian,"

"Setidaknya, kalian tidak perlu bersembunyi lagi jika ingin mengumbar kemesraan," lanjut Calia memelankan suaranya.

"Apa maksudmu mengatakan itu?" sergah Retha tanpa sadar meninggikan suaranya.

Calia menggeleng pelan, tersenyum tipis tanpa memutus pandangan dari Retha.

"Sebelum mengeluarkan suaramu, ada baiknya kau mengatur lebih dulu volume suaramu, atau kau akan mempermalukan dirimu sendiri," tegur Calia.

"Nikmati pesta kalian,"

Selesai dengan kalimatnya, Calia berbalik. Meraih tangan Ronan dan membawa pria itu pergi meninggalkan pesta setelah menyerahkan gelas yang ada di tangannya pada pelayan.

"Sepertinya kau lebih menyukai sampah!"

Hinaan yang dilontarkan Retha praktis membuat dua orang yang berniat meninggalkan pesta berhenti melangkah, lalu berbalik. Ronan merasakan cengkraman tangan Calia pada pergelangan tangannya menguat, seolah memberi pesan untuk tidak mengatakan apapun.

"Sebaliknya," ucap Calia tersenyum tenang.

"Aku membuang sampah yang segera kau pungut, dan memungut emas yang telah kau buang,"

. . . .

. . . .

To be continued...

1
Elisabeth Ratna Susanti
waahhhhh 😍😍😍😍
Elisabeth Ratna Susanti
baru nih ditampar beneran
Zenun
Ayah disekap
F.T Zira: duhhh/Sweat//Sweat/
total 1 replies
Zenun
Nah gitu dong
F.T Zira: coba dari awal ya/Facepalm//Facepalm/kalo dari awal ceritanya tamat/Facepalm/
total 1 replies
Zenun
Ronannya gak bakal mau sama kamu
F.T Zira: nyari yg masih ori.. ehh/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Teteh Lia
Weh.... minta nambah nih si, Ronan...
F.T Zira: masih kurang/Facepalm/
total 1 replies
Teteh Lia
Cara bikin, Calia diam.. ya... ci*ok aja dah...
F.T Zira: /Slight//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Teteh Lia
Maaf, kak... baru sempat nongol. sibuk persiapan lebaran 🤭🙏
F.T Zira: gak papa.. paham kok/Joyful//Joyful/
total 1 replies
Teteh Lia
Jangan suruh tutup mulut. lakban aja lakban...
F.T Zira: hooh.. biar gak bersuara lagi/Facepalm/
total 1 replies
Teteh Lia
Si ratu drama ... tapi drama kelicikan. beda sama Rere... eh... nama mereka juga hampir sama.
F.T Zira: huum... sesama Re sesama ratu drama/Facepalm//Facepalm/
Teteh Lia: aq juga baru ngeh... sama depan na aja. tapi ya sama juga sih . ratu drama 🤣
total 3 replies
Teteh Lia
Dari awal, cintahmu ke Calia emang cuma separo... liat yang semok dikit. langsung mengkol.
F.T Zira: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/tidak tahan godaan dia/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Teteh Lia
Alergi makanan. aq juga pernah ngalamin. sesek , bengkak juga. tapi Alhamdulillah nda lama.
F.T Zira: huum.. padahal suka, tapi di tahan jangan sampe makan
Teteh Lia: Nda enak.... nda bebas makan 😭. padahal pengennn
total 3 replies
Teteh Lia
Rebut aja rebut. kalian memang satu server koq. Calia malah dapat spek komplit.
F.T Zira: huum..meski sakit di awal😣😣
total 1 replies
Dewi Payang
Clovis... gimana rasanya nyeret pacar gelapmu....🤭🤭🤭🤭🤭
Dewi Payang: /Joyful//Joyful/
F.T Zira: othor: lahh.. malah dapet dukungann/Facepalm//Facepalm/

clovis: gaskuennn🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 8 replies
Dewi Payang
Kapok lo Retha
Dewi Payang: /Facepalm//Facepalm/
F.T Zira: di sukurin sama semua orang kalo gini/Facepalm/
total 2 replies
Dewi Payang
Sahu/sahut✌️
F.T Zira: wah iya...😅😅

maaf lahir batin juga akak🥰
Dewi Payang: Lagi keliling lebaran Kak😅

Minal Aidzin Wa Faidzin, mohon maaf lahir dan batin🙏🏼
total 3 replies
〈⎳ Moms TZ
ya gak tahu tanya saja sama authornya /Facepalm/
F.T Zira: ini baru bener/Proud//Proud/
total 1 replies
YuWie
syukurlah klo sdh pinyer Cal..lagian ngapain status siapa kamu dari dulu pake di tutup2i segala...malah jelehi tau
Zhu Yun💫
Ronan udah nggak sabar pengen cepet-cepet ngadon kayaknya /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
F.T Zira: sstttt/Shhh//Shhh//Shhh/aduhh otaakku/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Zhu Yun💫: Padahal udah kebelet masuk /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 5 replies
Zhu Yun💫
Fotoin, terus pajang di dinding pas Retha lagi diseret begini, Mayan buat nakut-nakutin cicak /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
F.T Zira: /Facepalm//Facepalm/
Zhu Yun💫: Takut sampe keluar eek'nya /Joyful//Joyful//Joyful/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!