My Sweet Husband Season 1 dan 2
Season 2
Tentang Rafa anak dari Zhafran dan Raisya yang memiliki seorang gadis cantik yang dicintainya dari kecil hingga dewasa. Apakah Cinta Rafa dan Shila akan terus berlanjut atau sebaliknya?
Awalnya ini adalah sebuah karya yang berjudul My Little Husband kemudian diganti menjadi My Sweet Husband.
Season 1
Ini adalah kisah tentang Zhafran lelaki yang baru berusia 21tahun yang menikahi Raisya wanita yang berusia 26 tahun hanya karena sebuah alasan yang klise menurut mereka. Tapi Zhafran yang sudah lebih dahulu jatuh cinta pada Raisya tidak menolak alasan tersebut.
Bagai mana kisah mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EgaSri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Macan betina
Pagi ini Gye tampak datang ke kantor bersama dengan Asoka. Gye turun dari atas motor Asoka dengan berpegangan pada pundak lelaki itu. Gye yang merasa kesusahan untuk melepaskan kunci helmnya dibantu oleh Asoka hingga tatapan mata mereka bertemu membuat jantung keduanya berdebar kencang. Lama mereka bertatapan satu sama lain hingga kembali tersadar pada dunia nyata.
"Terima kasih Asoka!" ucap Gye tersenyum tulus.
"Iya sama sama!" Asoka menjawab tidak kalah tulus.
"Ayo!" ajak Asoka, Gye berjalan di samping Asoka yang terlihat sesekali tertawa mendengar ucapan yang terlontar dari mulut Asoka. Kenapa mereka bisa dekat? karena saat kemarin Gye berkata Love to pada Asoka, mereka mencoba untuk dekat satu sama lain.
Dan di mulai pada hari ini.
Kalau ada yang bertanya kenapa Gye dan Asoka bisa berangkat bersama, itu karena Gye yang pagi ini sedang menunggu bus tidak jauh dari tempat Asoka yang mencipratkan air ke baju Gye waktu itu.
Asoka yang melihat Gye berdiri di sana langsung menghampirinya, dia menawarkan pada Gye untuk berangkat bersama dan tentu saja langsung di iyakan oleh gadis itu, karena ia telah termakan sumpah sendiri.
Tapi tidak jauh dari sana ada seseorang yang tidak suka melihat Gye dan Asoka berangkat bersama, ia mengepalkan tangannya erat melihat mereka berdua, ditambah dengan berjalan beriringan masuk kedalam kantor.
*****
Gye masuk kedalam pantry di kantor untuk membuat kopi, ia sedikit merasa mengantuk tadi hingga ia memutuskan untuk membuat kopi. Tapi sebelum ia keluar dari sana ada seseorang yang terlebih dahulu mencegatnya .
Masih ingat dengan wanita yang bernama Ria, yaitu orang yang bertanya kepada Gye saat kemarin menegur Gye yang berdiri di depan ruang devisi keuangan. Iya dia..!!
"Kenapa kak Ria, mau bikin kopi juga?" Gye bertanya dengan sopan, karena ia merasa masih baru, jadi ia harus hormat pada seniornya.
"Ada hubungan apa lo sama Asoka?" Ria bertanya to the point dengan ketus, sembari menyilangkan tangan didepan dadanya, menatap Gye dengan tajam.
"Maksud nya apa ya kak?" tanya Gye yang masih belum paham maksud dari perkataan Ria.
"Kenapa Lo tadi bisa berangkat bareng sama Asoka, Lo punya hubungan apa sama Asoka?" jelas Ria menggebu-gebu. Dan Gye langsung paham maksud dari ucapan Ria.
Cemburu dia? Dia suka sama Asoka?
"Aku gak ada hubungan apa-apa sama Asoka kok kak Ria!" jelas Gye dengan santuynya.
"Awas aja Lo kalo gue liat Lo sama Asoka lagi, habis Lo sama gue!" ancam Ria yang Tidak membuat Gye takut sedikitpun.
"Hubungannya sama kak Ria apa ya?" Gye bertanya dengan polos. Atau pura pura polos hanya author yang tau.
"Lo jangan deketin dia, Lo cuma anak baru di sini yang kebetulan dapet posisi jadi sekretaris CEO, jadi jangan sok famous deh Lo!" jelas Ria dengan geram, sedangkan Gye tetap pada posisinya yang santuy.
Kuat banget jadi si gye mah.
"Iya kak!" jawab Gye pada akhirnya, dari pada menjawab lagi, ntar gak keluar keluar dia dari sini, kan berabe urusan nya kalau sampai pak bos CEO nyariin. Masak iya nanti bilang dia di cegat sama Ria, kan gak santuy banget kalo ngadu..
Setelah melayangkan tatapan tajamnya Ria langsung beranjak dari sana.
Dasar macan betina. batin Gye kesal.
*****
Raisya masuk kedalam lift untuk naik kelantai 10 tempat ruangan Zhafran berada. Setelah keluar dari lift ia melihat Gye ada disana yang sedang fokus pada komputer di depannya.
Gye yang melihat Raisya berjalan ke arahnya langsung menyapa dengan sopan, dan menundukkan kepalanya.
"Selamat siang Bu Raisya." sapa Gye sopan.
"Siang Gye, apa pak Zhafran ada didalam?" tanya Raisya melirik ke arah pintu ruang Zhafran.
"Ada buk!"
"Ya sudah, kalau gitu saya permisi!"
"Iya silahkan Bu Raisya!"
Raisya mendekat ke arah pintu ruangan Zhafran, dan langsung memutar kenop pintu hingga terdengar bunyi ceklek. Anggap aja itu bunyi pintu yang di buka ya...!!
Setelah itu ia langsung masuk kedalam ruangan Zhafran, sedangkan Zhafran yang melihat Raisya berjalan ke arah nya langsung berdiri dan berjalan menuju ke arah Raisya.
"Kenapa sayang?" tanya Zhafran setelah melepaskan pelukannya dan juga membuka masker yang menutupi wajah tampannya.
"Ada yang pengen aku omongin!" pinta Raisya menatap Zhafran.
"Ngomong apa, ngomong aja langsung!" seru Zhafran menatap Raisya.
"Kayak nya aku ngidam deh!" jelas Raisya. Zhafran terdiam sejenak.
"Kamu ngidam? ngidam apa sayang? bilang aja sama aku, aku pasti nurutin kemauan kamu," seru Zhafran bersemangat karena istrinya yang mengidam hari ini.
"Kamu beneran mau mengabulkan ngidam kamu aku ini Zhafran?" tanya Raisya antusias.
"Ya jelas dong sayang, aku pernah ngerasain yang namanya ngidam itu, dan rasanya gak enak banget kalo kemauan kita enggak terpenuhi, jadi kamu mau makan apa nanti aku beliin," pinta Zhafran bersemangat.
"Aku gak pengen makan Zhafran," terang Raisya.
"Terus kamu mau apa?" tanya Zhafran lembut membelai rambut Raisya yang tergerai cantik.
"Tapi kamu pasti kan bisa menuhin keinginan aku?" tanya Raisya lagi
"Iya sayang, ngomong aja. kamu mau apa?" tanya Zhafran lembut.
"Aku pengen banget kamu pake bikini warna pink." jelas Raisya takut takut. Sedangkan Zhafran langsung terdiam mendengar ucapan Raisya.
"Maksud kamu sayang? aku gak ngerti!"
"Aku pengen kamu pake bikini Zhafran!" jelas Raisya lagi.
"What, pake bikini. yang benar aja sayang!" pinta Zhafran tidak percaya.
"Iya kamu mau kan?" Raisya bertanya dengan penuh harap.
"Tapi masak aku pakai bikini sayang!" Zhafran masih berusaha untuk menolak keinginan Raisya Tersebut.
"Ya tapi anak kamu pengen liat kamu pake bikini Zhafran!" pinta Raisya memelas mengusap perutnya yang masih rata itu.
Zhafran melihat kearah perut Raisya.
Ia menghembuskan nafas frustasi.
"Oke!" jawab Zhafran mengalah pada akhirnya.
"Beneran?"
"Iya sayang, tapi make nya pas tiba di apartemen ya?" menatap Raisya dengan penuh harap. kan gak lucu kalau nanti ia harus memakai bikini di kantor dengan jabatan sebagai CEO, mau di taroh kemana muka nya nanti.
"Kalo di sini aja gimana?" Jleb.. Pertanyaan Raisya langsung menusuk di relung jiwa Zhafran.
"Di apartemen aja ya?" pinta Zhafran memelas, menatap Raisya dengan harap.
"Oke!" saut Raisya pada akhirnya. Hufff.. Zhafran langsung menghembuskan nafas leganya, tapi tidak berlangsung lama karena ia kembali terngiang di kepala nya bagaimana bentuknya nanti kalau memakai bikini itu.
Setelah itu Raisya kembali keluar untuk turun ke bawah dan masuk kedalam ruangan nya terlebih dahulu sebelum ia pulang.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai pembaca yang Budiman, budaya kan like dan vote setelah selesai membaca ya 😍😍😍
Love❤️❤️❤️ EgaSri
novel kepingcut cwe dewasa
Mampir juga ya kak di karya terbaru ku, ceritanya ringan, fresh banget, dan banyak visualnya juga loh kah.
Terima kasih kak:)
tetap smgt y thor..
ditunggu lo kelanjutannya😁
eh iya bom like semua bab+ rate5 + favo❤ telah mendarat y
Cuss bacaa jan lupa tinglkan jejaakk🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
gila idemu thor😂😂😂