NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Serina

Kehidupan Kedua Serina

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Transmigrasi / Sistem
Popularitas:31.4k
Nilai: 5
Nama Author: eka zeya257

Seina adalah gadis cantik yang bercita-cita menjadi aktris terkenal. Setelah lulus sekolah, hidupnya terasa sempurna ketika dia berhasil debut di dunia hiburan. Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Di puncak awal kariernya, Seina justru dibunuh oleh seorang haters yang iri padanya.

Saat membuka mata, Seina tidak lagi berada di tubuhnya sendiri. Dia terbangun di tubuh Serina Elvano, seorang wanita egois yang dibenci banyak orang. Lebih mengejutkannya lagi, dia berpindah tubuh saat Serina sedang berjuang melahirkan anaknya.

Serina harus menjalani kehidupan baru sebagai istri Cristian Elvano, pria dingin dan berkuasa yang sama sekali tidak mencintai istrinya. Tidak hanya diabaikan oleh sang suami, Serina juga diperlakukan rendah oleh keluarga Elvano karena sikap buruknya di masa lalu.

Dia bertekad mengubah hidupnya, merebut kembali harga dirinya, dan membuat semua orang yang meremehkannya menyesal, terutama Cristian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka zeya257, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Deg.

Jesika menutup mulutnya untuk menahan keterkejutan. Jesika mematung, sedangkan Mariam menatap Serina dengan wajah tidak percaya.

Gladis terdiam beberapa saat, seolah tidak menemukan jawaban.

Serina kemudian berdiri dari tempat duduknya. Dia berjalan perlahan hingga berhenti di sisi Cristian. Sikapnya tetap tenang, tetapi sorot matanya tidak lagi selembut sebelumnya.

"Kamu boleh membenciku, Gladis. Kamu boleh percaya pada semua rumor yang pernah beredar tentangku. Aku tidak punya kewajiban untuk menjelaskan hidupku kepadamu."

Dia menatap Gladis lurus-lurus.

"Namun, satu hal yang harus kamu pahami. Aku tidak akan membiarkan siapa pun merendahkan diriku di depan suamiku, terlebih hanya karena orang itu ingin mengambil sesuatu yang tidak pernah menjadi miliknya."

Gladis menggigit bibir bawahnya. Wajahnya memerah antara malu dan marah.

Adam segera maju satu langkah. "Serina, jangan merasa terlalu tinggi. Putriku hanya menyampaikan apa yang selama ini diketahui banyak orang."

"Kalau begitu, Anda seharusnya mengajarinya membedakan antara fakta dan fitnah," balas Serina tanpa menoleh.

"Kurang ajar!" Adam membentak.

Robin yang sejak tadi diam akhirnya berdiri. Tatapannya tertuju tajam kepada Adam.

"Cukup," katanya dengan suara berat. "Ini rumah kami. Jangan meninggikan suara di rumah ini."

Adam tampak terkejut. Bahkan Mariam menoleh kepada suaminya dengan ekspresi tidak percaya.

Selama ini Robin memang lebih sering diam dan tidak pernah terlihat membela Serina. Namun, kali ini pria itu berdiri di hadapan semua orang dengan sikap tegas.

"Apa kamu pikir kami semua menerima kamu dan anakmu?" tanya Robin kepada Serina, suaranya tetap berat dan datar.

Serina menatap mertuanya tanpa gentar. "Tidak. Aku tidak pernah berpikir seperti itu."

"Bagus." Robin mengangguk pelan. "Karena memang tidak semua orang di rumah ini menerima kalian."

"Aku tahu, dan aku sudah mengatakannya jika suatu hari nanti kalian pasti akan menyesal telah mengatakan hal itu." Jawab Serina santai.

"Tunggu sebentar, kenapa jadi seperti ini? Perjanjian kita tidak begini sebelumnya Pak Robin." Sela Adam tidak terima.

Melihat ayahnya terpojok, Gladis kembali mengeluarkan suara. "Benar perkataan Ayahku, perjanjian awal tidak seperti ini. Aku sudah mencintai Cristian sejak lama, dan aku tidak bisa memendam perasaan ini terus menerus."

Raut wajah Serina menunjukkan ekspresi merendahkan saat menatap Gladis. "Apa kamu benar-benar memiliki perasaan?"

"Apa maksudmu?"

"Jangan berlagak jadi orang bodoh, kalau kamu memiliki perasaan sudah pasti kamu akan merasa malu setelah terang-terangan di tolak oleh suamiku."

Semua orang lantas terdiam mendengar jawaban Serina yang menohok, bahkan Mariam sampai tak berkedip menatap menantunya itu.

"Lalu bagaimana denganmu? Kamu sudah merebut kebahagiaan orang lain dengan cara curang," kata Gladis menyeringai.

Cristian tampak khawatir, tapi dia tidak menyela pembicaraan kedua wanita itu karena dia sudah mengatakan dengan jelas kalau dia tidak akan menikahi Gladis.

"Kebahagiaan siapa yang sudah aku rebut? Aku tidak merasa melakukannya." Jawab Serina, dia memang tidak merasa merebut kebahagiaan orang lain selama ini.

"Cristian, kamu menjebaknya agar dia menikahimu. Apa kamu memikirkan perasaan Cristian ketika dia harus bertanggung jawab atas tuntutan darimu yang sudah jelas berniat jahat padanya."

Gladis tidak berniat untuk menyerah begitu saja dan membiarkan Serina menang, bagaimana pun caranya dia harus berhasil merebut Cristian.

Ruangan mendadak hening, perseteruan Serina dan Gladis seperti tontonan gratis bagi mereka semua terutama orang-orang yang ingin Serina di permalukan di depan suaminya.

"Apa kamu yakin Cristian tidak tertarik sedikit pun denganku? Dari mana kamu menyimpulkan hal itu?" Serina menarik sedikit sudut bibirnya ke atas. "Kalau benar Cristian tidak menyukaiku, dia pasti sudah menolak usulanku mentah-mentah seperti dia menolak dirimu. Tapi itu tidak terjadi padaku, apa menurutmu Cristian sungguh tidak tertarik padaku?"

Diam-diam Serina merasa senang melihat ekspresi wajah Gladis yang memucat, dulu memang Cristian sama sekali tidak menolak ketika Serina mengajukan tuntutan untuk menikahinya bahkan anehnya pria itu sendiri yang mengurus semua persiapan pernikahan mereka.

Cristian menarik sedikit sudut bibirnya ke atas, hingga membentuk senyum tipis. Akhir-akhir istrinya menjadi semakin berani dan cerdik, wanita itu jelas bisa memanfaatkan kelemahannya menjadi sebuah kekuatan yang tak terduga. Dan itu membuat Cristian merasa tertarik, meski masih ragu dengan perasaannya sendiri.

Gladis menoleh ke arah Cristian. "Apa benar kamu menyukai Serina, Cris?"

"Tidak."

Jawaban itu membuat Gladis tersenyum sumringah, seolah baru saja mendapatkan jackpot besar.

Tak hanya Gladis, tapi juga Jesika ikut merasa senang atas jawaban Cristian yang begitu gamblang.

"Dengar sendiri, kan? Cristian sama sekali tidak pernah tertarik padamu, Serina." Ungkap Gladis penuh kemenangan.

Serina sama sekali tidak merasa terprovokasi atas hal itu, dia sudah menduganya lagi pula apa yang dia harapkan dari pernikahan hampa ini? Jika bukan karena sistem, dia pasti sudah memilih jalannya sendiri.

Di tengah suasana yang tegang, sistem milik Serina mendadak muncul detik itu juga Serina langsung menanyakan informasi pada Mochimochi.

"Apa informasi yang kamu katakan minggu lalu itu bohong?" Tanya Serina dalam pikirannya.

"Tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar."

"Apa maksudmu?"

Mochimochi berdehem pelan sebelum menjawab. "Cristian hanya tertarik padamu, bukan menyukaimu."

"Aku mengerti."

Bagi Serina itu semua tidaklah penting, mau tertarik atau menyukai itu semua hanya beda tipis pada akhirnya Cristian pasti akan menyukainya.

Serina mengalihkan pandangan ke arah suaminya yang secara kebetulan juga sednag menatapnya, entah apa maksud tatapan itu tapi yang jelas Serina tidak bisa membiarkan harga dirinya kembali tercoreng.

"Apa kamu bersungguh-sungguh dengan ucapanmu barusan, Cris?" Tanya Serina murung.

Dia adalah seorang aktris yang baru debut, memerankan peran yang menyedihkan sudah menjadi keahliannya.

"Tentu." Cristian pikir Serina akan memakinya, karena dia mengerjai wanita itu di depan semua orang tapi jawaban selanjutnya mampu membuat Cristian menyesali tindakannya.

Serina tersenyum sendu, kedua matanya berkaca-kaca lalu dia merebut Arcelio yang sejak tadi berada dalam gendongan Cristian.

"Rupanya aku terlalu bermimpi bisa di cintai olehmu," Serina menyeka sudut matanya yang berair. "Aku memang bukan wanita baik-baik tapi aku tulus padamu, jika denganku kamu tidak menemukan kebahagiaan maka pergilah."

Kening Cristian mengkerut halus. "Apa maksudmu?"

"Ceraikan aku, dan menikahlah dengan wanita yang kamu cintai." Serina menatap lekat mata Cristian. "Jika itu bisa membuatmu bahagia, maka aku harus merelakannya. Karena bagiku, bahagiamu lebih penting dari pada diriku sendiri."

1
Yuni Anto
/Pooh-pooh/next Thor/Pooh-pooh/
Sribundanya Gifran
lanjut
Ari Peny
malas aq liat wanita yg teelalu tergantung keliatan lemas pantas d remehkan
Ari Peny
coba baca kelihatannya bagus
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
double update dunk thor🫶
Sribundanya Gifran
lanjut lagi thor💪💪💪💪💪
Yuni Anto
/Whimper/yah dikit bingit/Whimper/Thor up LG donk lama lho KKA author ga up🙏🙏🙏up LG donk😍y😍
Kholifah Tiara
up nya lama,,,, dikit lg,,,,🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut thor
mysa
terlalu sedikit bakalan laman nunggu cerita kayak gini malas lanjut
Zee✨: sory, kak. soalnya aku baru aja lahiran jd bakal hiatus dulu beberapa hari
total 1 replies
Vi_ana
ai gladis enggak tahu malu banget ih .... ayo Serina aku dukung kamu
aku
dikasih syok terapi dlu nih tuan kepedean tinggi baru terasa nyahokk 🤣🤣
Nana Nana
kek pernah baca dehh😳
aku
nah dr kmren2 kek minta cermai. 😌 kasih syok jantung tuh laki songong. biar u gk kliatan ngemis bgt ser. be smart ser
Zee✨: wkwk bnr, sekali² emng harus di kasih paham🤣
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
wuihh keren thorr, serina mantap
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
terimakasih thor sdh double update, jangan jangan saham ga thor buat serina
Allea
tumben cerita reinkarnasi tapi cewenya menye2 biasanya balas dendam ini malah takut miskin🤭
ˢᵘᵖᵉʳ爪乇🦸
ya begitu Sher..


.. pelan pelan sajaaaaa 🎵🎶🎵
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
😂😂😂
mulai berpihak ke serin kamu cris🫶
Siskasuryaningsih
cewek nya o'on, cerai iya cerai saja, malah menye- menye
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!