NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Untuk Sang CEO

Jodoh Pilihan Untuk Sang CEO

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Sylvia Rosyta

Di hari pernikahannya, Farhan Bashir Akhtar dipermalukan oleh calon istrinya yang kabur tanpa penjelasan. Sejak saat itu, Farhan menutup rapat pintu hatinya dan menganggap cinta sebagai luka yang menyakitkan. Ia tumbuh menjadi CEO arogan yang dingin pada setiap perempuan.

Hingga sang ayah menjodohkannya dengan Kinara Hasya Dzafina—gadis sederhana yang tumbuh dalam lingkungan pesantren. Pertemuan mereka bagai dua dunia yang bertolak belakang. Farhan menolak terikat pada cinta, sementara Kinara hanya ingin menjadi istri yang baik untuknya.

Dalam pernikahan tanpa rasa cinta itu, mampukah Kinara mencairkan hati sang CEO yang membeku? Atau justru keduanya akan tenggelam dalam luka masa lalu yang belum terobati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Farhan membiarkan dirinya bersandar pada seseorang. Tanpa takut akan dikhianati. Tanpa harus berpura-pura kuat. Matanya terpejam sejenak. Ia menarik napas pelan, lalu menghembuskannya perlahan. Ada rasa damai yang mengalir di dadanya, sebuah perasaan yang selama ini selalu ia tolak, ia jauhi, karena terlalu takut untuk berharap lagi.

Dengan perlahan, Farhan membuka matanya.

Pandangan pertamanya jatuh pada wajah Kinara. Istrinya itu tertidur dengan sangat tenang. Wajahnya polos, tanpa beban. Bulu matanya yang lentik menutup matanya dengan damai, bibirnya sedikit terbuka karena napasnya yang teratur. Tidak ada riasan berlebihan. Tidak ada ekspresi yang dibuat-buat. Hanya wajah seorang perempuan yang tertidur dengan damai setelah semalaman terjaga untuk memastikan suaminya bisa tidur dengan tenang.

Cantik.

Farhan terdiam cukup lama saat menyadari kata itu muncul begitu saja di kepalanya, tanpa perlawanan. Cantik dengan cara yang tidak mencolok. Cantik dengan cara yang menenangkan. Cantik yang tidak menuntut apa pun darinya. Tangannya masih berada di rambut Farhan, bahkan dalam tidurnya, seolah-olah Kinara belum sepenuhnya melepaskannya. Pemandangan itu membuat dada Farhan terasa hangat dan juga perih dalam waktu yang sama.

Perempuan ini tidak pernah menuntut apa pun darinya. Tidak menuntut cinta, perhatian ataupun kesempurnaannya. Ia menerima Farhan apa adanya. Dengan luka yang sudah lama berdiam di hatinya, dengan amarah yang selalu meledak dalam dirinya, dengan sisi gelap yang bahkan Farhan sendiri tidak ia sukai.

“Kenapa kamu sebaik ini padaku, Kinara?” gumam Farhan nyaris tak bersuara.

Ada sesuatu yang bergerak di dalam dadanya. Sebuah kesadaran yang pelan-pelan tumbuh, seperti cahaya kecil di ujung lorong yang gelap. Mungkin, ayahnya itu tidak salah. Namun pagi ini, dengan kepalanya yang bersandar di pangkuan Kinara dan ketenangan yang menyelimuti hatinya, Farhan mulai ragu pada keyakinannya sendiri. Mungkin Kinara memang perempuan yang tepat. Bukan untuk menggantikan masa lalu.

Tapi untuk menemaninya melangkah ke depan.

Farhan menelan ludahnya. Matanya kembali menelusuri wajah Kinara dengan lebih lama. Ada perasaan asing yang membuat dadanya kembali bergetar pelan. Bukan nafsu. Bukan obsesi. Tapi keinginan sederhana untuk menjaga perempuan yang dikirim tuhan kedalam kehidupannya.

Dalam hati, Farhan berbisik pada dirinya sendiri.

"Aku akan mencobanya, ayah. Aku akan mencoba menjadi suami yang baik untuknya.

Aku akan mencoba membuka hatiku dan mencoba mempercayai pilihan ayah."

Ia tahu proses itu tidak akan mudah. Masa lalu tidak akan menghilang dalam semalam. Luka tidak akan sembuh hanya dengan satu momen. Tapi untuk pertama kalinya, Farhan ingin berusaha.

Pelan-pelan, Farhan mengangkat kepalanya dari pangkuan Kinara. Ia bergerak hati-hati, takut membangunkannya. Kinara sedikit mengerang kecil dalam tidurnya, tapi tidak terbangun. Farhan menahan napas, lalu melanjutkan gerakannya dengan lebih pelan untuk duduk di sisi ranjang.

Farhan menatap Kinara yang masih tertidur dalam posisi duduk bersandar. Leher istrinya itu terlihat sedikit tegang. Kepalanya miring dengan posisi yang jelas tidak nyaman. Ada rasa tidak tega yang menyelinap ke dada Farhan. Semalam, Kinara telah menahan lelah dan kantuk demi dirinya.

“Maafkan aku,” gumam Farhan pelan.

Ia meraih bantal, lalu berdiri sedikit. Dengan satu tangan, ia menopang tubuh Kinara. Dengan tangan lainnya, Farhan berusaha merebahkan istrinya itu ke atas ranjang.

Gerakannya sangat hati-hati. Sangat pelan. Seolah Kinara adalah sesuatu yang rapuh dan berharga.

Namun baru saja punggung Kinara menyentuh kasur, kelopak mata wanita itu bergerak.

Kinara terbangun.

Matanya terbuka perlahan, masih buram oleh sisa tidur. Dan hal pertama yang ia lihat adalah wajah Farhan yang berada sangat dekat dengan wajahnya, yang membuat napas mereka bertemu.

Farhan langsung membeku, sementara Kinara pun terdiam. Matanya membesar sedikit saat kesadarannya benar-benar kembali. Wajah mereka hanya berjarak beberapa senti. Ia bisa merasakan napas Farhan yang hangat, serta melihat jelas sorot mata suaminya yang berbeda dari biasanya.

Untuk beberapa saat suasana diantara mereka terasa sunyi. Kinara merasakan detak jantungnya berdegup sangat kencang, begitu pula dengan Farhan.

Ia ingin menjauh, memberi jarak, dan kembali bersikap rasional. Tapi tatapan Kinara yang masih setengah mengantuk, polos dan tanpa dinding pertahanan, membuat niat itu melemah. Tangannya masih menopang tubuh Kinara. Jarak mereka semakin dekat tanpa ia sadari.

“Mas? A-apa yang ingin mas lakukan padaku?” tanya Kinara yang suaranya nyaris seperti hembusan napas.

"A-aku ingin membetulkan posisi tidurmu, itu saja. Namun sepertinya, aku justru membuatmu terbangun. Maafkan aku." Ucap Farhan dengan gugup yang masih tetap berada dalam posisinya dan membuat Kinara merasakan pipinya memanas dan tidak tahu harus melakukan apa.

Kinara menarik napas pelan, berusaha menenangkan dirinya sendiri. Dadanya masih naik turun tidak teratur, jantungnya berdetak jauh lebih cepat dari yang seharusnya. Wajah Farhan masih terlalu dekat, terlalu nyata, dan sorot matanya membuat Kinara merasa seolah sedang berdiri di ambang sesuatu yang belum pernah ia pijak sebelumnya.

Ia menelan ludah, lalu memaksa suaranya tetap terdengar tenang meski dadanya bergetar.

“Nggak apa-apa, Mas. Aku cuma kaget aja.” ucap Kinara akhirnya, pelan namun jelas.

Kalimat itu sederhana, tapi cukup untuk membuat Farhan tersadar sepenuhnya akan posisinya.

Seolah baru saja terbangun dari lamunan panjang, Farhan mengerjap cepat. Ia melihat betapa dekatnya wajah mereka, betapa napas mereka masih saling bersentuhan. Ada rasa hangat yang tiba-tiba berubah menjadi gugup. Tangannya yang sejak tadi menopang tubuh Kinara langsung terasa kaku.

“Maaf,” katanya cepat, lalu segera menarik dirinya dari tubuh Kinara.

Farhan mundur selangkah untuk memberi jarak yang aman diantara dirinya dan Kinara. Gerakan itu membuat Kinara langsung bangkit dan duduk di ranjang. Punggungnya sedikit menegang, tangannya meremas ujung selimutnya, sementara Farhan berdiri di depannya dengan sikap canggung yang jarang sekali ia tunjukkan.

Untuk beberapa detik, mereka hanya saling menatap, tanpa ada kata-kata yang keluar dari mulut mereka. Hanya ada keheningan yang terasa aneh yang terlalu penuh oleh perasaan yang belum sempat diberi nama. Wajah Kinara masih memanas, sementara Farhan menunduk sebentar, lalu kembali menatapnya dengan sorot mata yang sulit dibaca.

Ia merasa canggung.

Namun bukan canggung yang membuatnya tidak nyaman, melainkan canggung yang membuat jantungnya berdegup lebih cepat dan napasnya yang terasa pendek. Kinara mengalihkan pandangannya dari Farhan. Ia merapikan rambutnya yang sedikit berantakan, lalu menarik napas dalam-dalam sebelum mencoba mengumpulkan kembali ketenangan yang sempat hilang dari dirinya.

“Sepertinya sudah subuh. A-aku mau ambil wudhu dulu, mas.” ucap Kinara akhirnya dengan suaranya yang pelan dan terbata bata.

1
Inooy
kesedihan seorang ayah ketika melihat anak2 nya tidak bisa kluar dr masa lalu yg membelenggu nya...
tidak ada seorang ayah ato seorang ibu yg akan tenang hidup nya jika anak2 nya belum mendapatkan pendamping hidup nya,,karena sejati nya orangtua akan lebih tenang jika anak2 nya udh memiliki kehidupan nya masing2..dengan kata lain anak2 udh memiliki pendamping hidup nya, karena hanya pendamping hidup lah yg akan membersamai anak2 nya sampe tua nanti...
Anis Widayanti
bagus..
ceritanya hidup.
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: terima kasih bintang limanya kak 🙏😍
total 1 replies
Inooy
baru aq buka nih cerita nya setelah aq simpan,,mudah2an cerita nya menarik sampe akhir..karena jujur klo cerita nya g menarik aq langsung skip...udh banyak cerita yg aq skip karena alur nya suka melenceng dn feel nya kadang2 g kluar 🤭
mudah2an d sini mah aq lanjut teroos sampe akhir, soal nya d bab awal udh menarik cerita nya...
Inooy: siaaap kakaaa..🙏
total 2 replies
Ghiffari Zaka
lah...AQ makin GK tau aja gmn si farhan ini,atau dia cmn putra2 pula ya cinta ma istrinya??🤦🤦
Ghiffari Zaka
ih dasar si Buto ijo....GK da malu2nya,emang muka tembok dia,sok pede bngt dia msh ngarep ma farhan🤦🤦🤦🤦
Ghiffari Zaka
jadi ragu nih sm Farhan......awas loh benci itu artinya benar2 cinta,apa iya km ud GK cinta?? tp kok km masih emosi gini yak????
Ghiffari Zaka
tp AQ suka dech Farhan,AQ suka km yg tegas GK terpengaruh,AQ suka km yg konsisten dlm ber komitmen,dan AQ suka km ketika saat seperti ini msh ingat akan istrimu🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
ud Farhan GK usah lama2 usir aja,dan kasih peringatan os karyawanmu untuk GK izhinkan dia msk LG ke kantor mu,jangan bertele2 nnt setan msh goda km loh.....
Ghiffari Zaka
serius nnt2 Farhan GK tergoda,ah lanjut lah Thor.....
Ghiffari Zaka
hah...lanjut thooor ..AQ ud GK sabar mau lihat kelanjutannya,apa Farhan msh mau menerima Dilla LG atau GK,lok terima lgi,siap2 ya author kehilangan AQ,😂😂😂😂 maaf Thor...banyak ngancem,soalnya nasib mereka ada di tangan mu🙏🙏🙏🙏
Ghiffari Zaka
thooooor...awas ya lok author buat mereka balikan kg,AQ GK mau kasih like LG,AQ bakal mogok like sama GK mau kasih subscribe ya thoor...🤭🤭🤭🙏🙏🙏,pokoknya AQ ngambek,kan kasihan Kinara to thoor,ud berkorban bgt besar loh dia,ah emboh lah...pokoknya AQ ngancem dech😢😢😢😢
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: gak bakalan balikan kok kak mereka, tenang aja🤭
total 1 replies
Ghiffari Zaka
nah loh Buto ijo ud datang,semoga cinta Kirana dan Farhan kuat ya...jangan mudah di ganggu sm masa lalu yg udah nyakiti kalian🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
yaaah ud 6 bln aja,dan bentar lagi pasti ada Buto ijo yg datang buat ganggu ketenangan mereka,pliiis...lindungi mereka ya Thor....🙏🙏🙏🙏
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: pasti kak😄
total 1 replies
Anis Widayanti
ini yang namanya mencintai karena Allah 😍
Anis Widayanti
Farhan gengsinya yg terlalu besar...suatu saat akan runtuh
Anis Widayanti
bismillahirrahmanirrahim
niatkan karena Allah...semua ajan indah pada waktunya
Anis Widayanti
Masya Alloh...
Anis Widayanti
pepatah Jawa mengatakan "witing tresno jalaran Soko kulino" bisa dicoba Farhan...
Anis Widayanti
yg benar saja tidak butuh wanita, menang lahir dari mana Farhan
၄၃𝚃𝚛ị𝚗𝚑𝙷à𝚗𝚃𝚞𝚢ế𝚝౨ৎ
y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!