"Uncle, Cinta itu apa?"
"Cinta itu? saat kau ingin menghabiskan sisa hidupmu bersamanya."
"Oh! Senja Cinta Uncle."
"Hahaha.... "
"Senja serius! Uncle, Love Me Please!"
Senja Aulia Husna, gadis periang yang mencari apa arti Cinta! Hingga melabuhkan kata cinta pada pria matang yang ia panggil dengan sebutan Uncle.
"Uncle tak mencintaimu senja! Kau keponakan Uncle!"
Erangan frustasi dari pria dewasa berumur 35 tahun bernama Riko Dirgantara.
Bagaimana perjuangan Senja mendapatkan Cinta Uncle Iko?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 28
Kakinya melangkah begitu tegas, api cemburu menyelimuti dalam diri Uncle Iko.
"Senja! Pulang!" Ucap Uncle Iko yang tiba-tiba datang ke arah Senja dan menarik paksa tangan Senja.
"Uncle? Kenapa?" Ucap Senja bertanya.
"Pulang sekarang Uncle Bilang! Pulang!" Ucap Uncle Iko dengan nada meninggi.
"Lepas! Dia pergi dengan saya! dan pulang dengan saya! Apa anda mengerti!" Ucap Angga dengan sopan namun dengan nada yang tak bersahabat.
Tangan nya berusaha melepaskan cekalan tangan Uncle Iko pada Senja.
"Kau jangan ikut campur anak ingusan." Ucap Uncle Iko menatap tajam ke arah Angga.
"Uncle! Kau siapa? berani melarang ku pulang dengan nya! Bahkan Bunda dan Ayah sudah mengizinkan ku pergi dengan nya!" Ucap Senja mendelik dengan remeh.
"Senja! Jaga batasan mu!" Ucap Uncle Iko tersulut emosi.
"Kau yang harus menjaga batasan mu Uncle! Kita hanya sebatas keponakan dan uncle saja tak lebih!" Ucap Senja menekan kan kata hubungan di antara mereka berdua.
"Aku akan pulang bersama Angga!" Ucap Senja menarik tangan Angga untuk segera pergi.
Senja pun pergi meninggalkan Uncle Iko yang termenung diam menatap punggung Senja yang pergi dan kian menghilang.
Kenapa aku bisa emosi seperti ini! apa yang terjadi padaku Benar yang di katakan Senja! Gumam Uncle Iko dalam hatinya, ia pun memutuskan untuk pulang dan tak mengikuti kemana arah Senja untuk pergi.
"Senja?" panggil Angga dengan lembut.
"Ya?" Jawab Senja.
"Kau tak apa-apa?" Tanya Angga memastikan suasana hati Senja saat ini.
"Sedikit kesal saja." Ucap Senja jujur.
"Kesal? Denganku?" Ucap Angga bertanya.
"Bukan, Uncle Iko. Aku tak tau jika dia senekat itu menghampiri ku dan menyuruh ku pulang seenaknya." Ucap Senja yang masih di selimuti rasa kesal dalam dirinya.
"Dia Cemburu!" Ucap Angga dengan tiba-tiba.
"Tak mungkin Angga! Dia tak mencintaiku! Dia hanya menganggap ku sebagai keponakan saja." Ucap Senja jujur, memang kenyataan nya begitu kan.
"Tapi aku berucap jujur!" Ucap Angga.
"Hentikan omong kosong mu Angga, Tapi jika itu benar aku juga sangat senang." Ucap Senja
"Kau masih menaruh harapan besar mu pada Uncle Iko senja? tak adalah kesempatan untukku?" Tanya Angga dengan begitu lirih.
"Ah... aku tak mau membahas ini ayo pulang!" Ucap Senja lagi, dan Angga pun menganggukkan kepalanya.
Angga cukup faham penolakan yang dilakukan Senja untuk dirinya secara halus.
🍃
Tok
Tok
Tok
"Senja! Boleh Uncle masuk?" Ucap Uncle Iko dengan lembut mengetuk pintu kamar milik Senja.
Hening, tak ada sahutan apapun dari dalam kamar tersebut. "Senja! Uncle hanya ingin meminta maaf padamu." Ucap Uncle Iko dengan lirih.
Clek!
Senja pun membuka pintu dan membalikkan badan merebahkan tubuhnya di atas kasur.
"Huft!" Helaan nafas panjang dari Uncle Iko untuk masuk kedalam kamar milik Senja.
"Senja!" Ucap Uncle Iko dengan begitu lirih saat ada di dalam kamar.
"Katakan Uncle!" Ucap Senja dengan masih kesal.
"Uncle minta maaf atas kejadian tadi siang di mall tersebut."
"Maaf, tak seharusnya uncle berlaku seperti itu padamu!"
"Maaf jika Uncle tak seharusnya menganggu kecanmu dengan Angga kekasihmu?" Ucap Uncle Iko dengan begitu lembut.
"Hanya itu saja?" Ucap Senja dengan nada remeh.
"Kau benar Senja! Jika orang tua mu sudah menyetujui mu dengan Angga! Maka Uncle juga menyetujui mu dengan nya." Ucap A uncle Iko.
"Uncle sayang padamu! Uncle tak ingin kau di sakiti oleh nya! Tapi jika kau bahagia Uncle juga bahagia! Kau keponakan Uncle satu-satunya Senja." Ucap Uncle Iko.
Tebakan mu salah Angga! Uncle Iko hanya tak ingin aku di sakiti oleh mu! Dia hanya menjaga ku saja, sebagai keponakan dan Uncle! Huh! Miris! Ku kira ucapan mu tadi benar adanya Angga. Lirih Senja berbicara dengan hatinya.
"Tak apa Uncle! Terimakasih kau telah mengkhawatirkan ku!" Ucap Senja berusaha tersenyum.
"Tentu! Kau keponakan Uncle yang sangat Uncle sayangi." Ucap Uncle Iko tersenyum.
"Tak bisakah kau menganggap ku sebagai wanita dewasa Uncle! Bukan keponakan kecilmu!" Ucap Senja dengan serius.
"Senja! tak usah membahas ini." Ucap Uncle Iko tak ingin membahas persoalan ini.
"Kenapa Uncle?" Tanya Senja.
"Perbedaan umur! dan status kita Senja! Dan Uncle tak mencintaimu... Uncle... " Ucapan Uncle Iko terpotong saat Senja berucap.
"Uncle hanya menganggap mu sebagai keponakan Senja." Ucap Senja menirukan suara Uncle Iko.
"Syukur kalau kau mengerti itu Senja." Ucap Uncle Iko tersenyum.
"Jika sudah tak ada yang ingin Uncle Iko bicarakan, silahkan keluar Uncle! Senja ingin beristirahat." Ucap Senja dengan lembut.
"Ah Baiklah Senja! Selamat malam." Ucap Uncle Iko tersenyum.
🎶🎶🎶
Yah Uncle Iko ih! Gak peka banget sama perasaan nya.
Wkwkkwk
Ada yang gemes ga sama Uncle Iko!
Happy Reading ya guys! Jangan lupa like dan komen.
Untuk yang udah Vote terimakasih.
Author mau kasih Info untuk beberapa hari ke depan Author bakal libur UP dulu ya.
Mau nyiapin ujian Pra Skripsi dulu ya.
Minta do'anya supaya lancar semuanya.
See youuu ❤❤❤❤🤗🤗🤗🤗
boleh mampir k novelku KK tinggal klik d profileku ya..