Suatu hari Kael ikut misi menutup Rift kecil.
Namun Rift itu berubah menjadi Rift Hitam — portal langka yang belum pernah tercatat.
Di dalamnya mereka menemukan kuil kuno dari dimensi lain.
Di tengah kuil ada artefak hidup yang disebut:
Core of Eclipse
Ketika semua orang mati diserang Abyssal, Kael menyentuh inti tersebut.
Dan dunia tiba-tiba berhenti.
Sebuah suara muncul:
“Host ditemukan. Sistem Evolusi Dimulai.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rehanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eclipse Breaker — chapter 30: Perburuan yang Sebenarnya
Angin malam terbelah oleh tekanan energi.
Atap gedung tempat Kael berdiri… mulai retak.
CRACK… CRACK…
Di satu sisi—
Kael dan Raven.
Di sisi lain—
lima anggota elit Noctis Veil.
Sunyi sejenak.
Namun semua tahu—
ini bukan pertarungan biasa.
Serangan Awal
Topeng putih mengangkat tangannya.
“Eksekusi.”
Satu kata.
Namun cukup.
Detik berikutnya—
kelima anggota bergerak.
Bukan cepat.
Tapi… sempurna.
Tanpa celah.
Dua menyerang Raven.
Tiga langsung ke Kael.
Kael vs Tiga Elit
BAM!
Serangan pertama menghantam Kael.
Ia menahan—
namun tetap terdorong mundur.
“Tekanannya beda…”
Yang kedua muncul dari samping.
Pisau energi menusuk.
Namun—
VOID STEP
Kael menghilang.
Muncul di belakang.
Menyerang balik.
SLASH
Namun—
serangannya ditahan.
Dengan satu tangan.
“…Kau tidak cukup cepat.”
Kael menyipitkan mata.
“…Serius?”
Adaptasi Musuh
Sistem langsung merespon.
[SISTEM ECLIPSE]
Analisis:
Target memprediksi pola gerakan
Kael langsung mengerti.
“Mereka membaca gerakanku…”
Shadow Army
“Kalau begitu…”
Ia mengangkat tangan.
“Semua keluar.”
Bayangan meledak.
Dread Knight muncul.
Abyss Wyvern turun dari langit.
Puluhan shadow bangkit.
Namun—
reaksi musuh…
tenang.
Topeng putih berbicara,
“Formasi kedua.”
Kelima anggota langsung berubah posisi.
Energi mereka menyatu.
Lingkaran terbentuk.
Anti-Shadow
BOOOOM
Gelombang energi menyapu area.
Shadow Kael—
terhenti.
Beberapa bahkan…
hancur.
Kael membeku sesaat.
“…Mereka bisa menekan shadow?”
Sistem menjawab.
[SISTEM ECLIPSE]
Kemampuan lawan:
Interferensi bayangan
Di sisi lain—
Raven bertarung sendirian.
Dua elit menyerangnya tanpa henti.
Namun—
SLASH!
Salah satu dari mereka terpotong.
Langsung.
Cepat.
Raven berdiri tegak.
Matanya dingin.
“…Jangan ganggu aku.”
Namun—
tubuh yang terpotong itu…
bergerak lagi.
Menyatu kembali.
Raven mengerutkan kening.
“…Tentu saja tidak semudah itu.”
Tekanan Meningkat
Kembali ke Kael—
tiga elit menyerangnya bersamaan.
Serangan bertubi-tubi.
Tanpa celah.
BAM! BAM! BAM!
Kael terpukul.
Mundur.
Luka mulai terlihat.
Namun—
ia tersenyum.
“…Akhirnya terasa hidup.”
Perubahan Kael
Sistem bergetar.
[SISTEM ECLIPSE]
Sinkronisasi meningkat
Bayangan Kael berubah.
Lebih pekat.
Lebih dalam.
Matanya bersinar ungu gelap.
“…Kalau kalian bisa adaptasi…”
Ia mengangkat tangan.
“…aku juga.”
Evolusi Bayangan
Dread Knight berubah.
Armor-nya retak.
Energinya meningkat.
Pedangnya menjadi lebih besar.
Lebih berat.
Abyss Wyvern mengaum.
Sayapnya memanjang.
Aura kematian semakin kuat.
Sistem muncul lagi.
[SISTEM ECLIPSE]
Shadow Evolution aktif
Kael menghilang.
VOID STEP
Muncul—
tepat di tengah tiga elit.
“Sekarang… giliranku.”
Dread Knight menyerang dari depan.
Wyvern dari atas.
Kael dari belakang.
BOOOOOOM
Ledakan besar.
Dua elit terpental.
Satu bertahan—
namun terdorong mundur.
Untuk pertama kalinya—
formasi mereka retak.
Topeng Putih
Sosok pemimpin melangkah maju.
Perlahan.
Tenang.
Namun—
auranya berubah.
Lebih berat.
Lebih gelap.
“…Cukup.”
Empat lainnya langsung mundur.
Memberi ruang.
Kael menatapnya.
Instingnya langsung bereaksi.
“Ini… beda.”
Bukan Manusia Biasa
Topeng putih melepas sarung tangannya.
Kulit di tangannya—
retak dan berwarna Hitam.
Seperti…
yang di dungeon sebelumnya.
Sistem langsung berbunyi keras.
[SISTEM ECLIPSE]
PERINGATAN
Host tingkat tinggi
Kontrol entitas: stabil
Kael mencoba untuk menyipitkan mata.
“…Jadi kau bukan manusia biasa.”
Sosok itu menjawab pelan,
“Manusia… sudah lama tidak cukup.”
Ia mengangkat tangannya.
Energi gelap terkumpul menjadi satu.
Lebih padat dari sebelumnya.
Raven langsung berdiri di samping Kael.
Matanya serius.
“…Yang ini.”
“…kita hadapi bersama.”
Kael tersenyum tipis.
“…Akhirnya.”
Dan di atas kota Asterra—
pertarungan yang sebenarnya…
baru saja dimulai.