NovelToon NovelToon
Sahabatku, Maduku

Sahabatku, Maduku

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Tak punya pilihan lain, selain mengikuti apa yang sahabatnya Fani minta. yaitu menikah dengan Fauzan yang notabennya adalah suami Fani.

Fauzan adalah masa lalunya dan Kemala bersama Fauzan memiliki memori yang bisa di katakan tidak baik-baik saja. tetapi Kemala menerimanya dan dia rela menjadi istri kedua supaya sahabatnya itu bersemangat kembali dan mau menjalani perawatan atas penyakitnya, yaitu kanker payudara.

pernikahan yang cukup pelik dan Kemala kira kalau dirinya dan Fauzan tidak akan sejauh itu. mereka hanya menikah demi permintaan Fani saja, akan tetapi tidak untuk Fauzan dan Fauzan menuntut supaya Kemala mau melakukan tugasnya sebagai istri betulan, termasuk melayaninya di atas ranjang.

cekidokttt mohon dukungannya untuk karya saya yang kesekian, terimakasih😊🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Hoekkkk hoekkk

Entah ke berapa kali Kemala merasakan mual yang begitu hebat sekali, sampai-sampai seluruh isi perutnya terasa di paksa keluar dan benar-benar membuat tubuhnya lemas tak bertenaga.

Yang lebih menyedihkan lagi ketika Kemala tak punya siapapun dan hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri.

Ck!! Harusnya Kemala sadar diri kalau dia tidak punya siapapun dan sudah menjadi resiko sebagai istri kedua seperti ini, sendirian, terasingkan dan terabaikan.

Namun nyatanya Kemala tak sekuat itu, diam-diam air matanya meluruh begitu saja dan tiba-tiba dadanya terasa sesak karena hantaman emosi. Kemala biasanya tidak seperti ini dan biasanya ia selalu terlihat kuat, ahh mungkin karena hormon kehamilan. Ya, pasti.

Ngomong-ngomong di mana pria itu? Dan kenapa dia tidak menemui Kemala lagi? Apa dia betulan hanya ingat ketika meminta jatah saja? Dan setelah membuat Kemala hamil dia kabur? Ckck!! Jika memang begitu, maka pria itu tak ubahnya hanya sebagai si brengsek saja!!!

Hoekkk hoekkk

Lagi Kemala muntah dan kali ini bukan hanya tubuhnya meluruh di lantai dengan muntahan yang terlihat hanya cairan saja, wanita itu sampai merangkak untuk bisa sampai ke ruang tv karena sakng lemasnya. Bahkan Kemala pun izin bekerja karena kondisinya benar-benar sangat lemas sekali.

****

“Mbak, baik-baik aja kan?.“Tanya Sisi sesaat setelah Kemala sampai di kantor dengan keadaan wajah yang terlihat pucat pasi dan sudah mirip mayat hidup. Sebetulnya kondisi Kemala masihlah belum terlalu baik, tetapi karena pekerjaan yang menumpuk dan tidak mungkin membebani orang lain, Kemala pun memutuskan untuk berangkat bekerja.

Kemala memaksa bibirnya tersenyum”I'm ok Si, slow down.“

Sisi mendengus”Apanya yang slow down. Wajah mbak pucat kayak mayat ih, udah periksa belum?.“Ujarnya terdengar perhatian dan membuat Kemala tersenyum getir, Sisi yang notabennya hanya seorang rekan kerja terdengar perhatian sekali padanya. Lalu suaminya? Jangan tanya, sudah tiga hari ini sama sekali tidak bertanya tentang kabar Kemala, padahal dia yang paling niat sekali membuat Kemala hamil hingga kesusahan begini.

“Tenang Si. Cuman masuk angin doang kok dan udah minum obat juga.“Bohongnya, Kemala tak mungkin membuat Sisi semakin khawatir terhadap kondisinya.

Sisi menghela nafas lega”Yaudah kalau gitu, tapi kalau mbak sekiranya mau pulang, bilang ya? Nanti aku yang anter mbak.“Ucapnya dan membuat mata Kemala berkaca-kaca karena terharu, maklum. Kemala sedang dalam penguasaan hormon hamil, jadi perasannya lebih sensitif ketimbang manusia lainnya.

“Udah dong jangan nangis, mbak. Tuh kan. Pasti boong deh.“Tutur Sisi sambil menunjuk tepat ke arah Kemala sambil menyipit, ck!! Kemala lantas mengusap cepat air matanya dan terlihat tegar, padahal hatinya di dalam sana remuk redam.

“Udah sana, kerja. Enggak bohong Si, tapi hormon aku benar-benar kacau, mungkin mau Pms Kali.“

“Oh gitu, yaudah deh, aku percaya sama mbak. Tapi kalau ada apa-apa kasih tahu ya?.“

“Iya bawel.“

*****

Untungnya Sisi dan beberapa rekan kerja yang lainnya begitu baik, hingga mereka mau menbantu meng handle beberapa kerjaan Kemala dan Kemala sendiri berakhir rebahan di salah satu divisi audit yang kebetulan sekali kepala audit sedang tidak ada di kantor dan Kemala bisa tidur di sana sebentar untuk meredekan rasa mual dan lemas tubuhnya.

“Ger..“Panggil Kemala pada salah satu bagian divisi audit perusahaan, Geri namanya dan dia termasuk senior di kantor ini, meski begitu. Geri terkenal ramah dan baik, tidak ada yang namanya senioritas, makanya hampir semua penghuni kantor menyukai Geri.

Pria itu lalu menoleh dan sejenak mengabaikan pekerjaannya”Iya Mala, apa?.“Tanyanya serius, Kemala menggigit bibir bawahnya dan kedua pupil matanya berputar, tiba-tiba ia ingin sebuah rujak dan satu-satunya yang tersisa di ruangan inia dalah Geri, sedang beberapa rekan kerja pria itu sedang jajan di bawah. Karena mondisi tubuhnya yang lemah, Kemala tak visa membeli rujak itu sendirian, tetapi meminta pada Geri, Kemala pun merasa agak sedikit segan.

“Eum, enggak jadi deh.“Tukas Kemala yang memutuskam untuk tidak menyuarakan isi hatinya, ia terlalu malu dan terlalu segan dengan Geri.

Kening Geri mengeryit dalam, tatapan matanya cukup tajam”Mala, ada apa? Kayak sama siapa aja, ayo cerita..“

Kemala terlihat kebingungan, tetapi desakan ingin memakan rujak di sore hari ini begitu kuat sekali, membayangkan saat lidahnya mencecap rasa segar, manis, lembut dan pedas dari bumbu rujaknya sudah membuat kepala Kemala berputar-putar dan perutnya terasa berdesir hebat. Akan tetapi__

“Aku boleh minta tolong, enggak?.“Tanyanya, Kemala tak punya pilihan, desakan ini begitu kuat sekali. Semakin di tahan semakin kepalanya membayangkan sensasi memakain buah-buahan segar di campur dengan bumbu rujaknya dan pastinya rasanya akan sangat lezat sekali.

“Boleh, apa?.“

“Eumm.. tolong beliin rujak please..“Ujar Kemala lirih, kedua tangannya bahkan di tangkup di atas dada. Tentu saja mendengar permintaan yang di layangkan Kemala terasa aneh sekali, pasalnya Kemala sednag sakit lho, alih-alih meminta makan. Terlebih habis muntah beberapa kali sampai membuat tubuhnya lemas begini, ehh malah minta di belikan rujak__walau begitu, sebagai teman yang baik dan senior yang baik, Geri pun menganggukan kepalanya dan membuat binar di mata Kemala terlihat cerah pun dengan senyum lebar yang tersungging di bibirnya.

“Makasih ya, Ger. Kamu baik banget deh..“Puji Kemala, Geri hanya bisa tersenyum kecil. Lalu pria itu pun segera melaksanakan titah Kemala dengan Kemala yang sebelumnya sudah memberinya uang__pada awalnya Geri menolak uang dari Kemala, namun Kemala mendesaknya dan pada akhirnya Geri pun menerima uang pemberian Kemala.

*****

Sepulang kerja Kemala pun memutuskan untuk kontrol ke dokter kandungan dan dia sendirian. Tentunya bisa saja Kemala meminta Fauzan menemaninya, akan tetapi karena gengsinya terlalu tinggi bercampur dengan rasa kesal yang masih di rasakannya, Kemala pun memutuskan pergi sendirian.

Sesaat setelah mengambil nomor antrian, Kemala pun memutuskan untuk duduk di bangku kedua dan di saat itulah, ekor matanya menangkap beberapa ibu-ibu dengan perut besar mereka di dampingi suami mereka, bukan hanya itu saja. Tetapi terlihat kebanyakan para suami yang ikut datang terlihat begitu perhatian dan oenub cinta.

Sementara Kemala sendiri? Ahh jangan di tanya, dia hanyalah istri kedua dan hadirnya jabang bayi di perutnya bukan keinginannya juga.

“Sayang, aku udah gak sabar banget deh. Pingin liat dede.“Ucap salah satu pria yang tak jauh duduk berdampingan dengan istrinya, pria itu terlihat menatap istrinya penuh cinta dan tangannya dengan setia membelai lembut perutnya beberapa kali.

“Iya sayang, aku juga.“

Cuppp

Dia membubuhkan sebuah kecupan di perut sang istri dan keningnya. Di saat itulah hati Kemala terasa perih dan sakit secara bersamaan__bagaimana pun dirinya seorang wanita hamil dan dia butuh di perhatikan di perlakukan lembut begitu, apaan sih?? Kepalanya menggeleng beberapa kali dan mencoba menepis pemikirannya yang tiba-tiba itu, Kemala lantas menarik nafasnya panjang untuk menenangkan juga menyadarkan dirinya sendiri dan dia juga memilih untuk bermain ponsel saja, ketimbang melihat ke sekeliling dan ujung-ujungnya hanya membuat hatinya sakit.

*****

Kondisi janin sehat dan kata dokter apa yang terjadi pada Kemala wajar, dokter juga telah meresepkan beberapa obat dan vitamin untuknya.

Kemala merasa perasaannya menjadi lebih tenang dan langkah kakinya menjadi lebih ringan, sebelum benar-benar pulang ke rumah Kemala ingin mampir dulu sebentar ke mall untuk jalan-jalan dan berburu kuliner, rekannya Sisi dan Mitha katanya tak bisa karena mereka masih bekerja di kantor, sedang Kemala izin pulang duluan, tidak apa-apa, Kemala sudah biasa sendirian kok. Ya, walau dalam kondisi yang berbeda, tetapi Kemala dengan yakin dirinya akan selamat sampai nanti pulang ke rumah.

“Kayaknya enak deh kalau beli roti ini.“Gumamnya, lalu Kemala pun meraih beberapa bungkus roti dan setelahnya membawa roti yang tadi ia pilih ke kasir dan menbayarnya.

Seusai itu, Kemala melanjutkan untuk membeli ice cream dan juga ramen dengan level 0. Biasanya Kemala akan sangat selow jika jalan sendirian dan makan sendirian di mall__beda halnya dengan yang Kemala rasakan sekarang, rasanya hampa dan aneh saja. Meski begitu, Kemala memilih untuk tetap duduk di kursinya dan menghabiskan ramen pesanannya dan untungnya jabang bayi di dalam perutnya pun tam berulah dan membiarkan Kemala menikmati makanannya.

“Sayang...“Suara itu membuat kunyahan Kemala terhenti, wanita itu dengan cepat menoleh ke sumber suara dan pupil matanya membesar tatkala melihat sepasang sejoli yang saat ini duduk tepat beberapa meter dari keberadannya.

Mereka adalah Fauzan dan Fani yang sedang saling menyuapi dan menatap penuh cinta.

Cihhh.. bisa-bisanya mereka. Padahal kondisi Kemala memburuk akhir-akhir ini, bahkan setiap pagi selalu ada drama muntah dengan tubuh lemas dan susah makan, ini juga baru Kemala bisa makan seleluasanya__tapi lihatlah sepasang sejoli itu, mereka tertawa bahagia di atas penderitaannya dan tanpa memikirkan Kemala sedikit pun.

“Ehh mbak, mbak gak kenapa-kenapa?.“Tanya seseorang yang membuat Kemala refleks membuang muka ke samping dan mengusap air matanya kasar, di lain sisi, Fani dan Fauzan kini menoleh ke arah Kemala dan baru tersadar kalau ada Kemala di dekat tempat duduk mereka.

Lho, untuk apa dia ke sini? Sendirian? Gumam Fauzan seraya menatap lurus pada Kemala. Sedang Fani, wanita itu terlihat dingin dengan sorot mata yang sulit terbaca.

“Eh saya enggak papa kok, mbak.“Sahut Kemala yang kini sudah memasang senyum palsu dengan wajahnya yang di pasang seceria mungkin, walau sebetulnya mbak di depannya tahu hal yang sebaliknya yang sedang terjadi pada Kemala. Namun ia memilih bungkam dan tidak ingin mencampuri urusan yang bukan urusannya.

“Saya mau ngembaliin dompet mbak, tadi jatuh saat mbak beli roti.“Ujar mbak itu seraya mengembalikan dompet Kemala dan Kemala menerima dompet itu dengan suka cita, Kemala tak lupa mengucapkan terimakasih pada mbak tadi.

1
muznah jenong
lanjut Thor..
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
gitu donk kan jadi seneng lihat ya
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih ya😊 di tunggu, ya😊🙏
total 2 replies
Maemanah
lanjut...👍👍❤️❤️
Dewi Sri Astuti: di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
YA ALLAH ini manusia ....benar2 tom and Jerry...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Mereka kan musuh, jadi ya begitu. sabar ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
dasar laki2 cancuters bisa2 ya buat orang naik tensi aja ni ni paus...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥. sip😊🙏
total 1 replies
Maemanah
thor kenapa aku yg sakit hati ...si paus ini bikin naik darah aja
good job thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: 😥 ok, makasih ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
semangat update ya thor💪💪💪
lanjut 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih, sip di tunggu😁🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor...❤️❤️❤️❤️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu😊
total 1 replies
muznah jenong
the best Thor ...
Dewi Sri Astuti: Makasih😊🙏
total 1 replies
Maemanah
kasihan kerala thor...tinggalin aja su paus..biar tau rasa...lanjut thor ♥️♥️♥️👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥😥😥 ok, di tunggu ya🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: sip, di tunggu ya😁🙏
total 1 replies
Maemanah
seru thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Terimakasih😁🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍👍👍
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!