NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Perjodohan
Popularitas:47.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

( Ketakutan Axel.)

" Benar-benar, keterlaluan mereka semua." geram Johan. setelah mendengar penjelasan dari Axel..

" Kakek tenanglah, semua sudah di kerahkan mungkin lusa para pasukan. akan kembali dengan berbagai jenis senjata yang lolos! Kakek tidak perlu terlalu banyak pikiran." ucap Axel.

Sementara itu, Carlin saat ini sedang duduk manis. Menatap datar penyusupnya di balik jeruji besi, wajah penyusupnya sudah tidak terbentuk lagi akibat di hajar terus menerus oleh Juan dan pasukannya. Carlin akui bahwa penyusup itu keren meskipun sudah mendapatkan begitu banyak siksaan dari mereka semua, si penyusupnya masih tetap hidup. Walaupun dengan kondisi yang mengenaskan, dan sudah tidak berbentuk lagi.

" Hmm kamu, keren juga! Ternyata meskipun sudah di siksa. tapi kamu masih bisa bertahan sampai sekarang? " ucap Carlin dengan senyum menyeringai, Si penyusup itu menatap penuh benci, dan dendam kepada Carlin.

  " Siapa, tuan mu? Dan apa tujuan mu menyelinap, masuk ke dalam kamar ku? mau membunuh ku yah? Sayangnya kamu tidak akan pernah mampu membunuhku." Carlin sebenarnya sudah tahu, karena Juan sudah melapor pada Axel di saat mereka hendak sarapan pagi tadi, tapi Juan juga belum tahu betul di balik motif itu untuk apa. Karena penyusupnya masih tetap bungkam, Lea yang biasanya set sat set sat jadi merasa gemas.

 " Kamu, tadi malam bilang aku cantik! Apa sebenarnya kamu mau menculik ku? Tuan mu yang menyuruh mu begitu, iya? Cepat katakan, sebelum aku mengirim mu ke neraka jahanam hihihi." Mata-nya berkilat tajam, dan terkekeh kecil, tawa yang mampu membuat bulu kuduk berdiri.

Para penjaga, yang ada di sana ikut merinding dan nggak nyaman, dengan apa yang di lakukan sang nyonya.Oh maklum biasanya si Carlin itu irit bicara, jarang berinteraksi dan belum pernah datang ke tempat seperti itu tapi sekarang hanya Carlin, yang seperti orang yang sedang kerasukan.

Carlin tiba-tiba, mengangkat tangannya membuat para penjaga saling bertatapan karena mereka tidak paham, apa maksud sang nyonya.

 " Masa, begini saja kalian tidak paham! Heran deh." kesalnya, sambil meraih alat kejut listrik, yang ada di atas meja dengan kasar Lea bangkit dari duduknya.

" Buka, pintunya? " perintahnya.

  " Nyo---"

penjaga itu meneguk ludahnya, karna Lea menatapnya dengan tatapan tajam Membuatnya mau tidak mau membuka pintu jeruji besi itu. Lea mendekat dan mengaktifkan tombol kejut listrik, di tangannya, pria itu langsung was-was meskipun matanya masih melotot ke arah lea

*****

  Bez~

" Aaahhh..." tubuhnya bergetar hebat terutama kepalanya, akibat arus listrik yang dia terima Teriakan penuh kesakitan itu menggema para penjaga dan pasukan, yang ada di situ berbalik badan, saking syok kaget dan ngeri dengan apa yang sudah nyonya-nya lakukan bulu kuduk mereka juga langsung berdiri.

 " Tidak, bisu kan? Tapi kenapa diam saja. cepat bicara." ucap-nya kesal, Dia menghentikan aktivitasnya. Lalu menatap kepala penyusup yang setengah-nya, sudah tidak ada rambut lagi. Yang ada malah luka menghitam, dan di ikuti darah yang keluar.

Penyusup itu bergetar, dengan mata yang seperti orang yang sedang memakai obat-obatan terlarang, dalam hatinya dia menyesal karena targetnya sangat mengerikan, dan tidak ada puas menyiksanya.

 " Hmm, sepertinya kamu orang. yang mau di siksa antara hidup dan mati dulu yah? Baru mau buka suara iya. Baiklah kalau begitu aku akan menyiksa mu." tanya-nya, dengan mata yang berbinar, di tambah seringai tipis membuat wajah cantiknya, terlihat sangat mengerikan.

" Nyonya muda, ternyata lebih menyeramkan. dari tuan Alexander! " para pasukan berbisik-bisik. karena nyonya-nya sangat menyeramkan, dan menakutkan sekali.

  " Dia, kejam sekali..."

" Sial, kenapa aku harus bertugas di sini. seharusnya aku tidak perlu, melihat hal yang menyeramkan seperti ini."

" Dia iblis, bukan manusia. dia benar-benar kejam, dan sangat menakutkan."

" kamu, benar sekali..."

   *****

Axel menyesap cerutunya, lalu mengepul asapnya, ke sembarang arah. Saat ini mereka sedang di kepung oleh musuhnya.

 " Kelompok, siapa itu. Juan? Sialan kenapa selalu saja orang yang menggangu perjalanan ku." tanyanya dia terlalu malas' untuk melihat para anak buah siapa, mereka.

 " Dari, black rose tuan. Sepertinya Maxim Leonardo! tidak terima dengan hadiah kiriman kita tuan, Makanya dia mengirim anak buahnya." ucap Juan membuat Axel terkekeh kecil, di sela-sela menghisap cerutunya.

Axel yakin bahwa Maxim tidak pernah terima kekalahannya begitu saja, mengingat semua kirimannya sudah di bantai habis-habisan oleh Juan. apa lagi salah satu anak buah kepercayaannya, mati dengan cara yang mengerikan, karena Axel mengirim biji matanya, secara langsung ke kediaman Maxim Leonardo.

 Para pasukan dari 2 belah pihak, saling menyerang, entah siapa yang sudah duluan mulai, Axel dan juan hanya menyaksikan aksi para pasukannya, dan anak buahnya Maxim! dari dalam mobilnya saja. Bukan karena tidak ingin membantu para pasukannya, karena Axel tau bahwa anak buahnya Maxim! masih jauh lemah, dari para pasukannya.

" Lama, banget sih? kenapa nggak set sat set. mereka kan lemah! " ucapan dari Lea, waktu itu tiba-tiba terngiang-ngiang, di kepalanya membuat Axel berdecak kesal.

  " Ayo kita, tidak punya banyak waktu lagi? kalau hanya diam. menyaksikannya! Di dalam mobil saja." ucap Axel, Aslinya Axel selalu teringat dengan ucapan istrinya, yang selalu menusuk-nusuk di jantung-nya, bagaikan pisau yang tajam.

Juan hanya mengangguk kepalanya, mereka berdua turun dari mobilnya, dengan pistol di tangannya. Tanpa menunggu lama-lama mereka berdua, langsung menembak pelurunya kepada para musuhnya.

 Dor~dor~dor~

Semua tembakan dari mereka tepat sekali mengenai jantung, kepala perut Dada musuh-musuhnya. Sehingga membuat para anak buahnya Maxim, hanya tersisa sedikit lagi.

 " Pergi, dan katakan kepada tuan mu. berhenti berhalusinasi, dan terima saja kekalahannya, dengan lapang dada Serta terima kenyataan bahwa adiknya mati, karena keinginannya sendiri. Bukan aku yang sudah membunuhnya." tekan Axel.

Tanpa banyak bicara, mereka langsung masuk ke dalam mobilnya, masing-masing dan segera pergi, meninggalkan tempat itu.

" Mereka, bahkan tidak perduli dengan sesama manusia, yang telah gugur.." Axel menatap miris, saat melihat para anak buahnya Maxim, yang di tinggal begitu saja setelah mati.

Mereka segera melanjutkan perjalanan yang sempat terganggu' tujuan mereka adalah menuju bandara, karena Axel harus terbang ke Polandia. Untuk melakukan transaksi dengan pemimpin kelompok mafia. yang sudah memesan senjata api dari Alexander!

*****

Carlin keluar dari kamar mandi, setelah selesai membersihkan tubuhnya, karena tadi pakaiannya. sudah berlumuran darah segar dari penyusupnya, yang sudah dia siksa Bahkan para pelayan pasukan, yang berpapasan Dengan-nya sampai menahan nafas. Seperti biasanya dia duduk santai di sofa, sambil menunggu Kelly yang sudah dia suruh untuk mengambil susu. dan juga cemilan.

" Eh, ngomong-ngomong. kok aku dari tadi nggak ada lihat si brengsek itu! Idih apa-apaan aku ini? " celetuk-nya, Kemudian dia menutup mulutnya, bisa-bisanya dia mencari keberadaan, suami laknat-nya itu.

" Gila, kenapa juga aku mencarinya? dia kan sibuk, dan keberadaannya juga nggak penting bagiku! Harusnya aku senang karena dia enggak ada. yang menganggu ku apa lagi aku sudah menjalani aktivitas. yang menjengkelkan seharian ini."

 Tok~tok~

" Nyonya, apa anda. ada di dalam sana? Bolehkah saya masuk? "

 " Iya, masuklah..."

Klik~

Kelly bergerak cepat, ada 2 orang pelayan yang ikut dengannya, mereka langsung membungkukkan badannya Lalu mendekat.

 " Santai saja, aku tidak akan menyiksa kalian! Atau memarahi kalian. Kecuali kalian sudah melewati batas." Ucap Carlin, setelah menyadari bahwa 2 orang pelayan itu, nampak pucat, dan tegang.

 " Tunggu apa lagi, kalian datang kemari. untuk membantu ku bukan? Kenapa malah melamun."

 " Iya, Nyonya." Sahut mereka dengan kompak.

Carlin membiarkan Kelly, dan 2 orang pelayan untuk menata rambutnya. Sedangkan dia menatap datar ke arah cermin.

" Aku, rasa Kedepannya aku tidak perlu bersandiwara lagi! Toh mereka juga sudah tahu sikap kejam ku. Mungkin nantinya bisa melancarkan rencana ku kan? Aku yakin mereka akan mendesak Axel untuk menceraikan aku. Karena aku sudah menghancurkan citra perempuan di dalam keluarga Alexander! Dan karena permintaan keluarganya Axel akan menceraikan ku Itu bagus sesuai dengan rencana ku." batin-nya.

 Ke 2 pelayan itu, langsung merinding saat tidak sengaja' melihat senyum menyeringai, dari sang nyonya. Mereka berdua ingin segera cepat-cepat pergi, dari dalam kamar nyonya-nya.

 " Nyonya, semuanya sudah selesai." Ucap salah satu dari pelayan itu, dengan suara gemetar. Lea mengerjap kan matanya, dia memasang wajah normalnya lagi, setelah sadar bahwa ke 2 pelayan, itu takut melihat-nya.

 " Kenapa, mereka berdua segitunya. takut melihat wajah ku Huh, ini bahkan belum seberapa. Seandainya aku masih di dalam tubuh ku, dan kalian bisa melihat bagaimana caranya aku menjalani kehidupan ku sehari-hari. Mereka pasti trauma dan setiap hari akan pingsan." Batin Lea, ke 2 pelayan itu bahkan tidak berani mengangkat wajahnya Hanya menundukkan kepalanya, dengan wajah pucat pasi.

 " Kami, kami akan membantu nyonya. memakai pa----"

" Tidak perlu, tidak ada satu pun orang. yang boleh menyentuh kulit ku, Apa lagi wajah ku."

Tolak Lea tegas, Dia tahu bahwa ke 2 pelayan itu tidak tahu bahwa dirinya, tidak suka di layani hingga sampai hal-hal pribadinya Mungkin kalau pelayan, yang ada di kediamannya, sudah pada tahu semua.

" Kalian, berdua pergilah! " kedua pelayan itu segera membungkukkan badannya, Lalu keluar dari dalam kamarnya, lari terbirit-birit.

" Kamu, sudah membawa, yang aku pesan tadi Kelly? " tanya Lea sambil memakai skincare.

" Ada nyonya, Apa nona mau langsung menikmatinya. di sini? " Lea Menggelengkan.

" Kelly, bagaimana kelanjutan komunitas yayasan, dan tanggapan. dari orang tua muridnya? " tanyanya dengan serius.

" Pihak, komunitas menyarankan anda, agar anda tetap mengajari para siswa Anda setidaknya sampai kontrakan anda habis, Yayasan, juga menyarankan hal yang sama Sedangkan orang tua murid setuju, tapi mereka berharap agar anda. tetap mengajari para Anak-anaknya, untuk terakhir kalinya! sebelum anda mengundurkan diri."

sebelumnya, dia memang sudah meminta tolong kepada Kelly, untuk membantunya mengundurkan diri, dari guru private anak-anak itu.

 *****

" Buka box, nya? " ucap Axel dengan nada beratnya. 4 orang pasukannya segera membuka tutup box. Begitu tutupnya terbuka terpampang lah beberapa jenis senjata api! yang sudah tersusun dengan rapi.

  " Tunjukkan, uangnya? " kini giliran anak buah dari mafia itu, yang membuka koper-koper, yang sudah berisi uangnya.

Juan maju untuk memeriksa, apakah itu uang asli atau uang palsu. Setelah selesai dia meminta kepada Yang lain, ikut mengeceknya. Setelah di rasakan itu uang asli Juan, memberi jempol kepada Axel.

  " Saya harap, kedepannya kita bisa menjadi partner. Bukan sekedar penjual, dan pembeli." pemimpin mafia itu mengungkapkan keinginannya. Axel menanggapi ucapan pria itu, hanya dengan senyum tipis di bibirnya Sambil berjabatan tangan kemudian pamit undur diri. Dan di ikuti oleh para pasukannya.

setelah kepergian Axel, pemimpin mafia itu segera meminta anak buahnya. untuk segera mengangkut box itu, ke dalam bagasi mobilnya.

 " Berapa, keuntungan kita kalau kita. bekerja sama dengannya? " tanya Axel sambil berjalan mendekati landasan pesawat Karena mereka melakukan transaksi, di sekitar bandara Polonia.

" Saya, mendapatkan informasi tentang dia! yang suka memanipulasi data keuntungan, dan mengalihkan dana ke rekening pribadi putrinya. Kalau Alexander melakukan kerja sama dengannya, maka pihak Alexander yang akan rugi. Selain itu dia pasti akan menyalah gunakan nama Alexander! untuk kepentingan pribadinya. mengingat status Alexander! Yang berada di atas puncak."

  " Hmm, bukankah tadi dia terlalu percaya diri. dan sangat yakin sekali? mau bekerja sama dengan Alexander! " Ucap Axel.

" Iya, mungkin karena dia. sudah lebih dari 2x memesan senjata. dari Alexander! Makanya dia sangat percaya diri tuan." sahut Juan.

 Seperti biasanya, Axel di sambut ramah oleh pramugari, ehem-ehem. Tapi kali ini Axel nampaknya tidak ingin di beri servis, seperti biasanya. Dia menatap datar para pramugari yang sudah mengeluarkan rayuan mautnya.

 " Jangan bertingkah, bekerja lah sesuai tugas kalian." Juan menatap tajam ke 4 pramugari itu, sehingga membuat mereka langsung menegang, dan diam-diam merasa kecewa. karena mereka sudah tidak bisa menggoda tuannya lagi.

 " Tidak ada, laporan dari mansion? " tanya Axel, setelah Juan duduk, di seberangnya.

" Nyonya muda, menyiksa si penyusupnya selama berjam-jam. dengan alat kejut listrik, memukul lututnya, dengan palu. Menyiramnya dengan air panas, di campur cuka! Mencambuknya, dan masih banyak lainnya." Juan langsung menjelaskan semuanya, kepada Axel. Setelah dia mendapatkan laporan dari penjaga, dan pasukan. yang bertugas di mansion utama itu, Axel yang mendengarnya merasa mustahil.

 " Apa..! Kamu bilang apa tadi, si penyusup itu masih hidup? "

" Iya tuan..."

Axel kehilangan kata-katanya, dia semakin takut jika istrinya. mengikuti latihan dan hal yang lainnya, Dia mulai tidak tenang.

" Dia, yang terlihat lemah. sudah berubah menyeramkan seperti ini. Bagaimana jadinya jika dia sudah menguasai apa yang dia minta pada kakek? " batin Axel dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya, apa lagi gerak-gerik istrinya itu tidak bisa di tebak. entahlah dia tidak tahu kenapa istrinya itu, tiba-tiba menjadi sangat mesterius, setelah bangun dari komanya Dia jadi takut istrinya itu, tidak bisa di kendalikan lagi.

1
Reka Cantika
up nya lama kali pelit kali kau Thor
ecly: waduh maaf yah sayang, lagi sibuk bikin kue..🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
baru bab awal, tanda baca nya membingungkan, typonya jg lumayan. diperhatikan lg yah tor💪💪
ecly: iya terimakasih yah sudah mampir maaf maklum baru pertama 🤭🙏
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lanjutkan lagi thor
Reka Cantika
dari tadi nungguin cuma satu doang
ecly: Maaf yah kak. lagi ada kesibukan nih hehehe 😍
total 1 replies
Reka Cantika
💪💪 semangat Thor
Reka Cantika
aku selalu lihat udh up belum.. author pun up ny dikit kali
ecly: ya ampun, masih sibuk nih kak🤭🙏
total 1 replies
sasa adzka
sdh up langsung tancap baca aja.. berasa kurang aja aku 🤭🤭
ahh keren Thor cerita.. i like 😍😍😍
semangat up trus sampai tamat ya... 😍😍😍😍 aku menunggu kelanjutan nya
ecly: hey kak makasih banyak yah atas supportnya 😍🙏
total 1 replies
Reka Cantika
Thor kenapa up ny selalu satu
ecly: dua loh sayangku, kan pagi sama malam hehehe 🙏😍
total 1 replies
sasa adzka
axel d KDRT gak tuh🤣🤣🤣 belum belajar bela diri aja sdh deg deg an axel karena d kdrt.. lahhh apalagi d setujui sama kakek belajar beladiri..takut ya axel..wkwk
emang si Lea bar bar banget..
semangat up nya trus thor😍😍😍🤭🤭🤭😂😂
ecly: terimakasih banyak yah kak, sudah mampir 🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
teruskan
sasa adzka
baru mampir Thor...
semoga seru dan sampai tamat ya 😍😍
aku lanjut baca lagi
ecly: hehehe terimakasih yah😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
ya lagi Thor
Reka Cantika
luar bisa
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
lanjutkan Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!