NovelToon NovelToon
Dead As A Human, Reborn As The Heir

Dead As A Human, Reborn As The Heir

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Kelahiran kembali menjadi kuat / Perperangan / Summon / Dunia Lain / Tamat
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: ANWAR MUTAQIN

aku tak pernah menyangka memiliki kesempatan kedua untuk kembali hidup

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWAR MUTAQIN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Volume II — The Weight of Survival Chapter 12 — The Trial of Shadows

Volume II — The Weight of Survival

Chapter 12 — The Trial of Shadows

Sub-Bab 1: Peringatan dari Raven

Malam telah larut ketika Daniel, Aurelia, dan Selena kembali ke pos Hunter di pusat kota. Reruntuhan masih panas oleh sisa energi pertarungan sebelumnya. Daniel duduk di lantai, menarik napas panjang, merasakan denyut Segel Kedua di dadanya, kini stabil tapi masih menuntut konsentrasi penuh.

Raven muncul melalui proyeksi cahaya, matanya tajam. “Aku mendeteksi pergerakan pasukan iblis yang lebih besar dari sebelumnya,” katanya. “Mereka tampaknya… pemimpin baru dari Antares telah memasuki wilayah ini. Kau harus siap.”

Daniel menatapnya serius. “Apakah mereka setingkat dengan iblis tingkat tinggi yang kita hadapi?”

“Lebih dari itu. Mereka lebih cerdik, lebih brutal, dan mereka menargetmu secara langsung. Ini bukan lagi ancaman biasa. Kau harus menggunakan segel kedua dengan maksimal—tapi hati-hati, energi ini bisa menjadi bumerang jika kau kehilangan kendali.”

Selena menatap Daniel dengan cemas, sementara Aurelia menggenggam tangan Daniel. “Kita akan menghadapi ini bersama, Daniel. Kau tidak sendiri,” ujarnya.

Tekanan meningkat. Jika aku gagal, mereka akan hancur—bukan hanya aku, tapi mereka semua… gumam Daniel di dalam hati.

Sub-Bab 2: Pertemuan dengan Bayangan Pemimpin

Esoknya, tim mereka bergerak ke distrik timur laut, area yang telah dipenuhi reruntuhan gedung tinggi dan jalanan sempit. Suara gemerisik terdengar dari setiap sisi, bayangan gelap berkelebat di antara reruntuhan.

Dari kegelapan muncul pemimpin iblis yang lebih besar dan lebih cerdas, makhluk bersayap gelap dengan aura yang menekan. Setiap langkahnya membuat udara bergetar, dan energi gelapnya terasa seperti menelan cahaya di sekelilingnya.

Daniel menahan napas, merasakan Segel Kedua berdenyut lebih kuat. Ia tahu ini adalah ujian sebenarnya untuk kekuatan barunya.

“Kita harus fokus. Jangan biarkan mereka memecah konsentrasi kita,” kata Daniel pada Aurelia dan Selena.

Pertarungan dimulai. Daniel menggerakkan katana, setiap tebasan menembus gelombang energi iblis. Aurelia menyalurkan cahaya untuk menciptakan perlindungan, sementara Selena memantau reruntuhan dan menahan efek gelombang serangan.

Iblis itu tidak menyerang sembarangan—ia memancing, menipu, dan mencoba memecah formasi tim. Daniel harus berpikir cepat, menyesuaikan strategi, dan memanfaatkan sinkronisasi tim untuk menghadapi serangan tak terduga.

Sub-Bab 3: Ujian Batas Segel Kedua

Setelah beberapa menit pertarungan sengit, Daniel menyadari satu hal: Segel Kedua memberinya kekuatan luar biasa, tetapi batasnya masih ada. Energi terlalu banyak digunakan, tubuhnya mulai lelah, dan setiap gerakan menjadi lebih berat meski terlihat cepat.

Jika aku memaksakan segel ini tanpa kendali, aku bisa melukai Aurelia atau Selena… atau bahkan menghancurkan lingkungan ini.

Namun melihat Aurelia yang hampir tersapu gelombang serangan iblis, Daniel merasakan gelombang amarah dan perlindungan yang lebih besar dari sebelumnya. Ia menutup mata, mengambil napas panjang, dan mengalirkan semua kemarahan, ketakutan, dan tekad ke dalam segel.

Gelombang energi biru meledak dari dada Daniel, memancar ke sekeliling, mendorong iblis mundur dan menimbulkan ledakan cahaya yang menerangi reruntuhan. Segel Kedua kini mencapai tingkat kekuatan maksimum yang belum pernah ia rasakan, dan tubuhnya menjadi lebih lincah, lebih kuat, dan lebih presisi.

Aurelia menatapnya dengan mata berbinar, sementara Selena terpana oleh ledakan energi itu. “Daniel… kau… kau berbeda…” katanya.

Sub-Bab 4: Sinkronisasi Tim dan Strategi

Daniel menyadari bahwa kekuatan saja tidak cukup. Ia mulai mengatur timnya dalam pola yang lebih kompleks, memanfaatkan kekuatan Segel Kedua:

Menebas iblis tertentu untuk memecah koordinasi mereka.

Memanfaatkan reruntuhan sebagai jebakan alami.

Mengarahkan Aurelia untuk menahan serangan dari sisi lain dan menyalurkan cahaya sebagai penghalang.

Menempatkan Selena sebagai “penyeimbang medan”, menahan energi gelombang iblis yang bisa merusak lingkungan atau tim.

Strategi ini berhasil. Iblis kehilangan koordinasi, salah langkah, dan akhirnya mundur. Daniel merasa sinkronisasi tim menjadi kunci kekuatan segel, bukan sekadar kekuatan fisik semata.

Segel Kedua adalah alat, bukan senjata tanpa kendali. Kekuatan ini efektif bila kita bergerak sebagai satu kesatuan.

Sub-Bab 5: Setelah Pertempuran dan Refleksi

Ketika semua iblis mundur, distrik kembali sunyi. Cahaya bulan menembus reruntuhan, menyorot wajah Daniel yang lelah tapi tegas. Segel Kedua kini stabil, energi biru samar tetap menyelimuti dadanya.

Daniel menatap Aurelia dan Selena, tersenyum tipis. “Kita berhasil… tapi ini baru permulaan. Ancaman Antares semakin dekat, dan kita harus siap untuk apa pun yang akan datang.”

Aurelia menaruh tangan di bahu Daniel. “Aku percaya padamu, Daniel. Kita semua percaya.”

Selena mengangguk, menambahkan, “Aku tahu kau akan melindungi kita semua… dan aku akan selalu mendukungmu.”

Daniel menarik napas panjang, menyadari satu hal: Segel Kedua memberinya kekuatan, tapi tanggung jawab dan kontrol adalah ujian sebenarnya. Malam itu, di reruntuhan kota, Daniel bukan lagi sekadar Hunter—ia telah menjadi simbol pertahanan, kekuatan, dan kepemimpinan tim, siap menghadapi ujian yang lebih besar di masa depan.

Catatan Chapter 12:

Daniel menghadapi ibis tingkat lebih tinggi, lebih cerdik dan berbahaya.

Ia menguji batas segel kedua, dan memaksimalkannya untuk pertama kali.

Dinamika tim semakin kompleks, sinkronisasi menjadi kunci kemenangan.

Hubungan Daniel, Aurelia, dan Selena semakin kuat, membangun motivasi emosional dan strategi.

Foreshadow ancaman Antares semakin nyata, menunjukkan tekanan yang akan terus meningkat di Volume III.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!