NovelToon NovelToon
Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:19.9k
Nilai: 5
Nama Author: bubun ntib

Su Ran terbangun ketika mendengar suara melengking keras dan tangan kasar yang mengguncangnya..

Heh~ Apakah ini layanan Apartemennya, kenapa begitu kasar pijatannya?
Lalu, kenapa kedap suaranya sangat jelek?

Begitu sadar, ia ternyata masuk kesebuah era dinasti Ping yang tidak tercatat dibuku sejarah manapun.

Hee.. ingin menantangku soal bertani? dan menjual barang?
Jangan panggil aku Su 'si marketer andalan' jika tidak bisa mendapat untung apapun!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bubun ntib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. Berpindah tempat

“ JANGAN BERPURA – PURA MATI, GADIS MERUGI!”

Suara teriakan cempreng khas nenek tua kejam segera sayup -sayup terdengar di telinga Su Ran.

Ck, bukankah apartemen mewahnya kedap suara dengan kualitas tertinggi? Bagaimana ia masih bisa mendengar suara keras seperti ini?

Tunggu dulu, kenapa kepalanya pusing? Bahkan matanya pun terasa lengket. Tanpa sadar Su Ran mengangkat tangannya yang .... kurus sekali!

“ Sssshhh...” Su ran mendesis hebat karena pusing akibat bangun mendadak. Heh, bukan hanya pusing melanda tetapi juga mendapati jika lengannya kurus kering? Apakah jangan – jangan ia masih tertidur?

“ Bu, sudah kukatakan anak Sial ini hanya pura – pura Mati!” suara penuh provokasi dan menghina kembali terdengar. Su Ran akhirnya membuka mata dengan benar dan mendapati pemandangan spektakuler di depannya.

Sepasang nenek dan pria paruh baya sedang menunjuk – nunjuk ke arahnya. Bukan hanya pakaiannya yang asing seperti kostum pertunjukan kuno, tetapi juga ruangan yang sangat asing baginya.

Dinding batu merah, memang kokoh tetapi jelas kuno. Meja yang sudah hancur karena terhantam. Pecahan – pecahan mangkuk dan cangkir membuat lantai tampak penuh dengan sampah yang berserakan.

“ LIHAT KEMANA KAU, ANAK SIAL? SUDAH BESARKAH SAYAPMU HINGGA KAU BERANI MENGABAIKAN NENEK DAN PAMANMU!” ludah yang memuncrat, membuat Su Ran bergidik jijik.

Nenek? Paman? Bedebah dari mana ini? aku adalah yatim piatu!

Seketika sekelebat ingatan segera memasuki bawah sadarnya. Kepalanya semakin sakit seperti ditusuk – tusuk ketika sebuah ingatan membanjiri pikirannya.

Nama pemilik tubuh Asli adalah Fen Ran. Hanya berbeda marga namanya. Dia adalah anak yang ditemukan oleh pasangan suami istri Fen Hou dan juga nyonya Li Sui. Pasangan tersebut baru kehilangan seorang anak. Rahim nyonya Li Sui harus diangkat dan tidak akan pernah bisa memiliki anak lagi.

Ia ditemukan di pinggiran hutan desa in iFen Hui yang menemukannya dan membawanya pulang. Sang istri jatuh cinta sekaligus iba dan memaksa untuk mengakuinya sebagai anak kandungnya.

Ini adalah masa DINASTI PING, sebuah dinasti yang ia sangat yakin tidak pernah masuk pada catatan sejarah.

Desa yang ia datangi sekarang adalah desa Fen Tong. Sebuah desa yang berada di pinggiran kota Tong Fen.

Sebuah desa yang miskin meskipun bukan yang termiskin. Mata pencaharian penduduk desa ini sebagian besar adalah petani, menjual hasil hutan ataupun pegunungan, ada pula yang memanfaatkan sumber alam seperti ikan di sungai.

‘ Jadi aku berpindah tubuh ke anak malang ini? bukan hanya seorang anak pungut, tetapi juga harus ditinggal mati oleh ayah dan ibunya. Lalu rumah peninggalan beserta ladang juga ingin dikuasai?’

‘ Ck ck ck, indah sekali...’

‘ Bukankah aku baru saja menghadiri acara penobatan mewah tadi malam? Lalu begitu bangun aku langsung terlempar kejaman antah berantah ini? Hmpptt takdir yang lucu!’

Su Ran bersungut dalam hati. Kenapa ia harus berpindah tubuh ke dalam gadis lemah dan miskin seperti novel – novel yang selalu disodorkan oleh Ah feng?

“ HEH! MASIH BERANI MELAMUN! NAMPAKNYA MEMANG HARUS DIHAJAR!” seiring dengan suara tersebut, sebuah tangan gemuk segera terayun siap untuk menampar wajah Su Ran.

Su Ran segera sadar dengan lamunannya. Matanya menajam udara di sekelilingnya terasa dingin. Berani sekali nenek tua ini mengayunkan cakar kepadanya.

Dengan gerakan cepat dan terukur, Su Ran segera menepis keras sampai sang nenek terpelanting.

Nyonya tua Fen tidak pernah mengira jika cucu perempuannya akan membalas bahkan sampai membuatnya terpelanting. Ia terduduk dengan linglung dan kesakitan sebelum berteriak meraung – raung.

“ CUCU DURHAKA! CUCU PEMBAWA SIAL. TOLONG SEMUANYA MEMBERI SAKSI, ADA CUCU YANG INGIN MEMBUNUH NENEKNYA...”

Teriakan nyaring malah semakin melengking kembali terdengar. Su Ran mencibir sambil menutupi telinganya, ia hanya terdiam menonton pertunjukan sambil mencerna informasi baru.

Ini adalah ibu Tiri dari mendiang ayah angkatnya. Bukan hanya tamak dan serakah, ia selalu menggunakan alasan membesarkan anak – anaknya sendiri untuk mengerat sedikit demi sedikit harta dari rumah kedua.

Kakek Fen sudah lama meninggal. Ia memiliki dua istri, nyonya tua Fen adalah istri pertama. Memiliki seorang putra bernama FEN SHUI, paman pertama sekaligus orang yang membujuk nyonya tua untuk menguasai rumah peninggalan Su Ran.

Sementara ibu dari ayah angkatnya, sudah meninggal ketika sang ayah FEN HOU masih berusia 5 tahun. sehingga ayah angkat pemilik tubuh diasuh oleh nyonya tua.

Sebenarnya, rumah tua juga sudah dibangun dengan bata merah. Itupun menggunakan harta rumah kedua. Tetapi FEN JIN, sepupu FEN RAN anak dari paman pertama akan menikah dan calon pengantin menuntut untuk memberikannya sebuah rumah.

Fen Ran yang masih naif tentu saja menolak permintaan tersebut. Bagaimanapun, rumah ini adalah peninggalan kedua orang tuanya. Dan dirinya bergantung pada ladang untuk kehidupannya.

Saat sedang bertengkar, paman besar tanpa sengaja mendorong tubuh Fen Ran asli hingga terantuk pinggiran Kang hingga langsung meninggal.

Ketakutan dan kesal, Paman besar langsung menuduh jika Fen Ran hanya pura – pura. Saat itulah jiwa Su Ran memasuki tubuh Fen Ran.

“ Bu, aku akan memastikan jika gadis sial ini menerima hukuman! Cucu mana yang memukul neneknya sendiri,” seperti disuntik darah ayam, Fen Shui segera ikut berteriak, hendak menarik perhatian para tetangga.

Saat ini adalah waktu makan siang, sehingga banyak orang yang berada di rumah. Mereka berbondong – bondong datang untuk menonton kesenangan.

Tak jarang ada yang merasa iba terhadap nasib Fen Ran, tetapi juga ada yang membenarkan tindakan nenek tua dan paman pertama.

“ Bukankah Fen Ran terlalu kasar? Ia bahkan memukul nenek kandungnya sendiri?”

“ Heh, siapa yang tahu? Pasti dua orang dari cabang pertama itu yang membuat kerusuhan. Fen Ran begitu lemah, tidak akan kuat mendorong tubuh gemuk neneknya,”

“ Ada apa ini? apakah tentang rumah Fen Ran lagi?”

“ Pasti tentang itu. Huh, pemikiran cabang pertama terlalu hebat bukan? Fen Ran adalah anak yatim piatu. Tetapi mereka tidak sabar untuk segera menguasai harta milik mendiang orang tua Fen Ran,”

“ Bukankah itu hal yang wajar? Bagaimanapun Fen Ran anak perempuan. Ia akan menikah ke luar keluarga, sementara rumah itu adalah milik keluarga FEN,”

“ Heh, siapa yang tidak tahu jika cabang kedua hanya anak tiri dari nyonya tua Fen? Nyonya tua Fen sungguh tikus pengerat,”

“ NENEK, PAMAN BESAR, aku hanya memiliki rumah ini untuk bertahan hidup! Bukankah ayah sudah membangunkan rumah untuk keluarga cabang pertama? Setiap jengkal dan setiap rupiah semua berasal dari kantong cabang kedua. Rumah tersebut bahkan lebih besar dan lebih luas dari rumahku, kenapa Anda masih ingin rumahku? Hu hu hu, lalu aku akan tinggal dimana nantinya?”

Teriakan dan tangisan pilu Fen Ran kemudian terdengar. Nyonya tua Fen dan FEN SHUI sama sekali tidak mengira jika Fen Ran berani membalas, mereka terkejut.

Sementara tetangga kembali menunjuk – nunjuk, mengutuk perbuatan keluarga FEN cabang pertama.

“ KEPALA DESA DATANG....”

.

.

.

.

.

.

HAI HAI HAI..

Bertemu lagi kita..

Ini novel terbaruku dengan genre fantasi..

Buntib ingatkan sebelumnya, ini murni buatan sendiri, ngayal sendiri.. Jadi jangan samakan dengan kehidupan real yaa..

Terima kasih dan selamat membaca..

Jangan lupa Like Komen Vote dan subscribe🥰🥰🥰

1
Wahyuningsih
lanjut thor 💪💪💪dlm upnya
vivi oh vivi
lanjut😆
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
🌸nofa🌸🍉🍉
wah ayam balado pasti enak 😄
Ayu Aulia
Thor ini crita tentang kerajaan china? kenpa ada SD, SMP, SMA, bukan ya zaman kerajaan belum ada yaa?
bubun ntib: ehm.. gmna yaaaa..
mau bikin cerita yg campuran sihh.. kalau yg era tiongkok pure pasti pkai uang tael trs juga adatnya buntib gk berani ngeraba2.. tkut bnyak salah..🙏🙏
jdi buntib ambil versi zaman indonesia dlu..
namanya juga ngarang🤭🤭🙏🙏
total 1 replies
Shai'er
calon paksu
Shai'er
sudah dapat kandidat, tinggal persentase💪💪💪
Shai'er
🤤🤤🤤🤤🤤
Shai'er
hadeuh🙄🙄🙄
Shai'er
bubur sumsum penghilang capek 🥰🥰🥰
Shai'er
🤑🤑🤑🤑🤑🤑🤑
Shai'er
cuan 🤑🤑🤑🤑🤑🤑
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
vivi oh vivi
loh yaampun dikit nya, 😳 lanjut🤭
Murni Dewita
💪💪💪💪
vivi oh vivi
lanjut
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita
tetap semangat
Murni Dewita
💪💪💪💪
Murni Dewita
👣👣👣👣👣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!