NovelToon NovelToon
Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:82.7k
Nilai: 5
Nama Author: bubun ntib

Su Ran terbangun ketika mendengar suara melengking keras dan tangan kasar yang mengguncangnya..

Heh~ Apakah ini layanan Apartemennya, kenapa begitu kasar pijatannya?
Lalu, kenapa kedap suaranya sangat jelek?

Begitu sadar, ia ternyata masuk kesebuah era dinasti Ping yang tidak tercatat dibuku sejarah manapun.

Hee.. ingin menantangku soal bertani? dan menjual barang?
Jangan panggil aku Su 'si marketer andalan' jika tidak bisa mendapat untung apapun!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bubun ntib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

“ Istriku.. Istriku ~

Seketika punggung Su Ran terasa dingin, ia menyadari jika suasana sepi tanpa ada orang yang berlalu lalang. Tanpa berpikir apapun lagi, Su Ran langsung menghilang menuju ruang ajaibnya.

Ia mengusap dadanya ketakutan dan langsung mengintip jendela gubuknya yang langsung tembus ke dunia asli.

Su Ran dapat melihat seseorang yang celingukan ditempatnya menghilang tadi. Seorang pemuda yang tampak linglung. Tertawa sendiri bahkan ingusnya beterbangan kemana – mana.

Tampaknya ia sedikit terkejut dengan hilangnya target yang tadi di depan. Pemuda itu tampak berputar – putar mencari keberadaan Su Ran, bahkan mengangkat tempurung kelapa, berharap Su Ran ada didalamnya.

“ Istriku, kemana perginya istriku,” gumamnya berulang – ulang kali.

Su Ran mengernyitkan keningnya. Ia lalu mencari dalam ingatan pemilik tubuh asli.

Gilaa! Ini adalah tuan muda Gila dari keluarga FU.

Keluarga tua Fen sungguh kejam! Gigi Su Ran gemeletukan karena emosi. Mereka benar – benar berani untuk membuat jebakan untuknya! Tangan Su Ran terkepal erat, kali ini ia tidak akan menjadi kesemek yang lembut lagi.

Su Ran masih mengawasi tuan muda Fu ini dari ruang ajaibnya, ia juga mengamati keadaan sekitar.

Suasana sungai pinggir desa sangat sepi. Pada jam – jam ini, para gadis dan bibi – bibi tua pasti sedang memasak untuk dikirimkan kepada anggota pria di keluarganya di ladang.

Sungguh sangat pandai dalam memilih waktu dan tempat, Su Ran menyeringai dingin begitu ia memikirkan keluarga Fen.

Tentu saja ia sangat yakin jika ini adalah mahakarya dari keluarga yang penuh dengan racun itu. Su Ran berani bertaruh, pasti direncanakan oleh ‘sepupu’nya yang baik!

Benar saja, begitu Su Ran mengedarkan pandangannya ke sekeliling, sosok seperti Fen Rui segera muncul dalam pandangannya, gadis itu mengendap – endap, datang dan memanfaatkan rimbunnya pohon untuk bersembunyi.

“ Heh, ternyata dia mengikutiku dari kejauhan? Atau malah sangat percaya diri hingga datangnya terakhiran?” sinis Su Ran.

Tiba – tiba bohlam lampu otaknya bersinar terang. SU RAN MENDAPAT IDE.

“ Jangan salahkan aku jika aku membalikkan jebakan ini,” ucapnya kejam. Su Ran segera mengarahkan pikirannya, lalu muncul tiba – tiba dibelakang Fen Rui.

Fen Rui jelas merasakan hembusan angin di belakang tubuhnya, sebelum ia sempat berbalik dan mengetahui apa atau siapa yang ada di belakangnya, ia langsung dipukul keras di tengkuknya hingga tidak sadarkan diri.

Su Ran menatap dingin tubuh kurus Fen Rui yang tergeletak. Seberkas cahaya dingin melintas di matanya.

Dengan cara yang sama saat ia muncul tadi, Su Ran kembali menghilang dan muncul dibelakang pemuda bodoh dari keluarga FU itu.

Pemuda bodoh itu masih saja mencoba mencari sambil menggumamkan kata “istriku, istriku” terus menerus. Membuat Su Ran merinding seketika.

Ia memposisikan tubuh Fen Rui dan mendorongnya pelan sehingga Fen Rui langsung terjatuh ke sungai.

Bunyi BYUR menggema kencang dan membuat pemuda Fu itu segera berbalik demi melihat Fen Rui yang tersadar dari pingsannya dan meronta – ronta terkena dinginnya air sungai.

Fu Cao, nama pemuda bodoh dari keluarga FU, langsung berbinar. Dengan langkah yang terseok – seok seperti anak yang baru belajar berjalan, ia segera menuruni sungai dan memeluk erat tubuh Fen Rui.

“ AAAAAAAAHHHHHHH,” teriakan nyaring Fen Rui segera bergema. Teriakan campuran antara kedinginan, kaget, takut dan juga jijik ketika ia sadar siapa yang sedang memeluknya.

Bukankah, bukankah ia tadi mengintai pergerakan Su Ran yang akan dilecehkan oleh pemuda bodoh Fu itu? Tetapi tidak tahu apa yang terjadi tiba – tiba pandangannya menjadi gelap dan sekarang ia malah berada ditengah sungai bahkan dipeluk oleh si bodoh ini?

Bagaimana ini bisa terjadi? Pikiran Fen Rui sangat kalut sehingga ia hanya bisa berteriak dan menangis tanpa memikirkan apa konsekuensinya.

Ini hampir jam 11 siang, semua yang memasak untuk makan siang dan dibawa ke ladang sudah matang, bahkan sudah ada beberapa bibi dan gadis – gadis desa yang berada diperjalanan baik untuk pergi maupun sudah pulang dari ladang.

Teriakan yang cetar membahana itu segera terdengar oleh semua orang. Ma Liu, yang sedang menggendong bakul hendak ke ladang juga langsung menajamkan telinganya.

“ Ini.. bukankah ini suara RuiRui? Ah, tidak mungkin. Atau jangan – jangan ....” seketika perasaan buruk melintas di hatinya tetapi langsung ditepis dan berganti dengan dugaan berani dipikirannya.

Hari ini adalah hari yang sudah ditentukan dengan bibi ketiga dari pemuda Fu untuk mengatur pernikahan antara Su Ran dan pemuda bodoh Fu, bisa jadi suara itu adalah suara Su Ran. Tadi ia sudah menyuruh seorang anak untuk memancing Su an agar pergi ke arah sungai dan ditunggui oleh pemuda Fu disana.

Seketika, Ma Liu langsung bersemangat. Ia sudah lama menantikan balas dendamnya ini. Tanpa memikirkan isi bakul yang terguncang, ia segera mengikuti arah suara.

Banyak orang yang juga mengikuti arah suara dan Ma Liu memutuskan untuk mengikuti mereka. Jantungnya berdebar kencang, antara antusias dan juga gelisah.

Su Ran, yang sudah melihat beberapa warga yang antusias segera keluar dari ruang ajaibnya secara diam – diam dan ikut berbaur dalam kerumunan.

Uhuiii, dia sangat menantikan kesenangan ini, gumamnya dalam hati. Jantungnya tak kalah berdebar karena ingin melihat reaksi Ma Liu yang dilihatnya sedang setengah berlari ke depan.

“ Ya ampuunn.. anak Ran, bagaimana kamu bisa berakhir dalam pelukan pemuda?” suara melengking penuh dengan perhatian palsu segera terdengar dan menarik perhatian semua orang yang menonton.

Su Ran hanya menyeringai dibalik tubuh para warga yang juga menonton. Memang pantas disebut sebagai ‘bibi’ baiknya. Langsung berteriak menyebutkan namanya bahkan sebelum melihat siapa disana.

Orang yang sadar pasti akan langsung mengerti jika menantu pertama Fen ini tidak bermaksud baik! Tetapi semua orang sedang menyaksikan kegembiraan, siapa yang akan menyangkalnya sekarang?

“ Hei, jadi ini adalah Su Ran?”

“ Tidak tahu malu bukan? Bukankah masih siang bolong tetapi sudah bercampur dengan pemuda,”

“ Ya ya, pemuda itu ... siapa ya? Kenapa aku belum pernah melihatnya?”

“ Sebentar, postur tubuhnya sangat tinggi, sepertinya tidak ada di desa kita,”

“ Hei.. Aku sepertinya tahu siapa itu,”

“ Katakan, katakan siapa?

“ KEPALA DESA DATANG,”

Seruang keras segera terdengar. Su Ran segera menyembunyikan tubuhnya dibalik kerumunan ketika melihat keluarga Fen utama berada disana semua.

Lengkap, nenek tua, paman pertama dan sepupu laki – lakinya ada disana semua! Su Ran semakin menyeringai, ini sangat menyenangkan.

“ APA YANG TERJADI? CEPAT BANTU ORANG UNTUK NAIK,” teriak paman kepala desa. Janggutnya bergetar hebat karena menahan marah dan cemas sekaligus. Ia mendengar teriakan Ma Liu tadi. Gadis disana, bukan Su Ran, kan?

Beberapa pria segera membantu pemuda dan gadis tersebut untuk naik. Semua orang menahan nafas ketika melihat siapa gerangan pemuda tersebut.

“ Dia.. Dia adalah pemuda bodoh Fu?”

Suara memecah keheningan. Hanya ada suara sesenggukan yang menyayat dari mulut sang gadis dan berontakan kerasnya tetapi ditahan oleh pemuda bodoh tersebut.

“ Istriku, istriku jangan bergerak,”

“ Nak, lepaskan anak Ran kami, kasihan dia kedinginan,” dengan gagah berani, Ma Liu segera mendekat.

1
Vian
next Thor up yang banyak🙏😄
Lala Kusumah
nanggung Mak, lanjuuuuuuuuut 🙏🙏🙏
Linda Nadi
Mata uangnya pakai koin akan lebih pas dg situasi isi cerita 🙏
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Lanjut Bun 😉
Yusrina Ina
next author 🥰 TQ
@Mita🥰
dobel update nya thor
Shai'er
ikutan ngiler wehh 🤤🤤🤤
Shai'er
👍👍👍👍👍
Shai'er
🥰🥰🥰🥰🥰
Shai'er
🤑🤑🤑🤑🤑🤑🤑🤑
SENJA
tuh dari pada kamu kasih resep mulu mending kamu buka resto sendiri 😳
SENJA
sukur lu , males ada benalu gini😳
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Lanjut Bun 😉
vivi oh vivi
siapakah itu mau ikut serta 😆😆😆
vivi oh vivi
gasssss kan,,,
@Mita🥰
pasti si be ...
yachan
aduh jadi ngiler nih, jadi pengen makan juga masakannya su ran.
Narimah Ahmad
lanjuttt 👍
Shai'er
👍👍👍👍
Shai'er
🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!