NovelToon NovelToon
Suami Penggantiku Seorang Miliarder

Suami Penggantiku Seorang Miliarder

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lulaaaa

Delaney Harper ditinggalkan oleh tunangannya tepat di hari pernikahan mereka. Rumor perselingkuhannya menyebar dengan cepat, membuat ayah Delaney murka. Namun, ibu tirinya memiliki rencana lain.
Ia memaksa Delaney menikah dengan seorang pria yang bahkan tak pernah terlintas dalam pikirannya.
Seorang pria bernama Callum Westwood.
Callum Westwood, CEO Westwood Corp, adalah sosok yang hampir tidak Delaney kenal, tetapi reputasinya dikenal oleh semua orang. Dingin. Kejam. Tak pernah dekat dengan perempuan mana pun. Dan ironisnya… dia adalah tetangga Delaney, hanya dua blok dari rumahnya—meski mereka belum pernah sekalipun berbicara.
Selain menyelamatkan Delaney dari skandal kehamilan di luar nikah, pernikahan itu ternyata merupakan cara Callum untuk membayar sebuah hutang besar dari masa lalu. Hutang yang ia tanggung sejak sepuluh tahun lalu dan ia simpan rapat-rapat sebagai rahasia.
Namun, apa sebenarnya yang terjadi sepuluh tahun lalu?
Dan bagaimana nasib pernikahan tanpa cinta ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lulaaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

“Menurutmu apa yang terjadi padanya?”Leksan putra konglomerat Moretti itu mengedikan dagu,menunjuk Callum yang meninju samsak dengan tangan kosong. Pria gila,pikirnya.

Sean,sepupu Callum yang bekerja sebagai pemilik Komi Cafe,hanya menggeleng.

“Entahlah,mungkin dia gila.”

Leksan mengangguk. Dia dan Sean sepemikiran.

Callum memang gila.Sudah hampir setengah jam, pria itu memukuli samsak seperti memukuli penjahat. Ekspresinya terlihat penuh emosi.Ia berusaha menyalurkan kemarahan,kekecewaan,dan rasa frustrasinya.

Di sini,basecamp sekaligus tempat berlatih, lokasi dimana Callum bisa melampiaskan keluh kesahnya. Berterima kasihlah pada Sean yang rela mengubah lantai atas kafenya menjadi tempat persembunyian para pria bermasalah.

Ah,bukan berarti mereka bermasalah yang serius atau apa. Justru para pria yang datang adalah pria-pria berstatus konglomerat dengan wajah di atas rata-rata bagai dewa.Tampan kelas kakap.

Contohnya saja Leksan dan Callum.Yang datang di jam istirahat kantor,meski hari ini Callum libur bekerja.

“Soda?”Leksan yang memegang dua kaleng berinisiatif menawari minuman pada Callum.

Yang ditawari menghentikan pukulannya.Menatap sang teman sekaligus pria yang menjadi rekan kerjanya itu mengulurkan sekaleng soda.

Callum menerima kaleng tersebut.“Thanks.”

“Apa terjadi sesuatu?”

Callum pilih menenggaknya bersamaan dengan Leksan yang juga mengecap sedikit.“Hm.Masalah yang dibuat Harper.” Hanya jawaban singkat,namun jujur.

“Ah,berita soal saham itu?”tanya Leksan lagi.

Callum mengangguk,berusaha meredakan napasnya yang terengah kuat.

“Salah satunya ya.” Karena yang sebenarnya, Callum melarikan diri usai mengatai istrinya dan melihat sendiri bagaimana wajah terluka wanita itu.

“Atau kau bertengkar dengan istrimu?”tebak Sean tepat sasaran,apalagi kala melihat wajah Callum makin muram.

“Hm.”

Leksan memasang wajah bingung.Menduduki meja bilyard yang berada di sebelah panggung ring tinju.

“Kenapa? Bukankah ini baru hari kedua? Kalian pengantin baru tapi sudah bertengkar? Aneh sekali.”

Callum berdecak.Kaki panjangnya melompati pembatas ring dan berjalan menuju sofa di sebelah Sean.

“Itu bukan hal aneh.Wanita itu sangat keras kepala." Sean mencibir.Callum sepertinya tidak berkaca pada diri sendiri. Kalau Delanay keras kepala,Callum itu kepala batu. Benar-benar cocok.

“Kalian bertengkar soal malam pertama atau apa?"

Dengan keringat bercucuran,Callum lantas melepas kausnya,meninggalkan celana yang menggantung rendah di pinggul. Tak peduli otot liat di antara perutnya terlihat jelas, dan yang pasti bisa membuat para kaum hawa berteriak liar.

Malam pertama Sean bilang?Callum mendengkus. Ia bahkan tidak memikirkan hal semacam itu.

“Wanita itu hamil."

Uhuk!

Leksan tersedak soda dan merasakan efek terbakar di tenggorokannya.Sedangkan Sean,pria itu masih memasang muka santai. Tidak ada yang berubah.

“Apa?! Ha-mil?” Leksan tentu saja syok.“Kau menghamilinya lebih dulu, Call?”

Callum tak bisa menahan diri untuk memukul kepala pria yang sudah pindah posisi ke single sofa.'Kau pikir aku bajingan?"

“Yes,you're,”balas Leksan enteng walau disertai ringisan.

“Kalau kau lupa,kau juga pernah mempermalukan wanita di depan umum.Membuatnya nangis tersedu-sedu.”

Cih,itu kejadian lama.Kenapa Leksan malah mengungkit-ungkitnya?

“Anak itu bukan anakku," desah Callum.

"Kalian tau sendiri kami menikah terpaksa.Selain untuk menyelamatkan nasib keluarganya,juga demi menyelamatkan bayi itu."

Kedua teman Callum baru mengetahui fakta tersebut.Karena jujur, bagi mereka yang sering keluar masuk berita, berita tentang pernikahan Callum masih simpang siur.

Kalau bukan karena mendapat kiriman foto ijab kabul Callum dari Rayhan,mereka juga tidak akan percaya.Masa iya,pria lajang incaran wanita berkelas masa kini, menikah secepat itu?

“Lalu kenapa kau menerimanya? Kalau tau akan menjadi masalah." Leksan yang sebelas-dua belas dengan Rayhan,kembali menyuarakan rasa penasarannya.

“Karena kasihan,”tandas Callum.

Sekarang,Sean dan Leksan justru kasihan dengan Delanay.Mendapat suami tanpa hati nurani seperti Callum Westwood.

“Jangan berbohong, Call. Kami tau bagaimana isi hatimu.” Sean si bijaksana tetaplah menjadi yang paling dewasa.

Callum memicing.“Siapa yang berbohong? Aku benar-benar menikahinya karena kasihan,"elaknya bersikeras.

Leksan tertawa.Kemudian berusaha meredakannya saat ditatap tajam oleh Callum.Jangan sampai kepalanya dipukul lagi.

“Maaf.But,you're a big liar,Man. Ingat?

Dia adalah wanita yang kamu cinta.”

Hah?Apa?

Callum mencintai Delanay?Benarkah?

Yap.Faktanya,Callum amat sangat mencintai Delanay.Pria itu membawa cintanya hingga ke negeri orang. Namun apa yang dia dapat saat kembali ke tanah air?

Delanay berkencan dengan orang lain. Jovan Mahesa. Pria itu membuat Callum tak pernah menampakkan diri.Pria itu juga yang membuat Callum menyembunyikan jati dirinya, agar Delanay tidak tau dia sudah kembali.

“Aku mencintainya.Dulu.”

Leksan dan Sean saling lirik.

“Sekarang aku sadar. Wanita itu terlalu murahan untuk dicintai. Dia bahkan membiarkan pria lain menyentuh tubuhnya," ucap Callum terkesan penuh dendam.

Yah,kalau sudah begini, mereka bisa apa.Callum sendiri tidak mengenali tingkahnya.Dia benci Delanay, tapi tidak rela melepaskan wanita itu. Bahkan sampai menikahinya meski dia bilang terpaksa.

Memangnya,pria bodoh mana yang mau menikahi wanita hamil yang bukan hamil anaknya,dengan alasan kasihan? Jawabannya jelas.Seorang Callum Westwood.

“Aku bertekad ak-”

Nada dering dari ponselnya,menghentikan ucapan Callum.Di id pemanggil nama Maxmilian tertera jelas.Sepertinya pria itu membawa kabar terbaru.

“Bagaimana?” balas pria yang berjalan menuju jendela yang terbuka,membiarkan angin berembus ke tubuh itu.

'Mereka meminta harga lebih tinggi, Kak.” Maxmilian paham betul karakter kakak iparnya yang tidak suka basa-basi. Makanya dia langsung to the point.

Harper sialan!

Mereka benar-benar butuh diberi pelajaran. Tangan Callum mengepal.

“Berapa tawarannya?”

“100 miliar.”

“Bangsat!” umpat Callum yang membuat bukan hanya Maxmilian yang kaget, namun juga Leksan dan Sean saling ber telepati melalui mata.Jarang-jarang Callum mengumpat. Karena sekali dia mengumpat,berarti suasana hatinya terlalu buruk.

Tangan berhias jam Rolex silver itu menyugar rambutnya.“Kita tidak mungkin membeli saham yang nyaris bobrok dengan harga mahal."

Maxmilian di seberang sana pun setuju. Harper terlalu gila. Atau mungkin dia ingin memeras Westwood.

“Tawar dengan separuh harga, Max,” titah Callum.

“Kalau tidak juga diberikan, katakan saja, aku bisa menghancurkan Harper,menceraikan Delanay, dan membuat mereka mengais makanan di jalanan.”

Kejam? Biarkan saja.

“Akan kucoba,Kak.”

“Dan satu lagi," sela Callum sebelum Maxmilian memutuskan sambungan.“Suruh mereka menutupi semuanya dari Delanay.Aku tidak mau kalau sampai wanita itu tau.”

“Baiklah.”

Callum menekan tombol merah. Cukup puas. Meski tidak sepuas saat dia bisa menghancur-leburkan Keluarga Harper.

“Aku tidak paham apa rencanamu." Sean lebih dulu berkomentar.

Tubuh jangkung yang kembali meletakan ponselnya ke atas meja itu memberi tatapan datar. Tidak ada yang perlu tau rencana Callum.Cukup dirinya dan semua akan berjalan sesuai kehendaknya.

“Rencanaku tidak banyak.Menghancurkan Harper yang sudah membuatku sengsara."

Sean menggeleng. Callum dan ego besarnya.“Jangan sampai kau menyesal, Call.”

“Tidak akan," putus Callum begitu santai.

“Hei, kalian berdua!” Teriakan seseorang membuat Callum dan Sean mendongak.Rupanya Leksan sudah berada di dalam ring dengan sarung tinjunya.

“Sebelum kembali,ada yang mau main denganku?”

Callum menyeringai, sementara Sean menggeleng.

“Ayo,bermain denganku." Callum butuh hiburan sebelum menemui Harper,secara pribadi.

1
Mia Camelia
kak ayo update lgi🤣
Mia Camelia
ayo up date lgi thor☺
Mia Camelia
lanjut thor, 😄😄😄
jadi pingin cepet2 ngliat mereka ke pesta🥰
Mia Camelia
so sweet banget deh 🥰🥰🥰
Mia Camelia
callum udh mulai posesif kalii yaa🤣🤣🤣
Mia Camelia
sean jdi terlibat terus yaa😔
Mia Camelia
hahaaa callum jdi suka iseng yaa🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
wah...wah...calum udh mulaj kebakaran jenggot nih😂😂😂
makin seeruuu nih🥰
Mia Camelia
waduh 🤣🤣🤣calum akting nya mantapp👍👍👍
Mia Camelia
thor ayo up lagi, ya ampun cerita nya bagus banget😄
Mia Camelia
ini kenapa callum yg jdi bucin yaa??🤣🤣🤣
Mia Camelia
kaget ternyata callum bisa marah juga denger delanay ada yg jelek2iin🤣🤣🤣
seruuu banget thor😄
Mia Camelia
wah callum sikap nya berubah mulu ya, kadang dingin, kadang manis, kadang nyeremiin🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
siapa sih yg perkosa delanay??? ayoo thor kasih tau napa ?🤣🤣🤣
Mia Camelia
lanjut thor😄😄😄
callum kok dingin ky es balok banget sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!