NovelToon NovelToon
Membawa Benih Sang Casanova

Membawa Benih Sang Casanova

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Action / Romantis / Mafia
Popularitas:70.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ibu.peri

Demi biaya pengobatan ibunya, Alisha rela bekerja di klub malam. Namun kepercayaannya dikhianati sang sahabat—ia terjerumus ke sebuah kamar hotel dan bertemu Theodore Smith, cassanova kaya yang mengira malam itu hanya hiburan biasa.
Segalanya berubah ketika Theodore menyadari satu kenyataan yang tak pernah ia duga. Sejak saat itu, Alisha memilih pergi, membawa rahasia besar yang mengikat mereka selamanya.
Ketika takdir mempertemukan kembali, penyesalan, luka, dan perasaan yang tak direncanakan pun muncul.
Akankah cinta lahir dari kesalahan, atau masa lalu justru menghancurkan segalanya?
Benih Sang Cassanova

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibu.peri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SANDIWARA

Keesokan paginya.

Alisha sudah bersiap untuk pergi ke perusahaan. Jadwal kerjanya hari ini agak siang, jadi ia sempat menemani Thea lebih lama di apartemen. Sebelum pergi, ia menghampiri Bibi Martha yang sedang menyiram tanaman kecil di balkon dapur.

“Bibi, tolong jaga Thea. Jangan izinkan dia keluar apartemen. Sebisa mungkin, biarkan dia di dalam saja. Semua keperluannya sudah aku siapkan,” ucap Alisha.

Bibi Martha mengangguk pelan. “Tenang saja, Bibi akan menjaganya di sini.”

Sebenarnya, Bibi Martha ingin bertanya sesuatu, tapi ia tahu Alisha bukan tipe yang suka ditekan dengan pertanyaan. Jika waktunya tepat, gadis itu pasti akan membuka suara sendiri.

“Terima kasih, Bi,” ujar Alisha sambil tersenyum singkat.

Ia lalu menghampiri Thea yang sedang duduk di sofa sambil menonton kartun dan memakan keripik kentang.

“Mommy pergi dulu, ya. Ingat, jangan keluar apartemen. Di luar bahaya.. banyak penculik anak-anak,” ucap Alisha sambil mencondongkan badan dan menatap serius.

Thea tertawa kecil. “Mommy, Thea sudah besar. Mana mungkin diculik.”

“Pokoknya tidak boleh keluar. Kalau sampai kamu nekat, Mommy tidak mau beliin camilan lagi,” ancam Alisha setengah main-main.

“Jangan, Mommy! Thea nurut kok,” wajah mungil itu berubah memelas, tangannya masih memegang keripik yang belum habis.

Mereka masih bercanda saat Elsa keluar dari kamarnya. Ia terlihat rapi dengan blazer hitam dan celana panjang senada.

“Ayo, Alish. Nolan sudah menunggu kita.”

Alisha menoleh cepat. “Kau yakin, Els? Apa tidak apa-apa? Bagaimana kalau Nolan menolak?”

“Aku sudah bicara dengannya semalam. Dan dia setuju,” jawab Elsa.

Alisha menghela napas panjang. Ragu masih menggelayuti pikirannya, tapi ia memutuskan untuk tetap melangkah.

Mereka segera turun ke basement dan masuk ke mobil. Tujuan mereka adalah hotel tempat Nolan menginap.

Rencananya, Nolan akan berpura-pura menjadi kekasih Alisha—bahkan calon suaminya—semua demi menjauhkan Theo dari kehidupannya.

Tak butuh waktu lama, mereka tiba di depan hotel. Nolan langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi kemudi. Alisha duduk di sampingnya, sementara Elsa di belakang.

“Tenang saja, Alish. Aku akan menjalankan sandiwara ini dengan serius. Pria itu akan benar-benar yakin bahwa kau milikku,” ucap Nolan sambil tersenyum miring.

Tatapan matanya mengarah ke tubuh Alisha dengan cara yang membuat gadis itu tidak nyaman.

Alisha hanya membalas dengan senyum tipis.

Elsa tampak tenang, seolah tak menyadari tatapan Nolan sepanjang perjalanan. Namun Alisha mulai merasa risih.

*

Sesampainya di WS Corporation, Nolan turun lebih dulu dan membukakan pintu untuk Alisha. Sikapnya sangat meyakinkan—terlalu meyakinkan.

Namun saat tangannya hendak menggandeng Alisha, gadis itu segera menepisnya halus.

“Tidak usah, Nolan. Aku jalan sendiri saja,” ucap Alisha pelan tapi tegas.

Bertepatan dengan itu, seorang pria berjas rapi berjalan cepat melewati mereka, dengan asistennya di belakang. Tatapannya acuh, hingga tubuh mereka menghilang di balik pintu lift.

Elsa menatap heran. “Kenapa, Alish?”

“Tidak apa-apa. Ayo masuk.”

Mereka menuju studio pemotretan.

“Aku ganti pakaian dulu,” ujar Alisha.

“Aku cek kru sebentar,” balas Elsa.

Nolan memperhatikan kepergian mereka. Sebuah niat buruk perlahan muncul di kepalanya, saat melihat Alisha berjalan sendirian menuju ruang ganti.

Ia menghampiri staf wardrobe yang akan mengantarkan pakaian untuk Alisha.

“Biar aku saja yang mengantar. Aku kekasihnya,” ucap Nolan.

Staf itu terlihat ragu, tapi akhirnya menyerahkan pakaian itu.

Nolan menyeringai, lalu masuk ke ruang ganti—dan mengunci pintunya.

**

Alisha sedang berusaha melepas kancing blusnya ketika mendengar pintu tertutup. Tanpa menoleh, ia berkata, “Taruh saja bajunya di gantungan. Aku bisa ganti sendiri.”

Tidak ada jawaban.

Alisha menoleh. Seketika, tubuhnya membeku. Mata Nolan menatapnya dengan jelas—penuh naf su. Alisha langsung merapatkan blusnya dan melangkah mundur.

“Nolan? Apa yang kamu lakukan di sini?”

“Kenapa? Kita adalah sepasang kekasih, Alish. Tidak salah jika aku membantumu mengganti pakaian,” sahut Nolan, suaranya merendah, nyaris mende sah.

“Nolan, ini cuma sandiwara. Kau tahu itu,” ucap Alisha waspada, langkahnya makin menjauh hingga punggungnya menempel pada dinding.

Tapi Nolan terus mendekat. “Aku sudah menginginkanmu sejak lama, Alish. Tubuhmu… luar biasa. Elsa tidak ada apa-apanya dibanding kamu.”

Tangannya terulur, berusaha menyentuh Alisha. Tapi gadis itu segera menepisnya.

“Nolan! Jaga batasanmu!” bentaknya dengan suara meninggi.

"Kenapa takut, tidak ada orang disini. Kita hanya perlu diam, aku yakin kau juga butuh sentuhan,"

Bukannya mundur, Nolan justru menarik Alisha dan mencoba menci um nya. Alisha meronta keras.

“Tidak! Lepaskan! Jangan sentuh aku!” jeritnya ketakutan.

Sementara itu, di luar ruang ganti, Elsa celingukan. Ia mencari Nolan yang tak juga terlihat.

“Kemana Nolan? Aku baru meninggalkan nya sebentar disini” gumamnya. Baru saja ia hendak menelepon, seorang staf lewat di depannya.

“Maaf, Nona,” panggil Elsa. “Pria yang tadi bersamaku, yang memakai kaos putih, kemana ya?”

“Oh.. Dia masuk ke ruang ganti. Katanya mau menemani Nona Alish berganti pakaian. Dia bilang dia kekasih Nona Alish.”

Wajah Elsa seketika pucat. “Apa?!”

Tanpa pikir panjang, ia berlari menuju ruang ganti. Namun sebelum sempat menggedor pintu, seorang pria lain datang dari arah berlawanan, berlari dengan napas tersengal. Tanpa banyak bicara, pria itu menendang pintu dengan keras.

BRAK!

Pintu ruang ganti terlempar ke dalam dengan suara menggelegar. Elsa membelalak.

Di dalam, terlihat Nolan sedang mengukung tubuh Alisha yang menangis dengan pakaian sedikit terbuka. Wajahnya penuh ketakutan, sedangkan Nolan menahan lengannya.

Sosok pria yang baru datang itu berdiri tegak di ambang pintu, matanya menyala penuh amarah.

“Lepaskan dia… SEKARANG!!.”

1
Bu Dewi
lanjut kak😍😍😍😍
vj'z tri
Dady nya Thea kah 🤭🤭🤭🤭
vj'z tri
tenang sebelum badai datang🤣🤣🤣🤣
Ros Ani
semangat 💪
ArchaBeryl
lanjutkan kak💪💪
vj'z tri
Lo B2 yg mati 😅😅😅
ArchaBeryl
kak nambah 1 bab lagi dunk
takutnya dak bisa tidur malam ne karna penasaran 🤭🤭🤭
vj'z tri
i love u too Thea sayang 🤧🤧🤧🤧
Bu Dewi
ditunggu kelanjutannya kak🤭🤭🤭🤭
ArchaBeryl
lagi dunk kak
aq bacanya Sampai tahan nafas
seru banget kak💪💪💪
ArchaBeryl: siap kak💪💪
total 2 replies
saljutantaloe
up lagi thor lg seru2nya loh malah di gantung ibarat kata nih ditinggal pas lg sayang2nya nyesek bgt kan hah
Ndha: kk bisa aja🤭🤭
total 1 replies
vj'z tri
amnesia ni bocah ...kalau pasukan nya banyak yang tewas 🤧🤧🤧🤧🤧
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kata nya suruh pakai otak ,Dady ya pakai otak dan otot 🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
waduh kalau thea tahu maminya diajari tembak-tembak dor dor dor iri dia🤭🤭🤭🤭
ArchaBeryl
Mantap makin seru kak💪💪💪
ayudya
temui orang tua Alisha dan kk nya, minta restu.., pasti mereka mau Terima kamu sebagai menantu apa lagi thea sangat sayang sama kamu.
vj'z tri
😅😅😅😅 sabar mom ini demi keamanan cucu dan menantu kesayangan mu
vj'z tri
ngadepin horang licik ya harus lebih licik lah 🤧🤧🤧🤧
vj'z tri
yey kalian masuk jebakan slah tangkap 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣 Dady Theo lupa gak di suruh masuk 🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!