"Aing kusi kuntilanak paling seksi sekarang kita temenan kan?".
"iya".
Bagaimana rasanya berteman dengan kuntilanak? itulah yang dirasakan oleh melany Dewi Kartika.Saat dia tidak sengaja bertemu dengan kusi.
bagaimana kelanjutan ceritanya yuk cus langsung baca.
Ini cerita pertama author mohon maaf masih banyak typonya.
Happy reading.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meiralda Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LA
Keesokan harinya seperti yang sudah dijanjikan mereka semua berkumpul di depan rumah Melany jam 8 pagi.
"Mana ini Melany? katanya suruh kumpul jam tapi dia sendiri nggak keluar²".oceh via.Memang diantara mereka semua vialah yang paling cerewet dan banyak omong.
"Yah sabar paling dia lagi siap²".
"Iya ih nggak sabaran amat jadi orang".
"Tuhan menciptakan emosi jadi kenapa harus bersabar?".
"Iya juga yah".
Akhirnya sang empu pun keluar rumah.
"Hello gays,udah lama nunggunya?".
"Lama banget Sampek kita hampir lumutan".
"Sorry yah habisnya bang Marvin cerewet banget yang berangkat gue tapi dia yang panik".
"Gimana nggak panik ini kan pertama kalinya kamu bakal ke luar negeri tanpa Abang temani".
"Yah biasa aja kali".
"Apa bawa bodyguard aja?".
"Nggak ah nggak bebas nanti".
"Yaudah terserah tapi jaga diri baik-baik yah langsung telpon Abang kalo ada apa²".
"Iya ah bawel".
"Wili jagain adek saya ini yah".
"Siap kakak ipar".
"Wah udah dapet restu nih kayaknya dari kakak ipar jadi tinggal minta restu sama mertuanya aja nih".
"Kalian cepet gede deh gue mo liat kalian nikah nanti".
"Perjalanan kita semua masih panjang via".
"Gitu kah?".
"Udah ayok pada masuk mobil Abang anter ke bandara".
"Yok gays pada masuk anggap mobil sendiri".ucap via.
"Yang punya mobil siapa dianya ngaku²".
"Biasalah via mah rada² emang".
"Dah yok masuk penerbangan kita 1 jam lagi".
"Yok²".
Mereka semua pun masuk kedalam mobil dan segera berangkat ke bandara.
Beberapa menit kemudian mereka semua pun sampai dibandara.
"Yeh akhirnya sampai juga".
"Baru sampai dibandara bukan LA".
"Jaga diri kalian yah".
"Iya bang".
"Hati² yah".bang marvin pun melajukan mobil pulang.
"Yuk masuk ke bandara".
"Eh bentar emang kita nggak pakai paspor?".
"Lah iya ya saking senengnya aku Sampek nggak kepikiran tentang paspor".
"Lah gimana dong kita nggak bakal bisa masuk ke pesawat kalo nggak punya paspor".
"Udah tenang aja gue dah bikinin paspor buat kalian semua.Nih ambil satu²".Melany membagikan paspor mereka.
"Untung Melany siap siaga".
"Sebenernya gue juga punya paspor sih tapi ditahan sama bokap gue biar gue nggak macem²".
"Macem-macem gimana?".
"Yah kayak pergi keluar negeri seenaknya gitu".
"Cepetan masuk kalian mau kita ketinggalan penerbangan?".
"Eh iya".
Mereka semua pun masuk ke bandara dan mengantri untuk pemeriksaan.Setelah melewati pemeriksaan yang ketat akhirnya mereka pun bisa masuk ke pesawat.
Mereka memilih kursi tempat mereka.
List kursi....
Melany ↔️ Dinda
Via. ↔️ Flo
Wiliam ↔️ Brayen
Zidane ↔️ Aland
Anggap aja setiap kursi bisa ditempati dua orang-dua orang.
Singkat cerita pesawat pun meluncur ke tempat tujuan mereka LA.Untuk mengusir rasa bosan mereka ada yang melakukan aktivitas masing².
List aktivitas....
Melany ↔️ Nonton TV
Dinda ↔️ Baca buku
Via. ↔️ mengobrol dengan Flo
Flo. ↔️ Mengobrol dengan via
Wiliam ↔️ Tidur
Zidane ↔️ Tidur
Brayen ↔️ Tidur
Aland ↔️ Tidur
Entah kenapa para cowok malah tidur mungkin hawanya pas buat tidur kali yah.Mohon maaf kalo cerita penerbangan mereka agak gaje yah.
Skip akhirnya setelah beberapa jam penerbangan pesawat mereka pun berhasil mendarat di bandara LA pada malam hari sekitar jam 7 malam.
"Weh bangun Weh dah Sampek".
"Oh iya kah".
"Asik banget tidur dari tadi".
"Tau tuh".
Mereka semua pun mengambil barang bawaan masing² dan segera turun dari pesawat.
"Kita ngapain nih habis ini?".
"Gue dah suruh orang buat jemput kita".
"Brum Brum Brum Brum".sebuah mobil hitam berhenti didepan mereka.
"Nona melany".
"Iya".
"Silahkan masuk".
Mereka semua pun masuk kedalam mobil dan orang itu membawa mereka ke sebuah hotel.
"Makasih pak".
"Saya permisi". orang itu pun pergi dengan mobilnya.
"Yuk masuk Sans aja ini hotel milik keluarga gue setelah itu kita langsung siap² karena konsernya 1 jam lagi".
"Buset baru aja mendarat udah disuruh pergi lagi".
"Kalo nggak mau ikut nggak papa kok".
"Eh ikut²".
Melany dan yang lainnya pun masuk kekamar masing².Sebelumnya Melany sudah memesankan kamar VIP untuk mereka.
Setengah jam kemudian mereka semua pun sudah bersiap untuk berangkat menonton konser.
"Kita naik apa nih kesana?".
"Iya masa kita dijemput sopir lagi".
"Tenang aja soal itu bisa diatur".
"Maksudnya?".
"Ikut aku".
Melany membawa mereka kesebuah gudang.
"Ngapain kita ke sini?".
"Iya ih Lo nyuruh kita beresin gudang?".
"Banyak tanya tinggal ikut aja".
"Ting".menekan tombol di dekat pintu.
"Ayo masuk".masuk duluan dan trio kwek-kwek dan ABWZ hanya bisa mengikuti.
"What ini😱😱?".
"Ini gudang atau showroom mobil".
"Kok bisa ada ruangan kayak gini".
Yah dihadapan mereka kini terpampang sebuah garasi dengan ratusan mobil bermerk.
"Dan itu bukannya mobil yang baru launching kemarin yah?".
"Gila tuh mobil kan baru diproduksi langsung Lo embat ternyata".
"Sultan mah bebas".
"Dan itu bukannya mobil yang baru keluar Minggu lalu?".
"Buset mobil harga ratusan miliaran pun Lo punya".
Gue masih nggak nyangka ini kalo ini bukan mimpi siapapun cium gue dong".
"Ctak".
"Adoh kok malah disentil sih?".
"Dimana-mana yah orang kalo mastiin ini bukan mimpi pasti minta dicubit lah elo malah minta dicium agak Laen emang".
"Kan dicium sama pacar sendiri emang nggak boleh?".
"Nggak boleh kalian belum sah".
"Kalo gue dicium om²?".
"Om²nya bakal kehilangan bibirnya sebelum nyium Lo".
"Aaaaah my bebeb Aland emang perhatian.Ahh jadi sayang".
"Ahh jadi nggak sabar".
"Buat?".
"Cepet² nikahin kamu😉".
"😳".
"Cie ngeblush".
"Aaaaah kita juga mau!".
"Kan masih ada kita".
"My honey bunny sweetie Zidane".
"Ih bebeb Brayen".
"Tinggal kalian berdua noh".
"Emang kita harus apa?".
"Emang kita harus apa?".
Barengan yah ceritanya.
"Cie bareng nggak tuh".
"Fiks jodoh nih".
"Pepet terus Wil jangan kasih kendor".
"Aduh gini nih kalo sama² suka tapi sama² gengsi".
"Serasi banget sih".
"Iya sifatnya 11 12 lagi".
"Udah jadi berangkat nggak nih?".
"Oh iya".
"Heheheh Sampek kelupaan".
"Dasar pikun".
"Enak aja ngatain gue pikun!".
"Terus apa dong".
"Yah nggak ingat aja".
"Sama aja itu".
"Udah cepetan masuk kemobil kita bagi jadi dua mobil cewek sendiri cowok sendiri".
"What kita nggak pakai supir?".
"Tadi kalian bilang nggak suka pakai supir kan?".
"Santai aja gue bisa nyetir kok palingan kalo sama gue mah cuma senam otot aja".
"Kalian bisa nyetir kan?".
"Oh jangan remehkan kita,kita kan.....,aduh".
"Kita apa?".
"Kita kan cowok masa cowok nggak bisa nyetir kan Cemen".
"Yaudah ayo cepetan".
"Tapi kita keluarnya lewat mana?".
"Ikuti pemiliknya".masuk kemobil.
"Udahlah ikut wae".
"Yaudah deh".
Mereka semua pun masuk kemobil.
"Brum Brum Brum Brum".
"Tiiit".sebuah terowongan tiba² muncul dihadapan mereka.
"Brummmm". melajukan mobil.
"Weh main tinggal aja kejar Wil".
"Brummm".
Mobil mereka terus menyusuri terowongan itu dan akhirnya......
"What nggak salah nih kita langsung ke jalan raya?".
"Perasaan tadi kita di terowongan deh".
"Kok gue jadi merinding yah".
"Brummmmmmm". kecepatan penuh dan sekali-kali mengarahkan mobil sedikit oleng.
"Buset dah pacarmu Wil udah kayak pembalap aja".
"Tapi lumayan juga".
"Hooh".
"Aaah Melany Lo mau bikin kita celaka hah?".
"Kita jadi senam jantung nih".
"Kok gue mau muntah yah jadinya".
"Gue ngejar waktu".
Melany terus melajukan mobilnya tanpa menghiraukan teriakan² para sahabatnya.
"Ckittt".rem mendadak.
"Adoh tadi bikin senam jantung sekarang bikin kening benjol".
"Napa sih?".
"Dah Sampek".Keluar mobil.
Mereka berempat pun turun dari mobil.
"Mana nih para bebeb kita?".
"Kayaknya mereka ketinggalan jauh nggak sih".
"Lo sih Melany kekencangan bawa mobilnya".
"Itung² hiburan dah lama gue nggak nyetir mobil sendiri".
"Ckittt".
"Wah parah kalian ninggalin kita".
"Iya ih untung kita nggak nyasar".
"Jangan salahin kita salahin noh yang bawa mobilnya".
"Iya kita dah teriak² jerit² di mobil tapi dianya malah makin kenceng".
"Untung kita nggak ada riwayat penyakit jantung".
"Eh btw kok Lo bisa bawa mobil?".
"Dulu diajarin sama bang Marvin".
"Oh gitu cara Lo mengemudi kayak pembalap aja".
"Dah yok masuk kalian mau kita ketinggalan konser".
"Eh iya ya".
Singkat cerita mereka pun masuk kedalam tempat acara dan duduk ditempat khusus sebelumnya tak lupa mereka memakai masker dan topi atau kacamata untuk menutupi wajahnya.
Acara pun dimulai semua penonton bersorak kegirangan.
"Black pink i love you".
"Jennie love you".
"Lisa you my idol".
"Ahhhh jiso".
"Rose.....".
Begitulah sekilas teriakan heboh dari para penonton.
0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0_0
6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6_6
Sekian terima kasih sudah berkunjung semoga suka yah sorry update malam kalo siang author sibuk baca cerita lain.
Huah udah dulu yah author ngantuk banget ini nanti juga mau sahur.
Good bye all👋👋.