Meira Aulia Aqsyah, gadis cantik nan Sholehah berusia 16 tahun yang masih duduk di kelas dua SMA, ia memiliki sifat yang ramah, sopan dan juga ceria hingga banyak teman-temannya senang bersahabat dengannya.
Namun keceriaan itu kini sirna karena sebuah peristiwa yang mengerikan terjadi padanya dan mengharuskan ia pergi dari kota kelahirannya karena sang bunda takut kalau anaknya hamil, tapi akhirnya ketakutan itu pun terjadi, dan Meira Akhirnya menjadi seorang ibu di usianya yang masih sangat muda. dan yang lebih menakjubkan ia memiliki sepasang anak kembar, laki-laki dan perempuan..
"Bagaimanakah kehidupan Meira dan anak kembarnya?..
Ikuti terus ya kisah anak genius ini.
Dan jangan lupa dukungannya 🙏😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ANAK YANG LUAR BIASA.
LIMA TAHUN KEMUDIAN.
Di sebuah Ajang pencarian Bakat.
********************
Nampak seorang pria muda yang sebagai MC di depan panggung, yang mau memanggil kandidat selanjutnya.
"Baiklah para hadirin, kita sambut peserta selanjutnya, yang akan akan bertausiyah kewajiban berbakti pada Ibu. inilah dia
Hasan Azmy Fadhil!" seru MC pria itu dan langsung di sambut tepukan tangan yang sangat meriah.
Dan muncullah seorang anak laki-laki yang berusia 4 tahun dengan memakai jubah putih dan bersorban putih, berjalan menuju ketengah panggung, setelah berada di tengah panggung ia pun mulai mendekati micnya kemulutnya dan..
"Jalan-jalan ke rumah pak Somad singgah sebentar membeli tomat, kalau para hadirin di sini umat Nabi Muhammad, jawab salam Azmy dengan penuh semangat...
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH!" Suara menggelar bocah laki-laki itu memenuhi isi ruangan acara ajang itu, membuat para penonton pun menyambut salamnya juga penuh semangat.
"WA'ALAIKUMUS SALAM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH" Jawab para penonton secara bersamaan dan penuh semangat. kemudian Anak-anak laki-laki itu pun langsung meneruskan tausyiahnya.
"Bismillah hi rahmannir rahim.
Alhamdulillah. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Washolatu wa sala mu’ala asrofil ambiya’ i wal mur salin, wa ‘ala alihi wa soh bi hi aj’ ma’ngin.
Segala puji bagi Allah, marilah Kita panjatkan kehadirat Ilahi Rabbi, Dia lah yang telah memberikan nikmat iman dan Islam dan
Semoga malaikat menaungi setiap langkah yang kita ambil untuk menuju majlis ini.
Marilah kita bersyukur karena Allah masih memberikan kesehatan serta kebahagiaan kepada kita untuk tiba disini.
Shalawat serta salam kita haturkan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Beliau telah membawa kita dari keadaan gelap menuju terang benderang dengan cahaya islam yang kita rasakan saat ini. dan Semoga kita kelak menjadi salah satu dari umat yang akan mendapatkan syafaatnya. Aamiin ya Rabbal'aalami.
"Para Hadirin dan para juri yang Azmy hormati.
Dalam kesempatan ini Azmy ingin menyampaikan tausiyah yang berjudul Kewajiban Berbakti kepada Ibu
Hadirin sekalian,
Jika kepada diri Anda semuanya, orang yang pantas untuk dilihat dan dipatuhi dalam kehidupan setelah Allah Swt dan Rasul-Nya? Jawabannya adalah Ibu.
Mengapa demikian?
" al-Quran surat al-Isra Allah juga merintahkan! '" Azmy pun mulai melantunkan kembali Ayat 23 Al-Isra dengan mendayu-dayu dengan suaranya yang merdu
Allah SWT berfirman:
۞وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعۡبُدُوٓاْ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَٰنًاۚ إِمَّا يَبۡلُغَنَّ عِندَكَ ٱلۡكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوۡ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفّٖ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلٗا كَرِيمٗا ٢٣
" Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.
(QS:Al Isra ayat 23)
Hal kedua, hal ini juga disampaikan langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ. Bahwa salah satu bentuk amal yang dicintai oleh Allah adalah berbakti kepada orangtua. Dalam sebuah hadits disebutkan
bahwa Rasulullah ﷺ pernah ditanya oleh sahabatnya Abdullah bin Mas'ud.
“Amal apa yang paling dicintai Allah Azza Wa Jalla?”
Nabi Saw bersabda: “Shalat pada waktunya,” kemudian Ibnu Mas'ud kembali bertanya, “Lalu apa lagi?”
Rasul Saw kemudian menjawab, “Birrul walidain (berbakti kepada orangtua)…”
(HR Bukhori)
Hal yang ketiga, jika dibandingkan antara ayah dan ibu, sosok yang lebih wajib dihormati adalah sosok ibu. dalam Islam, kedudukan seorang ibu lebih tinggi dari ayah..
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radiyallahu'annhu, Rasulullah ﷺ pernah ditanya oleh salah seorang sahabat tentang kepada siapa saja dia harus berbakti.
Rasulullah pun menyebut nama Ibu sebanyak tiga kali, sementara ayah hanya satu kali.
"Seseorang datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata,: 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?'
Rasulullah ﷺ menjawab, 'Ibumu!''
Dan orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?'
Rasulullah ﷺ menjawab, ''Ibumu!''
Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, ''Ibumu.'' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi,' Rasulullah ﷺ menjawab, 'Kemudian ayahmu.
(HR. Al Bukhari).
Dengan ketiga alasan tersebut, maka tidak ada alasan bagi Kita untuk tidak menghormati sosok ibu. Hormatilah ia sepanjang Kalian hidup di muka bumi, karena kesuksesan mu tergantung Ridhonya. Sungguh percuma jika usaha Kita maksimal, doa Kita optimal, namun ibu yang melahirkan kita justru tak meridhoimu Kalaupun Kita mencapainya, hal itu bisa jadi tak memberikan keberkahan.
Dalam sebuah hadits yang disampaikan oleh sahabat Rasulullah ﷺ, yakni Abdullah bin Umar, ia berkata, “Ridho Allah tergantung ridho orang tua dan murka Allah tergantung murka orangtua,” (Adabdul Mufrod Nomor 2)
"So respect your mother and you will be happy in this world and the hereafter."
Semoga, ceramah yang singkat ini memberikan manfaat.
Wa Billahi taufik wal hidayah, wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu" dan para penonton pun menjawab salam Azmy dengan serentak juga di ikuti tepuk tangan yang sangat meriah
Dan setelah penampilan Azmy kini masuklah MC kembali.
"Maa syaa Allah, tausyiah yang sangat menyentuh membuat kita terdorong untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tua kita, baiklah tak perlu berlama-lama sekarang kita sambut peserta selanjutnya yaitu
Hasanah Azia Fikriyah!" sama seperti Azmy para penonton menyabut dengan tepuk tangan yang meriah, dan muncullah seorang gadis kecil yang sangat cantik dan kini ia berdiri di tengah-tengah panggung.
" ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH" Salam Gadis kecil itu dengan suara melengkingnya memenuhi ruangan tersebut dan langsung di jawab oleh para penonton serentak.
"Hari ini Azia mau melantunkan surah Ar-Rahman berserta Artinya " ucap si gadis kecil dan ia pun mulai melantunkan dengan suara merdunya,
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ الرٌَ حِيْمِ
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
ٱلرَّحۡمَٰنُ ١1.
1(Allah) Yang Maha Pengasih,
عَلَّمَ ٱلۡقُرۡءَانَ ٢
Yang telah mengajarkan Al-Qur'an.
خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ ٣
Dia menciptakan manusia,
عَلَّمَهُ ٱلۡبَيَانَ ٤
mengajarnya pandai berbicara.
ٱلشَّمۡسُ وَٱلۡقَمَرُ بِحُسۡبَانٖ ٥
Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan,
وَٱلنَّجۡمُ وَٱلشَّجَرُ يَسۡجُدَانِ ٦
dan tumbuh-tumbuhan [atau bintang-bintang] dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya).
وَٱلسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ ٱلۡمِيزَانَ ٧
Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan,
أَلَّا تَطۡغَوۡاْ فِي ٱلۡمِيزَانِ ٨
agar kamu jangan merusak keseimbangan itu,
وَأَقِيمُواْ ٱلۡوَزۡنَ بِٱلۡقِسۡطِ وَلَا تُخۡسِرُواْ ٱلۡمِيزَانَ ٩
dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu.
وَٱلۡأَرۡضَ وَضَعَهَا لِلۡأَنَامِ ١٠
Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya),
فِيهَا فَٰكِهَةٞ وَٱلنَّخۡلُ ذَاتُ ٱلۡأَكۡمَامِ ١١
di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,
وَٱلۡحَبُّ ذُو ٱلۡعَصۡفِ وَٱلرَّيۡحَانُ ١٢
dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ١٣
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِن صَلۡصَٰلٖ كَٱلۡفَخَّارِ ١٤
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
وَخَلَقَ ٱلۡجَآنَّ مِن مَّارِجٖ مِّن نَّارٖ ١٥
dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.
فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ١٦
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Aziah terus melantunkan Ar-Rahman sampai 78 Ayat, suaranya yang mendayu-dayu dan merdu, membuat para penonton merinding mendengarnya bahkan ada pula yang menangis saking terharunya karena seorang bocah kecil berusia 4 tahun sudah mampu menghafal Al-Qur'an berserta Artinya.
Dan setelah selesai semua para peserta tampil juri pun mengumumkan pemenangnya. dan untuk peserta tausyiah di menangkan oleh Hasan Azmy Fadhil dan peserta thafis di menangkan oleh Hasanah Azia Fikriyah. membuat kedua sangan senang dan langsung berlari memeluk seorang wanita muda.
"Umma kami menang!" seru mereka berdua membuat wanita muda itu tersenyum bahagia
"Alhamdulillah kamu harus bersyukur Meira, kamu mempunyai Anak yang luar biasa" ujar seorang ibu yang duduk di sebelah wanita muda itu yang ternyata Meira.
yaa Meira memiliki Anak kembar sepasang yang selalu menemaninya sepanjang hari.
Bersambung
*******
Dukung Author terus ya..
ini juga merupakan tamparan keras bagi kehidupan yg nyata ini .
haduuuuhhh
ingat anak²mu mampu menafsirkan hadist malu donk kalo nantinya kamu yg bakal di ceramahi anak²mu
manut wae yah sama ustadzah kecilnya
bilang aja LG perjalanan keluar kota
walaupun membaca tapi pikiran seakan² dapat gambaran kelak nanti ketika sudah meninggal dan di jadiin 1 di Padang Mahsyar di timbang amal perbuatannya