NovelToon NovelToon
Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / One Night Stand / Single Mom / Anak Kembar / CEO / Hamil di luar nikah / Chicklit
Popularitas:227.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Miss AL

Derasnya hujan malam ini, seorang gadis yang sedang merenungkan nasibnya sekarang, air mata terus berjatuhan tak ada niatan untuk di hentikan, bibirnya mengatup hanya ada isakan yang terdengar, matanya hanya tertuju pada satu benda dan kertas foto persegi kotak di tangannya dan seluruh tubuhnya bergetar hebat "Apa, yang harus aku lakukan." Jeritnya pilu.

Keputusan apa yang akan ia pilih. melepas atau menerimanya dan pergi menjauh ia butuh ketenangan.

Dan apa jadinya saat kehidupannya sudah tenang seolah olah takdir sedang mempermainkannya.

Ini tantangan hidup apakah ia bisa melawan traumanya karena masa lalu ataukah ia akan menemukan takdirnya bersamaan kembalinya dia dan orang orang masa lalu yang mulai hadir.


Heyy buat para reader semoga suka karena karya ini asli hasil imajinasi sendiri NO PLAGIAT NO CURI² MILIK ORANG LAIN, murni hasil berpikir sendiri 😁.

selamat membaca 💞

salam dari Author 💋😻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKSM 30

"Shica, kau tau aku bukan? Aku tidak mungkin mengkhianati teman, itu pantang untuk ku. Lagi pula kalo dipikir untuk apa aku menyabotase ini semua, gaun gaun ini di buat juga ada campur tangan ku itu sama saja aku merusak kerja keras diri sendiri, aku tidak tau apa dan di mana kesalahan ku sampe sampe ada orang yang ku sayang tega menuduh sesuatu yang tidak aku lakukan, hik hik hik." Glowria tetap dengan air mata palsunya untuk mencari simpati semua orang.

"Dasar manipulatif," bisik Areta yang masih di dengar mereka.

"Shica, kita berteman tidak sebentar bukan, kau tau seperti apa aku. Tolong percaya pada ku, aku tidak mungkin melakukan semua ìni, yang di tuduhkan oleh mereka semua itu tidak benar," tutur Glow mencoba mencari simpatik pada Yashica.

"Iya, Glow aku percaya pada mu," ujar Yashica yang mulai luluh karna Glow menjual kesedihannya.

"Mom!" sergah si kembar yang tak percaya mommy mereka dengan cepat mempercayai si rubah ini.

"Shica!" sergah para sahabat.

Glowria mulai diam diam tersenyum culas, ia berhasil membuat Yashica memihak padanya dari pada kedua anaknya.

"Mommy mohon jangan lagi kalian menuduh aunty Glow, selama ini aunty Glow sudah baik pada kita terutama pada kalian berdua, jadi mommy mohon stop tuduhan yang tak berarti ini, selama kita tak punya bukti," ucap Yashica dengan lemah.

Gino mengelangkan kepala tak percaya apa yang ia dengar, mommynya lebih percaya pada rubah berkedok teman dibandingkan dengan anaknya sendiri. Sementara Genio tak pernah lepas pandangan tajamnya dari Glowria yang sudah memanfaatkan kelemahan sang mommy.

"Kalian bisa tinggalkan kami bersama Yashica." Tarissa berusaha mengusir mereka bertiga karena ada yang harus mereka para sahabat dan si kembar lakukan.

"Memang siapa kalian! Yang semena mena mengusir kami dari sini," marah Emma tak terima.

"Kami, ya kami ini sahabat Yashica lah," decih Callena karena sudah muak dengan sandiwara yang di buat Glowria.

"Memang kalian saja yang bersahabat dengan Yashica, kami juga sahabat Yashica," sahut Ivana.

"Heh, kalo memang kalian mengaku sahabat, sebagai sahabat kalian tidak akan merusak kerja keras sahabat kalian!" tuduh Callena.

"Apa maksud mu mengatakan merusak! Jangan asal tuduh ya, kami tak mungkin mengkhianati sahabat kami sendiri," pekik Emma tak terima.

"Lah emang kalian pengkhianat kan? Trus sebutan apa yang pantas buat kalian selain kata pengkhianat?" serang Callena.

"Kami bukan pengkhianat!" teriak Emma.

Merry yang diperintahkan madam Lu untuk mengawasi, kini ia mencoba memegang Emma yang akan menyerang Callena, dibantu Ivana karena kekuatan Emma tidak main main karena seringnya berlatih boxing.

"Sini, lu pikir gue gak takut hah! sini lu, maju lu," tantang Callena."Jangan tahan gue lepas, biar gue kasih tu orang yang ngaku sahabat apa itu kesetiaan, lepas," sambungnya berusaha melepas tetapi kenyataannya tak ada seorang pun yang menahannya.

"Ya lo maju aja yang nahan lo juga siapa Len," heran Alexa. Tarissa memandang dengan datar, Areta tertawa lirih melihat kekonyolan Callena, Camaro menutup wajah karena malu, sedangkan tiga kurcari menghela nafas serta menggelengkan kepala melihat tingkah auntunya.

Akhirnya Merry menyeret Emma keluar ruangan dengan bersusah payah walau sudah dibantu Ivana ditambah Glow yang diam diam ingin kabur. Di luar ruangan masih terdengar teriakan Emma yang membuat orang orang berlalu lalang menatap mereka heran sampai membuat Merry dan Ivana meringis malu.

○●□■

Di dalam ruangan tersisa para sahabat, si kembar dan Lucas. Tarissa memanggil pengawalnya untuk berjaga di luar agar tak ada yang menganggu percakapan mereka.

Terlihat Genio sedang mengotak atik tabletnya setelahnya ia berikan pada sang mommy.

"Mommy bisa lihat dengan jelas video yang ada di tablet itu," ucap Genio.

Yashica pun menerima tab milik Genio dan melihat cuplikan isi dari video itu, semula ia melihat tidak ada apa apa di dalam ruangan tetapi selang beberapa detik ia melihat ada seseorang yang masuk, awalnya wajah si pelaku tidak begitu jelas nampak hanya pakaian yang Yashica kenal tetapi Yashica berusaha menyangkal dalam pirikannya bahwa baju itu hanya sama yang dikenakan oleh teman kantornya barusan tetapi kini pikirannya mulai ribut setelah wajah sang pelaku terekam jelas oleh kamera buatan Gino. Ia syok, kaget entah perasaan macam apa yang ia rasakan, orang yang ia percayai, orang yang ia anggap baik ternyata hanya kepura puran saja.

"Kenapa," lirih Yashica seraya menutup mulut, ia masih tak menyangka orang yang ia anggap bisa dijadikan panutan tega merusak semua gaun gaun yang mereka buat.

"Sekarang mommy sudah lihat dengan jelas seperti apa aunty Glow dan siapa yang sudah merusak semua gaun gaun mommy," ucap Gino datar dan dingin.

Yashica yang menangkap nada tak biasa dari Gino dan tatapan itu tak hangat seperti tadi saat anaknya memasuki ruangan ini membuat hatinya mencelos.

"Hik hik hik, ma maaf maafkan mommy, ma maaf mommy sempat meragukan kalian," ucap Yashica tergugu seraya memeluk kedua anaknya.

"Kami selalu memaafkan mommy, di dunia ini hanya mommy yang kami punya, kami gak punya siapa siapa selain mommy," ucap mereka membalas pelukan sang mommy tak kalah eratnya.

"Hik hik hik, srooooot,"

Mereka yang sedang terjebak tangisan haru biru ibu dan anak kini mengalihkan pandangannya pada seseorang yang sedang menangis sesengukan.

"Lucassss!" Camaro menggeram rendah pada anaknya yang seenak jidatnya membuang ingus dijasnya.

Callena yang kebetulan ada di samping anak dan ayah itu memberi tisunya untuk Lucas membuang ingus ingusnya.

"Sroootttt, sroottt. Ahh leganya, tanks aunty cantik," ucap Lucas lalu memberikan tisu bekas ingusnya pada sang daddy.

"Iiiyuhhh, kau ini jorok sekali sih Cas, kau ni anak ku apa bukan sih," seru Camaro seraya membuang tisu itu dan mencuci tangannya.

"Yaa anak daddy lah, kan Lucas meniru apa yang daddy lakukan, lagian gak salahkan kalo seorang anak meniru apa yang dilakukan orang tuanya, orang tua itu contoh untuk anaknya," sahut Lucas.

"Iya kau tak salah Cas, yang salah itu daddy mu," imbuh Callena.

"Betul itu aunty, tuh denger dad," seru Lucas.

Camaro yang jadi tersangka hanya mendelik pada anaknya dan Callena, sedangkan Callena membalas dengan pelototan mata.

"Aisss, itu mata lama lama turun ke hati. Hati hati loooh, benci dan cinta itu beda tipis," goda Alexa.

Mereka yang digoda memalingkankan wajahnya.

Areta membawa koper transparan itu di hadapan Yashica.

"Ini apa Ta?" tanya Yashica.

"Bukalah," seru Areta.

Yashica pun membuka koper itu, semua mata serius melihat apa isi di dalam koper itu.

"I iii ini," ucapnya terbata bata.

"Iya, itu gaun gaun yang kau buat di bantu sama Callena," seru Alexa.

Yashica menangis haru karena ia kini bisa tampil memamerkan gaun gaunnya. Tetapi tiba tiba bahunya merosot ia baru ingat kalo model belum ia dapatkan. Mereka yang menyaksikan wajah Yashica begitu senang tiba tiba wajahnya berubah sedih.

"Kenapa Ca?" tanya Camaro.

"Aku lupa, kalo belum mendapatkan model pengganti. Percuma saja ada gaun gaun ini tetapi untuk model peraganya tidak ada," jawab Yashica sedih.

"Ahhh, itu mah masalah gampil," sahut Callen. "Kau kan bisa memanfaatkan tubuh semampainya Alexa dan dirimu Ca," sambungnya.

"A apa, aku," ucap Yashica mengelengkan kepalanya karena kurang percaya diri.

"Iya, kamulah siapa lagi, Tarissa? Jangan aku saranin jangan Tarissa, jangan berharap pada es kutub itu percuma, kalo dia jalan di panggung aku yakin badannya semua bakalan kaku kayak robot. Badannya sih tinggi semampai seperti kamu dan Alexa tetapi kalo buat jalan catwalk kamu yang bakal rugi bandar," usul Callena seraya menghibahin Tarissa di depan orangnya langsung.

"Iiih aunty ini aneh, orang kalo lagi ngomongin itu di belakangnya bukan di depan mukanya langsung," sahut Gino yang kembali ke setelan awalnya lagi.

"Iya betul itu," sambut Lucas tengil.

"Cas, gak usah ikut ikutan," tegur Camaro karena ia ngeri melihat tatapan tajamnya Tarissa.

"Ngapain ngomong di belakangnya nambah nambahin dosa aja, yang bagus itu di depannya langsung kalo perlu di depan mukanya," tengil Callena sambil menaik turunkan alisnya seraya menatap Tarissa yang sedang mode dingin, tetapi itu tidak membuatnya takut karena ia dan para sahabat tau seperti apa Tarissa. Hanya Camaro yang ngeri ngeri sedap kalo di hadapan Tarissa, ada rasa sungkan.

Genio dan Gino memberi dua jempol tangan masing masing untuk aunty terkonyolnya itu.

♤♡◇♧

Nihh aku dobel up yaaa, padahal jari jari tangan lagi sakit tapi aku usahain buat kalian. Aku mau istirahatan bentar soalnya jari tangan masih terasa kaku.

Happy reading 🤗

Jangan lupa dukung selalu karya ku .

like, komen dan subscribenya yaaa

Love You All 😊😘

1
Nurjannah Rajja
Yg dilahirkan bayi kembar sebelum mommynya meninggal siapa ya?
Miss AL: Terima kasih sudah mengingatkan nnti akan di perbaiki dan karena terburu2 update masih kurang beberapa kata, silahkan di baca ulang 🙏
total 1 replies
Nurjannah Rajja
Kacian Ansel dibilang bocah nakal padahal mafia...kejam lagi.
Nurjannah Rajja
Ayah dari ayah bocil... camtuhhh.
Glastor Roy
update lagi torr ku
Agustina Amy
Lama sekali updatenya thor
Nurjannah Rajja
Kalau orang bugis Calleda namanya kalau ngomong terus tanpa henti...😁
Noris 569
bagus cerita ya tp jgn bertele-tele
Farida Irwanq
di tunggu up selanjutnya kak.trimakasih🙏
Farida Irwanq
Di tunggu up nya lagi kak, terimakasih 🙏
Glastor Roy
update ya torrr ku
Glastor Roy
up
Glastor Roy
Napa nggak pernah update lgi
Farida Irwanq
up kak
Farida Irwanq
kak gak up lgi ya.
Glastor Roy
tolong la
Glastor Roy
up ya torrr
Wiwik Wardoyo
di part ini ikut mewek 😭
Wiwik Wardoyo
tapi aku suka dengan ceritanya thooorrr 👍
Wiwik Wardoyo
aku ikut deg2an thooorrr bacanya 👍
Farida Irwanq
kak gak up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!