Ayana Fristi adalah seorang fans K-Pop yang sangat cantik. Ayana dan para sahabatnya tak pernah absen dalam hal nonton konser Idol mereka. Dia seorang muslimah yang selalu menjaga kesuciannya, meski Ayana menerima Riyan Al Guzhan sebagai pacar atau calon suami.
Riyan tak pernah sekalipun menyentuh Ayana. Mereka berkomitmen untuk menikah saat mereka sudah selesai kuliah dan punya kerja. Ayana gadis yang tulus akan cintanya, dan tidak pernah curiga dengan Riyan.
Hingga... Rahasia busuk Riyan terbongkar tepat dua bulan sebelum jadwal pertunangan antara Ayana dan Riyan dilangsungkan, Riyan ketahuan berselingkuh dengan adik kelas Ayana saat di SMA.
Penghianatan Riyan membuat hati Ayana benar-benar hancur.
Bagaimana nasib hubungan Ayana dan Riyan. Akankah Ayana mempertahankan hubungannya dengan laki-laki yang sangat ia cintai ini, atau harus kandas ditengah jalan.
Bagaimana pula kisah perjalanan cintanya dengan sang Idola..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S.Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Mama Yoon akhirnya berhasil membujuk putranya dengan drama yang sedikit konyol. Tapi.. Ya.. Mau bagaimana lagi, putranya ini susah sekali untuk di ajak bertemu dengan wanita.
"Nak, kamu bilang.. Kamu tinggal bersama Paman dan Bibimu setelah orang tuamu meninggal, apa bisa kamu hubungi Paman dan Bibimu.. Mama mau berkenalan dengan mereka sekalian mau melamar kamu untuk Yoon " ujar Mama Yoon, sopan dan penuh harap.
"Mama.. Bisa tidak, Yoon bicara berdua dulu dengan..." ucap Yoon yang lupa dengan nama Ayana. "Panggil saja " Ayana " ucap Ayana yang mengerti kalau Yoon belum sepenuhnya menerima perjodohan ini.
"Oo.. tentu saja boleh, sayang.. Tapi.. Tunggu sebentar.." ujar Mama Yoon seraya membuka tas lalu mengeluarkan kotak perhiasan dari dalam tasnya. "Apa itu Ma.." tanya Yoon yang heran melihat Mamanya yang sedang mengeluarkan Cincin bertahta berlian dari dalam kotak, lalu meraih tangan Ayana. "Sayang.. Mulai hari ini.. Kamu akan menjadi calon menantuku satu-satunya " ujar Mama Yoon seraya menyematkan Cincin di jari manis Ayana, ingin sekali Ayana menangis disana.. Bayangan saat Mama Riyan menyematkan cincin tunangan di jari manisnya terlintas kembali dalam ingatannya.
"Aaaaa... Kenapa jadi begini.. Kenapa hari ini aku tidak bisa menolak sedikit pun permintaan Mama, dan apa ini.. Aku tiba-tiba bertunangan dengannya.. Masa iya aku menikah dengan orang tidak aku kenal siiih.., bagaimana kalau wajahnya sangat jelek.. Bagaimana kalau.. Aaaa... " jerit batin Yoon saat melihat Mamanya sudah menyematkan cincin tunangan di jari Ayana.
"Jangan lupa kabari ke Paman dan Bibimu ya, Mama mau bicara soal kalian, Mama tinggal dulu.. Yoon, jangan nakal ya.. " ujar Mama Yoon memperingati Yoon agar tidak macam-macam pada Ayana. Lalu meninggalkan Ayana dan Yoon yang seperti patung karena terkejut, tiba-tiba mereka sudah bertunangan. " Apa kisah kelam ku akan kembali terulang ?" ucap batin Ayana yang teringat kenangan pahitnya, batal nikah setelah tunangan.
Yoon bilang ingin bicara berdua saja di Ayana, namun.. Lima menit berlalu dengan kesunyian tanpa sepatah kata pun keluar dari mulut mereka.
Ayana terus menatap gelang tangan Yoon, ada rasa bersalah dalam hati Ayana yang pernah meragukan janji yang Yoon ucapkan dulu, bahkan ia sudah tidak memakai kalung liontin yang mereka buat dulu. " Yoon, aku akan buat kamu kembali mencintaiku sebelum kamu tau, kalau aku Yana, wanita yang mengikat janji dengan mu dulu , tapi.. Jika kamu tetap tidak mencintai aku setelah kita menikah, aku akan bersedia berpisah darimu , itu artinya cintamu hanya sebatas janji.. Yoon.. Buktikan cintamu bukan cuma cinta masa lalu " batin Ayana saat menerima cincin pertunangan dari Mama Yoon yang kekeh agar Ayana mau menikah dengan putranya.
Yoon melihat Mamanya terlihat sangat bahagia, berkumpul bersama teman-temannya para ibu-ibu yang juga sukses menjodohkan putra mereka. Bahkan Sindy pun tak luput dari perjodohan itu. Yang selamat hanya Ulfa, karena Ulfa dan pria yang di jodohkan orang tua mereka, sama-sama sudah punya pacar.Jadi Mamanya menyerah dan tidak lagi memaksa untuk menerima perjodohan ini. " Jika pernikahanku dengan Aya menjadi hal yang bisa membuat Mama bahagia, aku tetap akan menikahi Aya, sekalipun wajah Aya jelek " ucap batin Yoon yang terlihat senang melihat senyum bahagia Mamanya.
"Apa kamu punya pacar?" tanya Yoon setelah sekitar lima menit dalam kebisuan. "Tidak " jawab Ayana singkat. "Apa kamu punya pacar atau seseorang yang kamu suka?" Ayana balik bertanya. " Aku tidak punya pacar, tapi aku memang mencintai seseorang " Jawab Yoon jujur, Yoon seakan memperingati Ayana untuk tidak berharap lebih akan cintanya. "Oh ya, lalu kenapa tidak membawanya untuk di kenalkan pada Mama mu?" tanya Ayana yang ingin tau siapa wanita yang Yoon maksud. pria yang hanya setia pada dia seorang.
"Dia.." Yoon tak bisa mengatakan mengapa..
"Dia kenapa? " selidik Ayana. " Kalau kita menikah tanpa cinta, menurutmu apa kita akan bahagia? " tanya Yoon sedikit mewanti-wanti soal rencana pernikahan mereka. "Cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu, selama kita menjalaninya dengan ikhlas.. InsyaAllah semua baik-baik saja. Bukan kah, menikah itu merupakan ibadah?" Ayana menjawabnya dengan santun. "Tapi hatiku sudah jadi milik wanita lain, aku tidak bisa memberimu cinta.. Apa kamu mau menikah dengan laki-laki yang tidak mencintai kamu ?" tanya Yoon lagi.
Ayana tak menjawab lagi, Ayana ingat dengan kata-kata Riyan saat meninggalkannya demi wanita lain. Mata Ayana terlihat sendu. Yoon merasa bersalah saat melihat Ayana sedih. Sebenarnya, Yoon merasa familiar dan nyaman berada dekat dengan Ayana. Tidak seperti saat dekat dengan para fansnya yang lain. " Kamu tidak keberatan kan, menikah denganku..?" tanya Yoon setelah menakut-nakuti Ayana dengan kata menikah tanpa cinta.
"Tidak.." jawab Ayana singkat, lalu memperlihatkan senyuman melalui matanya.
"Jelas tidak keberatan, kan kamu tau siapa dan setampan apa aku" ujar Yoon penuh percaya diri.
Ayana tersenyum mendengar kata-kata Yoon yang mengandung nada kesal yang teramat sangat pada Ayana.
"Kalau kamu ragu dan tidak mau menikah dengan ku, kenapa tidak menolak saat saja tadi, kenapa pakai bilang ( Jika Mama minta aku menikah sekarang, sekarang juga aku menikahinya ).. aaa.. Aku tau, kamu berharap aku yang menolak nya kan ?.. Sayang sekali.. Aku jadi tidak tega untuk menolak pria setampan kamu.. Hahaha.." ujar Ayana sambil meniru kata-kata Yoon Min saat membujuk Mamanya agar tidak menangis, tadi. Dan menggoda Yoon dengan pujian yang melambung tinggi.
"Kamu..." ucap Yoon yang merasa terpojok. "Kalau kamu keberatan, silahkan katakan pada Mamamu. Aku nggak masalah, kan aku juga belum mengabari ke Paman dan Bibiku" ujar Ayana, terdengar santai saat mengutarakan sarannya. " Aku hanya menuruti permintaan Mamaku.. " ujar Yoon lagi. " Aku juga karena menuruti kata hatiku, Yoon. Aku juga terpaksa ini.. " ujar Ayana yang mulai kesal dengan penolakan, Yoon.. Kalau bukan karena ingin tau lebih jauh soal gelang itu.. Ayana juga nggak mau di jodohkan, apa lagi yang dia suka sekarang ini tu.. Jimin.. Bukan Yoon, walaupun Yoon lebih tampan dari Jimin. Tapi karena sikap Yoon yang dingin dan super cuek, Ayana jadi lebih oleng ke Jimin.
"Terpaksa?" tanya Yoon yang heran dengan jawaban Ayana.. " Iya, terpaksa menerima kulkas sebagai calon suami" jawab Ayana asal. "Kulkas..?!" ujar Yoon seraya menunjuk diri sendiri. Ayana tidak mau meladeni Yoon lagi, ingin segera kabur dari sana. "Mungkin kita memang tidak berjodoh, Min.." ujar Ayana lagi, kali ini giliran Yoon yang panik, takut Ayana ngadu ke Mamanya kalau dia sebenarnya tidak mau menikahi Ayana.
"Ayana.., kita bisa mulai saling mengenal lebih dulu. Aku bukan tidak mau menikahi kamu.. Tapi aku kasihan sama kamu kalau menikah dengan aku yang seorang publik figur, tau kan kalau kami harus menyembunyikan identitas keluarga kami dari masyarakat luas?" ujar Yoon berusaha membujuknya Ayana dengan berbagai asalan. " Ok , kita awali dengan berteman " ujar Ayana seraya bangkit dari kursi , mau beranjak pergi menemui para sahabatnya. "Tunggu.." Cegah Yoon, saat Ayana akan melangkah pergi. "Apa lagi?" tanya Ayana, bingung.
"Setidaknya.. Buka dulu Maskernya.. Agar aku melihat wajah kamu.." ujar Yoon yang juga sudah berdiri dari duduknya.
"Yoon Min... Aku sudah bilang, saat kamu melihat dan mengenal aku.. dan tau siapa aku.. Aku yakin seribu persen, hari ini juga kamu akan menyeret ku ke KUA, jadi.. sebaiknya jangan meminta aku membuka maskerku sekarang, aku belum siap..." jawab Ayana seraya melenggang meninggalkan Yoon Min yang masih tak habis pikir dengan rasa percaya diri Ayana. "WHAT the...!!!" sentak Yoon, shock dengan kepedean Ayana, wanita yang sudah menjadi tunangan dadakannya ini.
"Kalau begitu, Ayo kita nikah saja..!!" teriak Yoon yang kesal dengan jawaban Ayana.
" Baiklah... Jika kamu sudah tidak sabar, kita nikah secepatnya, sesuai harapan mu...!! " jawab Ayana sembari mengulum senyum, menahan tawanya karena berhasil membuat Yoon kesal. "Ya.. aku yang tidak sabar.. Kita akan menikah hari senin ini " ucap Yoon makin kesal. " Hari senin ini.. Ah.. Aku jadi tidak tega melihatmu se tidak sabar itu untuk menikahi ku, kamu urus saja semua ya calon suamiku " jawab Ayana asal, yang juga merasa jengkel dengan kesombongan Yoon.
Semua yang ada di lokasi, terperangah mendengar kalimat yang diucapkan Yoon dan Ayana, seakan sedang mengumumkan bahwa mereka akan segera menikah. Yoon kehilangan kata -kata dengan jawaban Ayana. "Ok, baiklah.. Aku akan buat kamu menyesal menerima perjodohan ini " ucap batin Yoon yang kesal karena Ayana malah menantang Yoon untuk segera menikahinya.
"Aku tidak akan menyesal, Yoon " ucap Ayana saat Yoon sudah berada dekat dengannya.
" Apa..? " Yoon terkejut dengan yang baru saja Ayana ucapkan. " Apa dia bisa mendengar isi hati ya..?! " batin Yoon, terkejut karena Ayana seakan tau apa yang sedang ia pikirkan.
"Benarkah... Alhamdulillah.. Mama senang mendengarnya Nak.." ujar Mama Yoon dengan mata yang sudah berkaca-kaca, saat mendengar kalau Yoon dan Ayana akan menikah Senin ini, itu artinya selesai Konser K-Pop BOY, Ayana dan Yoon akan menikah.
" Kenapa aku merasa seperti terjebak ya...? !! Bodo amat lah, nikah ya nikah aja " batin Yoon pasrah, lagian mulut dia sendiri malah nggak bisa di rem buat menjawab tantangan yang dilontarkan Ayana. Sindy dan yang lainnya masih terdiam seperti patung, shock mendengar Ayana dan Yoon akan menikah Senin ini. "Apa yang terjadi dengan Ayana, kenapa tiba-tiba mau menikah secepat ini dengan Yoon, apa Ayana beneran cinta atau pelarian dari Riyan" bisik Sindy pada Ulfa yang masih melongo menyaksikan drama ngajak nikah dadakan ini. Ulfa hanya menggeleng masih shock, selain karena calon suami Ayana adalah Yoon juga shock karena tiba-tiba Ayana akan menikah.
Bagaimana reaksi Yoon saat melihat wajah Ayana, akankah Yoon mengenali wajah Yana nya lagi..?
Dan bagaimana kisah perjalan hubungan Ayana dan Yoon Min selanjutnya, dan apakah Sean menyerah untuk mendapatkan Ayana dan bagaimana nasib cinta Sindy dan Yuan, berlanjut atau berakhir sebagai teman biasa..