NovelToon NovelToon
Ajari Aku Mencintaimu (Help Me To Love You)

Ajari Aku Mencintaimu (Help Me To Love You)

Status: tamat
Genre:Komedi / Cintamanis / Nikahmuda / Romantis / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: annin

DISARANKAN SUDAH CUKUP UMUR UNTUK MEMBACA CERITA INI. HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN!!!

"Jangan terluka, karena aku bukan orang yang pantas untuk membuatmu terluka"

~ Shakti Ing Djagat

Shakti, dokter muda yang berniat menolong seorang gadis yang hendak dilecehkan oleh pacarnya, justru berakhir dengan menjadi tersangka pelecehan. Dan harus bertanggung jawab menikahi Zia, si gadis manja yang berstatus pelajar SMA.

Awalnya, Shakti menolak pernikahan itu. Karena merasa tidak bersalah. Dan yang lebih utama, karena dia memiliki janji terhadap kekasihnya. Namun, demi menyenangkan mamanya disetujuinya juga pernikahan tanpa cinta itu.

Apakah Zia mampu membantu Shakti untuk jatuh cinta padanya dalam ikatan pernikahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps.30 Honeymoon

"Nggak bisa ma, Shakti nggak ada libur," tolak Shakti atas permintaan Mama Kinan untuk honeymoon.

Malam itu, Mama Kinan yang baru saja pulang dari arisan mama-mama sosialita, mampir ke apartemen Shakti. Mama Kinan menawarkan tiket honeymoon untuk putranya itu. Mengingat sejak putranya itu menikah, mereka belum pernah sekalipun pergi honeymoon. Shakti terlalu sibuk dengan pekerjaannya menjadi dokter, dan Zia menantunya, sibuk dengan sekolahnya, yang katanya sebentar lagi ujian.

"Kamu itu bukan nggak ada libur, tapi kamu nggak pernah mau ambil libur," tuduh Mama Kinan.

"Mama nggak mau tahu! kamu harus pergi dengan tiket yang sudah Mama siapkan. Lagipula ini cuma short honeymoon kok, masih dalam negeri. Nggak lama, paling tiga hari saja," kekeuh, Mama Kinan.

"Tetep nggak bisa, Ma. Zia itu sebentar lagi mau tryout, dia harus belajar untuk ujiannya," tolak Shakti , tak kalah kekeuh.

"Nah itu malah bagus bukan, sebelum ujian Zia bisa honeymoon sekalian refreshing dulu, biar pas ujian itu nggak tegang."

Shakti melongo tak percaya dengan apa yang mamanya katakan. Mana ada orang refreshing sebelum ujian dengan honeymoon.

"Ma ... mama bagaimana sih, Zia itu harus sekolah, harus mempersiapkan ujiannya biar bisa lulus dengan nilai bagus. Zia butuh belajar, bukan honeymoon," ucap Shakti. "Pokoknya, Shakti nggak akan pergi," tolak Shakti tegas.

"Bagaimana menurutmu sayang?" tanya Mama Kinan pada Zia, yang sedari tadi hanya jadi penonton perdebatan antara ibu dan anak itu.

"I-iya ma, kenapa?" tanya Zia kaget.

"Kamu setuju nggak dengan ide mama?" tanya Mama Kinan.

"I-ya ma," jawabnya tergagap.

Seketika Shakti memelototi Zia. "Eh ... eng-engak, Ma," ralat Zia saat menatap suaminya.

Mama Kinan yang tau kalau menantunya itu terintimidasi oleh putranya, dan tidak bisa mengambil keputusan, langsung menegaskan keinginannya.

"Ok, Mama akan tunggu berita keberangkatan kalian tiga hari lagi. Kalau kalian tidak berangkat, Mama sendiri yang akan mengajukan cuti panjang buat kalian agar kalian honeymoon ke eropa sekalian," tandas Mama Kinan.

"Ma, nggak bisa gitu, dong!" Shakti masih berusaha membatalkan keinginan mamanya.

Tapi Mama Kinan sudah langsung pergi sambil melambaikan tangan tanpa menoleh lagi pada putra dan menantunya. Dia tidak ingin lagi mendengar apapun yang hendak di katakan Shakti.

.

.

.

.

.

Di sinilah mereka sekarang, di Bandara. Setelah tiga hari yang lalu, Mama Kinan memaksakan keinginannya untuk anak dan menantunya.

Pagi ini pun, Mama Kinan mengirimkan pak Joko, supir pribadi Mama Kinan, sekaligus anteknya Mama Kinan. Pak Joko sudah lama bekerja dengan Mama kinan, menjadi supir sekaligus orang kepercayaan Mama Kinan. Karenanya dia dikirim untuk menjemput anak dan menantunya itu, sekaligus mengantarkannya ke Bandara.

Pak Joko, juga harus memastikan putra dan menantu majikannya itu benar-benar sudah naik pesawat, untuk ia laporkan kepada Mama Kinan.

"Mbak, ini titipan dari nyonya untuk Mbak Zia," Pak joko langsung mengulurkan paperbag yang dibawanya dari rumah Mama Kinan, untuk di serahkan nya pada menantu majikannya itu.

"Apa ini, Pak?" tanya Zia.

"Saya tidak tau, Mbak. Nyonya hanya menyuruh saya memberikannya pada Mbak Zia di Bandara, agar dibawa Mbak Zia pergi haneymoon," jelas Pak Joko.

Zia mengerutkan keningnya menatap Shakti mencoba bertanya. Shakti menggedikkan bahunya sebagai jawaban, bahwa dia juga tidak tahu. Dibawanya juga paperbag itu bersama koper bawaannya.

Hampir dua jam penerbangannya menuju kota XXX. Zia dan Shakti sudah ditunggu oleh petugas hotel yang sudah di reservasi oleh Mama Kinan.

"Bapak Shakti, dan Ibu Alinzia?" tanya petugas pada Shakti dan zia yang menghampirinya.

"Iya, Pak," jawab Shakti.

"Mari, Pak," ajak petugas hotel itu agar Shakti dan Zia mengikutinya.

Petugas hotel pun membawakan koper mereka ke mobil, sedangkan paperbag yang Mama Kinan berikan melalui pak Joko tadi Zia bawa sendiri bersama dengan Sling bagnya.

Perjalanan dari bandara ke hotel cukup jauh rupanya. Kata petugas hotel yang menjadi sopirnya kali ini, butuh waktu satu setengah jam dari Bandara ke Hotel.

Di sepanjang perjalanan, mereka disuguhkan dengan pemandangan pantai yang eksotis. Zia pun tak tahan melihat ombak dari kejauhan dan ingin segera membasuh kakinya dengan air laut.

"Maaf, Pak. Bisa kita mampir sebentar ke pantai, sebelum kita ke hotel?" pinta Zia dengan sopan.

"Bisa, Bu," jawab si bapak yang langsung mengarahkan mobilnya ke pantai seperti keinginan tamunya ini.

Sampai di pinggir pantai, Zia tak sabar untuk menyentuh air laut. Dibawanya langkah kakinya dengan berlari. Shakti hanya diam mengikuti istrinya itu dari belakang.

Zia yang sudah sangat menginginkan untuk merasakan dinginnya air laut itu langsung membuat kakinya basah tersapu ombak. Tidak perduli dengan celananya yang basah.

Seperti anak kecil yang baru pertama kali melihat ombak, Zia begitu kegirangan saat ombak yang menyapu bibir pantai mengenai kakinya. Terik matahari pun tak ia pedulikan.

Shakti tersenyum, dari jauh ia melihat tingkah polah istrinya itu. Debaran itu muncul kembali, rasa bahagia melingkupi hatinya, saat ia melihat kebahagiaan istrinya. Tawa istrinya membuat debaran itu semakin kuat.

Jauh di lubuk hatinya, dia ingin menjaga senyum dan tawa istrinya agar tak sampai hilang. Dia ingin melihat senyum itu terus berkembang di bibir istri kecilnya.

"Ayo kita balik," ajak Zia yang mengembalikan kesadaran Shakti. Setelah merasa cukup bermain ombak.

"Sebelumnya, kita cari makan dulu, ya. Aku sudah lapar sejak tadi, pagi tadi kita kan belum sarapan karena terburu-buru," sambung Zia.

Shakti mengiyakan saja permintaan istrinya dengan mengangguk. Shakti pun meminta sopir untuk mengantar mereka mencari makan siang. Lagi pula ini sudah masuk jam makan siang. Dan Zia juga Shakti belum mengisi perutnya sama sekali.

Mereka pergi ke rumah makan yang menyediakan menu masakan khas Daerah itu. Zia yang kalap karena kelaparan, memesan banyak sekali menu. Shakti juga mengajak bapak sopir tadi untuk makan.

Demi menjaga kesopanan, si bapak sopir memilih untuk makan di meja yang berlainan dengan pasangan suami istri itu.

"Kamu serius bisa menghabiskan semua makanan ini?" tunjuk Shakti pada menu makanan yang sudah tersaji memenuhi meja mereka.

"Kan, aku nggak makan sendiri. Kita makan BERDUA!" jawab Zia menekankan pada kata berdua.

"Aku bukan sapi rakus yang bisa menghabiskan makanan sebanyak ini!" sarkas Shakti.

"Aku tidak menyuruhmu menghabiskannya, kamu cukup makan sesuai porsimu, biar aku yang habiskan sisanya," jawab Zia.

Shakti geleng-geleng kepala menanggapi jawaban istrinya.

Selesai menghabiskan makan siangnya, yang membuat suaminya heran, karena baru kali ini melihat istrinya itu begitu lahap makan, malahan terkesan rakus karena semua makanan yang dipesannya habis tak tersisa. Zia meminta sopir untuk membawanya ke pasar tradisional yang biasanya menjual souvenir.

Disana Zia menghabiskan waktunya sampai sore hari.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Like ... komen ... dan Vote yak.

tengkyu❤❤❤sayang hee

1
Rya Haryati
wah...parah si mamah nih
pasti ad sesuatunya tuh di susunya🙈
Rya Haryati
visualnya aku suka Thor
apalagi Zia
pass banget
keren Thor 👍👍
annin: Makasih, Kak Rya. Abis ini baca novelku yang lain ya.🤭
Mau komedi romantis ada AKU BUKAN CINDERELLA
mau poligami ada JADI YANG KE-2
Kalau mau tema nikah muda kek kisah Zia ini ada DINIKAHI BERANDAL KAMPUS.
total 1 replies
Rya Haryati
Baju anak SD...
jadi mau ngakak....boleh doong Thor...?
annin: Boleh banget, Kak. Di sini mah bebas. 😄
total 1 replies
Kutekddh Fehsh
unlike jadi perempuan bloon ny gak ketulungan bulol
annin: Kak, biar gak emosi pindah ke novelku yang lain aja. Kalau suka cerita remaja bisa pindah ke DINIKAHI BERANDAL KAMPUS. Kalau suka drama rumah tangga bisa yang lainnya. Ada 8 novel tamat lainnya kak. 😄
total 1 replies
Kutekddh Fehsh
jangan terlalu bodoh lah ziii gemes akutuh
Kutekddh Fehsh
dasar semua laki sama aja
mawar0509
Luar biasa
yuiwnye
hmmm,,,, beneran tuh Andien msh stress 🤔🤔
LENY
KEBANGETAN NGIDAMNYA ZIA LAGIAN DENIS KAYAK NGEJEK GITU DUATAS ANGIN HADEH🙈
LENY
SRLALU LIKE DAN VOTE HARI SENIN THOR
LENY
DASAR IBLIS RAJA
LENY
Gsnteng dan cantik
LENY
SEMUA SDH DIATUR RAJA JGN2 KECELAKAAN ITU MODEL JG ULAH RAJA SI JAHAT CULAS. HATI2 ZIA DIA MAU BALAS DENDAM.
LENY
GILA KELUARGA ANDIN DUH PAPANYA CUMA MIKIR KARIR POLITIK AJA GAK MIKIR ANAK KANDUNG. TAMBAH IBU TIRI JAHAT PULA. MALANG SE KALI NASIB ANDIN😭
LENY
KASIHAN ZIA
LENY
JGN SAMPE ZIA DIPERKOSA PULA SAMA RAJA. SHAKTI AJA BLM SENTUH ISTRINYA
LENY
JADI PENASARAN MASA LALU SHAKTI
LENY
LAGIAN SEKOLAH PAKE BAJU KETAT2 GITU DILECEHKAN BARU TAHU RASA. PAKE BAJU TUH YG SOPAN JGN MENUNJUKKAN LEKUK TUBUH. BENAR SHAKTI👍
LENY
DUH PAPINYA ZIA INI KERAS KEPALA GAK MAU DENGER OMONGAN ORANG SHAKTI KAN DOKTER
LENY
DASAR MARTIN PECUNDANG HRSNYA DI GAMPAR SAMPE BABAK BELUR SDH GITU MEMFITNAH LAGI. LIHAT CCTV DONG
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!