NovelToon NovelToon
Zandra New Seasons (S8)

Zandra New Seasons (S8)

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Pembaca Pikiran / Cintapertama
Popularitas:104.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Perjalanan mendaki gunung sebuah rombongan, mengantarkan mereka untuk mengalami hal mistis. Niat ingin bersenang-senang, harus merasakan perasaan mencekam sepanjang perjalanan.

Namun, di akhir kisah mendaki. Salah satu dari rombongan, ternyata merupakan takdirnya salah satu anggota Zandra.

Penasaran?? yuk kita simak ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Mendaki

"Gimana? Gimana? Udah lama banget kita ga hiking nih, ada rencana ga? Udah 3 bulan loh, rindu banget gue." tanya seorang perempuan cantik, tapi terlihat tomboy. Memiliki nama bertolak belakang dengan kepribadiannya, yaitu ANGGUN.

"Hayu aja gua mah, tugas skripsi juga udah beres. Tinggal nunggu jadwal sidang, lu gimana?" jawab seorang pria, yang bernama Doni

"Gue ijin dulu ma nyobes deh, kemaren gue pergi dari rumah kagak ijin. Sampe 5 hari, doi marah-marah. Padahal gue cuma ke rumah si mbah, kagak kemana-mana." jawab pria lain, yang bernama Bara

"Becanda lu mah, ya iya nya nyokap lu nyari lah. Di kira anak ilang, 5 hari kagak ada kabar. Sampe telepon gue hampir saban hari, saban jam. Sinting lu.." balas Anggun kesal, yang rumah nya berhadapan dengan Bara

"Ya gue pan pengen ngadem gitu, lagian gue anak laki. Masih aja di cariin, ga bakal ada yang minta nyulik gue." Anggun berdecak, mendengar ucapan Bara

"Ke gunung, yang ada di daerah kampung halaman lu aja Bar." celetuk Haris

"Gunung Sumbing maksud lu?" tanya Bara, Haris mengangguk

"Bukannya gunung itu juga, termasuk gunung tertinggi di Jawa Tengah pan." Bara mengangguk

"Hayu kalo gitu, nyobes bisa kasih ijin kali." balasnya

Akhirnya keempat orang itu sepakat, akan pergi ke gunung Sumbing. Setelah 3 bulan tidak mendaki, padahal biasanya sebulan sekali. Mereka akan ada agenda, untuk mendaki gunung. Sama-sama menyukai alam, jadi mereka pun berkenalan di saat mendaki gunung lain. Dan pertemanan itu, berlangsung hingga sekarang.

.

.

"Lu, besok jadi daki gunung ?" tanya salah satu teman asrama nya, seraya duduk di ranjang orang yang sedang sibuk packing.

"Jadi, kenapa? Lu mau ikut?" temannya menggelengkan kepala, malas kali rasanya

"Ga deh, takut udah nya sakit badan. Gue kan belum pernah, pasti bakalan banyak ngeluh." jawab teman sekamarnya

"Lemah lu, ntar lu ikut latihan fisik ma gue. Yang gampang aja, jalan pelan, jalan cepet, lanjut lari. Ga usah sprint juga, lari santai aja. Biar badan lu biasa, jadi kalo ntar gue ada agenda naik gunung lagi. Lu bisa ikut, lu bakal ngerasain hebatnya sensasi waktu kita udah nyampe puncak." temannya mengangguk setuju

"Boleh deh, ntar kita bikin agenda olahraga aja. Biar gue juga ga ngerem mulu di kamar, suka males kalo ga ada temen tiap mau joging." ucapnya

"OK"

.

.

Hari yang di tunggu-tunggu pun tiba, hari ini mereka akan berangkat ke Jawa Tengah. Tepatnya dimana, hanya Bara yang tau. Rencana mereka sebelum lanjut mendaki, yaitu bertandang ke rumah mbah nya Bara. Mereka akan mulai naik gunung, setelah istirahat mereka cukup.

Mereka berangkat menggunakan motor, tentunya motor masing-masing. Tiba di kediaman neneknya Bara, pagi hari pukul 08.00.

"Opo kowe podo yakin, arep munggah gunung Sumbing? / kalian serius mau mendaki gunung ke gunung sumbing?" tanya si mbah, seraya memindahkan gelas. Dari nampan ke meja, dimana ada keempat cucu dan teman-temannya di ruangan tersebut.

"Inggih mbah" jawab Bara, si mbah pun duduk di samping Bara

"Nek podo yakin, si mbah mung pesen. Ojo podo sembrono, kudu duwe totokromo, sebab moro panggonane, wong kudu jogo tingkah laku. Opo maneh gunung iku wingit. / Kalo pada yakin, si mbah cuma pesen. Jangan pada sembrono, harus punya tata krama, sebab ada penunggunya, kalian harus jaga tingkah laku. Apa lagi gunung itu kan angker.." nasihat si mbah, yang meminta cucu dan teman-temannya untuk berhati-hati dan menjaga tata krama

Ketiga teman Bara saling tatap, entah kenapa tiba-tiba muncul perasaan tak enak. Padahal mereka sudah biasa naik gunung, menerima nasihat seperti ini pun. Bukan hanya sekali atau dua kali, tetapi pesan dari neneknya Bara. Terasa berbeda, terasa menyiratkan akan sesuatu hal.

"Mbah wonten cerito sik serem mboten? Kalih gunung niku? / mbah, ada cerita seram ga? terutama di gunung ini?" tanya Bara, ketiga temannya paham bahasa Jawa. Hanya tidak bisa, saat harus berbincang.

"Jenenge wae gunung, yo mesti ono ceritone. Angger kowe podo iso jogo awakmu, nurutke aturan. Insya Allah ojo kuatir, kedadian sing ora di pengini, ora bakal teko nang awakmu. / Namanya juga gunung, ya pastinya ada cerita. Tapi kembali lagi kalian harus bisa jaga diri, nuruti aturan. Insya Allah jangan kawatir, kejadian yang ga di inginkan, ga akan terjadi pada kalian." jawab si mbah, bara dan ketiga temannya mengangguk.

"Pesen si mbah, mikul duwur mendhem jero. Kalau yang sering kalian dengar, Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung." ucap si mbah lagi

"INGGIH MBAH" jawab keempatnya

.

.

Di jam 10 pagi, sampailah mereka di basecamp. Sesampainya di sana, Bara segera mengurus izin. Setelah selesai mengurus izin, mereka mulai mendaki sekitar pukul 11.00. Berhubung di daerah itu ada ojek sampai pos 1, mereka memilih untuk naik ojek saja biar lebih menghemat tenaga.

Bedanya ojek di sini dengan di tempat lain adalah, bila biasanya penumpang akan duduk di belakang. Namun di sini, mereka akan duduk di depan. Jadi para pengunjung, bisa merasakan sensasi yang berbeda. Apalagi bila tukang ojek itu, jalannya dengan kecepatan cepat.

Kurang lebih pukul setengah 12 siang, mereka pun tiba di pos 1. Di situ mereka berhenti sejenak, karena merasakan ketegangan yang belum pernah mereka rasakan. Tapi tak lama mereka tertawa, ketika melihat ekspresi Doni dan Haris. Yang masih terlihat ketakutan, juga gemetar pada tubuh mereka.

Setelah di rasa sudah siap mendaki, mereka mulai berjalan menuju pos 2. Dengan posisi Bara, berjalan paling depan. Di susul Haris, Anggun dan Doni paling belakang. Perjalanan menuju pos 2, masih belum ada kejanggalan apapun. Dan di sepanjang jalan, mereka cuma ngobrol dan sesekali tertawa karena candaan mereka.

Setelah cukup lama berjalan, sekitar pukul 2 siang sampailah mereka di pos 2. Di sini mereka memutuskan berhenti lebih lama, untuk masak-masak makanan ringan sambil ngopi. Sambil duduk santai, mereka membahas akan bermalam dimana. Bara mengajak teman-temannya, untuk berkemah di pos 3.

Setelah dirasa cukup istirah, mereka berkemas dan melanjutkan perjalanan menuju pos 3.

Di tengah perjalanan menuju pos 3, tepatnya di area engkol-engkolan. Sekitar 10 meter di depan, Bara yang berjalan paling depan. Melihat ada seorang perempuan, yang sedang duduk di pinggir jalur. Dia memakai celana hitam, juga kaos putih berlengan panjang. Rambutnya cukup panjang, perempuan itu sengaja menggerainya. Di samping gadis itu ada tas carrier, jadi Bara berpikir bila perempuan itu juga seorang pendaki.

Melihat itu Bara berbalik, lalu berbicara pada teman-temannya.

"Woy, di depan kayanya ada pendaki cewek" ucapnya, membuat Doni memiringkan tubuh dan melihatnya.

"Iya tuh, kayaknya sendirian." Anggun dan Haris, ikut melihat ke depan

"Samperin jangan?"

...****************...

Bismillah.... Alhamdulillah, Zandra lanjut nih ke season 8. Ga kerasa ya,meski sempet down hari ini, tapi.. it's ok.

Semoga di kisah sekarang, ga ada yang bikin ulah. Dan bisa diterima dengan baik sama kalian semuaaaaaa😘😘😘😘

Oya, kisah ini... Kisah nyata, yang aku dapetin di gulu-gulu. Dan seperti biasa, selalu aku kasih sentuhan ala aku. Terima kasih buat akang narasumber🙏

Terima kasih atas dukungan kalian semua🥰

...HAPPY READING ALL...

JANGAN LUPA BUAT JADIIN FAVORITE KALIAN YA....

Dan jangan lupa juga like, komentar, gift sama vote nya Buat penyemangat si aku gituuu😁

1
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
baperan Ya
Asih Setiani
💪💪🌹🌹🌹🌹❤️❤️❤️
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
lah.... situ siapa🏃🏃
Queen adzilla👑
ga ada lawan kalau dah ngumpul keluar semua gesrek nya🤣🤣lagi berantem ada aj yg di bahas🤣🤣
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
wkwkwkwkwkwkwk🤣🤣🤣🤣
cover baru ya thor
Neneng Misdarliah
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💜💜💜💜💜💜💜
Lenny Setiamuni
deg degan tapi kocak🤣🤣🤣🤣🤣
Zahbid Inonk
gong nya cerita kla Zandra tuh ini nih lagi seru serius ada ja yg d luar fikri dan jangkauan gps 😁
RiriChiew🌺
emakk gantii cover yaa 😍
RiriChiew🌺
ambekan gituu si siluman tehh te di ajak gibahh 🤣🤣
RiriChiew🌺
aseemmmmm bangett yaampun 🤣🤣 tegang tpi gak adaa tuhh yg ada kocak somplakkk kalian tuhh mana bahas martabak pula sih iz 🤣🤣
mama_im
🤣🤣🤣🤣 istilah naon deui eta 🤣🤣🤣
mama_im
ngapain nyari, ada aku loh 😌😌
mama_im
chayaaannkk kenapa kamu ketularan virus emaaakk 😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
dih siluman tpi cari perhatian 🤣🤣🤣🤣🤣
Ela Jutek
yeah pertarungan selesai
Zea Rahmat
ya Alloh dede ikut2 gesrek😂🤣🤣🤣
Zea Rahmat
kocak nih siluman 🤣🤣🤣🤣pengen bgt di ajak diskusi🤣🤣
Zahbid Inonk
sok gorowok kn geroan pasukan Zandra 🤭 beh eta si iblis buru" eleh 🙈
Sidiq Isnan
wah mantap ayok Mak double kalau bisa🤣
ule_keke (IG: ule_keke26): 😑😑😑😑😑😑😑

aku nulis, sambil nunggu di panggil dokter loh ini
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!