NovelToon NovelToon
Third Life

Third Life

Status: tamat
Genre:Tamat / Reinkarnasi / Time Travel / Mengubah Takdir / Chicklit
Popularitas:720.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Reiza Muthoharah

Seorang Ratu yang dikenal bengis dan jahat mengalami kekalahan dimana suaminya sang Kaisar memutuskan untuk menceraikannya dan memengal kepalanya dengan tuduhan percobaan pembunuhan terhadap wanita lain milik sang Kaisar

Apalagi sang Kaisar sudah memiliki wanita lain dan memutuskan untuk menikahinya.

Membuat hati Ratu sangat hancur dan di hari eksekusinya dia memohon kepada Tuhan untuk mengubah nasibnya.

Dia tidak bisa meninggalkan putri kecilnya yang besar tanpa seorang ibu...

Apa Tuhan bisa mengabulkan doa dari sang Ratu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reiza Muthoharah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenangan Kuat

Keesokan harinya Annelise sudah bersiap untuk datang ke perburuan dengan menggenakan gaun berwarna cokelat dan blazer berwarna hitam. Membuat nya terlihat berani daripada menggunakan gaun berwarna terang yang membuatnya sakit kepala.

Annelise memutuskan untuk menginap di istana tapi dari kemarin ia tidak bertemu dengan Kaisar Abraxas. Saat makan malam tiba pun ia hanya makan berdua bersama Puteri Maria. Hal itu membuat nya sedikit mengingat kejadian kemarin dimana Kaisar Abraxas menciumnya membuatnya mengenang masa indah bersama.

Tapi sekarang ia harus mencegah kejadian masa lalu terulang lagi. Dimana secara tidak sengaja Tania menyelamatkan Kaisar Abraxas membuatnya benci mengingatnya. Membuat perasaan cemburu hadir kembali.

" Aku harus mencegahnya tapi ini bukan karena semata aku cemburu. Tapi aku tidak ingin Tania bahagia setelah apa yang di lakukan kepadaku di masa lalu." ucap Anne berjalan keluar dari kamarnya berjalan keluar istana.

Selama perjalanan Annelise hanya menampilkan ekspresi datar sambil melihat sekelilingnya dimana banyaknya pepohonan yang menghiasi pinggir jalan.

Mengingat kenangan lamanya dulu saat mendapat kan undanganya dengan Kaisar Abraxas.

Flashback On...

Annelise yang saat itu sedang meminum teh bersama para wanita bangsawan di istana setelah menerima undangan dari Puteri Maria.

Saat itu Annelise menggunakan gaun berwarna merah dengan sulaman emas di pinggangnya sebagai hiasan. Ia tertawa bahagia tanpa menyadari ada seseorang yang memperhatikannya dari jauh dengan senyum tipis tersungging di wajahnya.

Orang itu adalah Kaisar Abraxas yang melihat Lady Annelise yang tertawa dengan ceria bersama salah satu wanita bangsawan. Entah apa yang di lihat nya pada gadis itu padahal dia adalah salah satu wanita bangsawan yang suka melakukan seenaknya. Tapi menurut Kaisar Abraxas bawa Annelise merupakan seorang unik.

Bahkan pengawalnya yang berdiri di belakangnya terkejut melihat tatapan lembut yang terpancar Kaisar Abraxas untuk pertama kalinya.

" Nicl. bawa Lady Annelise untuk menemui saya di dekat air mancur." ucap Kaisar Abraxas memberikan perintahnya.

" Baiklah, Yang Mulia." ucap Nicl berjalan menuju tempat Lady dan Puteri nya sedang mengadakan pesta minum teh.

Nicl membisikkan sesuatu kepada Lady Annelise dan Kaisar Abraxas bisa melihat bagaimana Lady tersebut melihat ke arahnya sambil tersenyum lembut. Membuat perasaan Kaisar Abraxas terasa damai sudah lebih tiga tahun ia kehilangan mendiang isterinya Ratu Catherine dan Puteri tunggalnya sudah berusia 13 tahun.

Sedangkan di sisi lain Annelise yang mendapatkan undangan dari Kaisar Abraxas saat ini berjalan menuju tempat air mancur. Ia memang sudah mengidamkan untuk berbincang dengan beliau apalagi sejak kematian isterinya membuat banyak wanita mengincar nya untuk memberikan hak waris laki-laki.

Sebab sampai sekarang Kaisar Abraxas belum juga memilikinya. Sampai dimana Annelise melihat Kaisar Abraxas yang sedang berdiri di depan air mancur rambutnya yang pirangnya yang bersinar dan mata birunya langit nya membuat ketampanannya bertambah.

" Salam, Yang Mulia." ucap Anne sambil membungkuk di hadapannya.

Kaisar Abraxas yang mendengarnya langsung membalikan badannya dan memberikan senyumannya.

" Selamat datang di istana Lady Annelise saya senang anda memenuhi undangan saya." ucap Kaisar Abraxas mengambil telapak tangan Annelise dan memberikannya kecupan.

Membuat Annelise wajahnya merona seketika. Setelah itu mereka menghabiskan waktu bersama-sama sambil tertawa dan Annelise bisa melihat pertama kalinya Kaisar Abraxas memberikannya senyum tipis tulus.

Flashback off...

Annelise menggelengkan kepalanya melupakan kenangan lamanya yang masih belum menghilang.

Tapi yang membuatnya bertanya-tanya mengapa kenangannya sebagai Amelia mulai menghilang. Apa yang sebenarnya terjadi.

Countine...

1
wiga ciwaruga
ceritanya menarik sebenrnya, cuman smpe kehidupan ketiga, si anne tetap tidak bisa tegas akan perasaannya ke kaisar..jd kyak yaaaah ketebak aja endingnya begimana...trus typo nya jgaa.
next story should be betteer...semangaaatzz
Ayu Dani
hmmmmmmmmm dasar lotus putih c Tania ini
69
👍👍
Ayu Dani
hmmmmmmmmm
Ayu Dani
aaah ini mah gak bakalan merubah apapun judulnya
Ayu Dani
aah ku harap kau tidak berjodoh dengan kaisar itu mana istrinya banyak ngeselin
Ayu Dani
wah suka suka suka suka
Ayu Dani
lah ini baru bisa d mengerti
Ayu Dani
bingung
Ayu Dani
hmmmmmmmmm
Ayu Dani
akoh mampir Thor
Maria
/Rose//Rose//Rose//Good//Good/
Erni Nofiyanti
jgn2 anaknya ratu,yg bunuh si Tania.
Yani Agustyawati
Luar biasa
Nana Niez
masih nyimak,, mampir thor
Yulia Andar
ending nya the best
Endang Sulistia
Luar biasa
Efa Arfa
keren Thor... cerita nya bagus
Siti S
Luar biasa
Moreno
endingnya sukaaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!