NovelToon NovelToon
Cinta Terhalang Masa Lalu

Cinta Terhalang Masa Lalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:101.2k
Nilai: 5
Nama Author: Alitha Fransisca

Kejadian di masa kecil membuat Celine membenci Mikho. Laki-laki tampan itu tak mengerti kenapa Celine begitu membencinya. Namun, semakin dibenci, Mikho semakin ingin mendekati. Kejadian demi kejadian membuat cinta tumbuh di hati Mikho. Akankah Celine bersedia terima cinta laki-laki itu? Bagaimana usaha Mikho dalam meraih hati Celine? Silahkan ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alitha Fransisca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30 ~ Demi Seseorang ~

Mikho tergesa-gesa mengajak Tiara pergi dari klinik kesehatan itu. Tiara merasa ada yang aneh dengan sikap Mikho. Saat mengemudi, Mikho melihat calon tunangan Celine yang melangkah memasuki ke klinik. Mikho menatap kesal pada laki-laki itu. Merasa tak rela laki-laki yang dipandang tak pantas untuk Celine itu, akhirnya berhasil memiliki gadis yang dicintainya.

"Sepertinya ada pasien?" tanya Tiara juga melihat seseorang masuk ke dalam klinik.

"Ada Lola yang mengurus. Tadi dia sudah datang, paling sekarang beresin admistrasi saja," jawab Mikho.

"Aku juga belum pamit sama Lola," ucap Tiara.

"Memangnya selalu pamit?" tanya Mikho iseng.

"Nggak juga, sekadar senyum kadang-kadang tapi kalau langsung pergi seperti ini belum pernah," jawab Tiara.

Besok ingin senyum puas-puasnya dengan Lola terserah padamu, asal jangan sekarang. Ada Celine di situ, aku nggak tahu gimana respon kamu kalau bertemu dengannya. Baru bertemu sekali, aku langsung selingkuh darimu, menurutmu apa kamu bisa tidur tenang, jika tahu aku telah bertemu dengan Celine? Yang ada kamu mengamuk menuduh Celine dan aku berselingkuh. Padahal justru aku yang selingkuh denganmu, batin Mikho sambil terus mengemudi mobilnya.

Dalam hati Mikho, cinta yang sesungguhnya adalah untuk Celine. Sementara Tiara hanyalah orang ketiga yang hadir di antara dirinya dan Celine. Tapi pada kenyataannya sekarang, Tiara adalah tunangannya, orang yang lebih berhak atas dirinya dibandingkan dengan Celine.

Karena itulah Mikho segera mengajak gadis itu pergi dari klinik sebelum Tiara bertemu dengan Celine. Dalam hati, Mikho belum siap untuk terang-terangan memiliki skandal di mata Tiara. Mikho ingin memastikan dirinya siap untuk menentukan pilihan saat mereka akhirnya bertemu.

Mikho tak kuasa menahan senyumnya saat membayangkan kejadian di ruang periksa tadi. Hal yang tadinya cuma ada dalam khayalannya justru menjadi nyata. Celine membalas ciumannya di hari pertama mereka bertemu.

Dia pasti merindukanku, hingga memaksa calon tunangannya itu naik gunung. Untung saja laki-laki itu goblok, awas saja kalau skin to skin dengan Celine. Tapi gawat juga, jika dia sudah baca buku panduan mendaki gunung, dia bisa tahu cara mengatasi hipotermia. Uuh, Celine tak boleh lagi naik gunung dengannya. Aku yang akan menemani Celine naik gunung, batin Mikho bertekad.

"Mulai besok kamu nggak usah jemput aku lagi. Aku akan bawa mobil sendiri–"

"Kenapa?"

"Aku tak ingin selamanya merepotkan kamu. Aku akan mencari rumah kontrakan atau kamar kost yang punya garasi mobil. Kalau aku bisa pulang, aku akan pulang, kalau nggak, aku istirahat di sana," ucap Mikho.

Tiara tercenung, merasa menyesal karena pernah bertanya alasan Mikho tak membawa mobilnya sendiri, seolah-olah dirinya keberatan selalu menjemput tunangannya itu. Kini Mikho memutuskan untuk membawa mobil sendiri Tiara justru merasa sedih. Gadis itu semakin merasa tak berguna di mata laki-laki itu.

"Nggak apa-apa aku akan jemput kamu besok, tak perlu mencari rumah kontrakan atau kamar kost," ucap Tiara.

"Nggak Tiara, aku sudah putuskan–"

"Kamu marah padaku?" tanya Tiara.

"Apa?"

"Karena kemarin aku bertanya, alasan kamu tak bawa mobilmu," ucap Tiara langsung tak enak hati.

"Masa cuma karena itu aku marah," jawab Mikho lalu tersenyum.

Senyum untuk menenangkan hati Tiara. Sekaligus tersenyum untuk diri Mikho sendiri karena hatinya yang sedang berbunga-bunga. Begitu bahagia membayangkan kejadian di ruang periksa tadi.

Aku hampir mendapat jawaban dari pertanyaanku. Jika Tiara tak muncul. Entah kenapa sekarang tiba-tiba pertunanganku dengan Tiara terasa seperti jeratan di leherku, batin Mikho.

Tiba-tiba Mikho merasa kebebasannya terenggut. Merasa pertunangannya dengan Tiara terasa membebaninya. Mikho merasa sangat rindu pada Celine. Begitu berpisah laki-laki itu telah merasakan rindu yang sangat pada gadis itu.

Begitu bebas dari Tiara, laki-laki itu langsung menghubungi Celine. Gadis itu ternyata masih menyimpan dan mengaktifkan kembali nomor lamanya. Begitu mendengar suara Celine, laki-laki itu langsung merasa bahagia.

"Bagaimana keadaanmu? Apa yang dikatakan Lola? Aku jemput ya sayang," ucap Mikho melalui sambungan telepon.

"Lola? Asistenmu itu? Dia bilang aku sudah mulai membaik, sebentar lagi aku boleh pulang. Tapi sepertinya kemalaman. Mungkin aku akan menginap di desa ini–"

"Apa? Nggak! Aku jemput kamu sekarang. Di sana kamu mau menginap di mana? Berdua dengan laki-laki itu? Nggak! Tunggu aku! Aku akan balik ke sana," ucap Mikho langsung khawatir.

"Mikho! Apa-apaan sih kamu? Kamu itu baru pulang, sekarang mau ke sini lagi? Lagi pula kenapa kalau aku menginap di desa ini? Apa kamu khawatirkan aku dengan Yodi? Kami sudah lama bersama dan kami baik-baik saja. Dia orang yang bisa dipercaya--"

"Aku nggak akan percaya dengan laki-laki mana pun yang ada di dekatmu. Celine, aku mohon biarkan aku menjemputmu, Ok?" tanya Mikho.

"Apa yang akan aku katakan pada Yodi? Dia pasti merasa aneh jika tiba-tiba ternyata aku kenal denganmu. Tenanglah, aku akan baik-baik saja di sini," ucap Celine.

"Kamu itu terlalu percaya diri tapi pada akhirnya aku akan mendapati kamu sedang menghadapi kesulitan. Celine, biarkan aku menjemputmu. Jika tidak, aku tak akan bisa tidur dengan nyenyak malam ini," ucap Mikho dengan suara memohon.

Celine tercenung, merasa sangat bahagia kembali mendapatkan perhatian laki-laki itu. Meski jauh di lubuk hatinya tetap ada keraguan untuk melangkah lebih jauh bersama Mikho. Celine telah memutuskan untuk pergi jauh dari kedua sahabatnya itu. Agar mereka dapat menetapkan hati, Mikho pada Tiara dan Celine pada laki-laki lain. Namun, pada akhirnya mereka tetap bertemu kembali.

Lola menyarankan untuk menginap di sebuah rumah yang menyediakan kamar untuk pengunjung yang terdesak mencari tempat menginap. Sementara Lola sendiri akan bersiap-siap menutup klinik kesehatan itu dan hendak pulang ke rumah.

"Kenapa kamu yang mengunci pintu? Apa tak ada karyawan lain di sini? Apa klinik ini hanya kalian berdua … maksudku, cuma kamu dan dokter itu yang menjalani klinik ini?" tanya Celine.

"Ya, sebenarnya dr. Mikho bekerja di rumah sakit besar di kota. Sementara rumah sakit terdekat di desa ini letaknya sangat jauh. Klinik ini sangat menolong penduduk di desa sini. Aku beruntung bisa bekerja di sini, karena kebetulan di sini kampungku. Kalau aku di rumah sakit daerah, setiap hari aku pulang sangat jauh. Beruntung dr. Mikho membuka klinik ini di sini, klinik ini sangat membantuku dan penduduk sini. Pak dokter bilang, dia membuka klinik ini untuk mengenang seseorang yang sangat berarti baginya–"

"Apa? Untuk mengenang seseorang?" tanya Celine heran.

"Ya, dr. Mikho sangat terbuka padaku. Mungkin karena cuma aku tenaga medis yang bekerja di klinik ini. Jadi dia sangat percaya padaku. dr. Mikho bilang, untuk mengenang kekasihnya yang pernah mengalami hipotermia di atas gunung itu," jelas Lola sambil menunjuk gunung yang terlihat dari situ. Celine menatap gunung itu dan kembali teringat akan kejadian bersama Mikho di sana.

"Tak ada yang mengetahui asal usul pendirian klinik ini selain aku," ucap Lola dengan tersenyum bangga.

"Tak ada yang mengetahui asal usul pendirian klinik ini, tapi ... kenapa kamu percaya dan bercerita semua ini padaku, padahal kita baru bertemu?" tanya Celine.

"Karena sepertinya, Nona adalah orang yang dikenalnya. Dan sepertinya sangat berarti bagi dr. Mikho–"

"Apa?"

"dr. Mikho tak pernah masuk ke ruangan periksa itu hanya berdua dengan pasien. Aku pasti selalu mendampinginya tapi kali ini, dr. Mikho menyuruhku keluar, pasti ada sesuatu yang bersifat pribadi bukan? Karena aku pikir Nona adalah orang penting baginya. Karena itu aku percaya dan cerita pada Nona. Aku bahkan tak pernah ceritakan ini pada tunangan dr. Mikho–"

"Tunangan? dr. Mikho sudah bertunangan?" tanya Celine langsung berubah raut wajah.

"Ya, dr. Tiara, yang menjemputnya tadi," jawab Lola.

"dr. Tiara?" tanya Celine tak percaya.

Mengulang bertanya demi meyakinkan apa yang didengarnya. Namun, Lola kembali membenarkan ucapannya. Tiba-tiba gadis itu merasa dadanya sesak. Tak percaya dr. Mikho berani menciumnya sementara Mikho telah bertunangan dengan sahabatnya sendiri.

...~  Bersambung  ~...

1
Citoz
semangat kk 💪
Alitha Fransisca: Makasih banyak 🤗🥰
total 1 replies
Henrita Henrita
bodoh, terlalu bertele-tele
martina melati
niat gk bagus nih... sekali mendayung 2 ato 3 pulau terlampaui...
martina melati
kykny dlm kehidupan nyata pernah terjadi spt gininy thor...

jujur, aku tak sanggup spt celine atopun tiara... krn jika cinta tidak bisa memiliki berarti bukan jodoh dan tidak bisa dpaksakn bgm pun sikonny
martina melati
untuk mencapai bahagia, apakah perlu ada pengorbanan? apakah perjuangan tidak cukup? setahu saya nih... selain usaha, semangat dan dukungan ortu, bahagia dpt dicapai. dan ingat, senantiasa berdoa.
martina melati
jangan dipelihara rasa cintamu pd mikho, celine...
pupuk terus rasa cinta dari yodi. pelan2 namun pasti kalian b2 akan saling mencintai.
martina melati
knp gk terbuka sm ortu y, terutama mama...
martina melati
masak gk sadar sih jika evita dan celine adalah org yg sama?? nama lengkap celine y evita celine...

sengaja y thor dbuat lupa, tak sadar gt
martina melati
hahaha...
sdh bangun ternyt yodi
martina melati
jangan jd pelakor y, celineee
kenangan masa lalu biarlah jadi kenangan yg tidak bisa dilupakn. namun jangan dijadikan pengulangan
martina melati
celineeee, mengaoa kamu gk curhat sm ortu... terutama mama/ibu/ mami
martina melati
dpaksa utk hidup y thor... biar novelny jd lebih seruuu
martina melati
depresi nih...
martina melati
cinta segitigaaa???
martina melati
hahaha....
tujuan utk penyelamatan gpp deh
martina melati
wadoh pasti merasa dlecehkb 2x nih SD dan SMU
Sering Halu
👍
Mustika Aira
erica jgn deh,,,, g dpat phala malah dosa kamu ntar,,,
Alitha Fransisca: hehehe, tau tuh Erica, udah hidup tenang malah frustasi 🤭
total 1 replies
Nita Ahmad
👌
Mustika Aira
ceritanya g lebay,,, kata"nya juga g lebay,,
tulisannya rapih,,, dannnn sangat SyuKa 🥰
Alitha Fransisca: Makasih banyak ya 🥰🥰🥰❤️❤️😘😘😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!