NovelToon NovelToon
Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Selingkuh / Romansa / Cintapertama
Popularitas:508
Nilai: 5
Nama Author: Jaena19

Bagaimana rasanya mengetahui jika kekasihmu selingkuh dengan adikmu sendiri? Kayla terkejut mendengar pembicaraan Arga dan Kanaya adiknya di UKS,ia tak menyangka jika selama ini keduanya menjalin hubungan di belakangnya.Walaupun merasa sakit,ia memilih untuk diam dan berpura-pura tidak tahu.Selain belum siap melepaskan Arga,ia juga ingin melihat sejauh mana keduanya dapat menyembunyikan hubungan itu.Tapi lama-lama Kayla tak tahan, terlebih ketika ayahnya meninggal Arga lebih mementingkan Kanaya di banding dirinya. "Kalau dari awal lo suka Kanaya,kenapa lo harus deketin gue dan jadiin gue kekasih lo Arga?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaena19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua puluh

"Kak bangun, Lo tidur udah kaya orang mati, sudah banget di bangunin," ujar Kanaya sembari menggoyangkan tubuh kakaknya yang masih tertidur.

Kayla menggeliat lalu mengganti posisinya tanpa berniat untuk bangun.

Kanaya kesal karena kakaknya tak juga bangun, gadis itu menarik bantal yang di gunakan kakaknya. Kayla tak bergeming, gadis itu masih setia di alam mimpi.

"Kak ada telepon dari kak Arga." Ujar Kanaya sedikit teriak.

Tanpa di duga, Kayla segera bangun dari tidurnya dan langsung mengambil ponselnya. Dengan linglung dan rambut yang berantakan gadis itu mengecek ponselnya.

Kayla mendelik ke arah Kanaya, karena adiknya itu telah membohonginya. Lagipula kenapa dia percaya?Arga mana mungkin menelponnya sepagi ini. Ia melihat jam di ponselnya, baru jam delapan pagi.

"Dasar bucin, denger nama Arga aja baru bangun. Mandi sana, mamah minta kita bantuin buat kue." Ujar Kanaya lalu setelahnya gadis itu keluar dari kamar Kayla.

Kayla meletakkan kembali ponselnya, ia terdiam sejenak untuk mengumpulkan nyawanya. Kalya beringsut dari ranjang menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Setelah rapi dengan pakaian santainya, Kayla keluar kamar dan berjalan menuju dapur untuk membantu mamahnya.

"Baru bangun kak." Ucap Lia

Kayla mengangguk, ia menghampiri mamahnya yang sedang menyiapkan bahan untuk membuat kue.

"Mau buat kue banyak ya mah?banyak banget bahannya"

Lia tersenyum. "Iya, kemarin mamah kan buat kue dan di coba sama tetangga, gak disangka mereka suka dan minta mamah buat lagi."

"Jadi mamah mau ngasih mereka lagi?"tanya Kayla lagi

"Engga, mereka beli kak."

Kayla yang sedang memecahkan telur berhenti sejenak. "Oh, berarti mamah jual kue ni?"

Lia mengangguk. "Iya, semoga mereka suka ya. Karena respon positif mereka mamah jadi kepikiran buat toko kue."

"Bisa di coba tuh mah, mamah kan memang jago buat kue."

"Iya, nanti mamah coba diskusi sama papamu dulu. "

Ditengah kegiatan mereka, Kayla baru menyadari jika sedari tadi Kanaya tak berada di sana.

"Naya mana mah?"

"Tuh." Lia menunjuk ke arah ruang tv, di sana terlihat Kanaya yang sedang sibuk dengan setumpuk buku di depannya.

"Oh."

Kayla kembali melanjutkan kegiatannya.

Beberapa jam kemudian, Kayla dan Lia selesai dengan kegiatannya. Semua kue pesanan sudah selesai dibuat dan juga di kemas.

Kayla melirik jam dinding di dekatnya, tak terasa sudah jam 1 siang.

Kayla merogoh kantongnya mencari sesuatu di sana, ia menghela napas kerana benda yang ia cari ternyata tertinggal di kamar.

Ia kembali ke kamar dan langsung merebahkan dirinya karena merasa cukup lelah setelah membantu ibunya .Ia mencari ponselnya, ia cukup terkejut ada beberapa pesan dan panggilan tak terjawab dari Arga.

Kayla membuka pesan dari Arga.

Arga

Kayla 

Nanti malam jam 7 kamu siap-siap ya

Aku jemput

Kita main,nanti aku izin ke mamah kamu

Pakai baju main biasa aja,jangan dandan nanti banyak yang genit sama kamu kalau kamu dandan

Ingat ya jam 7 harus udah siap

Kayla hanya mengetik kata oke dan langsung mengirimkan pesan itu pada Arga. Ya sesingkat itu komunikasi mereka jika melalui ponsel, tapi jika sudah bertemu secara langsung mereka akan lupa waktu.

___

Pukul setengah tujuh malam, Kayla sudah siap dengan pakaiannya. Dia hanya memakai celana jeans dan Hoodie, pakaian yang biasa dia pakai untuk main, ya sesimpel itu outfitnya. Rambutnya di kuncir kuda dan ia tak memakai riasan wajah apapun sesuai permintaan Arga, walaupun ia sedikit menggunakan lip tint di bibirnya Agar tidak terlalu pucat.

Ia mengambil ponsel dan mengantongi beberapa lembar uang, kemudian ia keluar dari kamar.

"Mau kemana kak?rapih amat"tanya Kanaya.

"Mau malam mingguan." Ujar Kayla, lalu ia duduk di samping adiknya.

"Dasar bucin, sekarang malam mingguan ya tumben banget."

"Suka-suka dong, iri ya Lo?"

Kanaya mendelik ke arahnya. "Iri? sorry gak dulu ya."

Tak lama terdengar suara klakson mobil masuk ke area rumah mereka, Kayla yang tau itu adalah Arga segera keluar untuk menghampiri laki-laki itu.

Arga keluar dari mobilnya, sambil tersenyum laki-laki itu menghampiri kekasihnya.

"Tante di mana?aku mau izin dulu," tanya Arga.

"Ada di kamar, kamu masuk dulu aja nanti aku panggilin."

Arga mengangguk lalu ia masuk ke dalam dan langsung duduk di samping Kanaya yang sedang asyik menonton tv, sedangkan Kayla langsung menuju kamar mamahnya.

"Sombong banget sekarang, kaya gak pernah main berdua aja"ujar Kanaya pada Arga, walaupun berbicara tapi tatapan gadis itu masih fokus pada tayangan di depannya.

Arga menoleh sebentar ke arah kamar orang tua Kayla, memastikan gadis itu belum keluar dari kamar. Ia menggeser posisinya lebih dekat ke arah Kanaya.

"Maaf, Lo mau kita jalan juga?"tanya Arga

Kanaya sontak menoleh ke arah Arga, lalu di kembali memalingkan wajahnya ke depan. "Gak dulu deh,gue lagi sibuk nugas."

"Hubungin gue aja kalau Lo butuh gue atau Lo mau jalan gue selalu siap,"ujar Arga, tangan laki-laki itu bergerak perlahan menyentuh tangan Kanaya dan menggenggam tangan gadis itu.

"Gue rindu masakan Lo Nay, kalau waktu Lo udah senggang main ke rumah seperti biasa ya," ujar Arga lalu ia melepas genggaman tangannya dan segera menjauhkan diri dari Kanaya.

Tak lama Kayla keluar bersama Lia.

"Eh, nak Arga tumben malam ke sini, ada apa?"

Arga menyalami Lia lalu ia menjelaskan maksud kedatangannya.

"Oh begitu, yasudah Tante izinkan tapi jangan pulang terlalu larut ya."

Arga mengangguk. "Iya Tan, kalau begitu aku dan Kayla berangkat ya takut kemaleman."

____

Kayla menatap pemandangan di sepanjang jalan, ia tak tau kali ini Arga akan membawa dirinya kemana, dilihatnya gedung dan juga jalan yang ia lewati sekarang cukup asing baginya.

"Kita mau kemana si Arga?" tanya Kayla.

"Rahasia, nanti juga kamu tahu, tenang aja aku gak akan culik kamu."

"Bukan gitu, tapi tumben banget kamu ngajak aku jalan malam gini."

"Sekali-kali gak apa-apa kan, aku gak pernah ajak kamu jalan, mumpung malam Minggu juga."

Ia menatap Arga dari samping, ia senang dan juga heran dengan sikap Arga sekarang.

"Aku baru sadar outfit kita hampir sama."

Kayla melihat Arga yang memakai celana jeans dan juga Hoodie, sama persis seperti dirinya tanpa sengaja mereka memakai pakaian yang sama.

"Bukan hampir lagi Ga, tapi emang sama. Kamu sengaja kah pilih pakaian ini biar samaan."

Arga terkekeh. "Gak si, aku asal pakai aja, tapi kayaknya batin kita terhubung jadi bisa samaan gini. Tapi lucu juga pakaian kita sama, kaya couple goals gitu."

Kayla tertawa. "Apaan si Ga, tapi ada benarnya juga si aku juga sering lihat foto couple pakai baju samaan lucu."

"Kay"

"Iya?"

"Makasih ya udah mau bertahan sama aku dan hubungan ini," ujar Arga tiba-tiba wajahnya terlihat serius.

"Sama-sama, makasih juga karena selalu ada untuk aku."

Arga terlihat menggelengkan kepalanya. "Aku gak merasa selalu ada buat kamu, maaf ya."

"Gak apa-apa Arga, seperti yang selalu aku bilang dunia kamu bukan hanya aku, jadi wajar kalau kamu gak selalu ada buat aku."

"Tapi kamu selalu berharap kalau dunia aku itu hanya kamu kan? Kamu juga berharap aku selalu ada untuk kamu kan?dan sayangnya aku gak bisa wujudin itu"

"Tak apa, gak ada cinta yang sempurna. Yang terpenting hubungan kita sejauh ini baik-baik aja"

"Kalau seandainya kamu bertemu dengan laki-laki yang kamu inginkan, kamu akan pilih dia atau tetap bertahan dengan aku?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!