NovelToon NovelToon
TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK

TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Enemy to Lovers / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor / Office Romance / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: LichaLika

Sequel Pernikahan Rahasia Anak SMA

*
*

Luna, seorang security cantik yang berhasil menggaet hati seorang putra dari CEO Perusahaan besar ternama Melviano Ar Rayyan.

Ray anak dari bos Luna, tempat dimana Ia berkerja. Ray sangat tergila-gila dengan sosok Luna, namun siapa sangka, Luna adalah anak dari wanita yang paling di benci oleh Ray.

Siapakah sebenarnya Luna? Security cewek yang berhasil membuat Ray tergila-gila?


Ikuti kisah mereka yang mengandung cinta, emosi dan airmata 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Security cantik

Perlahan pintu itu mulai terbuka, Ray melihat sebuah kaki jenjang nan mulus ke luar dari pintu itu, gaun yang memiliki belahan di depan sebatas paha, membuat kaki jenjang Luna terlihat begitu indah, tak ada goresan sedikit pun pada kaki yang indah itu, tampak putih dan mulus.

Sesaat Ray menelan ludahnya kasar saat melihat kaki itu melangkah begitu anggunnya, Luna belum menyadari siapa yang sedang memperhatikannya saat ini.

Saat Luna mulai keluar dari balik pintu, Pandangan Ray perlahan mulai naik ke atas.

"Oohhh...damn it, kenapa aku harus melihat pemandangan seperti ini" gumam Ray saat melihat siapa yang sedang keluar dari balik pintu itu.

Security cantik itu tampak anggun dengan gaun panjang dengan belahan kaki sebatas paha, membuat penampilan Luna saat itu sangat terlihat elegan dan mempesona, Luna belum memperhatikan sekitar, Ia masih sibuk merapikan bajunya yang tampak menonjolkan lekuk tubuh nya yang ramping.

"Maaf Bu Shesa, Anda sudah lama menunggu..." secara tak sadar Luna berceletuk seolah-olah Shesa masih ada disitu.

Sejenak Ray memandangi Luna yang terlihat berbeda hari ini, biasanya ia berseragam security dengan berbagai atribut di bajunya, sekarang Ia berubah seperti angsa cantik yang membuat mata siapa saja terpesona.

Tampak senyum tipis menghiasi wajah tampan Ray, Ray menyilangkan kedua tangannya serta menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi itu, sembari memperhatikan gadis yang berada di depannya.

Setelah itu Luna merasa ada yang aneh, kenapa tidak ada jawaban dari Shesa, dengan cepat Luna mengangkat wajahnya, alangkah terkejutnya saat Ia tahu Ray sudah berada di depannya, Ray duduk di kursi yang tepat berada di depan ruang ganti.

"Kamu...ngapain disini?" tanya Luna yang sangat terkejut dengan kehadiran Ray disitu.

Luna tampak sibuk menutupi belahan kakinya yang terlihat, Ia tampak malu saat Ray melihat nya berpenampilan seperti itu.

"Awas kamu, jangan lihat-lihat" seru Luna melarang Ray untuk melihat dirinya yang sekarang. Luna terus sibuk menutupi bagian kakinya yang terbuka itu.

Tiba-tiba saja Ray berdiri dari duduknya, dan itu membuat Luna terkejut dan membulatkan matanya.

"Eh...mau apa kamu, tetap disitu!" sentak Luna sembari memberi kode agar Ray jangan mendekatinya.

Ray menatap tajam wajah Luna, meskipun Luna tak memakai make up sama sekali, namun Luna masih terlihat cantik natural, bibir pink yang merona, kulit putih dan bersih yang dimiliki oleh gadis ini menambah kesan begitu mempesonanya sang Security.

Ray perlahan mendekati Luna yang masih berdiri di tempatnya sambil menutupi belahan kakinya yang terekspose itu. Pandangan mereka saling bertemu, dan lagi-lagi bahasa mata tidak bisa membohongi.

"Apa yang sudah kulihat di depan mataku ini? Kenapa aku begitu penasaran"

"Ya Tuhan, ngapain sih nih orang deketin aku, sumpah demi apapun, jauhkan pria ini dari diriku"

Ray terus melangkah maju dan terus membawa Luna semakin dekat dengannya.

"Stop stop...jangan melangkah, kamu disitu saja, sekali lagi kamu melangkah aku teriak nih" ancam Luna sambil menahan Ray untuk tidak semakin mendekat.

"Teriak saja, lagipula tidak masalah bukan, bukankah kita sebentar lagi akan menikah" ucapan Ray spontan membuat Luna mengerjapkan matanya.

"Dengar ya, kita menikah karena suatu hal yang tidak di sengaja, jadi jangan berharap akan ada cinta di antara kita, bagiku kamu tetap saja laki-laki yang menyebalkan" ucap Luna sembari menatap tajam bola mata Ray.

Ray tampak tersenyum saat Luna mengatakan itu kepadanya.

"Dengarkan aku baik-baik, gadis seperti kamu tidak pernah ada dalam deretan tipe gadis pilihanku, jadi jangan mimpi jika aku akan mencintaimu, tapi setidaknya Aku suka penampilan mu seperti ini, ya... meskipun masih lebih cantik gadis di luaran sana, setidaknya mataku tidak akan bosan dengan penampilanmu yang selalu memakai seragam security itu" tukas Ray dengan menatap dalam-dalam bola mata indah itu.

Tiba-tiba saja Ray mendengar langkah kaki seseorang yang menuju ke tempat mereka, dengan cepat Ray membuka belahan gaun Luna yang sempat ia tutupi. Ray menarik tangan Luna yang tampak memegangi gaun tersebut agar kaki jenjangnya tidak terlihat.

"Set"

Luna membulatkan matanya saat Ray berhasil melepaskan tangannya dan tanpa sengaja Ray menyentuh kulit paha Luna yang halus.

"Deg"

Keduanya saling menatap, terasa desir aneh mulai merasuki jiwa mereka. Dengan cepat Luna menjauhi Ray yang tampak tertegun di tempatnya.

Terlihat Shesa mulai memasuki ruangan, betapa terkejutnya ia melihat Ray sudah berada di dalam.

"Ray...sejak kapan kamu disini?" Shesa menghampiri Ray yang masih berdiri di tempatnya.

"Mama, iya Ray dari tadi mencari Mama, Ray cari di ruang kerja Mama tidak ada, terus Ray lihat Kak Frisca keluar dari ruangan ini, ya...Ray penasaran saja, mungkin saja Mama ada didalam, ternyata ...Ray cuma mendapatkan security mama disini" ucap Ray sembari memicingkan matanya pada Luna.

Shesa melihat kearah Luna yang tampak berubah sekali.

"Hei lihatlah, Luna...aku tidak menyangka gaun ini pas dibadanmu, rupanya bentuk tubuhmu mempunyai standard Internasional ya, aku membuat gaun ini sesuai size standar Internasional, dan biasanya dipake oleh model-model luar negeri" tukas Shesa sembari memperhatikan penampilan Luna keseluruhan.

"Bu Shesa bisa aja" balas Luna tersipu malu.

Shesa berjalan menghampiri putranya yang tampak memperhatikan Luna.

"Mama tidak salah pilih menantu kan?" ucapan Shesa membuat Ray membuang wajahnya asal.

"Halah Mama, gadis seperti itu saja Mama sudah kagum, dia itu cuma gadis biasa jangan disamakan lah dengan model-model papan atas, dia tuh cuma security, tugasnya tuh cuma menjaga keamanan, bukan berlenggak lenggok memamerkan baju mama" balas Ray ketus, membuat Ekspresi Luna terlihat kesal.

"Dengar Ray, apapun pendapatmu Mama tidak perduli, Mama sudah terlanjur suka dengan Luna, jadi lebih baik kamu diam, persiapkan saja dirimu menghadap penghulu sebentar lagi, Mama pastikan pernikahan kalian tidak akan lama-lama lagi" ucapan Shesa membuat Ray menghela nafasnya dalam-dalam.

Sementara Luna tertunduk saat Shesa mengatakan hal itu.

"Bu Shesa, apakah tidak terlalu cepat pernikahan ini dilaksanakan?" ucap Luna protes

"Tidak sayang, lebih cepat lebih baik, kami akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk pernikahan kalian nanti" ucap Shesa yang membuat Luna semakin gugup.

*****

Sementara itu, seorang pria tengah berjalan mencari alamat yang tampak ia pegang.

Bayu mencari alamat yang tertera dalam secarik kertas ini, terlihat Mario melihat pria itu tampak mondar mandir di depan rumah mewah Vano. Kemudian Mario penasaran dan mencoba menghampiri pria yang seumuran dengannya tersebut.

Bayu melihat Mario keluar dari gerbang utama. Tampak Bayu terlihat senang saat ada seseorang yang keluar dari rumah mewah tersebut.

"Permisi, saya mau tanya, apa Anda tahu alamat rumah ini, setahu saya alamatnya sama dengan rumah ini? Apa ini benar, soalnya saya belum mengenal daerah sini!" seru Bayu.

Kemudian Mario mencoba membantu Bayu.

Dengan membaca alamat yang diberikan Bayu kepadanya. Lantas Mario membacanya.

"Iya benar, ini Jl. Perdana no 1, kalau boleh tahu Anda mencari siapa?" tanya Mario

Bayu tersenyum kemudian Bayu mengeluarkan foto dari dalam sakunya.

"Saya mencari putri saya, Luna...3 hari yang lalu dia pergi dari rumah, apa Anda pernah melihatnya?" tanya Bayu penuh harap.

Mario melihat foto yang di bawa Bayu, alangkah terkejutnya saat ia tahu bahwa foto tersebut adalah gadis yang telah menyelamatkan Jasmine.

"Iya saya pernah melihatnya, apakah Anda ayahnya mbak Luna?" tanya Mario

"Iya benar sekali, saya ayahnya, Bayusena" ucap Bayu senang, Ia merasa ada tanda-tanda Luna akan segera ditemukan.

"Kenalkan, saya Mario...saya bisa menunjukkan kepada Anda, dimana mbak Luna sekarang" ucap Mario.

"Benarkah Tuan, terima kasih banyak, saya memang tidak salah alamat" ucap Bayu senang.

"Mbak Luna tidak ada disini, ini kediaman Rayvanno Adiputra Perkasa dan juga desainer Deandra Rashesa" seru Mario.

"Iya saya tahu...akhirnya Luna bisa bertemu dengan desainer itu" ucap Bayu yakin, dan sontak membuat Mario terkejut

"Maksud Anda?"

BERSAMBUNG

❤❤❤❤❤

...Pak Bayu sudah ada di kota beb, wah gimana kelanjutannya 😊...

...Visual gaun seperti itu lah kira- kira 🤭...

1
Ermi Suhasti
mulianya hati menantu, walau disakiti mertua ..
Ermi Suhasti
Siska sudah berubah lho ...
Ermi Suhasti
menantu idaman 🥰
Ermi Suhasti
ibu2 di desa ada yg genit juga ya ..
Ermi Suhasti
cemburu tanda c***a
Ermi Suhasti
saling cinta
Ermi Suhasti
next thor
Ermi Suhasti
Semangat Ray ...
Sugiartanti Sugiartanti
Pas cantiknya
Novano Asih
🤣🤣🤣
Novano Asih
ini anknya Siska sama Jack Matilda
Novano Asih
Sulung mom bukan bungsu
Abu Abdullah
cerita bagus sih namun thorx lagi blenk
bayangkan cerita awal sendiri si lunabuat para preman bonyok
eh begitu brrhadapan dgn Rey jadi melempem
Ike Chotimah
Luar biasa
Trisna
sepertinya ini Luna anak salah satu sahabatnya sesha waktu SMA.
yang dulu kena hasut ibu siska
Efratha
Luar biasa
Sussy Lowati
seru
Rofii Ayu
gerah Thor 🔥
kipas sayang kipas 🤣😂🤣
Rofii Ayu
belum author sayang 😘
Rofii Ayu
makan gratis lagi dong Thor di pernikahan nya bara dan olive
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!