NOVEL SEDANG DALAM TAHAP REVISI
Erwin Dirga adalah seorang CEO, Pertemuan dengan Daniela Alicia tidak di rencanakan.
Pertemuan pertama mereka sangat membuat luka hati Alicia, Yah.. bagaimana tidak, pertemuan tak terduga itu membuat Alicia harus merasa terpuruk dan pergi meninggalkan kota, dan mengandung sebelum menikah.
Akankah keduanya dipersatukan lagi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon briller Aleza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MUSIK RILEKS
''Astaga sayang maafkan aku'' erwin pun segera menghindar dari istrinya karena kalau berlama-lama bisa jadi adik kecilnya minta berkunjung ke ibunya bisa-bisa Alicia tidak akan makan.
setelah Alicia selesai memakai pakaiannya..
'' ke mana dia Kenapa tidak ada ? aah Lebih baik aku makan dulu'' gumam Alicia pelan. ya pun pergi mengangkat makanan yang sudah disediakan di atas nakas.
'' Wah akhirnya kenyang juga, tapi Dimana suamiku??'' Iya pun keluar kamar mencari orang yang ia cari.
'' Erwin, sayangku dimana kamu??'' teriak Alicia.
'' Bi Ina Apakah kamu melihat suamiku??'' tanya Alicia
'' Tuan sedang di depan bersama Pak Toni'' jawab bibi
'' Baiklah terima kasih'' kata Alicia.. Ia pun Berjalan ke depan untuk mencari Erwin.
'' Hai Sayang ada apa?'' Tanya Erwin kepada Alicia.
'' Toni kamu kembali ke tempatmu'' perintah Erwin.
'' Ayo kita ke dalam ini sudah magrib'' ajak Erwin ke Alicia.
'' kamu sudah makan sayangku''
'' Iya sudah, Aku mau nonton televisi''
'' baiklah sayang, Ayo kita ke ruang keluarga''
'' Sayang apakah besok kamu sudah kembali kerja''
'' iya, Ada apa Sayang apa kamu membutuhkan sesuatu??
''uuummm tidak Tapi kalau boleh besok aku ingin ke rumah ibu'' pinta alicia.
'' tentu sayang, besok aku akan mengantarkanMu''jawab Erwin sambil memijat-mijat kaki alicia..
''sayang di luarkan lagi bayak virus,jadi nanti kalau mau beli keperluan bebby via online saja yah'' kata Erwin
'' belum saatnya kita memikirkan keperluan baby kata orang tua kan tujuh bulanan dulu'' kata Alicia..
'' Ya sudah terserah kamu nih kartu buat kamu'' jawab Erwin sambil memberikan sebuah kartu kredit berwarna hitam No Limit.
'' Terus pin-nya berapa?tanya Alicia.
'' tanggal pertama kali kita ketemu ''jawab Erwin
'' mana ponsel kamu'' tanya Alicia
'' mau ngapain??''
'' kasih nggak??
'' kasih tau dulu??''
'' kamu lagi sembunyiin apa di ponsel kamu??''
''nggak ada sayang''
'' ya sudah kasih sini''
erwin pun mengangkat ponselnya dan memberikan kepada Alicia.
Alicia membuka apl youtube dan mencari musik rilekx untuk bebby yah..erwin pun menjadi heran'' dikarain mau negecek seluruh, isi ponsel ku ''gumamnya dalam hati.
''ya ampun sayang bilang kek mau dengar musik rileks''
'' lagi sembunyiin apa ??''
'' Enggak kok Sayang dicek aja isinya nggak ada apa-apa kok cuma ada foto-foto kamu yang aku foto secara diam-diam''
'' malas ahhh,aku hanya pengen dengar musik Rileks aja''
'' tadi katanya mau nonton televisi??''
'' nggak jadi pengen dengar musik aja''
'' Kalau cuman dengar musik Ayo ke kamar aja''
'' Enggak ah di kamar nanti bukan dengar musik lagi malah musik yang dengerin kita''
'' nggak lah sayang kan untuk baby kita''
'' Kamu mau minum tidak sayang biar aku buatkan buat kamu'' tanya Alicia.
'' gak usah Kamu duduk aja di sini biar nanti bibi yang buatkan'' kata Erwin.
'' jangan ngebantah aku tanya itu dijawab mau minum apa Aku lagi pengen bikin nih buat kamu, dan melayani suami itu upanya besar loh di surga''
'' teh jahe aja'' jawab Erwin
'' Oke kamu tunggu ya'' kata Alicia.
'' aku temenin saja kamu ke dapur''
'' nggak usah Kan ada Bi ina di belakang''
Alicia pun berjalan menuju ke ruang dapur.'' Bi tolong ambilkan untuk saya teh sama jahe ya''
'' Nyonya Mau buat apa biar saya saja yang lakukan''
'' nggak usah Bi Biar aku saja''
setelah beberapa menit teh buatan Alicia pun sudah jadi dan ia kembali ke ruang keluarga.
'' Sayang ini minumnya,''kata alicia
''terima kasih sayang'' kata erwin
''Win coba kita tadi di rumah daddy, pasti lagi bareng sama deddy.
''kalau di rumah Daddy aku mana bisa mendengar suara -suara teralarangmu tadi yank'' kata Erwin dengan santai.
'' iiih sayang''alicia malu dengar kata suara terlarang.
Erwin terkekeh melihat ekspresi istrinya ini.. dan mulai deh ide jail keluar dan dia membisikan di telinga Alicia.
'' Ayo kita ke kamar aku ingin mendengarnya lagi'' bisik Erwin ke Alicia.
'' iiiih dasar mesum'' Alicia mencubit perut Erwin...
''' aaaaawww sakit sayang'' pekik erwin kesakitan.
'' syukurin, tu otak isinya cuman mesum apa??''kesal alicia
''kan sama istri sendiri,emanknya kamu mau aku mesumnya sama wanita yang di luar sana?'' jawab erwin
'' awas aja berani sampai aku liat, tuh adek kecil kamu bakal aku, benyek-benyek kaya tahu penyet''
'' kalau gitu ayo dong, aku pengen dengar suara terlarangMu lagi'' kata erwin sedikit memelas
'' kan tadi udah, masa gak cukup tadi Win,, hampir 1 jam tadi loh Win'' kesal alicia
'' Habisnya adik kecilku ini, senang berkunjung ibunya,, ibunya bikin nagih..'' bisik erwin.
''enggak,ibu lagi gak mau terima tamu,besok aja''tegas Alicia
alicia pun berdiri dan berjalan menuju kamar.
sedangkan di rumah Damar..
saat Damar bersama keluarganya sedang makan malam Tuan Roy berkata'' nak Apakah kamu sudah bertemu dengan Erwin dan dan Paman Jacob??''
'' belum Ayah kemarin aku ingin pergi ke rumah Erwin tapi aku dihalang-halangi oleh penjaga rumahnya nya'' jelas Damar.
'' baiklah kalau begitu nanti ayah yang akan ke rumah tuhan jacob untuk bertanya kapan mereka akan melangsungkan pernikahan mu dengan erwin''
'' iya ayah'' jawab Damar
'' aku sudah selesai aku permisi dulu'' kata Damar. Damar pun pergi menuju kamarnya.
'' hahaha istriku sebentar lagi lagi kita termasuk salah satu anggota keluarga Dirga, kita pasti akan dipandang dan ditakuti oleh semua orang Bahkan bukan itu saja usahaku bisnis ku akan semakin maju bertambah besar''
'' iya sayangku kau benar semua orang akan memandang kita.'' kata istri Tuan Roy.
'' Kenapa ayah dan ibu selalu memaksakan kehendaknya Apa salahku?? gumamnya dalam hati
sementara Damar di dalam kamarnya berusaha menghubungi Kevin.
tut.. tut ..tut..
''Halo Damar Ada apa sayang?? jawab Kevin
'' Kapankah akan datang kemari bertemu dengan ayah dan ibu mereka akan segera pergi menemui orang tua Erwin untuk membicarakan pernikahanku dengan Erwin dipercepat aku mohon padamu tolong temui orang tuaku agar mereka mengetahui bahwa kamulah laki-laki yang sudah menghamili ku''
'' Baiklah Tenanglah jangan kau tenang karena bisa berpengaruh pada ada janin yang ada dalam kandunganmu itu'' kata Kevin
'' aku benar-benar takut Kevin aku takut kalau sampai kamu dan aku dipisahkan kan atau kau Bahkan aku dibunuh Aku takut itu semua'' ucap Damar dengan Sendu.
'' Hei apakah sekejam itu orang tuamu sampai ingin membunuhmu sejahat jahatnya orang tua dia tidak akan pernah sampai membunuh anaknya'' jawab Kevin menenangkan Damar.
'' kamu jangan takut aku akan selalu ada bersama kamu dan mendukung kamu'' kata Kevin.
'' Baiklah Vin terima kasih karena kamu sudah selalu ada buat aku, Maafkan aku yang dulu tak pernah menghiraukan kamu''
'' iya sudah kamu jangan pikirkan lagi sekarang kamu istirahat ya jangan lupa minum vitamin nya.''
'' Iya Ya sudah kalau begitu aku tutup dulu teleponnya''
'' iya Sampai ketemu besok.''
Damar pun menutup teleponnya..
bersambung....
sama orang pernah menaruh luka lagi
kan bukan mantan juga
bc sampe malem....ending gantung daaaah
ya chika udah tahu klau si rai ada maen suster sisil