NovelToon NovelToon
My Baby Boy 'A'

My Baby Boy 'A'

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Badboy / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mawar Jk

Tidak mudah hamil di usia muda, apalagi jika itu kembar lima. itu lah yang dirasakan oleh Alya, setelah orang tua nya meninggal, mahkota Alya di ambil oleh orang yang tidak ia kenal sehingga ia hamil.
Bagaimana Alya menjalani kehidupan nya itu?



Silahkan pada mampir siapa tau suka kan,
jangan lupa like komen dan vote nya yaa makasih

Follow Instagram author
@mawarjk_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar Jk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28

#Like sebelum membaca

Taypo bertebaran....

Arsan mengeluarkan sesuatu dari dalam kantong nya, dan ternyata itu adalah sebuah pisau lipat yang berukuran kecil yang pas di tangan Arsan

"Iblis" ujar preman itu lemah sedangkan temannya satu lagi sudah tidak sadarkan diri

"Oh ya" ujar Arsan lalu mendekat kan pisau lipat nya itu kerah preman yang sudah membuat Mama nya terluka

"Gara-gara tangan ini Mama ku terluka" ujar Arsan dengan eskpresi polos nya lalu mengukir sesuatu di tangan preman itu membuat preman itu menjerit kesakitan

"Akhh sakit" teriak nya

Melihat itu Alya langsung menghampiri anak nya sebelum preman itu meninggal di tangan anak nya. Tidak, ia tidak ingin anak nya menjadi pembunuh

"GARA-GARA KAU MAMAKU SAMPAI TERLUKA DAN MENGELUARKAN DARAH SIALAN" teriak Arsan dengan emosi lalu kembali menggoreskan pisau nya di tangan preman tersebut

"MATI KAU" saat Arsan ingin menusuk preman itu Alya sudah memeluk tubuh anak nya membuat tangan Arsan berhenti

"Istighfar sayang" ujar Alya mendekap Arsan erat-erat. Alfan langsung merebut pisau lipat dari tangan Arsan di saat Arsan diam mendengar ucapan sang Mama

Arsan menghembus nafasnya lalu beristighfar "Astaghfirullah"

"Sudah tenang hem" tanya Alya mendapatkan anggukan dari Arsan

Tapi mata Arsan belum berubah itu menandakan kalau Arsan belum sepenuhnya sadar

_______

Setelah kejadian itu Gara dan keluarga nya langsung terbang ke Makassar. Diana mendengar cerita itu semua langsung mendatang kan dokter untuk memeriksa Arsan

Setelah dokter itu memeriksa Arsan, Diana langsung mengajak sangat dokter untuk berbicara dan sekarang tinggal lah Gara dan Alya yang berada di dalam kamar menemani Arsan yang tengah tertidur

Alya mengusap kepala Arsan dengan sayang, sekali-kali mengusap pipinya karena air matanya

Gara mendekati Alya dan menepuk pundaknya "Itu bukan salah kamu, jadi jangan salah kan dirimu sendiri" ucap Gara

"Enggak, ini semua salahku. Aku sebagai ibunya tidak bisa menjaga mereka semua sehingga Arsan seperti ini" ujar Alya yang terus menerus mengeluarkan air mata

"itu bukan salah kamu Alya, ini salah aku, aku sebagai seorang Ayah tidak bisa berguna untuk melindungi anak-anak ku" ucap Gara

Alya menghapus air matanya lalu menatap Gara "Kamu temani Arsan dulu ya, aku mau masak buat anak-anak dulu" ujar Alya mendapatkan anggukan dari Gara

Alya berjalan menuju dapur disana ia melihat Aira "Kamu yang masak Ra" tanya Alya melihat makanan di meja makan sudah penuh

"Iya kak, aku tau kakak pasti masih belum tenang atas kejadian tadi jadi Ira masak aja" ucap Ira tersenyum menghampiri sang kakak lalu memeluknya

"Kakak jangan salahin diri kakak ya, ini semua sudah takdir Arsan jadi kakak gak usah nyalahin diri kakak sendiri" ucap Aira memeluk Alya dari belakang

"Iya Ra, makasih ya selalu ada di sisi kakak, membuat kakak lebih tegar menghadapi semua cobaan"

"Kakak jangan bicara seperti itu, kita kan keluarga sudah sepantasnya kita saling mendukung, tanpa kakak Aira pasti tidak akan menjadi seperti ini sekarang" ucap Aira, matanya sudah berkaca-kaca

Alya melepaskan pelukannya lalu menghadap kearah Aira dan menangkap kedua pipi nya "Itu sudah tugas kakak Ra" ucap Alya dan kembali memeluk Aira

kedua kakak beradik itu berpelukan sangat hangat membuat orang yang melihat terharu

bersambung.

Makasih yang sudah mendukung cerita ini, sampai jumpa di chap selanjutnya

Buby 💜

^^^Mawar Jk 🌹^^^

1
Rini Utami
gara ngk gercep, masa ngk kepikir golongan darahny sama
love sick
hgg
Bulan Alfonsius
agak kesal si sama gara lelet banget knapa para penculik ngak diusut sama polisi biar dijebloskan kepenjara ..bego banget jadi greget pengen tek sentil ginjalnya
Siti Kholifah
lanjut session 2 aja biar ng' ribet🤭👍🙏
Tira Aneri
suuukaaa
Siti Kholifah
nah gini dong thor anak-anak jenius halu-halu dikit ng' apalah🤭👍
Siti Kholifah
ya wajar lah anak-anak tanya bpknya yg sabar ya aliya🙏
Siti Kholifah
semoga menjadi anak-anak yg sholeh dan berbakti pada orang tua🤲
Dewiendahsetiowati
aneh nih othor masak gak ada niat untuk cari anak kandungnya si Gara dan malah ngerawat yang bukan cucu sendiri..keluarga Gara katanya kaya masak gak bisa gunakan uang, kekuasaan untuk cari cucu aslinya hadeh
Salma Suku
Katanya ada bodyguard...eeh kena culik jg hadeeww...
Salma Suku
Siapa kira2 perempuan itu,musuh barukah
Salma Suku
Garanya kurang tegas...si Manda itu akan menjadi duri dlm perkawinan mereka...
Leha Rahman
knp Hendrik gk diundang biar liat penampilan Rangga anaknya di panggung
Leha Rahman
di bab 52 Gara kan sdh tau kalo Rangga anaknya Hendri. knp skrng gara malah gk tau
Salma Suku
Mampir thor
Irene Rambing
Terimah kasih Author yg baik semoga sukses dengan karya" nya ya..
Irene Rambing
akhirnya ketemu juga jawaban nya klu menyakiti orang yg sudah baik
Irene Rambing
itulah pembalasan
Irene Rambing
💪💪💪💪💪 lanjuuuut
Irene Rambing
pembalasan 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!