Nadia adalah gadis pintar, penurut dan ceria, tetapi sejak mama nya meninggal dunia, ketika nadia ditinggal papanya sebentar kejadian demi kejadian membuat nadia frustasi dan membuat kesalahan besar. sehingga ia harus menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Go to Malang
setelah mandi mereka bergegas menuju rumah umi untuk sarapan dan pamit.
badrun dan zaka sudah berada didepan ruma alif.
alif "badrun, zaka bawa barang-barang ini masuk mobil ya, aku sama nadia mau ke rumah umi mau sarapan dulu"
nadia "apa kalian sudah sarapan?"
zaka "sudah ning, jangan khawatirkan kami"
_____
sampai dirumah umi
alif dan nadia "assalamualaikum"
umi "waalaikumsalam"
alif "mana aisyah umi?" tanya alif sambil duduk dimeja makan
umi "adekmu sudah pergi kesekolah. ayo cepat makan, nanti kalian terlambat"
nadia "baik umi"
mereka makan tanpa bersuara. setelah makan nadia dan alif langsung pamit.
alif "umi alif sudah terlambat, kami akan oergi sekarang, doakan kami selamat sampai tujuan ya umi"
umi "iya sayang, jangan lupa jaga nadia, perlakuan nadia dengan baik"
alif "iya umi, siap" sambil mencium tangan umi.
umi "nadia jangan lupa minum vitamin ya"
nadia "iya umi, Terima kasih sudah sangat perhatian kepada nadia"
umi "Sama-sama nadia sayang"
nadia dan alif "assalamu'alaikum umi"
umi "waalaikumsalam"
nadia dan alif keluar dari rumah umi. alif berjalan cepat menuju mobil.
nadia "mas tunggu nadia, jangan terlalu cepat jalan nya, nadia masih sakit"
alif "ini sudah 4 hari, masa masih sakit sih sayang"
nadia "mas gak percaya sama adek. nadia kan sering bilang pelan-pelan tapi mas slalu saja membuat nadia kesakitan"
alif berbisik ditelinga nadia "maaf ya sayang, rasanya enak sih hahaha" alif berlari
nadia "masss alifff" nadia mengejar alif.
badun dan zaka sudah berada didalam mobil. alif dan nadia duduk di kursi belakang.
zaka "apakah sudah gus" tanya zaka
alif "iya ayo berangkat, Bismillah"
badrun "maaf ya gus, ning nadia, badrun mau pamit tidur karena nanti akan bergantian menyetir mobil denga zaka"
nadia "baik tidurlah dengan nyenyak"
nadia membuka instagram, notifikasi tag foto nya sangat banyak.
nadia "mas.. lihay notifikasi tag foto terlalu banyak, apa ini tidak berlebihan ya"
alif "sudah biarkan, jangan hiraukan"
nadia "mas lagi apa sih"
alif "ini mas lagi balas chat panitia"
nadia "ohhh"
alif "sayang, nanti ada acara Wawancara, dan tanya jawab. nanti kamu jawab dengan baiknya. tanpa harus membuka aib rumah tangga kita. jawab sewajarnya, jangan telalu dalam masuk kedalam kamar"
nadia mengerti maksud alif dan langsung Menagagguk kan kepala.
alif "zaka putar vcd nya biat gak sepi"
nadia menarik telinga alif dan berbisik "mas nadia terasa masih sangat perih dan sakit"
alif "maafin mas ya sayang, pasti gara-gara yang tadi ya"
nadia "sudahlah jangan terlalu menyalahkan diri mas, Nadia juga masih terasa capek dan lemes banget"
zaka "ehem ehem, ingat ada orang disini. jangan menebar kemesraan"
alif dan nadia tersenyum.
nadia dan alif tertidur dan saling memeluk.
3jam kemudian mereka sudah sampai di tempat
zaka membangun kan badrun "hei badrun... dasar tukang tidur. ayo sudah samapai"
karena teriakan zaka nadia dan alif pun jiga terbangun.
nadia merapikan jilbabnya dan pakaian nya. alif juga seperti itu. karena panitia menyambut mereka.
alif "ini pakai kacama" sambil menyodorkan Kacamat
nadia "ahh. ini lucu semali mas"
alif "ingat pesan mas, jangan menyentuh yang bukan muhrim. mas fak ridho istri mas di pegang orang lain" dengan nada tegas
nadia "iya iya sayang"
nadia dan alif keluar dari mobil. mereka tersenyum kepada semua panitia.
panitia "assalamu'alaikum gus, ning nadia"
nadia dan alif "waalaikumsalam"
panitia "mari ikut saya gus, saya akan antarkan ke kamar gus alif"
alif "iya terima kasih"
nadia hanya tersenyum manis. alif yang terus menggandeng tangan nadia membuat para panitia tersenyum heheheh...
panitia "ini kamar nya gus, sebentar lagi ada yang akan mengantarkan makanan untuk gus"
alif "baiklah, Terima kasih"
nadia dan alif masuk kamar dan menutup pintu. alif langsung memeluk nadia dari belakang.
alif "sayang, mas dari tadi ingin sekali memeluk adek" sambil memeluk dan mencium pipi nadia
nadia "lepaskan mas nanti badrun datang bawa koper kita"
alif "biarin.. sini hadap mas sayang"
nadia balik badan dan alif langsung memeluk nadia. nadia pun membalas pelukan alif
nadia "adek boleh tanya mas?
alif " boleh sayang"
nadia "nanti tema tausyiah mas apa?"
alif "ilmu tentang istri sholehah dan suami yang baik. nanti dengarkan dan amalkan ya" memeluk nadia semakin erat.
nadia "baiklah. nanti akan ada sesi tanya jawab dari peserta kan"
alif "kata panitia iya, jawab saja semampu adek. jangan menjawab yang sekiranya perihal terlalu intim ya dek. itu tidak baik"
nadia "siap komandan.. oh iya.. mas takut banyak orang yang tau ya" nadia mencoba menggoda alif
alif "tau apa?"
nadia "takut tau kalau mas suka bilang lagi ya dek hahahah " nadia tertawa
alif semakin erat memeluk nadia dan berusaha mencium bibir nadia "kamu mulai nakal ya" nadia slalu menghindar agar bibirnya tidak tercium oleh alif dan terus tertawa
badrun dengan santai nya masuk kamar, karena lupa kalau ada nadia "gus ini ko... astaghfirullah" seketika lihat alif dan nadia berpelukan badrun keluar dan langsung menutup pintu.
nadia "tu kan ketahuan sama badrun. nadia kan jadi malu"
alif "sudah rapikan jilbab adek sebentar lagi panitia juga mau mengantarkan makanan"
alif menuju pintu dan langsung membukanya.
alif "kamu tidak sopan ya"
badrun "hahaha... maaf gus.. lupa, kebiasaan sih hahaha"
alif "bawa masuk, tunggu disini kita akan makan bersama. sebentar lagi panitia mengantarkan makanan"
nadia menghampiri badrun dan alif. nadia langsung duduk di sofa samping alif
nadia "zaka kemana?"
badrun " sebentar lagi datang ning, masih membersihkan mobil dibawah"
tak lama zaka datang dan mereka tertawa karena zaka dan badrun terus saja melucu 😆😁😁
ko lama up nya...🙃🙃