Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Peraturan Kaisar Liu Che
.
.
Ratu Diaon Chan saat ini berjalan memasuki istana Pangeran Liu Yuning dengan di ikuti oleh kelima pelayan setianya .
Di tangan salah satu pelayan nya terdapat bubur yang asap nya masih menggumpal pertanda jika bubur itu baru saja selesai di masak .
" maaf Ratu ... untuk saat ini tidak ada seorang pun yang bisa mengunjungi pangeran " ucap salah satu prajurit menghentikan langkah Ratu Diaon Chan yang ingin melangkah menaiki tangga Paviliun pangeran Liu Yuning.
Ratu Diaon Chan menghentikan langkahnya dan menatap prajurit itu yang menunduk hormat , tatapan Ratu Diaon Chan sangat lah tajam .
" kau siapa ... ? berani sekali melarang ku menemui putraku " ucap Ratu Diaon Chan dengan tatapan tajamnya
" maaf Ratu ini adalah perintah , kondisi pangeran Liu Yuning saat ini masih belum sembuh dan bisa dikatakan dia masih belum sadarkan diri " jelas Prajurit itu menunduk dan masih dengan ucapan nya yang terdengar sangat sopan .
Ratu Diaon Chan tetap melanjutkan langkah nya seraya mengibaskan tangannya kepada kelima pelayan nya , tapi baru satu langkah Piyu menghentikan langka nya ia memberanikan diri menatap wanita paruh baya itu .
" maaf Ratu ... Ini adalah perintah Kaisar ... tidak ada yang bisa menemui pangeran Liu Yuning sebelum beliau benar-benar sembuh " jelas Piyu terdengar sangat tegas
Ratu Diaon Chan mengepalkan kedua tangannya dengan kuat tatapannya sangat lah tajam , dan ini untuk pertama kalinya Kaisar Liu Che melarang nya menemui Pangeran Liu Yuning .
" aku ini ibu nya jadi tidak ada yang bisa melarang ku untuk menemui putraku " ucap Ratu Diaon Chan
" maaf Ratu ini adalah perintah dari putra anda juga , jadi lebih baik anda pergi dari sini dan temui pangeran Liu Yuning setelah dia benar-benar sembuh " ucap Piyu mempersilahkan ratu Diaon Chan untuk pergi
Ratu Diaon Chan terlihat semakin marah , dengan tatapan amarah nya ia melangkah pergi dari paviliun pangeran Liu Yuning dengan amarah yang menggebu-gebu.
Piyu ia menghela napasnya dengan panjang seraya mengelus dadanya " selamat ... Untung Ratu tidak mengamuk " gumam Piyu .
setelah nya ia melangkah masuk kedalam kamar Pangeran Liu Yuning dan di dalam sana sudah ada satu orang tabib yang di tugaskan oleh Kaisar Liu Che untuk merawat pangeran sampai ia sembuh , dan juga ada satu orang prajurit kepercayaan Kaisar Liu Che yang nantinya akan menjadi pengawal setia pangeran Liu Yuning.
" kenapa ratu tidak di biarkan untuk masuk ? " tanya pangeran Liu Yuning yang kini sedang duduk bersandar di kepala ranjang nya
" saya juga tidak tau apa alasannya pangeran ... Tapi ini perintah dari Kaisar, beliau melarang semua orang istana untuk bertemu dengan anda sebelum anda benar-benar sembuh " jawab Piyu
Pangeran Liu Yuning diam , ia sangat tau seperti apa sosok adik nya itu , kaisar Liu Che tidak lah menempatkan peraturan seperti ini jika tidak ada alasannya .
" baik lah Piyu kau boleh pergi " ucap Pangeran Liu Yuning suaranya masih terdengar lemah
" hamba titip pangeran kepada kalian berdua " ucap Piyu kepada tabib dan juga kepada prajurit yang di tugaskan untuk menjaga pangeran Liu Yuning
" baik Piyu " ucap prajurit dan juga tabib itu juga menunduk hormat
Setelah nya nya Piyu melangkah pergi , tujuannya saat ini ia akan menyusul tuanya di istana nya .
.
.
.
Ratu Diaon Chan yang kini sudah berada di kamarnya itu kembali mengamuk semua barang-barang nya ia lempar di atas lantai begitu saja .
" Liu Che berani sekali dia membuat aturan seperti ini " ucap Ratu Diaon Chan dengan amarahnya
" maaf Ratu sepertinya anda harus melaporkan kepada Raja tentang peraturan yang dibuat oleh Kaisar tanpa persetujuan nya " ucap Jiang Qing selaku pelayan setia dan pelayan yang mengetahui semu rahasia sang nyonya
Ratu Diaon Chan ia menatap lurus ke dapan dengan mata nya yang memerah senyuman tipis perlahan terukir di sudut bibir nya " idemu sangat bagus ... sekarang kita harus menemui Raja " ucap Ratu Diaon Chan dan melangkah lebih dulu , langka yang sangat angkuh dan penuh dengan kekuasaan .
.
.
.
Mei Lian ia melangkah masuk kedalam lapangan tempat latihan prajurit di lihat nya di tengah lapangan saat ini Kaisar Liu Che dan Fei Jing sedang bertarung memperlihatkan kehebatan mereka .
Tak
Tak
Tak
Suara pedang yang saling bertautan itu terdengar sangat jelas di telinga Mei Lian " wow .... This is very fun Jia Li " ucap Mei Lian dengan wajah tersenyum nya
Jia Lia ia mengerutkan keningnya mendengar ucapan dari nyonya nya itu ia tidak mengerti bahasa yang saat ini di ucapkan oleh Mei Lian
" ayo kita kesana " ucap Mei Lian ia menarik tangan Jia Li dan melangkah di bawah pohon mangga yang berada tidak jauh di hadapan mereka .
" cara bermain pedang mereka sangat lah hebat Miss " ucap Jia Li dengan sangat kagum
" tidak ... Justru cara bermain mereka itu sangat gampang di tebak oleh lawan " ucap Mei Lian tapi senyuman di bibir wanita cantik itu masih terukir indah
Piyu datang dan menghampiri mereka " bagaiman kondisi pangeran ? " tanya Mei Lian tanpa melihat Piyu tatapan matanya hanya fokus kepada Kaisar Liu Che dan juga Fei Jing
" kondisinya sudah semakin membaik putri , pangeran sudah bisa duduk dan wajah nya sudah tidak terlalu pucat lagi " jelas Piyu
Mei Lian ia menganggukkan kepalanya tapi kepalanya tiba-tiba terkena buah mangga mudah yang jatuh .
" aauuu .... " Mei Lian meringis seraya mengelus kepalanya yang sedikit terasa perih
" anda baik-baik saja Miss " tanya Jia Li dengan wajah khawatir nya
Sedangkan Piyu ia menunduk dan melihat buah mangga kecil yang terjatuh " buah mangga ternyata " gumam Piyu mengambil buah mangga mudah itu .
Mei Lian seketika melupakan rasa perih di kepalanya saat melihat buah mangga mudah yang berada di tangan Piyu .
" mangga mudah " ucap Mei Lian dengan wajah nya yang berbinar air liurnya rasanya ingin menetes melihat buah mangga mudah itu
" aku mau ... Aku mau " Mei Lian meraih buah mangga mudah yang ada di tangan Piyu dengan wajah bahagia nya
" itu tidak dimakan Putri ... Buah mangga mudah itu beracun " ucap Piyu
Mei Lian ia mengerutkan keningnya mendengar apa yang dikatakan oleh Piyu " beracun ... siapa yang bilang beracun ini rasanya sangat enak .... Apa lagi di waktu siang seperti ini ... Aaahhhh ... rasanya air liurku ingin menetes membayangkan betapa enak nya buah mangga mudah ini " ucap Mei Lian
Piyu dan Jia Li saling tatap yang mereka tau buah mangga mudah itu tidak baik di konsumsi jika masih belum matang itu akan membuat perut sakit dan lebih tepatnya mereka mengatakan buah mangga mudah itu beracun .
" Jia Li ambilkan aku garam ...." ucap Mei Lian , seketika ia tidak lagi memperhatikan kaisar Liu Che dan juga Fei Jing yang saat ini masih beradu pedang .
" Piyu panjat pohon nya aku ingin buah lebih banyak lagi " ucap Mei Lian
Kedua nya kembali saling tatap " tapi itu beracun putri ... Saya akan membelikan buah mangga yang mateng di pasar jika anda menginginkan nya " ucap Piyu
Mei Lian ia memuat bola matanya malas mendengar ucapan dari Piyu " lakukan saja apa yang ku katakan ... dan Jia Li kenapa kau masih diam disitu " ucap Mei Lian
" baik Miss " ucap Jia Li
" jangan lupa pisaunya juga yang tajam ya " ucap Mei Lian senyuman nya kembali terukir di bibir cantik nya .
.
.
.
Selamat siang guyss 🤗 bagaimana puasanya di hari kedua ini apa aman ..? 🤭
Jangan lupa Like komen dan Vote nya 🥰 🤗 aeeiiiitsss satu lagi berikan dukungan nya juga ya guyss 🤗 supaya author semakin bertambah semangat 🥰🤗
Maaf jika masih ada typo nya 🙏 😊
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪