NovelToon NovelToon
Cinta Berlabuh Satu Pelabuhan

Cinta Berlabuh Satu Pelabuhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mutiara Wilis

Kaniya, seorang wanita muda yang berani, menolak perjodohan yang diatur oleh orang tuanya. Dia kabur dari rumah dan mencari perlindungan di perusahaan tempatnya bekerja. Di sana, dia bertemu dengan atasannya, Agashtya, yang juga kabur dari perjodohan orang tua. Mereka berdua bekerjasama untuk menjaga rahasia masing-masing, tapi suatu malam, mereka tak sengaja tidur bersama.

Beberapa bulan kemudian, mereka berdua terkejut ketika mengetahui bahwa orang yang dijodohkan oleh orang tua mereka tak lain adalah mereka sendiri. Kaniya dan Agashtya harus menghadapi kenyataan bahwa mereka telah jatuh cinta, tapi adakah kesempatan bagi mereka untuk bersama? Dan apa yang terjadi ketika adik mereka, Bintang dan Shanaya, juga saling jatuh cinta satu sama lain?

Kaniya dan Agashtya duduk di ruang kantor, mencoba memahami situasi mereka.

"Apa bapak percaya ini?" tanya Kaniya, suaranya hampir tidak terdengar

Agashtya menggelakkan kepalanya. "Saya tidak tahu apa yang harus dikatakan. Aku tidak pernah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutiara Wilis , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabur Dari Acara Pertunangan

Ritual lulur kunyit atau haldi dimulai, dan Agashtya berdiri di tengah-tengah keluarga dan teman-temannya, wajahnya masih terlihat tidak percaya. Bu Arunika maju ke depan, membawa mangkuk berisi kunyit yang telah dihaluskan.

"Anakku, Agashtya, semoga ritual ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi kamu," bu Arunika berkata, suaranya terdengar lembut

Agashtya mengangguk, dan bu Arunika mulai mengoleskan kunyit ke wajah dan tubuh Agashtya. "Semoga kau diberkati dan selalu bahagia," bu Arunika berkata, suaranya penuh dengan doa

Pak Narendra maju ke depan, membawa minyak yang harum. "Anakku, semoga kamu selalu kuat dan tegar dalam menghadapi hidup," pak Narendra berkata, sambil mengoleskan minyak ke tubuh Agashtya

"Semoga kau diberkati dan selalu bahagia..." lanjutnya

Bintang maju ke depan, wajahnya penuh dengan senyum. "Bhai, semoga kamu selalu bahagia dan sukses,"

Bintang berkata, sambil mengguyur Agashtya dengan air susu murni alami. "Semoga kau diberkati dan selalu bahagia..."

Alex maju ke depan, wajahnya penuh dengan hormat. "Tuan muda yang ganteng tapi kadang ngeselin, semoga kamu selalu diberkati dan bahagia," Alex berkata, sambil mengoleskan kunyit ke tangan Agashtya dengan ekspresi tengilnya

"Semoga kau diberkati dan selalu bahagia..." lanjutnya

Seluruh anggota keluarga dan teman-teman Agashtya maju ke depan, satu persatu, mengoleskan kunyit, minyak, dan mengguyur Agashtya dengan air susu murni alami. Mereka semua berkata, "Semoga kau diberkati dan selalu bahagia..."

Agashtya merasa seperti dalam mimpi, tapi dia bisa merasakan kebahagiaan dan keberkahan yang mengalir dalam dirinya. Dia tahu bahwa dia dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya, dan dia merasa bersyukur.

Agashtya tersenyum lembut, mencoba menyembunyikan kegantungannya pada rencana B yang dibisikkan oleh Bintang. Dia tahu bahwa dia harus tetap fokus dan tidak membiarkan orang lain mencurigai apa yang sebenarnya terjadi.

Saat ritual lulur kunyit selesai, Agashtya merasa sedikit lebih tenang. Dia tahu bahwa dia masih memiliki kesempatan untuk mengubah keadaan. Terlebih acara lulur kunyit merupakan prosesi penyucian diri secara simbolis spiritual bagi adat India yang dilakukan sebelum menjalani hari yang sakral seperti pernikahan.

"Terima kasih, Mommy," Agashtya berkata, sambil memeluk bu Arunika

"Aku sangat bersyukur atas semua ini. Tapi boleh aku tahu siapa gadis yang akan ku nikahi?" tanyanya lagi

Bu Arunika tersenyum, "Aku hanya ingin kamu bahagia, anakku. Sebentar lagi kamu akan mengetahuinya sayang. Segera bersiaplah tepat pukul 7 malam kita semua sudah harus berada dikediaman Prasetya..." jawab bu Arunika yang berlalu dengan senyuman

Agashtya mengangguk, sambil memandang Bintang yang memberikan isyarat kecil. Dia tahu bahwa rencana B masih berjalan, dan dia harus siap untuk apa pun yang akan terjadi nanti malam.

Bintang memang memiliki rencana yang matang untuk membantu Agashtya. Dia tahu bahwa Agashtya tidak bisa melawan keinginan orang tua mereka, jadi dia membuat rencana B yang bisa memberikan Agashtya kesempatan untuk kabur jika dia tidak menyukai calon pengantin wanita.

Dengan iming-iming bahwa dia bisa kabur setelah tiba di kediaman calon pengantin wanita, Agashtya merasa sedikit lebih tenang. Dia tahu bahwa Bintang akan selalu ada untuk membantunya.

Dan rencana B yang paling jitu, jika Agashtya dipaksa untuk menikah, Bintang akan menggantikannya dengan Shanaya, adik sang calon pengantin wanita. Agashtya tidak bisa tidak mengakui bahwa Bintang memang memiliki ide yang brilian.

Semua orang sudah siap, dan Agashtya pun juga sudah siap, dengan Bintang selalu mendampinginya. Mereka berdua telah menyiapkan rencana yang matang, dan sekarang saatnya untuk melaksanakannya.

Bintang memberikan alasan pada kedua orang tua mereka bahwa dia akan menjaga Agashtya agar tidak kabur lagi, tapi sebenarnya mereka berdua tahu bahwa itu hanya akal-akalan saja.

Tepat pukul 18.30 wib, mereka pun bersiap dengan mobil masing-masing. Di rumah mereka terdapat 4 mobil, yaitu mobil pak Narendra, mobil Agashtya, mobil Bintang, dan mobil Alex.

Mereka membagi dengan adil, di mana bu Arunika berada satu mobil dengan pak Narendra, Dadi Maa, dan Sanchiwali yang masih berusia remaja 17 tahunan. Sementara di mobil Bintang terdapat Agashtya, Bintang yang menyopiri mobilnya, Ruhi, Bibi Sharmila, dan Bibi Rushali.

Di mobil Alex, hanya Alex dengan Naomi beserta semua bingkisan seserahan untuk calon pengantin wanita. Termasuk juga pak rt dan rw bersama beberapa saksi yang berada dalam satu mobil milik pak rt. Semua orang siap, dan perjalanan pun dimulai.

Jantung Agashtya kian bertambah berdegup kencang, memikirkan apa yang akan terjadi dan bagaimana caranya dia bisa kabur dari perjodohan ini dan pergi mencari Kaniya. Dia merasa seperti terjebak dalam sebuah jerat yang semakin lama semakin ketat.

Sementara itu, di sisi lain, Kaniya yang sudah dirias dengan baju yang diberikan oleh calon ibu mertuanya itu pun tak sedikit pun menampilkan senyuman manisnya. Ia terlihat selalu menunduk murung, wajahnya pucat dan tidak ada semangat.

"Kaniya, kamu gak apa-apa kan?" bu Anindika bertanya, suaranya terdengar lembut, tapi Kaniya bisa mendengar nada curiga di baliknya

Kaniya menggeleng pelan, "Ma, aku gak apa-apa. Cuma capek dikit kok..."

Bu Anindika tidak percaya, "Kaniya, kamu gak perlu nyembunyiin apa pun dari mama. Apa kamu gak mau nikah sama Agashtya?"

Kaniya merasa seperti jantungnya akan berhenti, "Ma... aku...aku bisa..."

Kaniya tidak bisa melanjutkan kata-katanya, karena dia merasa muntah-muntah mendadak. Dia berlari ke kamar mandi, meninggalkan bu Anindika yang semakin curiga.

"Apa yang terjadi dengan Kaniya?" bu Anindika bertanya pada diri sendiri,

"Kenapa dia selalu muntah-muntah?"

Di kamar mandi, Kaniya menangis, "Gak...gak... aku gak bisa ngelakuin ini...aku gak bisa nikah sama dia...aku cinta sama Agashtya..."

Saat bu Anindika ingin mengecek keadaan Kaniya di kamar mandi, tiba-tiba Lestari memanggilnya.

"Ibu, keluarga pihak lelaki sudah tiba!"

Bu Anindika pun mengurungkan niatnya untuk mengecek Kaniya, ia segera turun untuk menyambut keluarga calon besannya. Kaniya pun menghela nafas lega karena mamanya tidak jadi mengecek dirinya di kamar mandi.

Dia pun menunggu Shanaya untuk menjemputnya dan lari melalui dapur, lebih tepatnya di dapur dekat kamar art yang bekerja di rumah mereka ada pintu belakang. Hatinya berdebar-debar, tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Setelah Shanaya mengecek situasi dengan cara berpura-pura mengambil minum ke dapur, dia pun langsung bertindak untuk menemui Kaniya kakaknya di kamarnya.

"Kaniya, ayo! Kita harus pergi sekarang!" Shanaya berbisik, suaranya terdengar cepat dan panik

Kaniya mengangguk, dan Shanaya menutupi dirinya dengan sebuah selendang. Ternyata Kaniya sudah memakai jaket 🧥 untuk menutupi pakaiannya agar tak ada yang merasa curiga nantinya.

"Shanaya, apa kamu yakin kita bisa lari?" Kaniya bertanya, suaranya terdengar gemetar

Shanaya tersenyum, "Aku sudah siap, Kak. Aku gak akan biarin kamu nikah sama orang lain..."

Shanaya membawa Kaniya menuju ke halaman depan dimana Bintang sudah menunggunya di mobil bersama dengan Agashtya.

"Ayo kak, Bintang bakal bantu kita..." Kaniya pun menuruti kemauan adiknya itu

Disaat mereka tiba di halaman rumah yang tampak sedikit sepi karena semua orang sudah mulai memasuki ruangan, hanya tinggal Agashtya dan Bintang yang belum, dengan alasan ada sesuatu yang tertinggal di mobil dan Bintang diperintahkan oleh pak Narendra untuk mengawasi kakaknya agar jangan kabur.

Disaat yang bersamaan, tatapan mata Agashtya dan Kaniya pun saling bertemu.

"Pak Agashtya? Apa yang sedang bapak lakukan disini?" tanya Kaniya, bingung

Agashtya pun menjawab, "Kaniya? Syukurlah aku menemukanmu. Kaniya, gak ada waktu lagi, kita harus pergi dari sini sekarang juga..." ucap Agashtya menggebu-gebu,

Sementara Bintang hanya tersenyum melihat Agashtya dan Kaniya akhirnya saling bertemu satu sama lain, begitu pula dengan Shanaya yang kini berdiri tepat disamping Bintang.

Namun disaat itu, pak Narendra dan pak Arya pun berlari ke arah mereka, sehingga dengan cekatan Agashtya menarik pergelangan tangan kanan Kaniya untuk berlari bersamanya.

"Agashtya...jangan coba-coba kabur! Bintang, tolong bantu cegah kakakmu pergi!" teriak pak Narendra tegas

Tapi Bintang tak mengindahkan ucapan sang ayah, dia justru melempar kunci mobilnya pada Agashtya dan dengan satu tangkapan Agashtya berhasil menangkap kunci mobil Bintang.

Agashtya menarik Kaniya berlari ke arah mobil Bintang yang jaraknya sedikit jauh, namun kondisi fisik Kaniya yang tengah berbadan dua terasa lemas sehingga ia pun terjatuh.

"Pak Agashtya, saya gak kuat lagi..."

Agashtya pun menjawab, "Ayolah Kaniya, kita harus lari dari sini, jika tidak aku akan di jodohkan dengan tetanggamu...!"

Kaniya pun terdiam sejenak berusaha mencerna ucapan Agashtya, "Tetangga?"

Belum sempat Agashtya menjawab, tiba-tiba saja Kaniya jatuh terhuyung ke belakang dan pingsan tepat di pelukan Agashtya, sehingga membuat Agashtya semakin panik.

"Kaniya! Kaniya! Bangun Kaniya!"

Disaat yang bersamaan, pak Narendra pun mendekat dan berkata, "Agashtya, kamu gak bisa kabur kemanapun sekarang, kamu harus tetap bertunangan dengan Kaniya!"

Agashtya pun terkejut dan membeo, "Apa?! Kaniya?! Jadi? Selama ini?"

Tiba-tiba Bintang pun bersuara tepat di belakang Agashtya, "Ya, bhai. Kaniya adalah gadis yang sama. Aku sudah tahu sejak awal sehingga aku selalu membujukmu dengan iming-iming plan B dan inilah plan B yang ku maksud. Sekarang berbahagialah bhai, dia adalah jodohmu. Tepati janjimu dan tanggungjawabmu sebagai calon ayah..."

Ucap Bintang lembut dan berwibawa, membuat Agashtya merasa seperti disambar petir. Sementara itu, pak Narendra dan pak Arya saling memandang satu sama lain karena masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka semua.

Bersambooo... 🤭🌷🌹

1
Alfaredo
keren, jadi berasa ikut jln² rsnya bca novel ini. trs smngt thor
Mutiara Wilis 🌹: Thanks kak 🙏
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
keren quotes nya kk thor 😍
Mutiara Wilis 🌹: Makasih kak thor... 🙏🌹
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
Akhirnya mereka sah juga tunangin, alex bau2nya ketemu sama belahan jiwanya nih tapi absurd bet dah dia masa monkey sampe dibawa2 🤭
btw thor belum mau tamat kan yh? kok kyk bau2 mau ending gituh?
Mutiara Wilis 🌹: Iya kak, datang ya ke kondangan hari H nya nanti 🙃
Iyups...betul alex dapet bidadari jatuh dari pesawat india 🤭
Belum kok kak masih panjang kan gak lucu baru berapa eps udah tamat aja... 🤣🙃🤭🌹💃
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
Dum tara ra ra ra dum...tapasha semoga kau terhindar dari pandangan mata jahat,,, 🤣🤭
Mutiara Wilis 🌹: Ya ampun kak, jadi keinget neneknya tapasha ya... 🤣🙃
Tapi nenek yg ini gak jahat kayak neneknya tapasha kok... 🤭
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
astoge alex masih sempet2nya bercanda, ampun deh alex makin ngefans deh sama kamuu,,, 🤣🤭
Mutiara Wilis 🌹: Kayaknya banyak ya yg ngefans sama si alex 🤣
total 1 replies
Luvita Sari
lah lngsung sehat nih nenek2 begitu dibilang mau dikenalin ama cewenya Agastya lngsung gitu otw indo demi ketemu ama tuch cwe🤣
Luvita Sari: hahaha...ngadi2 nih kak thor 🤭
total 2 replies
Barat laut menuju chang'an
alexxx.....
Mutiara Wilis 🌹: Ok deh makasih 😍 ntar lagi aku bakal launchingin bab alex nemu bidadari 🤭🙃
total 3 replies
Barat laut menuju chang'an
lanjuttt
Mutiara Wilis 🌹: Ok kak
total 1 replies
Barat laut menuju chang'an
Wahh cerita seruuu lanjutt baca
Barat laut menuju chang'an: iyaa sama sama
total 2 replies
Luvita Sari
duh greget sama tante anindika dech galak banget jadi emak" 🙄
Mutiara Wilis 🌹: Sudah karakter masing2 kak 🤭🙃🌹
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
mkin seru nih thor 😍🔥
Mutiara Wilis 🌹: Terimakasih... 🙏😍🌹
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
knp hrs bohong soal identitas dirinya sih greget dehhh
Mutiara Wilis 🌹: Hehehe...😆🙃🤭
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
wah agashtya nya ganteng thor 😍
Yogitha Ratnajyoti ❤: owh...
total 2 replies
Yoyoh Tania
si alex udh plng tau aja yh thor, korban dracin dia mah 🤭
Mutiara Wilis 🌹: Wkwkwk...sama aja aku juga sering nongki disana...🤣🤭
total 3 replies
Yoyoh Tania
ngefans nih sm karakter alex gokil orgnya 🤭
Yoyoh Tania
Kaniya unik tapi gesit yh kk thor 🤭
Mutiara Wilis 🌹: Hehehe...iya kak...🤭
total 1 replies
Yoyoh Tania
izin mampir yh kk thor, cmngutz 💪🔥
Mutiara Wilis 🌹: Monggo, silahkan kak, makasih kak 🙏😍🌹
total 1 replies
Anto D Cotto
menarik
Mutiara Wilis 🌹: Terimakasih paman 🙏
total 1 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Mutiara Wilis 🌹: Belum ada ide lagi om 🙏🙃
total 1 replies
fatih faa
visual kaniya mana thor
Mutiara Wilis 🌹: Ada kak di bab bagian hasil casting
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!