NovelToon NovelToon
Diremehkan Karena Miskin, Ternyata Aku Punya Sistem Analisis Nilai

Diremehkan Karena Miskin, Ternyata Aku Punya Sistem Analisis Nilai

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kebangkitan pecundang
Popularitas:92.6k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Rahmat hanyalah siswa SMA biasa—miskin, bodoh, diremehkan, dan dipaksa menanggung hutang satu miliar yang ditinggalkan ayahnya.

Ibunya terbaring di rumah sakit, deb collector bernama tomy terus mengancamnya, memukuli Rahmat sampai hampir mau mati, ia diberi waktu lagi selama dua bulan.

Waktu hanya tersisa dua bulan. Saat segalanya terasa mustahil, sebuah suara muncul di kepalanya.

[Sistem Analisis Nilai Aktif.]

[Menampilkan nilai sebenarnya dari segala hal]

Dari jam tangan rongsok bernilai jutaan, hingga saham perusahaan raksasa yang diam-diam akan runtuh—Rahmat kini bisa melihat apa yang tak terlihat orang lain.
Namun dunia investasi bukan taman bermain.

Satu kesalahan berarti kehancuran.
Satu langkah terlambat berarti ibunya menjadi “jaminan”.

Bisakah seorang bocah 16 tahun membalikkan nasibnya, menembus dunia finansial yang penuh manipulasi, dan menumbangkan perusahaan yang menghancurkan keluarganya?

(bismillah, ayo ramai, support penulis kecil ini yaallah 😭🙏wkw)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1—Sistem Analisis Nilai

"Apa? Tidak bisa membayar? Terus sampai kapan kamu ingin membayar hutang ini!" Seorang debt collector bernama Tommy itu berteriak sekeras mungkin ke arah bocah berumur 16 tahun, raut wajahnya diselimuti oleh emosi.

"Maaf pak Tomy. Tapi Ibu lagi berada di rumah sakit, dan gaji kerja sampingan saya kufokuskan untuk berobat ke ibu, jadi... Aku masih belum bisa membayar." Remaja itu bernama Rahmat, dia gemetaran karena takut akan amarah Tomy.

-Brak

Tommy semakin jengkel, wajahnya makin memerah. Tidak bisa menahan amarah, memukul Rahmat dengan keras hingga membuat remaja itu terkulai lemah di tanah. 

Tubuh Rahmat terjatuh, badannya terasa remuk dan sakit minta ampun, darah bercucuran. Sementara Tomy menatap Rahmat tanpa kasihan sama sekali, menatap dia bagaikan sampah.

"Dasar miskin. Kalau tidak ada niat bayar bilang! Asal kamu tahu hutangmu dari Ayahmu sudah lama banget, cari uang gak mudah! Jadi jangan kira sepele uang 1 miliar." 

Tomy melanjutkan aksi kekerasan dengan menginjak tubuh remaja itu tanpa kenal ampun. Rahmat mengaduh kesakitan, ia melindungi tubuh lemahnya dengan kedua tangan, tapi tenaganya begitu lemah sehingga percuma.

Injakan demi injakan terus dilancarkan, membuat tubuh Rahmat semakin kesakitan, tulangnya terasa remuk dan dia muntah darah beberapa kali.

Selang beberapa menit, karena merasa bosan Rahmat tidak membalas. Akhirnya Tomy berhenti melakukan kekerasan. 

"Aku punya ide bagus, kalau kamu tidak bisa membayar hutang ayahmu. Maka berikan aku tubuh ibumu dengan begitu aku akan menganggap hutang itu selesai," ucap Tomy dengan senyuman menjijikan.

Menikmati tubuh wanita berumur yang cantik seperti Ibu rahmat adalah anugerah, jadi itu merupakan opsi bagus untuk melunasi hutang.

Tapi sebagai anak lelaki yang harus membuat derajat ibunya tinggi. Rahmat tentu menolak keras. Ia tidak apa-apa untuk ditindas dan dihina, namun tidak untuk ibunya.

"Anda kira apa ibuku? Dia bukan barang!" Tanpa ia sadari Rahmat sudah berteriak.

Merasa tidak terima karena diteriaki, Tomy menjadi marah. Ia kembali menerjang, melancarkan pukulan demi pukulan lebih intens daripada tadi.

 "Bajingan, hanya orang miskin saja belagu. Mampus kau!"

"Aaaa!"

Tomy menendang muka Rahmat tanpa henti, terus menendangnya hingga muka Rahmat penuh oleh darah dan bengkak.

Merasa sudah keterlaluan, Tomy berhenti. Dia takut nantinya anak itu mati, dia bisa kena masalah juga dan hutang tidak akan kunjung dibayar.

"Cih, oke. Aku akan meringankan lagi... batas waktu dua bulan! Jika dua bulan tidak bisa membayar hutang, maka ibumu akan menjadi aset, mengerti!"

Rahmat tidak menjawab. Sudah tidak punya tenaga untuk menjawab.

"Cih! Dasar sampah!" Tomy berjalan menjauhi rahmat dan pergi.

Rahmat tidak tahu berapa lama dia tergeletak di tanah. Langit mulai gelap. Hujan rintik turun perlahan, membasahi tubuhnya yang penuh luka. Darah bercampur air hujan, mengalir tipis melewati pipinya. Sakit.

Tapi yang lebih sakit bukan tubuhnya, melainkan harga diri dan jiwanya. Uang satu milyar, tentu bukan angka yang bisa dia bayangkan bentuknya. Ayah dia pergi begitu saja meninggalkan dia dengan sejumlah hutang yang gak wajar.

Oleh karena itu walau masih 16 tahun dan SMA dia bekerja part time sebagai kasir, itupun dia harus bersujud agar bisa diterima kerja karena batasan usia yang masih sangat muda. Dan gaji dari kerja sampingan tidak seberapa, tentu tidak sampai UMR.

“Kenapa… hidupku seperti ini…” lirihnya pelan.

Dunia memang tidak adil, ia sudah menyadari hal itu semenjak kecil. Terlahir dari keluarga miskin dan terlilit hutang membuat dia harus bekerja keras lebih dari anak diumurnya, sejak kecil ia sudah hidup dengan kekerasan dan tulang baja. Saat anak-anak seusianya main dan senang - senang, dia habiskan waktu untuk menjual makanan kecil.

Saat anak seusianya sibuk dengan barang apa yang akan mereka beli dan ingin apa, Rahmat memikirkan bagaimana cara mendapatkan uang agar bisa makan.

Keluarganya miskin sampai dia harus rela mengorbankan masa muda untuk membantu meringankan beban.

Terlebih sekarang ibunya juga ke rumah sakit, ditambah hutang ayahnya. Rahmat tertawa dalam hati, dunia sama sekali gak adil.

Dia tangguh, terlalu tangguh untuk anak seusianya. Namun sekarang pandangan Rahmat mulai kabur. Suara di sekelilingnya perlahan menjauh. Dunia seperti tenggelam dalam keheningan.

Lalu, diselimuti rasa putus asa, dia terasa hampir mati.

Apa ini perasaan sekarat hampir mati? Rahmat memejamkan mata, mengira ia akan mati.

“Maaf, ibu … tampaknya ini memang batasku–”

Dan saat ia putus asa, sebuah suara ala robot terdengar.

[Ding!]

Suara itu jelas, terlalu jelas untuk diabaikan, bukan sebuah halusinasi, bukan juga dari luar melainkan dari dalam kepalanya.

━━━━━━━━━━━━━━━

SISTEM ANALISIS NILAI

Host: Rahmat

Level : 1

Usia: 16 tahun

Status: Lemah

Kekuatan: 1

Kecerdasan: 3

Ketahanan: 2

Keberuntungan: 0

Rekening uang : 440.000

━━━━━━━━━━━━━━━

[Ding! Terdeteksi individu dengan keinginan bertahan hidup ekstrem.]

[Tingkat keputusasaan: 97%]

[Tingkat kebencian terhadap ketidakadilan: 100%]

[Mencocokkan kriteria host…]

[Sinkronisasi dimulai…]

Rahmat membelalakkan mata. “Apa… ini…?”

Rahmat terdiam. “Ini… mimpi? Gambaran sebelum mati?”

[Tidak. Ini adalah Sistem. Selamat anda mendapatkan sistem Analisis Nilai.]

[Saya adalah sistem spesial yang bisa membantu anda menilai suatu objek, baik itu nilai kegunaan, dan nilai jual]

[Tugas utama saya: Membantu Host membalikkan takdir.]

[Misi Pertama Tersedia.]

━━━━━━━━━━━━━━━

Misi 1: Bertahan Hidup

Deskripsi: Bangkit dari tempat ini dan kembali berdiri tanpa menyerah.

Hadiah: +5 Semua Statistik

Bonus : saldo Rp 100.000

Gagal: Sistem dinonaktifkan permanen.

━━━━━━━━━━━━━━━

Ia mungkin jadi gila gara gara sekarat, sekarang ia mendengar suara robotik di kepalanya.

Rahmat terdiam beberapa detik, lalu tertawa kecil. Tertawa pahit.  “Bertahan hidup? Aku sudah bertahan hidup selama 16 tahun… dengan takdir dan beban yang luar biasa hebat.”

Tangannya gemetar, tapi perlahan ia mencoba menggerakkan tubuhnya. Sakit luar biasa menjalar dari wajah hingga tulang rusuknya. Namun suara sistem kembali berbunyi.

[Peringatan: Jika Host menyerah, sistem akan memilih kandidat lain.]

Mata Rahmat berubah. Memilih kandidat lain? Artinya… Ia sama sekali tidak paham, tapi dia teringat wajah sang ibu, Benar dia tidak boleh menyerah sekarang.

Dan kalau sesuatu bernama sistem itu mengatakan akan membantu membuat dia membalikkan takdir, kalau itu nyata maka ini kesempatan. Satu-satunya kesempatan. Ia tidak boleh kalah!

Untuk ibunya yang terbaring di rumah sakit, untuk menyelesaikan hutang ini, dan tentu untuk diri dia sendiri.

“Kalau ini nyata…” Rahmat menggertakkan giginya. “…maka aku tidak akan mati sebagai sampah.”

Dengan sisa tenaga yang ada, ia menekan tanah dan perlahan bangkit.

 Satu langkah, tubuhnya hampir jatuh. Dua langkah, napasnya tersengal. Tiga langkah, Ia berdiri tegak. Merasakan tubuh yang mati rasa. 

[Ding!]

[Misi 1 Selesai.]

[Semua Statistik +5]

[Uang Rp 100.000 masuk ke rekening anda]

━━━━━━━━━━━━━━━

Host: Rahmat

Kekuatan: 6

Kecerdasan: 8

Ketahanan: 7

Keberuntungan: 5

━━━━━━━━━━━━━━━

Tiba-tiba, rasa hangat menyelimuti tubuhnya.

Lukanya tidak langsung sembuh, tapi rasa sakitnya berkurang drastis. Pandangan Rahmat menjadi lebih tajam. Lebih jernih.

Lalu ia memeriksa saldo rekeningnya di ponsel. Sebuah notifikasi masuk,

“Gila benar-benar nambah 100k, cuma modal bangun doang?”

Lalu Ia melihat sebuah batu di pinggir jalan.Tanpa sadar, informasi muncul di kepalanya. Ia pun berteriak terkejut atas informasi hologram yang tiba-tiba muncul.

“Ini apaan woi!?”

[Objek: Batu Granit]

[Nilai Ekonomi: Rendah]

[Potensi: Tidak ada]

Rahmat terdiam. Lalu ia melihat papan iklan di seberang jalan.

[Objek: Tanah Komersial]

[Nilai Ekonomi: Sangat Tinggi]

[Potensi Kenaikan Harga: 27% dalam 1 tahun]

Napas Rahmat memburu.

“Analisis Nilai…”

Dia memegang dagu, jadi  artinya… dia bisa melihat nilai sesuatu? Termasuk uang?Termasuk peluang? Bahkan termasuk manusia?

Hujan masih turun. Tapi kali ini Rahmat tidak merasa dingin. Ia mengepalkan tangan.

“Satu miliar?”

Senyumnya perlahan berubah.

“Dua bulan cukup.”

Di dalam hatinya, sesuatu telah bangkit. Bukan lagi Rahmat yang miskin, jelek, dan bodoh. Melainkan Rahmat— Yang memiliki Sistem.

A/N : bantu author dengan support like dan komennya... jika tidak keberatan, tolong memberikan Vote ke author... Terima kasih semua...

1
ラマSkuy
kalo kataku sih related dengan dunia nyata kebanyakan oknum di instansi isilop ini
ラマSkuy
anjirr wibu juga Rahmat ini 🗿
Manusia Biasa: akhirnya ada yang komen tentang joke ini🗿
total 1 replies
ラマSkuy
nah gini kan keren thor gak melupakan keluarga 👍
Manusia Biasa: ibu nomer satu🥹 sungguh berbakti
total 1 replies
ラマSkuy
akhirnya nemu novel latar belakangnya diindo 👍 mantap thor walau sistemnya terlalu baik ya reward nya fantastis baru awal bab 🤣
Manusia Biasa: wih makasih kak Sudah mampir.

ini masih mending sih, banyak yang di bab awal langsung kaya dapat 1 miliaran 😂

pantau terus kak, 🙏
total 1 replies
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
vote kopi bunga seakin semangat 💪💪💪👁👁👁
Manusia Biasa: wushh mantap kak Terima kasih
total 1 replies
Manusia Biasa
astaghfirullah gambar Alya cantik banget 🗿😂
Manusia Biasa: iya susah, sama buat pakai ai hasilnya malah ngeri😂
total 8 replies
wayang
mantap 👍👍👍👍
Manusia Biasa: gazz pantau terus kak bab besok dijamin banyak kejutan menarik
total 1 replies
.
lanjut Thor
.: gass lagi susah Thor 🤣
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Sultan Rahmat sekarang namanya ini belom lagi nanti ketemu lagi di olimpiade bahasa Inggris 🤭🤣🤣
Manusia Biasa: interaksi bela sama Rahmat lucu sih, pantau aja
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
gasss Mat beliii sudah akhirnya punya usaha sendiri selain punya hotel😛🤣🤣🤣
Manusia Biasa: auto kaya
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
njirrrr rezekinya Rahmat dah yang lainnya ngiri atuh wkwkwk 🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: dihhhh wkwkwkw kok isooo sini sini peyuk 🤣🤣🤣🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Rahmat setuju ikut olimpiade bahasa Inggris minta hadiah tambahan vas bunga tua diatas lemari ruang guru 🤣🤣🤣 soalnya itu kalo dijual mahal bok🤣🤣🤣
Manusia Biasa: wkwkw semua demi uang
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Sudah vote ads sesuai janji pakai akun uyul barusan✌🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: sama sama 😁💪🏻
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
bukan lagi menarik Rahmat sudah beda dari yang nothing sekarang jadi something 🤭😛
Manusia Biasa: cheater sih
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ayoooo gasss hajar itu Reno tendang sekalian itu buwungnya🤭🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: sekali aja mokad🗿😁
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
dihhh ini guru piket sirik aja luu iriiii bilang boss 😛🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: guru piket adalah gambaran author di rl🗿
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
sudah bagus alurnya juga tak bertele tele good job 👍🏻👍🏻😍
Manusia Biasa: Terima kasih banyak kak Terus pantau ya kak😁
kalau tidak keberatan bisa sekalian review bintang 5 kak untuk Novel ini biar makin ramai😁🙏

Terima kasih
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wkwkwkk nah lo dipilih pak Bambang ikut olimpiade bahasa Inggris 🤣🤣🤣😋
Manusia Biasa: gpp buat penggalaman
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
sepertinya nanti Rahmat akan berhadapan dengan organisasi Black Spider lagi 🤔
Manusia Biasa: hmmm🗿
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wuihhhh jogging 10km hebat tuh biar cepat turun berat badan yang melonjak kemarin 🤭🤣🤣
Manusia Biasa: kasihan ceweknya🗿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!