NovelToon NovelToon
Tolong!!! Di Sini Banyak Setan

Tolong!!! Di Sini Banyak Setan

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Horror Thriller-Horror
Popularitas:99.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Setelah mengalami kecelakaan, mata batin Nino terbuka. Pemuda berusia 20 tahun itu jadi bisa melihat makhluk astral di sekitarnya.

Sejak tersadar dari komanya, pemuda itu selalu diikuti oleh arwah seorang wanita muda yang dilihatnya ketika kecelakaan terjadi.

Karena tak kuat terus menerus harus melihat makhluk astral, Nino meminta bantuan Pamannya untuk menutup mata batinnya. Sang Paman pun memberikan doa agar bisa menutupi mata batin.

Alih-alih menutup mata batin, kemampuan Nino yang awalnya hanya bisa melihat, justru berkembang jadi bisa berkomunikasi dengan para arwah.

Tak mau menderita sendirian, Nino pun meminta sahabatnya yang penakut, Asep untuk ikut membaca doa dengan dalih supaya menjadi berani. Dan ketika Asep mengamalkannya, sama seperti Nino, pemuda itu juga bisa melihat makhluk halus.

Kejadian demi kejadian aneh terus menimpa kedua sahabat tersebut. Lewat petunjuk dari makhluk astral, mereka bisa mengungkap kejahatan kasus kriminal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penguntit

“Waduh, mereka mau ngapain? Mau nyulik kita?”

“Mending mun nyulik hungkul, lamun urang dijual atau dibunuh terus diambil organnya kumaha?”

“Jir.. lo jangan nakutin gue, Sep.”

“Terus kumaha?”

“Telepon Pak Miko.”

Buru-buru Asep mengambil ponselnya lalu menghubungi Miko. Untung saja keduanya sudah menyimpan nomor Miko. Asep nampak gelisah karena Miko masih belum menjawab panggilannya. Matanya sesekali melihat kea rah luar. Empat orang itu masih bertahan di atas sepeda motor.

Jantung Nino berdetak tak karuan ketika melihat dua orang bertubuh kekar turun dari motor, kemudian berjalan menuju mini market. Nino menepuk-nepuk lengan Asep, tapi pemuda itu tetap berkonsentrasi dengan ponselnya. Apalagi Miko baru saja menjawab panggilannya.

“Halo.”

“Halo Pak Miko, tulungan Pak. Ada yang ngikutin kita, empat orang. Dari penampilannya sih kaya preman.”

“Kalian di mana sekarang? Share lock sekarang!”

“Siap, Pak.”

Asep segera berbagi lokasi terkini dengan Miko. Dengan begitu petugas polisi itu bisa tetap melihat pergerakannya. Baru saja dia mengirimkan lokasi pada Miko, Nino menarik tangannya. Sebelum pergi, Nino mengambil asal barang yang ada di dekatnya lalu menuju kasir.

Tepat ketika mereka sampai di kasir, dua preman yang mengikutinya memasuki mini market. Kedua pemuda itu langsung berpura-pura tidak melihat preman tersebut. Dua pria bertubuh kekar itu berjalan mengelilingi rak sambil melihat pada Nino dan Asep.

“Ini aja?” tanya sang kasir membuyarkan lamunan dua pria muda di depannya. Sontak keduanya langsung mengarahkan pandangan ke meja kasir. Mata Asep membulat melihat barang yang dibeli Nino.

“No.. maneh rek naon meuli pembalut ? (No. lo ngapain beli pembalut?),” bisik Asep dan sukses membuat Nino terkejut.

Karena tadi fokusnya hanya pada para penguntitnya, Nino sampai tidak sadar barang apa yang diambilnya. Pemuda itu melihat pada sang kasir yang masih menunggu pembayaran darinya.

“Totalnya 15.700. Mau pakai plastik?”

“Ngga usah. Ini buat Mbak aja.”

“Eh A..”

Nino segera menarik tangan Asep keluar dari mini market. Dua pria yang ada di alam terkejut dengan pergerakan tiba-tiba intaiannya. Mereka pun langsung keluar mengejar keduanya.

Sesampainya di luar, Nino dan Asep jadi bingung sendiri. Dua pria yang menunggu di motor masih berada di tempatnya, sementara dua pria lain keluar dari mini market.

“Kabur, No!”

“Motor gue gimana?”

“Tinggal we.”

Secepatnya keduanya berlari meninggalkan mini market dengan Asep memimpin jalan. Pemuda itu sengaja memilih jalan yang ramai oleh pejalan kaki. Itu untuk menyusahkan empat orang yang mengejarnya.

Sesekali kepala Asep dan Nino melihat ke belakang. Karena tidak fokus, Asep jadi tidak memperhatikan jalan. Pemuda itu berbelok ke kanan setelah berhasil melewati kerumunan orang. Sialnya jalan yang mereka ambil sepi dari pejalan kaki.

“Sep! Lo kenapa ambil jalan ini sih?!”

“Kagok! Buru!”

Nino dan Asep mempercepat lari mereka. Dari kejauhan, mereka melihat dua sepeda motor mulai mendekati mereka. Nino menarik tangan Asep memasuki sebuah pelataran gedung yang belum terpasang pagar. Pelataran gedung yang mereka masuki adalah bangunan hotel yang masih dalam penyelesaian. Bangunan sudah terbangun rapih tapi masih belum sempurna.

Empat preman yang mengejar Asep dan Nino menambah kecepatan motornya. Salah seorang menghentikan motornya di tempat di mana kedua buruannya menghilang. Pria itu melihat ke kanan dan kiri.

“Mereka kemana?”

“Pasti masuk ke salah satu gedung di sini.”

“Ayo berpencar.”

Sontak keempatnya segera turun dari motor. Mereka menuju empat gedung berbeda untuk mencari keberaan Nino dan Asep.

Sementara itu, Nino dan Asep sudah masuk ke dalam basement gedung hotel yang masih dibangun. Keduanya berhenti untuk mengambil nafas.

“Jangan di sini, mending masuk aja.”

Menuruti usulan Nino, Asep berlari menuju bagian bagunan di mana lift berada. Berhubung kotak besi itu belum beroperasi, keduanya memutuskan masuk ke dalam gedung melalui tangga darurat.

Di luar, keempat preman kembali berkumpul setelah tidak menemukan jejak Nino dan Asep. Hanya satu gedung yang belum mereka masuki, yakni bangunan hotel yang masih dalam tahap pembangunan. Keempatnya segera berlari ke memasuki basement.

Nino dan Asep sudah berada di lantai dasar. Keadaan di dalam begitu gelap. Ruangan lobi cukup luas dan belum ada barang-barang apapun di dalamnya.

“Di dieu mah urang moal bisa nyumput (Di sini mah kita ngga bisa ngumpet).”

“Naik lagi.”

Kembali keduanya menaiki tangga darurat. Mereka kemudian membuka pintu di lantai dua. Suasana sepi dan gelap kembali mereka jumpai. Sambil melihat ke kanan dan kiri, mereka berjalan mencari tempat persembunyian. Karena suasana di lantai ini sepi, keduanya bisa menangkap ada suara langkah lain di belakang mereka.

“No, maneh ngadangu aya nu nuturkeun teu? (No, lo dengar ada yang ngikutin kita ngga?).”

“Hooh.”

Sontak keduanya menghentikan langkah, dan suara di belakang mereka ikut berhenti. Kompak keduanya menoleh ke belakang, tapi tidak ada siapa-siapa. Nino dan Asep melanjutkan langkahnya. Lagi-lagi mereka mendengar adayang mengikuti langkah dari belakang.

Lagi-lagi mereka menengok ke belakang, tapi tidak ada siapa-siapa. Dan ketika mereka berbalik ke depan, sebuah penampakan berupa pocong muncul di hadapan mereka.

“WHUAAAAAAAAA!!!!”

***

Siapa yang kangen teriakan Upin Ipin🤣

1
☠ᵏᵋᶜᶟҼɳσᵇᵃˢᵉ
sekali2 jahilin polisi lah kata tuh duo kancing cetet 😂
☠ᵏᵋᶜᶟҼɳσᵇᵃˢᵉ
wwwkkk ngerasain juga ya miko🤣
sri supadmi
mulai pinter ya upin ipin 🤣
Zuhril Witanto
tuh udah di kasih liat ..daripada kepo kan 😂😂😂
Zuhril Witanto
yang penting menang ya sep🤣🤣🤣
Zuhril Witanto
😂😂😂
Zuhril Witanto
ya Allah...sakit perut 🤣🤣🤣
@🤎◌ᷟ⑅⃝ͩ●ꨄIႶძiჁმᦗ●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
nah itu pembuktian kalo duo cetet jiwanya udah lengket....gk bisa terpisahkan....sampe punya pemikiran yg sama😔
Zuhril Witanto
😂😂😂
Siti Siti Saadah
dasar dou kancing cetet usil 🤣
Siti Siti Saadah
ya ampun namanya kurang panjang nino. agul nya si nino 🤣
choowie
beuh
Paula Abdul
beuh.... tuh detektif kancing cetet klu ga jail ga idup dia 🤣🤣🤣🤣
Paula Abdul
wkwkwkwkwk....
Nino sama Asep bagi² rejeki tuh bang Miko, berhubung bang Miko n Bang Iqbal ga bisa lihat hantunya ya kebagian gendong hantunya aja deh, nanti gantian gendongnya ya bang Miko n bang Iqbal 🤣🤣🤣🤣
tehNci
Nah...bener ini. Kedua pakPol harus ada usaha lebih biar dapet info lebih banyak. Salah satunya dengan membawa narasumbernya langsung
tehNci
Jipang mah nama makanan manis semacam tengteng. Pantesan Nino orangnya manis😂
dewi rofiqoh
🤣 🤣 🤣 🤣 🤣 Bang miko maafin asep ama nino ya
mom'snya devadhamian
jail pisan ih si Asep jeng si nino🤣🤣karunya ih eta pak pol Miko berateun ngagendong hantu baper😁
@🤎◌ᷟ⑅⃝ͩ●ꨄIႶძiჁმᦗ●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
congratulation 👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
selamat ya Asep kamu the winner 👍🏻
@🤎◌ᷟ⑅⃝ͩ●ꨄIႶძiჁმᦗ●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
ternyata hantu juga butuh hiburan ya .....mungkin di alamnya sebangsa makhluknya dede mit gk ada yg mau di kerjain .....😜🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!