NovelToon NovelToon
Legenda Tabib Gila: Dari Gelandangan Menjadi Penguasa

Legenda Tabib Gila: Dari Gelandangan Menjadi Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Action
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Razif Tanjung

Mati konyol hanya gara-gara dua potong roti? jangan bercanda!

Nasib buruk menimpa seorang pemuda gelandangan. perut lapar memaksanya untuk mencuri, tapi bayaran dari perbuatannya itu nyawanya hampir melayang di hajar warga.

Namur, takdir berkata lain.

saat matanya kembali terbuka, ia bukan lagi sekedar gelandangan bodoh yang lemah, jiwa dari tubuh kurus itu telah menyatu dengan jiwa seorang ahli racun, sains, dan ahli dalam ramuan.

" Lihat saja suatu saat kalian akan berlutut di kaki ku untuk minta tolong "

Di dunia yang moralnya sudah rusak ini,haus akan kekuasaan, kekayaan, dan populeritas dia bakalan menjadi penguasa tertinggi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Razif Tanjung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 :Pelukan Masalalu Yang Wangi

Waktu berlalu begitu cepat tanpa disadari satu bulan bara telah mulai mengakar dan menulis kisahnya diantara ibu-ibu sosialita yang doyan ngerumpi.

Jika ruko-ruko di sebelahnya menjual roti atau pakaian dengan tenang, ruko Bara terlihat seperti percampuran antara apotek ilegal, pasar ikan gaib, dan kebun binatang mini.

Pagi itu, Bara sedang duduk di balik meja kasir kayunya yang sederhana, menghitung tumpukan uang merah yang ikatannya sudah setebal paha Sersan Jago.

"Satu juta... dua juta... sepuluh juta... lima puluh juta..."

Bara menghela napas. Matanya menatap pantulan dirinya di layar ponsel baru yang dia beli (ponsel mahal, tapi layarnya sudah retak karena dipatuk ayamnya sendiri).

Di balik wajah yang kini tampan dan berotot ini, Bara teringat kembali akan dirinya yang dulu sebelum menjadi gembel. Nama aslinya adalah Bara Mahendra Wardhana. Dulu, dia adalah anak satu-satunya dari keluarga pengusaha terbesar di negeri ini, bahkan kekayaannya di hitung sebagai 10 orang kaya di dunia.

Sebelum Darmawan—tangan kanan ayahnya yang bermuka dua—menjebak keluarganya dalam skandal korupsi fiktif, mengambil alih semua aset dengan tanda tangan jebakan, dan membuat orang tuanya meninggal dalam kemiskinan yang hina.

"Darmawan..."Bara meremas uang kertas di tangannya. "Tunggu saja."

"Tapi nanti saja balas dendamnya.

Sekarang, aku harus mengurus antrean manusia-manusia haus hormon ini."

Situasi Chaos di Toko

"MAS BARA! MANA MADU BIMA SAKTINYA?! SUAMI SAYA UDAH NUNGGU DI RUMAH TUH KEPENGEN KATANYA!" teriak seorang ibu-ibu dasteran sambil menggedor meja kaca.

"MAS! CABE NUKLIRNYA DONG! SAYA MAU BIKIN KONTEN MUKBANG BIAR USUS SAYA MELEDAK, CEPATAN MAS FOLLOWERS SAYA NUNGGU NIH" seru seorang remaja kurus dengan kamera action menempel di dahi.

"LELE PITBULL! SAYA MAU LELE YANG BISA DIGEPUK TAPI NGGAK MATI!" sahut bapak-bapak di belakang.

Bara berdiri, membetulkan kacamata hitam patahnya yang kini sudah dilem pakai getah pohon karet.

"HARAP TENANG, RAKYATKU!" teriak Bara menggunakan suara yang dia latih dengan memakan ekstrak kencur mutan.

"Tenang ya...satu-satu"

Bara mulai kewalahan. Tangannya bergerak cepat membungkus jahe merah raksasa, menimbang telur super, dan menghitung uang.

Sersan Jago, sang maskot, nangkring di rak paling atas sambil sesekali mematuk kepala pembeli yang mencoba menyelak antrean.

"Sial. Aku butuh budak—eh, karyawan," batin Bara.

"Aku ini Alkemis Agung, bukan pelayan toko merangkap kuli panggul. Punggungku yang atletis ini butuh istirahat."

Rencananya jelas: Bara akan mencari orang untuk mengurus manajemen toko dan distribusi. Dia hanya ingin duduk manis di Hutan Larangan, meracik ramuan di laboratorium mewahnya, dan menjadi penyuplai misterius yang kaya raya, begitulah pikiran bodoh nya bekerja, tanpa tau skema di balik kata bisnis itu bagaimana.

Matahari mulai condong ke barat. Stok barang di ruko hampir habis diserbu. Ikan-ikan lele di drum plastik sudah tinggal airnya saja. Bara sedang mengelap meja, wajahnya penuh peluh dan aroma amis udang.

"Tutup! Toko tutup! Yang belum dapet, silakan berdoa semoga besok ayam saya bertelur lebih banyak!" teriak Bara sambil bersiap mengunci pintu kaca.

Kerumunan mulai bubar tampak kecewa dan sedih " yah gak jadi deh main Ampe pagi" sesal seorang mama muda yang nunggu suplemen madu tenaga yang gak dapat-dapat.

Tiba-tiba, sebuah mobil sedan mewah berwarna putih mutiara berhenti tepat di depan ruko. Mobil itu sangat kontras dengan The Black Chariot milik Bara yang parkir di sampingnya (motor gerobak itu sekarang sudah ditambah stiker api agar terlihat lebih "cepat").

Pintu mobil terbuka dengan sangat anggun,

Seorang wanita keluar, dari kelihatannya Dia bukan Clara yang kaku, dan bukan juga Viona si Bos Galak.

Wanita ini mengenakan setelan kantor yang sangat stylish berwarna soft pink. Rambutnya panjang kecokelatan yang tergerai indah, kacamata hitam bertengger di kepalanya yang anggun. Wanginya... oh, wanginya bahkan sampai menembus kaca ruko. Wangi melati mahal yang sangat familiar yang mengundang ingatan masa lalu bara.

Bara terpaku di balik pintu kaca. Tangannya masih memegang kain pel.

Wanita itu menatap papan nama Nusantara Glow, lalu matanya beralih ke dalam ruko, tepat ke arah Bara.

Bibir wanita itu bergetar. Matanya berkaca-kaca seketika.

"Bara...?" bisiknya, meskipun suaranya tidak terdengar sampai dalam.

Dia langsung berlari, mendorong pintu ruko yang belum sempat dikunci dengan kencang sampai bunyinya BRAK!

Bara yang sedang kotor, bau jahe, dan memegang pel-pel—an, tidak sempat menghindar.

HUP!

Wanita cantik itu melompat dan memeluk Bara dengan sangat erat. Kepalanya terkubur di dada Bara yang bidang. Dia menangis sesenggukan, seolah-olah Bara adalah harta karun yang hilang selama ribuan tahun.

"Bara! Kamu masih hidup! Aku cari kamu ke mana-mana!" teriak wanita itu di sela tangisnya.

Bara berdiri mematung. Tangannya yang masih memegang kain pel terangkat di udara, bingung mau ditaruh di mana. Aroma parfum mahal wanita itu bercampur dengan aroma amis lele di baju Bara, menciptakan bau yang sangat membingungkan di hidung.

Sersan Jago yang melihat tuannya dipeluk, langsung berkokok kaget dan terbang turun, nangkring di bahu wanita itu sambil menatapnya curiga, "aduh wanita baru nih" begitu lah kira-kira isi kepala jago.

"Eh... Nona... maaf," cicit Bara, otak jenius alkemisnya mendadak blank. " Saya ini gembel... eh, Nona nggak takut baju mahalnya kena daki saya?"

Wanita itu tidak berniat melepaskan pelukannya dalam waktu dekat. Malahan semakin erat, seolah takut Bara akan menguap jadi asap kalau dilepaskan.

"Aku nggak peduli!"

Di luar ruko, ibu-ibu tetangga yang sedang lewat langsung berhenti. Mereka mengeluarkan HP, dengan mata melotot "aduh objek gosip baru nih"

"ASTAGA! SI MAS GILA DIPELUK BIDADARI!"

"VIRALIN! VIRALIN! JUDULNYA: CINTA TERLARANG TABIB GILA DAN WANITA KANTORAN!"

"Siapa sebenarnya wanita ini?" batin Bara panik, seakan melupakan sesuatu " Kenapa dia tahu nama asliku? Dan yang paling penting... KENAPA PELUKANNYA ENAK SEKALI, ahh empuknya, lama-lama aja neng, iklas kok saya!"

Di tengah keramaian pasar dan aroma amis yang menyeruak, Bara hanya bisa terdiam dengan wajah merah padam, kenyal-kenyal yakali gak di nikmatin, sementara wanita misterius itu terus menangis di pelukannya.

Fokusnya sekarang hanya satu: Gimana cara supaya pelukan ini tidak lepas.

1
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Razif Tanjung: terimakasih udah mampir kak🙏
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat semangat semangat
Gege
pikir ada adegan kultivasi ganda kulit bertemu kulit dan bulu bertemu bulu lima some...kan tenaganya berlimpah ruah birahinya naik..mirip epek afrodiak..🤣🤭
Razif Tanjung: jangan tar ke banned🤣🤣🤣
total 1 replies
Gege
naaaah kaaan ada adegan nanti remas remas...pastikan scene remas meremas 2k kata sendiri thoorr...🤣🤣
Razif Tanjung: eittt pelanggaran 🤣🤣
total 1 replies
Gege
kereeen updatenya...apik dan epic... kalo bisa lima kenapa tiga Thor...banyakin hareemnyaah...
Gege
apakah akan ada scene kulit bertemu kulit dan bulu bertemu bulu dalam 10k kata thorr?🤣
Razif Tanjung: oh jelas tidak🤭
total 1 replies
Gege
mantaabbb...gassss 10k kata per update thorrr...
Gege
wasyeeek... moga ada alur yang nemuin wanita kena kanker payudara sembuhnya harus dipijat dengan olesan ramua ajaibnya Bara...yoook bikin thorr alurnya
Razif Tanjung: wah kebetulan sekali🤣🤣🤣, tinggal nunggu update ya kak
total 1 replies
Gege
karya yang warbyasaah
Gege
gilaa karya yang warbyasaah...para reader NT wajib sih ini mampir...rugi kalo engga...gasss thorrr
Gege
udah sampe bab 6 ceritanya amajing bangeed...warbyasaah...gass sekali up 10k kata...🤣
Razif Tanjung: wah terima kasih udah mampir saya terharu loh
total 1 replies
Slow ego
gua ikut mampir like👍.
Slow ego
namanya unik🤔
Razif Tanjung: terimakasih banyak kak, apakah ada yang harus saya perbaiki kedepannya, dari sudut pandang kakak yang baca deh
total 3 replies
anggita
mampir like👍, iklan👆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!