Lulu gadis tomboy putri dari keluarga miskin yang dijodohkan dengan seorang pangeran dari keraton jogjakarta, sebagai balas budi keluarga kerajaan atas jasa almarhum Ayahnya yang telah menyelamatkan nyawa putra mahkota.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 29 #aku cemburu 3
Candramaya menghampiri Lulu dan Damar Langit.
"hallo Lulu" sapa Candramaya ramah.
"hai juga Maya, kok kamu bisa tau kita ada disini" kata Lulu coba menelisik
"Damar yang mengajaku" jawab Candramaya dengan senyuman manisnya
Lulu hanya tersenyum kecut mendengar jawaban Candramaya.
"suee!, kirain cuma jalan-jalan berdua, ternyata gue dijadiin alasan aja, biar dia bisa kencan sama si Maya" gerutu Lulu
Damar Langit mulai menggandeng tangan Candramaya erat, mereka berjalan sambil bergandengan tangan menyusuri taman kota.
Sesekali mereka tertawa kecil dengan gurauan yang mereka ciptakan.
"anj*r!, gue dikacangin! " gerutu Lulu sambil menyungutkan wajahnya
Lulu yang kesal karena merasa dicuekin oleh Damar Langit dan Candramaya, pergi meninggalkan mereka. Ia melipir menuju ke pusat kuliner tak jauh dari Alun-alun.
Damar Langit masih asyik memilih pernak-pernik aksesoris, ia ingin membelikannya untuk Lulu sebagai permintaan maaf.
Sementara Maya juga membeli beberapa aksesoris sebagai koleksi pribadinya. Setelah selesai berbelanja, ia baru sadar kalau Lulu tidak ada bersama mereka.
"Dimana Lulu? " tanya Damar Langit
"bukannya tadi ia masih dibelakang kita" jawab Candramaya
"gawat kalau sampai ia hilang dan tersesat " kata Damar Langit yang mulai panik
"bagus!!!, lo tau diri juga, sekalian aja lo gak usah balik lagi ke istana" gumam Candramaya senang
Damar langit mempercepat langkahnya untuk mencari Lulu, ia takut terjadi sesuatu dengannya. Mengetahui Damar Langit begitu peduli dengan Lulu membuat Candramaya kesal.
*Bruugghhhh!!!!
"awww, Damar tunggu!!! " teriak Candramaya yang sengaja menjatuhkan dirinya agar Damar Langit menghentikan pencarian Lulu.
Mendengar teriakan Candramaya Damar segera menghentikan langkahnya, ia menoleh kearah Candramaya. Dilihatnya Candramaya yang masih tergolek jatuh sambil merintih memegangi kakinya.
"kaki kamu kenapa? " tanya Damar
"kakiku terkilir" jawab Candramaya yang meringis menahan sakit
"apa kamu masih bisa berjalan? " tanya Damar Langit
"akan aku coba? " jawab Candramaya yang berusaha bangkit dan berjalan.
Belum ada dua langkah ia berjalan, tubuhnya sudah ambruk ketanah.
"awww!!!" teriak Candramaya kesakitan
"sudah jangan dipaksakan" kata Damar Langit yang segera menggendong Candramaya
Candramaya tersenyum bahagia sambil merebahkan kepalanya dipunggung Damar Langit. usahanya berhasil untuk menarik perhatian Damar Langit.
Damar Langit menurunkan Candramaya didepan mobilnya.
"tunggulah disini, aku akan meminta bantuan paman Danar untuk mencari Lulu" kata Damar langit sambil membukakan pintu mobilnya
"halo paman, Damar butuh bantuan paman Sekarang" kata Damar Langit
"baiklah yang mulia, anda dimana?" jawab Danar Gumilang
"saya ada dialun-alun paman" kata Damar
"baiklah saya segera menuju kesana" jawab Danar Gumilang kemudian menutup teleponnya.
Sementara Lulu menghibur dirinya yang kecewa terhadap kelakuan Damar Langit dengan mencicipi berbagai kuliner yang ada disepanjang jalan Marioboro.
langkahnya berhenti, ketika Ia melihat sebuah kedai yang sangat bakmi yang sangat ramai.
"pasti kalau rame enak nih " kata Lulu yang langsung masuk kedalam kedai.
Ia langsung memesan seporsi bakmi jogja yang sudah sangat populer kelezatannya.
"hmmmm, yummmy!! " kata Lulu sambil menyendok bakmi jogja yang ada dihadapannya.
Baru saja ia mulai memasukan sendok kedalam mulutnya. seseorang mendatanginya.
"sepertinya wajahnya familiar" kata Wanita yang mendekati Lulu
Wanita itu berusaha mencari-cari sesuatu dari ponselnya, tapi sayangnya ia tak menemukan apa yang dicarinya.
"sial, kenapa gak ada, padahal kemarin aku sudah menyimpannnya" gerutunya dalam hati.
Ia kemudian duduk didepan Lulu.
"boleh saya duduk disini" kata wanita itu meminta izin Lulu
"silahkan" jawab Lulu ramah
Wanita itu terus memandanginya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Lulu sebenarnya merasa risih dengan apa yang dilakukan wanita itu, tapi karena kenikmatan bakmi didepannya ia tak menghiraukannya. Ia terus saja memasukan sendok demi sendok bakmi ke mulutnya tanpa memperdulikan wanita didepannya.
"maaf nona, apakah anda ini calon istri yang mulia pangeran Damar Langit? " tanya wanita itu memberanikan diri bertanya pada Lulu
"betul, emannya kenapa? " jawab Lulu santai
"jadi benar kau calon istri pangeran" wanita itu coba meyakinkan lagi
"iya?" jawab lulu menghentikan makannya
Ia memperhatikan wanita didepannya yang mulai berdiri dan mengambil ponselnya.
" kenapa?, mau ngajak selfi?" kata Lulu coba menebak keinginannya
Wanita itu hanya tersenyum sinis sambil mengernyitkan dahinya.
"dasar udik!!, siapa yang mau foto sama kamu, kau memang tak pantas jadi pendamping Raden mas Damar langit!" kata Wanita itu dengan nada tinggi penuh kebencian
Lulu sadar kini banyak wanita pengunjung bakmi yang mulai menuju kearahnya
"siall!!, pasti mereka fansnya si Damar, gue harus siap-siap ambil langkah seribu, kalau mereka menyerang gue" kata Lulu dalam hati
Wanita itu ternyata menghubungi teman-temannya untuk menyerang Lulu. Satu persatu mereka datang dan mendekati Lulu. kemudian dengan aba-aba yang diberikan oleh wanita itu semuanya melempar telor dan tomat busuk kearah Lulu.
"1,2,3....lempar!!!! " perintah wanita itu kepada teman-temannya.
Lulu yang kaget dengan banyaknya wanita yang datang, dan melemparinya dengan telor busuk dan tomat busuk. Dia berusaha menghindar serta menangkisnya. Tapi karena jumlah mereka yang terus bertambah banyak membuat Lulu kewalahan ia pun akhirnya mengambil langkah seribu meninggalkan kedai bakmi itu.
Para wanita itu terus memburu Lulu sambil tetap melemparinya dengan telur dan tomat busuk. Lulu berusaha lari secepat the flash agar bisa menjauhi mereka. Dadanya mulai sesak, nafasnya mulai terengah-engah, ia sudah kecapean dan berhenti sejenak untuk mengambil nafas.
"akhhh!! " teriak Lulu
belum sempat ia duduk segerombolan wanitabitu sudah mendekatinya.
"itu dia!! " teriak salah seorang dari mereka
"kejar!!!! " seseorang memberi aba-aba
"emakkk!!!, tolong Lulu" teriak Lulu sambil berlari sekencang-kencangnya
kini ia sudah berada dipertigaan.
"kalo lari terus gue udah gak kuat, mending ngumpet aja deh " batin Lulu
Kemudian ia bersembunyi dibalik sebuah drum disamping sebuah ruko.
Ia mulai mengatur nafasnya yang sudah tak teratur lagi.
Lulu kaget ketika seseorang menariknya dan membungkam mulutnya.
😱😱😱😱😱😱
Gimana penasaran kan???, jangan lupa vote dan likenya ya... 😉😉😉🙏🙏