NovelToon NovelToon
My Presdir

My Presdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Shintapuji

Kehilangan orang yang dicinta untuk selama- lamanya membuat separuh jiwa terbang entah kemana. Rasanya dunia runtuh, hidup menjadi kosong. Wanita itu benar- benar merasa kehilangan kekasihnya.

"Aku sudah memaafkanmu, jangan mengikutiku lagi!" (Azalea Tanisha Anandhi)

"Bukan maaf yang aku inginkan, aku hanya ingin kita menikah!" (Aksa Arion Sanjaya)

Karena rasa bersalah terus saja menyelimuti, Presdir itu berusaha menggantikan kekasihnya. Tapi, mampukah wanita itu mengikhlaskan kekasihnya yang telah tiada dan membukakan pintu hatinya untuk sang Presdir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shintapuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemakaman Umum

"Itu adonannya dibuatin Mama, jadi rasanya akan enak. Nggak perlu takut, makanlah."

Ucapan Aza membuat kelegaan pada Aksa, ia segera memotong dan memasukkannya ke dalam mulutnya. Matanya terbelalak, rasanya pahit.

"Pahit, Za! Kamu kasih apa tadi?" Aksa langsung menyeruput susu di hadapannya.

"Enggak aku tambahin apa- apa kok. Tadi pancakesnya gosong, jadi ya wajar kalau pahit."

Aksa menepuk jidatnya, ia membuka lapisan- lapisan pancake di depannya. Membolak-baliknya dan ternyata bawahnya memang gosong, tak hanya satu tapi semuanya.

"Maaf ya, besok aku janji nggak akan bikinin pancake yang gosong lagi," ucap Aza cengengesan.

"Nggak papa, Za. Besok juga kamu pasti akan terbiasa," seru Maria.

"Tenang aja, Aksa tuh bisa makan apa saja. Meskipun pancake buatanmu gosong, nanti juga akan masuk ke perut Aksa kok," sahut Mira terkekeh.

Aksa menghela nafasnya, bagaimanapun juga, ia harus mengerti kondisi Aza. Wanita itu telah berusaha semaksimal mungkin, dia harus menghargai usahanya. Ia memakan pancake gosong itu dan sesekali meneguk susunya.

"Aku terharu, akhirnya pancake gosong buatanku habis," ucap Aza ketika piring Aksa sudah kosong.

"Iya, Za. Aku juga terharu bisa makan pancake gosong pagi ini, semoga besok udah enggak ya," sahut Aksa. Lelaki itu menghabiskan tiga gelas susu sebagai pendamping saat memakan pancake bikinan istrinya.

"Tuh kan, apa Oma bilang. Aksa tuh bisa makan apa saja, kayu dan batu saja dia akan memakannya," ucap Mira menggelakkan tawa semuanya.

*****

Aza dan Aksa sudah sampai di tempat pemakaman umum dimana Papa Aza dimakamkan. Aza membeli satu keranjang bunga tabur dan satu buket bunga untuk Papanya.

"Maaf, Mbak, belum ada kembaliannya," ucap penjual bunga ketika Aza menyodorkan beberapa lembar uang kepadanya tapi tak ada kembalian karena baru Aza saja yang membeli bunganya.

"Nggak papa, anggap saja ini rezeki buat anak Mbak," ucap Aza. Ia begitu prihatin dengan anak yang baru sekitar lima bulan digendong penjual bunga itu.

"Makasih banyak mbak, saya do'akan semoga diberi rezeki, kesehatan, dan kebahagiaan selalu," ucap penjual itu, ia begitu senang karena mendapat uang lebih dari Aza.

"Amin." Aza berpamitan dan segera masuk ke pemakaman umum. Aksa hanya mengekori wanita itu karena tak tahu dimana letak makam Papa mertuanya.

Langkah Aza terhenti sebelum sampai di makam papanya, ia melihat seseorang berbaju hitam dengan kerudung hitam pula tengah menangis tersedu- sedu di makam papanya.

"Mama Anandhi..." lirih Aza tapi terdengar orang itu. Sontak saja, wanita yang tadi menangis langsung menutup wajahnya dengan kerudung miliknya dan berlari meninggalkan makam.

"Mama Anandhi..." teriak Aza dan berusaha mengejarnya, tapi sayang Anandhi semakin berlari kencang dan memasuki mobil. Aksa pun tak dapat menghentikannya.

"Memangnya itu Tante Anandhi?" tanya Aksa.

"Aku yakin itu Mama Anandhi, tapi kenapa dia di makam Papa dan menangis? Ada hubungan apa sebenarnya?" tanya Aza terheran- heran.

"Aku akan mencari tahunya, kita ke makam papa lagi yuk." Aksa merangkul istrinya dan mengajaknya kembali.

Makam papanya sudah bersih, rumput- rumput liar pun tak ada, makam papanya sudah cantik dengan taburan bunga yang sepertinya dari Anandhi tadi.

Aza menaburkan bunga yang dibelinya tadi, begitu juga dengan Aksa. Lalu, meletakkan buket bunga di nisan bertuliskan "Robby Abdullah"

Do'a pun selesai, Aksa masih setiap menemani istrinya yang terlihat sangat rapuh mengusap- usap pusara sang Papa.

"Pah, maaf ya akhir- akhir ini Aza jarang kemari. Tapi setelah ini Aza akan selalu ke sini lagi membawakan bunga untukmu, Pah..."

"Aza ke sini sama Aksa, suami Aza. Andai saja Papa masih ada, mungkin Papa akan senang melihatku menikah. Dia nakal, ngeselin, dan kadang suka ngejahilin Aza, Pah..."

Mendengarnya Aksa sangat kesal, ingin sekali Aksa menyentil kening istrinya itu. Berani- beraninya berkata hal buruk di depan Papa mertuanya.

"Tapi dia sebenarnya baik kok, Pah. Dia selalu berusaha membuat Aza tertawa, tapi candaannya itu garing, Pah. Dia selalu melindungi Aza, Papa tak perlu mengkhawatirkan Aza."

Aza berdiri dan menatap ke arah Aksa, bermaksud mengajaknya pulang.

"Tunggu sebentar, aku ingin berbicara sama papa."

Aksa menghela nafasnya lalu berjongkok di samping pusara papa mertuanya, "Pah, kenalin aku Aksa. Presiden Sanjaya Group yang tampannya tiada terkira."

"Dihhh, sombong. Jangan dengerin dia, Pah. Dia itu nggak ganteng, jelek kaya ingus," tukas Aza yang mendapatkan pelototan dari suaminya.

"Meskipun anak Papa kaya gitu sama suaminya, Aku tetep sayang sama dia, Pah. Aku mencintainya..."

Aksa mengatakannya karena ia pikir ini adalah waktu yang tepat mengutarakan perasaannya. Biar Papa Aza juga tahu dan tak perlu khawatir jika anaknya bersama dirinya.

"Sebisa mungkin Aksa akan selalu membuat Aza bahagia dan tak akan membuatnya sedih. Apapun akan aku lakukan untuk putrimu yang nyebelin itu." Aksa lalu bangkit dan menggenggam tangan istrinya.

"Ayo pulang," ajak Aksa.

Aza yang sedari tadi melamun karena ucapan Aksa akhirnya tersadar. Ia mengikuti langkah suaminya. Ia masih memikirkan apakah ucapan suaminya itu benar atau dia hanya berpura- pura saja karena sedang berada di makam papanya.

"Za, kamu mau bulan madu nggak? Kalau mau aku bisa mengatur jadwalnya mulai dari sekarang," ucap Aksa sembari melajukan mobilnya meninggalkan makam.

"Terserah kamu saja."

"Kenapa sih kok kaya ada yang dipikirin gitu? Ah, pasti masih kepikiran sama wanita tadi ya?"

Aza mengangguk, selain ucapan Aksa ia juga memikirkan wanita tadi. Ia yakin kalau wanita itu adalah Anandhi.

"Apa kamu mau menemui Tante Anandhi untuk memastikannya? Kita bisa ke sana sekarang, mumpung masih siang."

"Nggak ngerepotin kamu, kan?"

"Astaga, Aza... Nggak ada yang direpotin, aku tuh suamimu sekarang. Jangan sungkan lagi."

"Baiklah suamiku..." ucap Aza lirih di akhir kalimatnya.

"Aku nggak salah dengar nih? Coba katakan sekali lagi..." pinta Aksa.

"Baiklah Aksa..." ucap Aza terkekeh-kekeh.

"Bukan, tadi tuh kamu bilang 'suamiku' ayo katakan sekali lagi!"

"Telingamu sakit nih pasti, orang tadi aku bilangnya Aksa kok," tukas Aza.

"Ohh Aksa, baiklah kalau begitu kita pulang saja. Aku nggak mau nganterin kamu."

"Ehh kok gitu sih."

"Ya kan kamunya gitu." Aksa berpura- pura marah, padahal ia hanya ingin memancing Aza saja.

"Huffttt, Iya- iya aku tadi manggil kamu suamiku."

"Panggil gitu terus, Za. Aku menyukainya."

"Nggak mau. Aku akan memanggilmu 'Hubby'. Ehm, apakah boleh?" tanya Aza sembari memainkan jarinya malu- malu.

"Tentu saja boleh, aku lebih menyukainya."

"Baiklah, Hubby..." seru Aza malu- malu.

"Tapi untuk satu hari ini saja, seterusnya tetap panggil Aksa," sambung Aza terkekeh.

Aksa menguyel- uyel istrinya yang sedang malu, Aza terlihat lebih menggemaskan jika seperti itu.

1
torjoindah
sejauh ini lumayan bagus ceritanya.. tapi terlalu banyak candaan nya
Wahyu Dc Boy
Luar biasa
Sulaiman Efendy
CLARA KN ANAKNYA SANDI & MEGA, TRUS DEVANO ANAKNYA FRIDO & NIKEN, KNP MREKA JDI MUSUHAN, HINGGA SANDI & MEGA GK STUJU CLARA JDI KKASIHNYA DEVANO...
Sulaiman Efendy
JGN LGSUNG VONIS BENCI KE MMA LO AZA...
Sulaiman Efendy
ANAK SI ALFA,, YAA BEGITULAH, DLU BPAKNYA JUGA BGITU, UDH TAU AIRA KKASIH KENO, MSH JUGA INGIN DIREBUT... DAN GATALNYA SI AIRA JUGA MELADENI... UNTUNG CMA SKDAR DI PELUK2 & DIBELAI2, GK DICIUM ATAU SAMPE DIZINAHI, TPI YG KURANG AJAR, SAAT AIRA SDG HAMIL YG KE 4 BLN KLO TK SALAH, BERANI2 ALFA PELUK2 PINGGANG AIRA & DN MNGELUS ELUS PERUT HAMIL AIRA DI DEPAN KENO, DEPAN ISTRINYA, DPN RAKA MNTAN AIRA, DN JUGA DI ORTU AIRA ATAUPN ORTU KENO...
LUCUNYA KENO GK TEGAS, CMA BSA KESAL KYK ORG BODOH..
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA KSAMPAIAN JUGA MANDI MA ISTRINYA...
Sulaiman Efendy
NEXT,, JIKA ORANG MNDOA'AKAN KITA JAWABANNYA BUKAN "AMIN",, TETAPI AAMIINN. KLO AMIN DOANK, ITU ARTINYA TERPECAYA, DIPERCAYA, AMIN ITU GELAR BAGINDA RASULULLAH, MUHAMMAD AL AMIN.. YG ARTINYA MUHAMMAD YG SANGAT DIPERCAYA.. KLO AAMIINN : SEMOGA TERKABUL ATAU DIKABULKAN.. BUKA KAMUS BAHASA ARAB.. KRN SALAH MLAFADZKN NYA AKAN BERBEDA MAKNA YG SANGAT BESAR...
Sulaiman Efendy
PASTI ITU IBU KANDUNG AZA....
Sulaiman Efendy
KASIANNNN DEHHHH,, DLU PAPANYA SI ALFA HNY DI PHP SAMA MMA AIRA, SKRG ANAK ALFA SI TANIA, JG GK BSA BRSAMA AKSA,, DGN AIRA GK JDI KKASIH MAUPUN JDI BESAN...
TPI SANGAT BAGUS,, KLO JDI BESAN,, NNTI ENAK2 ALFA DEKAT LGI SAMA AIRA, KRN BESANAN JUGA BSA TERJALIN SKANDAL..
KYAK NOVEL SUAMIKU SAHABAT PACARKU, DN SEQUELNYE MY BROTHER, MY BELOVED, MY HUSBAND.. KRYA,OTHOR CINTYA..
Sulaiman Efendy
KLO LO UDH NIKAHI AZA, LO HRS TEGAS DN JGA SAMA TANIA, JGN SPRTI PAPA KENO LO YG GK JGA PRASAAN MAMA AIRA LO SAAT DGN ELLEN, SERTA KLAKUAN MMA AIRA LO SAMA ALFA PAPA NYA TANIA...
Sulaiman Efendy
DAN SI AKSA INI MIRIP MAMANYA YG SUKA BERI HARAPAN. DN TDK TEGAS SEPRTI KENO
Sulaiman Efendy
SIFATNYA SI TANIA INI PSTI MIRIP SI ALFA AYAHNYA..
Sulaiman Efendy
BISA PINGSAN AZA KLO TAU AKSA BOSNYA...
Sulaiman Efendy
DIMATA LO AZA GADIS CULUN, JUSTRU AZA GADIS ISTIMEWA DI MATA REVY...
DGN PNAMPILAN APA ADANYA, JUSTRU AKN AMAN AZA DRI PANDANGAN LAKI2...
Sulaiman Efendy
LO MENIKAHI GADIS YATIM PIATU SPRTI AZA, AKN MNDAPATKN PAHALA..
Sulaiman Efendy
SI AZA KYK TK PNY IMAN, ISLAM MELARANG MERATAPI KMATIAN SCARA BRLEBIHAN,, KULLUN NAFSIN DZA'IKATUL MAUT.. BHWA SETIAP YG BRNYAWA PSTI MNEMUI KMATIAN..
SPRTI APA KMATIAN KITA, ITU HNYLALH SEBAB..
KPN, DIMANA, KRN APA, PSTI SEMUA YG BRNYAWA AKN MATI.. ITU SUNATULLAH.. DN TAKDIR YG TELAH MNJADI KETETAPN ALLAH..
Sulaiman Efendy
WAHHH,, PERTANGGUNG JAWABAN YG ENAK TUU, AKU JG MAU KLO DISURUH TANGGUNG JAWAB SPRTI ITU..😁😁😁😁😁
Aqiyu
😢
Aqiyu
ibunya Aza
Aqiyu
Aksa terlalu slengekan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!