NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Dokter Luna

Terjerat Pesona Dokter Luna

Status: tamat
Genre:Romansa / Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu / Dokter / Tamat
Popularitas:731.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sensen_se.

Selepas menjadi dokter, Clarissa Aluna Sebastian, atau yang kerap disapa Luna itu, bertugas jauh dari kota kelahiran. Ia menemui banyak sekali karakter manusia. Salah satunya ketua geng motor yang mendadak membuat keributan saat dia sedang dinas di rumah sakit.

Arash Frederic mengalami luka di kepala akibat tawuran tengah malam. Semua anak buahnya bergegas ke rumah sakit, mengamuk agar ketua geng motor itu didahulukan. Tanpa diduga, Dokter muda yang terlihat anggun melawan mereka karena dianggap membuat keributan. Kemampuan bela diri yang mumpuni mampu melumpuhkan para anggota geng motor tersebut. Luna menegaskan, jika ingin diobati harus sesuai prosedur.

Sejak Dokter Luna menanganinya, Arash tidak bisa mengelak pesona dokter cantik yang multitalenta itu. Ia selalu berusaha menarik simpati gadis itu.

Akankah Arash bisa meluluhkannya? Mengingat, Luna berasal dari keluarga terpandang, memiliki saudara kembar yang posesif, ditambah seorang lelaki yang mencintainya sedari dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sensen_se., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 : Bersyarat

“Dokter Luna,” panggil Dokter Irfan ketika melihat Luna bergeming dengan tatapan mematikannya.

“Iya, Dok,” sahutnya mengangguk lalu bergegas masuk.

Luna mengenakan jubah operasi pada sang dokter, lalu bersiap di depan meja yang terdapat banyak alat-alat operasi. Sebelumnya, Luna menatap wanita yang terbaring di meja operasi. Matanya tertutup rapat karena anestesi total.

Membayangkan rusaknya rumah tangga mertuanya karena wanita itu, dadanya bergemuruh hebat. Jika awalnya ia begitu iba dan merasa berempati, tidak untuk kali ini. Bahkan andai bisa, ia ingin mencabik-cabik perut wanita itu.

“Tolong semua fokus. Dan sebelumnya, mari kita berdoa agar diberi kelancaran dan kesuksesan pada operasi kali ini. Berdoa menurut kepercayaan masing-masing dimulai!” Ucapan sang dokter seketika membuat semua staf menunduk, menggumamkan segenap doa. “Berdo’a selesai.”

Semua staf segera berdiri di posisi masing-masing. Menjalankan perannya dengan baik.

Beberapa waktu berlalu, proses operasi masih berlangsung. Semua terperanjat ketika mendengar dengung mesin monitor detak jantung yang kurvanya lurus.

“Tensi darah semakin rendah, pasien gagal jantung!” lapor perawat yang bertugas memantaunya.

Dokter Irfan menatap Luna, yang segera mengangguk karena paham apa yang harus dilakukan. Sedangkan Dokter Irfan tengah berusaha keras menghentikan pendarahan yang terjadi.

Luna segera bergeser, meletakkan kedua tangan di dada Tisa untuk melakukan CPR. Bulir keringat dokter cantik itu mulai bermunculan di keningnya. Ia tengah berperang antara pikiran dan hatinya. Kedua tangannya terus memacu agar detak jantung pasiennya segera kembali. Berusaha menyelamatkan, meski hatinya berguncang dan bertolak hebat.

Napas Luna mulai tersengal-sengal, kedua tangannya masih menekan dada Tisa berulang, sembari menatap layar detak jantung.

“Pendarahan berhenti!” seru salah satu perawat.

Luna semakin berjuang untuk melakukan CPR. Memejamkan matanya, mengembalikan konsentrasi yang sedari tadi mengganggu. Ia baru bernapas lega setelah sepuluh menit kemudian, detak jantungnya kembali.

“Detak jantung kembali!”

Semua menghela napas lega, terutama Luna. Meski kemarahan membuncah di hatinya, ia berhasil menekan ego mati-matian demi sikap profesionalisme.

\=\=\=000\=\=\=

“Terima kasih banyak, Dokter Luna. Saya merasa sangat terbantu dengan kehadiran Anda,” tutur Dokter Irfan ketika mereka sudah keluar dari ruangan.

Luna tersenyum, melepas masker dan penutup kepalanya, “Sama-sama, Dok. Senang bisa mengikuti operasi ini. Emmm ... boleh minta tolong?” tanya wanita itu ragu-ragu.

“Tentu saja, katakan saja. Atau mungkin nanti malam ada waktu senggang? Dinner mungkin,” sahut Dokter Irfan percaya diri.

“Ah bukan, Dok. Bukan seperti itu. Tapi, saya butuh rekam medis Ibu Tisa,” tolak Luna menggeleng sampai menggerakkan kedua tangannya.

Langkah mereka terhenti di koridor yang cukup sepi, “Maksud, Dokter?”

“Iya, saya sangat membutuhkannya untuk membebaskan su ....” Ucapan Luna terhenti. Selama ini tidak ada yang tahu statusnya sudah menikah.

“Su....?”

“Suami saya dari tuduhan pembunuhan berencana,” ungkap Luna pada akhirnya. Tidak ada pilihan lain, ia harus bekerja keras demi membebaskan suaminya.

Terkejut, tentu saja. Sebagai senior di rumah sakit tersebut, Dokter Irfan memang sudah tertarik sejak awal perkenalan Luna. Pesonanya yang berbeda dari kebanyakan wanita, membuat pria itu menggunakan berbagai trik agar selalu berdekatan dengannya. Termasuk menjadi asistennya saat operasi tadi.

“Bukannya kamu masih lajang?” tanya Dokter Irfan.

“Saya baru menikah belum lama ini. Tolong, Dok! Izinkan aku membawa rekam medis pasien itu,” mohon Luna menangkupkan kedua tangannya.

Dokter Irfan mendengkus, senyum getir tersungging di bibirnya. Ia sampai membuang muka, terlihat sangat kecewa.

“Tidak bisa, Dokter Luna. Rekam medis pasien sifatnya rahasia!” tolak Dokter Irfan melanjutkan langkahnya. Pria yang semula ramah itu berubah dingin.

"Dokter, saya mohon! Cuma ini satu-satunya cara untuk membuktikan jika suami saya tidak bersalah.” Luna tak menyerah, ia mempercepat langkah agar sejajar dengan pria itu. “Dokter tolonglah, bantu aku sekali ini saja, Dok,” tambah Luna dengan nada memelas.

Dokter Irfan mendorong Luna hingga punggungnya terantuk dinding, ia mengungkung wanita itu. Jarak mereka begitu dekat. “Dengan satu syarat,” ucap pria itu pelan namun penuh penekanan.

Bersambung~

1
nuraeinieni
ceritanya bagus thor
Emy Liana
1 thor
$Neal_1122
kasian axel, sabar ya xel /Sob/
$Neal_1122
/Silent/
$Neal_1122
iya keren
Bukhori Muslim
Good story
StAr 1086
Axel patah hati deh....
StAr 1086
Xavier apa Daddynya...
StAr 1086
Cemen mainnya keroyokan si cobra....
StAr 1086
next
StAr 1086
Ya ada cinta segitiga nih....
StAr 1086
kamu kamu kamu lagi....
StAr 1086
kayaknya seru nih....
Adyta Leogirl
Luar biasa
Adyta Leogirl
ceritanya mirip drakor good doctor
Handa Yani
ayo Luna... tunjukkan pesona mu /Smile/
Siti Nina
Menarik ceritanya 👍
Yuliana Purnomo
yaacch tamat aja thor,, padahal penasaran setelah mereka akur bgmna selanjutnya
Yuliana Purnomo
carlos cuma mantu aja ternyata,, huuuuh dasar tk tau diri
Yuliana Purnomo
dr luna emang spek bidadari
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!