NovelToon NovelToon
Hanya Mempelai Pengganti

Hanya Mempelai Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rina kim

Pernikahan bisnis yang sudah di rancang sedemikian rupa terancam batal hanya karna mempelai wanita kabur di hari pernikahan. Bintang, selaku kakak yang selama ini selalu di sembunyikan terpaksa harus menggantikan Lidya.
"Yang ku inginkan adalah Lidya! Kenapa malah dia yang menjadi mempelainya?!" Pekik Damian pagi itu.
"Kita tidak punya pilihan, hanya ada dia."Jawab sang ayah.
Damian menatap Bintang dingin, "Baiklah, akan ku perlihatkan padanya apa yang namanya pernikahan itu."Balasnya dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teman Baru

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh tiga puluh saat Bintang baru saja merampungkan make upnya, gadis itu menatap pantulan dirinya di cermin. Di sana dia terlihat sangat cantik, pipinya yang merah juga darah yang semula ada di ujung bibir kini sudah lenyap bersmaan dengan tertutupnya segala macam noda di wajahnya.

“Ini beneran aku nikah?”Tanyanya dengan bingung, dia memang sudah merencanakan pernikahan secepatnya tapi dengan pria yang di cintainya bukan dengan dasar paksaan dan tanggung jawab seperti saat ini. Apalagi pria yang akan menikah dengannya ini adalah calon suami Lidya, gadis yang sangat dia sayangi.

“Maafkan kakak Lidya, kakak benar benar tidak bermaksud merebut mempelaimu.”Ujar Bintang dengan nada pelan dan lemah.

“Semoga saja ini bukan neraka kedua bagiku.”Gumam gadis itu penuh harap.

Ceklek!

Sebuah suara pintu yang di buka dari luar mengalihkan perhatian Bintang, di ambang pintu dia melihat seorang anak laki laki yang nampak mulai masuk ke dalam ruangannya.

“Halo, kak…?”Tanyanya dengan nada ramah.

“Bintang, panggil kak Bintang saja.”Ujar Bintang yang mengerti kenapa dia menggantung kalimatnya.

“Baiklah, halo kak Bintang.”Ujar Ken, dia mengulangi kalimat yang semula tergantung.

“Haii.”Balas Bintang,Ken adalah anggota keluarga Wicaksono yang pertama berbicara dengannya. Bahkan ketika dia di suruh menggantikan Lidya pun tak ada seorang pun dari keluarga itu yang meminta izin kepadanya.

“Wau! Kakak sangat cantik dengan gaun itu, maksudku kakak sangat berbeda dari pada sebelumnya.”Ujar Ken dengan takjub, Bintang mengenakkan kebaya simple bernuansa putih dengan batik sebagai bawahannya. Aksen asecoris tiara yang simple dengan rambut tersanggul rapi membuatnya nampak sangat indah. Warna putih benar benar cocok dengan kulitnya yang putih alami.

“Terimakasih, nama kamu siapa?”Tanya Bintang ramah.

“Namaku, Ken kak. Seharusnya kita menjadi teman setelah ini.”Ujar Ken dengan nada penuh semangat.

“Senang berteman denganmu, Ken.”Ujar Bintang dengan nada pelan.

“Oh ya, kakak sudah mengenal kak Damian belum?”Tanya Ken dengan nada pelan.

Bintang menggelengkankepalanya, “Belum, aku sama sekali tidak mengenalnya.”Ujar Bintang, selama keduanya di jodohkan Lidya jarang sekali membicarakan tentang Damian ini. Biasanya setiap kali dia dekat dengan pria Lidya akan menceritakannya pada Bintang, tapi kali ini berbeda dan itulah sebabnya Bintang sama sekali tidak memiliki akses untuk tahu tentang sosok Damian ini.

“Eum, baiklah kalau begitu aku akan memberikan sedikit penjelasan.”Ujar Ken, dia menggantung kalimatnya kemudian membawa sebuah kursi agar bisa lebih dekat dengan Bintang.

“Yang pertama, dia sangat tampan! Yang kedua, dia dingin tapi cool banget, yang ketiga dia sedikit ngeselin, yang ke empat dia banyak uangnya dan yang kelima dia playboy!”Ujar Ken dengan singkat, Bintang mengerutkan alisnya bingung sepertinya ini bukan tentang image Damian bagi semua orang, tapi ini hanyalah sebatas informasi dari adik yang sangat mengagumi sosok kakaknya.

“Sebenarnya masih banyak sih, cuma aku kasih lima aja, nanti kak Bintang cari tahu sendiri.”Ucapnya dengan nada pelan,

“Sepertinya kamu sangat mengagumi dia ya?”Tanya Bintang tepat sasaran, dia gemas saat melihat Ken yang nampaknya sangat mengagumi sosok kakaknya itu.

“Iya! Aku sangat mengagumi kak Damian, bukankah dia sangat keren?”Tanyanya dengan nada penuh semangat, senyumnya mekar seolah olah dia sangat bangga dengan pria yang bernama Damian itu, “Sayangnya kak Damian tidak menyukai aku, padahal aku sangat menyukainya.”Ujar Ken dengan nada pelan dan penuh dengan ke kecewaan.

“Kenapa?”Tanya Bintang tak kalah bingung, menurutnya Ken bukanlah tipikal orang yang mudah di benci jadi rasanya sangat mustahil bagi siapa pun untuk bisa membencinya. Bahkan Bintang yang baru bertemu saja sudah bisa jatuh hati pada sosok Ken ini.

“Tidak tahu, mungkin karna papa nikah sama mama. Jadinya dia nggak terima sama keberadaanku.”Ujarnya lirih, pria yang masih remaja itu terlihat menarik nafasnya dalam dan membuangnya dengan lemah.

“Seenggaknya dia nggak usir aku sama mama, dia udah baik kok walaupun aku nggak bisa dekat sama dia.”Imbuh Ken dengan nada pelan.

“Pelan pelan, nanti dia juga pasti sadar akan betapa lucunya kamu.”Bintang memberikan kata kata penghiburan. Membuat senyum Ken yang semua redup kini kembali mekar.

“Benarkah?”Tanyanya penuh semangat.

“Tentu saja.”Balas Bintang tak kalah semangat, Bintang tersenyum lega setidaknya di keluarga barunya ini dia akan memiliki teman yang lumayan lucu seperti Ken ini.

Ceklek!

Lagi lagi suara pintu yang di buka dari luar mengalihkan perhatian keduanya, saat itu yang masuk adalah Widya dan Bramono. Keduanya nampak sangat tidak suka ketika melihat Bintang yang sudah sangat cantik dengan baju yang di desain khusus untuk putri mereka.

“Kalau begitu aku keluar dulu, kak! Sampai berjumpa lagi.” Ujar Ken, setelah mengatakan itu dia pun langsung meninggalkan Bintang yang nampak mulai ketakutan saat kedua orang itu masuk ke dalam ruangan ini.

“Gimana rasanya pake baju Lidya?”Tanya Widya dengan nada mengejek.

“Mama gimana sih, kan dari dulu dia memang selalu pakek baju Lidya dan sekarang terbukti, dia bahkan merampas mempelai milik gadis yang sudah sangat baik kepadanya.”Kali ini Bramono yang membuka suaranya.

“Maafkan saya, tuan nyonya.”Balas Bintang dengan wajah yang tertunduk.

“Maaf untuk apa? Untuk merebut mempelai Lidya, begitu?”Tanya Widya dengan nada mengejek. Bintang tak menjawab, dia hanya menunduk menahan rasa takutnya.

“Kamu jangan ngerasa menang dulu ya, kamu pikir kamu akan jadi nyonya besar setelah menikah dengan Damian? Nggak akan! Akan ku pastika kamu tak kalah menderita di sana dan juga, jaga posisi itu baik baik karna setelah Lidya kembali semua akan kembali ke tempat semula.”Ujar Widya dengan nada pelan namun terdengar sangat mencekam di telinga Bintang.

“Sebaiknya kamu tidak mengacaukan pernikahani ini, Bintang. Jika tidak akan ku pastikan panti asuhan itu tutup dalam waktu kurang dari satu minggu.”Ujar Bramono. Bintang terdiam dan menggangguk, sejak awal satu satunya yang berharga baginya hanyalah panti asuhan itu, satu satunya tempat aman bagi Bintang selain sepetak kamar berukuran 2x2 yang ada di sudut rumah keluarga Bramono.

“Dengar tidak?”Tanya Bramono sekali lagi.

“Dengar tuan, saya mendengarnya.”Ujar  Bintang, tangannya bergetar dia tidak pernah tidak bergetar saat berhadapan dengan kedua manusia yang sudah memperlakukannya layaknya hewan di keluarga itu.

“Bagus jika kau mengerti.”Balas Widya, setelah mengatakan itu dia dan Bramono pun langsung meninggalkan ruangan itu untuk kembali ke aula pernikahan.

Sepeninggal keduanya, Bintang tak kuasa untuk menahan tangisnya. Dia di besarkan layaknya hewan di rumah itu, bahkan dia sangat jarang di berikan makan yang layak. Hanya saja, karna Lidya menginginkannya mereka berjanji akan menopang panti asuhan yang merawat Bintang dahulu dan hanya itulah alasan Bintang bertahan di sana.

“Kamu harus bertahan, Bintang. Setelah Lidya kembali, kamu akan bisa memulai hidup kamu yang baru tanpa adanya bayang bayang mereka.”Ujar Bintang, dia menyemangati dirinya sendiri agar bisa bertahan sekali ini saja.

1
Dymas mulya
ga sabar lagi mau liat reaksi Damian pas tahu kalo penyelamatnya itu Bintang
Wirda Wati
ntar kamu kehilangan bintang baru tau rasa.
Reni Anjarwani
orang kok kejam bgt damian , makanya slidiki benar kemana larinya kekasihmu jangan asal nuduh bintang yg tdk2 katanya orang kaya nyari bukti kaya gitu kok goblok bgt yaa
Dymas mulya
mulutnya lemes amat
Haikal Jibran alkhalifi
jangan biarkan bintang mempunyai perasaan suka sama Damian Thor, biar Damian aja yg cinta sendiri, buat karakter bintang kalem,tapi tegas
Wirda Wati
semakin seruuuu👍
Wirda Wati
Semoga kamu menyesal Damian nantinya
Wirda Wati
Hempaskan bintang
Wirda Wati
semoga bintang sehat bisa balas dendam sama damian🤣
Wirda Wati
Damian memang bodoh
partini
ini novel ada di sebelah juga ya Thor
pinkeu_gongju: bukan kaka, terimakasih dukungannya ya ka😍
total 3 replies
Dymas mulya
lanjut thor
Dymas mulya
gemes banget sama yang honeymoon kedua🤣🤭
Dymas mulya
Penasaran sama alurnya, semangat thorr
pinkeu_gongju: jangan lupa kepoin terus ya kaka
total 1 replies
Dymas mulya
Lanjut kaka🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!