NovelToon NovelToon
Selalu Ada Ruang

Selalu Ada Ruang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Tentara / Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Persahabatan / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Persahabatan yang solid dari masa sekolah akhirnya harus berkumpul pada satu Batalyon di sebuah daerah perbatasan karena suatu hal. Situasi semakin kompleks karena mereka harus membawa calon istri masing-masing karena permasalahan yang mereka buat sebelumnya.

Parah semakin parah karena mereka membawa gadis mereka yang sebenarnya jauh dari harapan dan tak pernah ada dalam kriteria pasangan impian. Nona manja, bidadari terdepak dari surga + putri sok tau semakin mengisi warna hidup para Letnan muda.

KONFLIK TINGKAT TINGGI. Harap SKIP bila tidak mampu masuk ke dalam cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Cara ekspress.

Suara Rama yang tegas membuat telinga Meranti terasa berdenging. Sejenak Ranti terdiam lalu suaranya menjadi lemah. "Tapii... aku cuma butuh kamu, Rama. Anakku butuh Ayah."

Bang Rama kembali tersenyum, lebih pahit dari sebelumnya. "Anakmu itu bukan anakku, Ranti dan kamu sendiri tau hal itu." Ada tekanan tersendiri dalam hatinya tapi ia tidak tergoda. "Sekarang sudah ada yang kucintai. Jangan ganggu lagi kehidupanku."

Tanpa menunggu jawaban, Bang Rama mematikan telepon. Dia menghela nafas panjang, rasanya bongkahan batu besar terlepas dari dada. Dulu, kehidupan nya dengan Meranti memang pernah indah, tapi sekarang, hatinya sudah penuh dengan Dinda. Terlebih malam panjang tadi, mengetahui dirinya lah pria pertama yang menyentuh Dinda tentunya membuatnya sadar bahwa dirinya harus bertanggung jawab atas segala tindakannya.

:

Setelah mematikan telepon Meranti tadi, Bang Rama langsung mencari Dinda yang sedang membersihkan kamar. Hatinya berdebar kencang, Dirinya ingin minta maaf atas apa yang terjadi malam tadi, meskipun mereka berdua mungkin sama-sama mau, tapi dirinya merasa harus bertanggung jawab dengan cara yang benar.

"Dek...." panggilnya lembut.

Dinda berhenti membersihkan, wajahnya sedikit memerah ketika melihat Rama. "Ada apa, Bang?"

Bang Rama mendekat, lalu duduk di sisi ranjang. Dia memegang tangannya dengan lembut. "Tentang malam tadi... Abang minta maaf, ya. Sudah seharusnya Abang lebih bertanggung jawab, nggak seharusnya melakukan itu sebelum semua dokumen dirimu beres." Matanya menatap langsung ke arah mata Dinda. "Tapi Abang jujur, Abang serius sama kamu. Dan karena Abang yang pertama menyentuhmu, Abang janji akan lebih menekan atasan agar kamu segera resmi dalam hukum militer menjadi istri Abang."

Dinda terharu mendengarnya, yang jelas kini sosok Letnan Rama begitu kental merasuki hati dan pikirannya.

"Jangan nangis, do'akan saja semua usaha Abang untuk 'menghalalkanmu' segera di kabulkan.

Saat mereka sedang serius, terdengar suara benda jatuh.

braaakkkk..

Suaranya terdengar dari arah dapur, diikuti dengan bunyi muntah yang jelas. Bang Arben yang baru saja memarkir motor dan memantau info dari ponselnya langsung turun dan berlari ke arah kamar mandi.

"Dira..!! Sayang, kamu kenapa dek? Tadi nggak apa-apa, kan??" Tanya Arben dengan nada khawatir, sambil menepuk punggung Dira yang sedang membungkuk di depan wastafel.

Dira keluar dari kamar mandi, wajahnya pucat dan berkeringat. "Dira nggak tau, Bang... sejak tadi pagi mual terus, bahkan mau minum air aja susah."

Bang Rama dan Dinda yang mendengarnya segera menyusul untuk melihat keributan apa yang terjadi.

Bang Arben seakan paham apa yang terjadi. Ia menarik Dira ke dalam pelukannya. "Sudah telat ya, dek?" Tanyanya berbisik lembut.

Dira mengangguk. Bang Arben pun tersenyum mendengarnya. "Alhamdulillah. Istirahat ya, sayang."

Bang Rama ternganga, meskipun ucap sahabatnya itu lirih tapi Bang Rama masih bisa mendengarnya.

"Busyeeett.. Jebol, Ben????" Tanya Bang Rama.

"Ccckk.. Macam kau nggak jebol aja." Celetuk Bang Arben.

Entah perasaan Bang Rama yang campur aduk atau memang dirinya yang tidak mendengar tapi ia terus melihat Dira dengan ekspresi wajah cemas dan ngeri.

"Kalau parah langsung ke rumah sakit saja, Ben. Takut dehidrasi, jadi hyperemesis." Kata Bang Rama.

"Sok tau lu."

"Kamu lupa apa bagaimana??? Ibuku, bidan." Jawab Bang Rama.

"Ya tapi kamu juga nggak pernah menangani pasien hamil, kan?????" Ujar Bang Arben.

"Waahh.. Menghina. Sini biar Dira ku periksa."

Seketika mata Bang Arben dan Dinda menatapnya.

"Yaaa.. Kalau kalian percaya sih."

"Kau acak-acak saja si Dinda. Dira biar ku bongkar sendiri." Bang Arben sampai emosi melihat Bang Rama dengan wajah tanpa dosa.

Dinda langsung berjalan menuju kamar.

"Dek, pelan jalannya, sayang..!!" Bang Rama mengikuti langkah Dinda.

'Duuhh.. jangan sampai berantakan nih, sudah kuhitung pas nih. Mudah-mudahan bulan depan goal. Jalur resmi tidak bisa, kita trabas saja jalur prestasi. Cepat datang nak..!! Bantu Papa..!!'

.

.

.

.

1
Tanti
haduuuhhh.....gek piye iki....aq ae sing moco ae melu ketar ketir...tp penasaran😄😄 lanjut mba Nara
Maysuri
kok aq yg dag dig dug y,gimana kalau nanti ketemu am bang rico ini si kinan membayangkannya aj aq dah serem.....🤭🤭
dyah EkaPratiwi
ketemu nanti gmn ya
dyah EkaPratiwi
sehat2 debay, lancar lahirannya
Maysuri
engk terasa dah mau lahiran aj si nira...semangat mbak nara💪💪
Dwi Juteck0204
msh penasaran Mbk Nara
tetap💪💪🙏
Tanti
pagi pagi udah deg degan lho ini mba Nara🤭🤭
Tanti
syukurlah Kinan, kamu dikelilingi orang baik dan aman dr ancaman bahaya...
Aduuh...piye to bang Ric....🥹
lanjut mba Nara
Ella
Semoga kalian cepat bertemu yah Dinda sm bang riko
Tanti
apakah ini tanda-tanda???
Tanti
disana akan lebih aman.tp....kasian bang rico
kalea rizuky
Rico ttep aja glblok hanna ini kayak lacur mungkin bukan anak mu rik
kalea rizuky
dinda kayak bocah pdhl bukan anak SMP heran
Bojone_Batman: Pengennya yang dewasa kah kak?
total 1 replies
kalea rizuky
dinda ini kebanyakan drama lebay g kayak fia ma dira yg bisa menyesuaikan
kalea rizuky
dinda ini kok menye2 ya.
Bojone_Batman: Please..!!
total 1 replies
Maysuri
untungnya ketemu orang baik,kalau ketemu ama orng jahat abiss tu wasalam.....semangat mbak nara 💪💪
Tanti
🥹🥹bingung mau komen apa huaa😭😭
Tanti
Tambah seru aja ni cerita mba Nara👏👏
Ella
Jalur Prestasi🤣
Ella
Sa cAri mba nara d karya yg satunya tp tdk ada yg terbaru🤣...Sa mampir d sni..Semangat Mba Nay..Slam dr Sorong papua🙏
Bojone_Batman: Hai kak. Salam kenal ya🥰😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!